Ekonomi
( 40460 )Wedding Expo di Semarang
beragam gaun pengantin yang dijual dan disewakan turut dipamerkan pada Semarang Wedding Expo 2024 di Java Mall, Kota Semarang, Jawa Tengah, Minggu (14/7/2024). Pameran diikuti sejumlah penyedia jasa terkait, antara lain perancang busana, penyelenggara pesta pernikahan, dan katering, yang menawarkan sejumlah paket bagi konsumen. Mereka menawarkan jasa dengan beragam pilihan yang menyesuaikan harga dan kebutuhan. Harga yang ditawarkan mulai dari belasan juta hingga ratusan juta rupiah. (Yoga)
Konservasi Terumbu Karang untuk Bayar Utang Rp 569 Miliar
Pemerintah Indonesia dan AS telah menandatangani perjanjian untuk mengalihkan kewajiban pembayaran cicilan pokok dan bunga utang senilai 35 juta USD atau Rp 569 miliar dengan pelaksanaan proyek konservasi terumbu karang di wilayah laut Indonesia. Perjanjian bertajuk debt for nature swap and coral reef conservation atau pertukaran utang untuk alam dan konservasi terumbu karang tersebut diteken pada 3 Juli 2024. Lewat kesepakatan itu, pelaksanaan konservasi terumbu karang menjadi kewajiban yang harus dijalankan Pemerintah RI tahun ini. Secara global, skema ini mendapat sorotan. Beberapa negara yang sudah menjalani kontrak, seperti Barbados, Belize, Ekuador, dan Gabon, terdapat banyak kendala yang membuat program sulit berjalan optimal, di antaranya biaya transaksi mahal serta isu transparansi dan inklusivitas.
Asisten Menkeu bidang Perdagangan dan Pembangunan Internasional AS Alexia Latortue di Kedubes AS, Jakarta, Jumat (12/7) mengatakan, lewat kesepakatan debt-for-nature swap and coral reef conservation, Pertama, mengurangi beban pembayaran utang Indonesia kepada AS. Kedua, alih-alih membayar kewajiban utang ke AS, uang itu bisa tetap berada di Indonesia untuk konservasi terumbu karang. Jadi, kesepakatan ini memenuhi dua tu juan penting, yaitu mengurangi pembayaran utang dan mendukung konservasi untuk melindungi terumbu karang. Ini penting karena Indonesia memiliki keanekaragaman hayati yang luar biasa dengan salah satu area terumbu karang terluas di dunia. Masyarakatnya pun mendapat banyak manfaat dari terumbu karang.
Program pertukaran utang untuk alam telah dijalankan AS selama 25 tahun terakhir. Kesepakatan yang ditandatangani dengan Pemerintah Indonesia pada 3 Juli 2024 menjadi perjanjian ke-23 yang sudah dilakukan di 14 negara. Khusus di Indonesia, ini sebenarnya kesepakatan yang keempat setelah tahun 2009, 2011, dan 2014. Bedanya, tiga kesepakatan sebelumnya berfokus pada konservasi hutan tropis. Ini adalah kegiatan kolaboratif yang dibangun berdasarkan kesamaan nilai antara AS dan Indonesia, yaitu mendukung konservasi dan praktik lingkungan yang baik. Indonesia memiliki luas area terumbu karang terbesar kedua di dunia setelah Australia. Keanekaragaman hayati laut juga luar biasa. Ada 1.700 spesies laut yang berbeda,
Yayasan Keanekaragaman Hayati Indonesia (Kehati), yang memiliki rekam jejak baik selama dua dekade dipilih menjadi administrator dana untuk mengelola dana konservasi yang kemudian disalurkan sebagai hibah untuk lembaga-lembaga lokal. Dalam waktu dekat, dana hibah pertama sudah bisa disalurkan. Isu transparansi menjadi salah satu pelajaran utama yang dipetik selama 25 tahun menjalankan program pertukaran utang. Semua pihak yang terlibat harus memahami bagaimana dana dikelola dan disalurkan. Prinsipnya adalah menjaga biaya seminimal mungkin. Bermitra dengan LSM seperti The Nature Conservancy dan Conservation International, serta Yayasan Konservasi Alam Nusantara dan Yayasan Konservasi Cakrawala Indonesia, penting untuk menjaga agar tidak timbul beban biaya tambahan dari pelaksanaan program. Dana hasil pengalihan utang pun akan digunakan sebagai hibah bagi organisasi lokal. Dengan demikian, masyarakat yang bergantung pada terumbu karang benar-benar mendapat manfaat dari kegiatan konservasi ini. (Yoga)
Pertumbuhan Rumah Tapak
Proyek pembangunan perumahan sedang berlangsung di kawasan Bojongsari, Kota Depok, Jawa Barat, Sabtu (13/7/2024). Memasuki paruh kedua tahun 2024, pemerintah memberlakukan insentif properti berupa Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) sebesar 50 persen. Insentif PPN sebesar 50 persen mulai semester II (Juli-Desember) 2024 menurun jika dibandingkan dengan PPN DTP periode Februari-Juni 2024 yang sebesar 100 persen (Yoga)
Kembali Cetak Prestasi di Kancah Global, BRI jadi Bank Nomor 1 di Indonesia Versi The Banker Top 1000 Banks 2024
Jaga Profesionalitas TNI
Revisi UU No 34 Tahun 2004 tentang TNI tidak hanya untuk memperluas kementerian/lembaga yang bisa diisi prajurit aktif, tetapi juga untuk menghapus aturan yang melarang prajurit TNI melakukan kegiatan bisnis. namun, usulan ini dikhawatirkan bisa menghambat profesionalitas TNI. Pasal 30 Ayat (3) UUD 1945 mengamanatkan bahwa TNI adalah alat negara untuk mempertahankan, melindungi, serta memelihara kebutuhan dan kedaulatan negara. Di UU No 34/2004 dan UU No 3/2002 tentang Pertahanan Negara telah digariskan bahwa tugas pokok TNI berada di bidang pertahanan negara.
”Jika TNI ingin terlibat kembali dalam kegiatan bisnis atau ekonomi lainnya, artinya melanggar UU No 34/2004, khususnya Pasal 2 Huruf d, serta melanggar hakikat atau jati diri dan fungsi utama TNI sebagai militer,” kata peneliti Lembaga Studi Pertahanan dan Studi Strategis Indonesia, Beni Sukadis, Jumat (12/7) di Jakarta. Usulan agar larangan prajurit TNI melakukan kegiatan bisnis dihapus dari UU TNI disampaikan Kepala Badan Pembinaan Hukum TNI Laksamana Muda Kresno Buntoro saat dengar pendapat publik RUU Perubahan atas UU TNI yang diselenggarakan Kemenkopolhukam secara hibrida, Kamis (11/7).
Kresno menyampaikan, penghapusan larangan prajurit berbisnis seperti yang dimuat dalam Pasal 39 Angka 3 UU TNI cukup kontroversial. Namun, kenyataannya banyak prajurit yang berdinas di TNI, tetapi juga bekerja sebagai pengojek daring, pengusaha warung, dan lainnya. ”Istri saya punya warung, buka warung dirumah. Kalau diperiksa, saya kena karena mengantar belanja dan sebagainya,” ujar Kresno. Menurut Kresno, pelarangan kegiatan bisnis lebih cocok terhadap institusi TNI, bukan prajuritnya. Ia pun mencontohkan sopirnya yang menjadi pengojek daring seusai berdinas.Revisi UU TNI, lanjut Kresno, dibutuhkan untuk mendukung kerja-kerja TNI agar tetap sesuai dengan hukum yang berlaku. (Yoga)
Edi Susanto Pelestari Ukiran Penuh Makna
Cinta Edi Susanto (44) ikut menyelamatkan seni ukir Kalimantan. Ukiran dianggapnya mampu menghadirkan masa lalu yang hilang sekaligus merefleksikan perjalanan hidup ke depan. Sebanyak 13 potong kayu ulin atau belian sepanjang 60-80 cm dan lebar 8 cm berjajar di halaman rumah Edi di Kelurahan Akcaya, Pontianak, Kalbar, Selasa (9/7). Potongan kayu itu diukir Edi dengan beragam motif, mulai dari wajah manusia, bunga terong, hingga puncak pakis yang melengkung. Potongan kayu itu diklaim bukan hasil pembalakan liar yang hingga kini masih membelit Kalimantan. Kayu langka itu adalah sisa bahan pembuatan rumah warga tahun 1990-an di kampungnya yang terletak di Kabupaten Landak. Masih berstatus ASN, Edi mengukir sepulang kerja, pukul 16.00 hingga malam.
Motif ukirannya biasa digunakan sebagai pantak di subsuku Dayak Balangin. Pantak merupakan orang yang dituakan atau mempunyai pengaruh di suatu kampung yang telah meninggal. Sosoknya dihadirkan lewat patung. Dulu, pantak menjadi jembatan untuk meminta bantuan kekuatan dan panen yang bagus. Namun, ukiran patung yang dibuat Edi tidak memiliki spiritualitas seperti itu. Ia melihatnya sebagai karya seni dan pengingat warisan budaya. Ketertarikannya pada seni ukir muncul sejak kuliah di Jurusan Pertanian Universitas Tanjungpura, Pontianak, pada 2000-2003. Kala itu, Edi aktif di sanggar seni di Rumah Betang, Pontianak. Di sana, dia kerap melihat berbagai kegiatan budaya, salah satunya mengukir. Edi baru mulai mengukir pada 2012. Ide mengukir muncul saat melihat ukiran pada dua tiang kayu ulin di depan Gereja Katedral Pontianak yang bermotif burung ruai dan manusia.
Edi mengukir agar budaya itu tidak putus sebagai salah satu identitas dan karya seni. Ketika ada ukiran di depan rumah, hal itu diharapkan menjadi identitas khas rumah orang Dayak. Ia rela melakukan apa saja untuk melestarikan budaya ukir. Ia juga memberi kenang-kenangan ukiran kepada teman-temannya sesama orangtua murid di sekolah. Bahkan, rekan kerjanya dalam tim pemadam kebakaran diberi ukiran kayu secara cuma-cuma berbentuk kepala naga pada 2018. Belasan teman yang memiliki minat khusus pernah meminta Edi membuat ukiran untuk hiasan rumah, dengan sejumlah uang sebagai tanda terima kasih kendati uang bukan tujuan Edi dalam mengukir. Ukiran, kata Edi, menjadi medium merefleksikan hidup. Salah satu ukiran di teras rumahnya, dijadikan bentuk refleksi perjalanan hidupnya.
Hal itu tertuang pada ukiran setinggi 4 meter dengan lebar 15 cm. Di bagian atas ada manusia yang berdiri dengan agung simbol kesuksesan. Lalu, di bawahnya ada sekelompok orang menopang motif manusia. Pesannya, di balik kesuksesan ada orang-orang yang jungkir balik mendukung seseorang, entah keluarga atau siapa pun. Edi menyadari, melestarikan budaya ukir menghadapi tantangan. Terlebih bahan baku sudah tak mudah ditemukan. Transfer ilmu juga sulit. Sebab, diperlukan minat karena mengukir bagi sebagian orang melelahkan. Beberapa anak muda yang mencoba belajar mengukir di rumahnya tidak bisa konsisten sehingga berhenti. Tapi, Edi pantang menyerah. Selain terus berjejaring dengan pengukir lain di media sosial, tangannya tetap terbuka untuk berbagi ilmu pada siapa saja. (Yoga)
KAI Terlilit Utang Rp 56 T, Negara Wajib Hadir
PT Kereta Api Indonesia (Persero) membukukan pembengkakan utang menjadi Rp 56 triliun kuartal I-2024 dibandingkan akhir 2023 sebesar Rp 50 triliun. Sejumlah kalangan mendesak pemerintah hadir untuk membantu KAI mengatasi masalah tersebut. Lonjakan utang KAI dipicu megaproyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Whoosh dan LRT Jabodetabek. Sejalan dengan itu, KAI memutuskan tidak membagikan dividen ke pemerintah. KAI mengajukan penyertaan modal negara (PMN) sebesar Rp 1,8 triliun pada tahun anggaran 2025 untuk mendukung pengaduan sarana KRL Jabodetabek, termasuk mendatangkan 11 rangkaian kereta baru dari luar negeri. Selain KAI, BUMN transportasi lainnya industri Kereta Api (PT INKA) mengajukan PMN Rp 976 miliar, PT Pelayaran nasional Indonesia (Pelni) Rp 2,5 triliun, dan Perum Damri Rp 1 triliun. Dengan demikian, total pengajuan BUMN transportasi Rp 6,27 triliun PMN. Pengamat transportasi dari Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Aditya Dwi Laksana mengatakan, wajar penugasan pemerintah dijalankan oleh BUMN. Dalam konteks ini, pemerintah perlu memberikan dukungan BUMN yang diberikan penugasan misalnya mellaui PMN. (Yetede)
Menanti Sinyal Positif Emiten Semen di Paruh Kedua 2024
Kenapa Mitigasi Pusat Data Nasional Berjalan Lamban
Salah Obat BUMN Sakit
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









