;
Kategori

Ekonomi

( 40460 )

Perdebatan Masalah Haji

31 Jul 2024
LANGKAH Panitia Khusus Angket Evaluasi Penyelenggaraan Haji (Pansus Haji) tersendat akibat reses anggota Dewan Perwakilan Rakyat. Pansus Haji awalnya mengagendakan berbagai rapat pada masa reses. Namun Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad mengingatkan Pansus akan melanggar aturan jika berkukuh bekerja pada saat reses.Pansus Haji hendak mengusut dugaan penyelewengan jalur haji khusus yang diduga melanggar aturan karena jumlah jemaahnya melebihi angka yang ditetapkan Undang-Undang Penyelenggaraan Haji dan Umrah.

Di luar DPR, Pansus Haji menghadapi manuver perlawanan dari Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dan Kementerian Agama. PBNU yang dipimpin oleh Yahya Cholil Staquf alias Gus Yahya—kakak kandung Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas—membentuk Pansus PKB. Pansus ini akan menelusuri hubungan antara PBNU dan PKB. Pansus Haji telah memicu perseteruan lama antara PBNU dan PKB. Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar adalah Ketua Tim Pengawas Haji DPR 2024. Kementerian Agama juga meminta berbagai pihak menyampaikan testimoni bernuansa positif tentang penyelenggaraan ibadah haji 2024. Bagaimana ujung perseteruan ini? (Yetede)

Siapakah Inisial T, Tokoh Dibalik Fenomena Judol

31 Jul 2024
Pernyataan Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Ramdhani tentang seorang berinisial T yang menjadi pengendali judi online makin liar. Mereka yang punya nama berhuruf awal T dihubung-hubungkan dengan inisial ini. Warganet menyerbut nama Tomy Winata sebagai laki-laki berinisial T itu. Ada juga pelawak Kabul Basuki yang punya nama tenar Tessy. "(Pemberitaan) itu sangat mengganggu. Jadi mohon agar tidak ada lagi (pemberitaan) yang begitu-begitu. Saya sudah jelek tambah jelek," kata pelawak kelompok Srimulat yang memiliki nama panggung Tessy tersebut, seperti dikutip Antara, Selasa, 30 Juli 2024.

Dalam sebuah acara di Medan, Sumatera Utara, pada Jumat, 26 Juli 2024, Benny Ramdhani mengatakan informasi tentang T ia peroleh ketika menangani kasus warga Indonesia yang menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di Kamboja. Orang-orang itu dipekerjakan sebagai operator judi online dan online scamming (penipuan daring).Temuan itu, kata Benny, telah dilaporkan kepada Presiden Joko Widodo, Panglima TNI, Kapolri, dan sejumlah menteri dalam rapat terbatas di Istana Kepresidenan. "Saya cukup menyebutkan inisialnya T saja paling depan. Dan ini saya sebut di depan Presiden. Boleh ditanyakan Pak Menkopolhukam saat itu, Pak Mahfud Md.,” katanya.

Mahfud, dalam siniar bertajuk “Terus Terang” di akun YouTube yang tayang pada Selasa malam, 30 Juli 2024, menanggapi pernyataan Benny itu. Menurut dia, Benny memang pernah memaparkan sejumlah nama yang berhubungan dengan kasus TPPO. Namun Mahfud tak ingat kapan persisnya rapat terbatas itu berlangsung. Ia juga tidak ingat tentang sosok berinisial T. “Saya betul-betul tidak ingat ada inisial-inisial siapa saja,” ujarnya. “Inisial kan banyak, ya.”. (Yetede)

Investasi Terkendala Tenaga Kerja

31 Jul 2024
Selama lima tahun terakhir, realisasi investasi terus meningkat. Namun gelontoran penanaman modal ini belum berkontribusi signifikan untuk mengurangi angka pengangguran di dalam negeri. Sebagai perbandingan, total serapan tenaga kerja sepanjang 2023 mencapai 1,82 juta orang dari total investasi senilai Rp 1.418,9 triliun. Dengan kata lain, setiap Rp 1 triliun investasi cuma bisa menyerap 1.081 pekerja.

Adapun pada Februari 2024, Badan Pusat Statistik mencatat jumlah pengangguran sebanyak 7,2 juta orang. Angkanya berkurang 0,79 juta dari 7,9 juta pengangguran pada Februari 2023. Menurut Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Kamdani, kondisi ini terjadi karena serapan tenaga kerja tiap Rp 1 triliun investasi yang masuk menurun. Pada 2013-2014, dana sebesar itu bisa membuka lapangan kerja untuk sekitar 4.000 orang. "Saat ini serapan tenaga kerja per Rp 1 triliun investasi hanya seperempatnya," katanya kepada Tempo, Selasa, 30 Juli 2024.

Pemicunya adalah peralihan minat investasi para pemilik modal. Tren investasi Indonesia sudah beralih dari padat karya ke padat modal. Shinta menyebutkan faktor biaya tenaga kerja yang makin mahal membuat daya tarik industri padat karya berkurang di mata pengusaha. Dia mencontohkan, pada periode 2013-2019, terjadi fenomena kenaikan upah minimum yang drastis dan tak bisa diprediksi, bisa mencapai 40 persen dalam setahun. Ditambah lagi kenaikan upah minimum ini tak sebanding dengan produktivitasnya, sehingga ongkos tenaga kerja di dalam negeri terhitung tinggi. (Yetede)

Hilirisasi Nikel Yang Membuat Warga Lokal Menjerit

31 Jul 2024
Abdul Karim, 53 tahun, menatap laut dengan tatapan kosong. Warga Desa Lelilef Itepo, Weda Tengah, Halmahera Tengah, Maluku Utara, itu terlihat tak begitu senang saat menceritakan kerasnya mencari uang setelah aktivitas tambang nikel beroperasi. Sebelum ada tambang, Abdul bekerja sebagai petani pala dan cengkih. Namun sekarang lahan pertaniannya sudah berubah menjadi kawasan pabrik smelter PT Indonesia Weda Bay Industrial Park atau IWIP. Kini dia bekerja sebagai pedagang makanan untuk pekerja tambang.

IWIP adalah kawasan industri terpadu untuk pengolahan logam berat yang berlokasi di Desa Lelilef, Kecamatan Weda, Kabupaten Halmahera Tengah, Provinsi Maluku Utara. Berdiri pada 30 Agustus 2018, IWIP merupakan salah satu proyek strategis nasional Presiden Joko Widodo alias Jokowi. Abdul bercerita, pada 2014, Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah berjanji kepada warga desa bahwa ekonomi masyarakat lokal akan melonjak apabila investasi nikel masuk ke wilayahnya. Pemerintah menyatakan industri penghiliran atau hilirisasi akan menyerap sedikitnya 60 ribu karyawan lokal dan bisa mendorong ekonomi masyarakat lokal.

Semua anak muda di Halmahera Tengah dijanjikan pemerintah bisa bekerja di kawasan tambang. “Penjelasan waktu itu menggiurkan sekali. Semua orang setuju. Tapi sekarang torang hidup biasa-biasa saja. Justru kalau musim hujan jadi khawatir banjir,” ujar Abdul kepada Tempo, Kamis, 25 Juli 2024. Menurut Abdul, sejak tambang nikel beroperasi, kehidupan di Weda Tengah, Halmahera Tengah, makin sulit. Derasnya arus migrasi tenaga kerja asing yang masuk ke Halmahera Tengah membuat kompetisi mencari uang makin ketat. Banyak warga Weda Tengah yang tidak bisa beradaptasi dan terpaksa bekerja di luar pabrik. Pilihan terakhir, berjualan makanan. Sebab, bertani dan melaut sudah tidak mungkin. (Yetede)

Sosialisasi Kewajiban Asuransi Kendaraan

31 Jul 2024
Pemerintah selama ini disebut sering menerbitkan kebijakan  kebijakan yang secara substansi baik dan dibutuhkan masyarakat -meski untuk jangka panjang- tapi tidak disertai dengan sosialisasi yang memadai. Akibatnya, kebijakan-kebijakan tersebut mendapatkan penentangan dari publik dikarenakan pemahaman atau literasi yang kurang, bahkan tak jarang akibat salah paham. Namun, hal yang sama diharapkan tidak terulang pada rencana pemerintah untuk  menerapkan asuransi wajib kendaraan berupa tanggung jawab hukum pihak ketiga (third party liability/TPL) terkait kecelakaan mulai Januari  2025. Pasalnya, kebijakan ini memiliki manfaat yang nyata dan telah menjadi best practice di banyak negara. "Jangan ujug-ujug diterapkan asuransi wajib bagi kendaraan motor. Pemerintah tidak bisa hanya merujuk pada negara-negara Eropa sudah dipersiapkan dengan matang tingkat kesadaran masyarakatnya, literasinya, ataupun juga kendaraannya," ujar Ketua Pengurus YLKI Tulus Abadi. (Yetede)

Perbankan Masih Dibayangi Tantangan

31 Jul 2024
Memasuki paruh kedua tahun ini, perbankan masih dibayangi tantangan, salah satunya kondisi likuiditas yang masih ketat. Hal ini terlihat dari suku bunga simpanan yang masih akan meningkat. Bank Indonesia mencatat (BI) penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) perbankan pada kuartal III-2024 diperkirakan meningkat dibandingkan dengan triwulan sebelumnya. Perkiraan peningkatan DPK tersebut terindikasi  dari solid masih tertimbang (SBT) pertumbuhan DPK tersebut  terindikasi dari saldo bersih tertimbang (SBT) pertumbuhan DPK sebesar 84,5%, lebih tinggi dibandingkan 79,1%, pada triwulan yang sebelumnya. Peningkatan pertumbuhan DPK diperkirakan terjadi pada seluruh jenis instrumen, yaitu giro (SBT 48,2%), tabungan (SBT 81,5), dan deposito ((SBT 79,5%). (Yetede)

BNI Expo 2024

31 Jul 2024
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI menggelar BNI EXPO 2023, sebagai rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78. Acara tersebut sebagai salah satu strategi  mendorong pertumbuhan kredit konsumer perseroan di tahun ini. BNI EXPO 2024 digelar dengan temo wonderful Journey dan akan dilaksanakan selama tiga hari di Hal 1-3A ICE BSD, Tangerang, Jumat-Minggu (2-4 Agustus 2024). Terdapat promo menarik yang ditawarkan BNI dalam pameran tersebut, antara lain kredit kepemilikan  rumah (KPR) BNI Griya dan Kredit kendaraan bermotor (KKB) dengan suku bunga spesial mulai dari 1,78% p.a. Diharapkan, dengan adanya promo menarik tersebut, akan mendorong permintaan kredit  konsumer BNI pada pameran. "Kredit konsumer lebih Rp118 triliun, kalau kami lihat year on year tumbuh lebih dari 15% pada semester I ini. Kami pastinya ini bagian dari lebih punya branding kredit konsumer dari event ini mendorong kesana," jelas Direktur Retail Banking BNI Expo Corina Leyla Karnalies. (Yetede)

SIGAP KALA EKONOMI LINDAP

30 Jul 2024

Inefisiensi modal dan suku bunga tinggi yang berlangsung lama menjadi tantangan yang berisiko membatasi pertumbuhan ekonomi hingga akhir tahun ini. Tak ayal, baik pemerintah maupun pelaku usaha pun siap bermanuver guna merespons kondisi tersebut. Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta W. Kamdani mengatakan incremental capital output ratio(ICOR) yang tinggi membuat pertumbuhan ekonomi Indonesia sulit beranjak dari kisaran 5%. ICOR merupakan sebuah ukuran inefi siensi penggunaan modal. Makin tinggi ICOR, makin rendah produktivitas modal. Adapun, ICOR Indonesia masih terlampau tinggi, yakni 6,8. Artinya, setiap 1% pertumbuhan ekonomi membutuhkan tambahan rasio investasi terhadap PDB 6,8%. Menurutnya, kondisi investasi Indonesia belum kompetitif dengan level ICOR tersebut. Dia menyebut rata-rata Asean memiliki nilai ICOR di level 3,7%-4,5%. Perihal pembiayaan, Direktur PT Astra International Tbk. (ASII) sekaligus Director-In-Charge Astra Financial Suparno Djasmin dalam kesempatan yang sama mengatakan suku bunga tinggi masih menjadi tantangan perusahaan pembiayaan dalam menyalurkan pinjaman, meskipun kegiatan seperti pameran otomotif mampu mengerem perlambatan. 

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae mengatakan aktivitas konsumsi di Amerika Serikat yang tampaknya sudah mencapai puncaknya, memunculkan harapan tentang penurunan suku bunga di Negeri Paman Sam, yang dapat berdampak pada kebijakan suku bunga Indonesia, yang selanjutnya berimpak ke penyaluran kredit. Menurutnya, penyaluran kredit per Juni meningkat Rp102,29 triliun atau tumbuh 1,39% secara bulanan (month-to-month). Adapun, secara tahunan, kredit melanjutkan capaian dobel digit dengan pertumbuhan sebesar 12,36% menjadi Rp7.478,4 triliun. Sementara itu, menjawab tantangan produktivitas modal yang rendah, Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mengungkapkan akan menerbitkan revisi Peraturan Pemerintah (PP) No. 5/2021 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko pada akhir Juli 2024. Deputi Direktur Deregulasi Penanaman Modal Kementerian Investasi/BKPM Theopita Tampubolon menyampaikan Online Single Submission (OSS) Risk Based Approach (RBA) versi 2 tersebut akan meluncur dalam waktu dekat. Salah satu hal yang akan dilakukan dalam rangka perbaikan OSS RBA versi 2 adalah revisi menyeluruh PP No. 5/2021 pada batang tubuh beleid tersebut. Upaya lainnya adalah optimalisasi pelacakan proses perizinan sehingga dapat dipantau real time.

CIMB Niaga Catat Kinerja Positif pada Semester I/2024

30 Jul 2024

PT Bank CIMB Niaga Tbk. (CIMB Niaga) men catatkan kinerja positif sepanjang Semester I/2024 dengan raihan laba sebelum pajak konsolidasi (unaudited) sebesar Rp4,4 triliun. Angka ini naik 5,8% year-on-year dan menghasilkan earnings per share sebesar Rp135,64. Presiden Direktur CIMB Niaga Lani Darmawan mengatakan bahwa kinerja positif ini didorong oleh pertumbuhan aset produktif, eisiensi operasional, dan pen cadangan yang baik. Dia menambahkan CIMB Niaga menjaga kualitas aset dengan rasio grossnon-performing loan(NPL) sebesar 2,1%. CIMB Niaga mencatat posisi permodalan dan likuiditas yang solid dengan capital adequacy ratio (CAR) sebesar 22,7% dan loan to deposit ratio(LDR) sebesar 85,7%. Total aset konsolidasian per 30 Juni 2024 adalah Rp346,7 triliun, menempatkan CIMB Niaga sebagai bank swasta nasional terbesar kedua di Indonesia. Total Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh 6% secara tahunan menjadi Rp249,8 triliun dengan pertumbuhan current account and savings account (CASA) sebesar 7,4% secara tahunan menjadi Rp162,9 triliun. 

Seiring dengan capaian ini, rasio CASA menjadi sebesar 65,2%. Sementara itu, Unit Usaha Syariah (UUS) CIMB Niaga, atau CIMB Niaga Syariah, berhasil mempertahankan posisinya sebagai UUS ter besar di Indonesia dengan total pembiayaan Rp58,1 triliun atau tumbuh 11,6% year-on-year dan DPK sebesar Rp48,1 triliun atau tumbuh 8,1% year-on-year per 30 Juni 2024. Pertumbuhan signiikan ini didorong oleh segmen ritel. CIMB Niaga terus mengembangkan produk digital untuk melengkapi layanan kantor cabang seperti OCTO Mobile dan OCTO Clicks. OCTO Mobile menjadi fokus digitalisasi bank, menyediakan itur inovatif untuk transaksi, investasi, dan layanan lainnya. CIMB Niaga juga terus mendorong praktik bisnis yang bertanggung jawab sesuai dengan prinsip environment, social, and governance (ESG). Pada Semester I/2024, hampir 26% dari total pembiayaan CIMB Niaga (Rp56,4 triliun) mendukung transisi menuju ekonomi rendah karbon, sejalan dengan Perjanjian Paris dan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG). CIMB Niaga juga akan terus melakukan berbagai inisiatif yang komprehensif dalam isu sustainability, seperti The Cooler Earth Sustainability Series.

Mengubah Peluang Menjadi Tantangan

30 Jul 2024

Sejumlah lembaga keuangan multilateral memproyeksikan perekonomian Indonesia bakal melambat pada 2024, seiring dengan tren suku bunga tinggi yang berlangsung lebih panjang dari ekspektasi semula. Asian Development Bank dan International Monetary Fund, misalnya, memperkirakan laju produk domestik bruto Indonesia tahun ini 5%, lebih lambat dari ekspansi ekonomi pada 2022 dan 2023. Pemerintah Indonesia sendiri juga memperhitungkan risiko pertumbuhan ekonomi yang lebih lambat dengan memasang outlook 5%—5,2% dari semula 5,2%, karena faktor geopolitik, higher for longer suku bunga, perlambatan China, dan volatilitas harga komoditas, dan volatilitas rupiah. Adapun, Survei Kegiatan Dunia Usaha yang dirilis Bank Indonesia juga melihat potensi perlambatan investasi pada semester II/2024 karena faktor perizinan, suku bunga, dan infrastruktur. Pada saat bersamaan, pelemahan ekspor akibat penurunan harga komoditas dan penurunan permintaan dari pasar utama membatasi pertumbuhan ekonomi tahun ini. 

Akibatnya, perekonomian Indonesia diperkirakan hanya tumbuh secara moderat di saat Indonesia memiliki pemimpin baru, yaitu pasangan Presiden dan Wakil Presiden terpilih Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, yang dijadwalkan dilantik pada 20 Oktober mendatang. Sebagai catatan, investasi langsung—yang menyumbang sekitar 30% produk domestik bruto—cukup tangguh di tengah transisi pemerintahan. Penanaman modal pada semester I/2024 tumbuh 22,5% year-on-year, lebih cepat dari periode sama tahun lalu. Konsumsi masyarakat juga masih kuat kendati ada tanda-tanda perlambatan dengan indeks keyakinan konsumen yang menurun dalam dua bulan hingga Juni. Neraca perdagangan Indonesia juga masih mencatatkan surplus bahkan selama 50 bulan berturut-turut sejak Mei 2020. Memang nilai surplus perdagangan terus menciut. Surplus dagang juga dapat menstimulasi ekonomi yang pada gilirannya menciptakan lapangan kerja dan merangsang pertumbuhan ekonomi domestik untuk melaju. Ekspor juga membuat industri domestik makin berkembang, yang pada gilirannya meningkatkan pendapatan nasional. Selain itu, peningkatan cadangan devisa, dari hasil ekspor yang tinggi, menjadikan negara berkembang lebih mandiri karena dapat mengurangi ketergantungan pada pinjaman luar negeri dan memperbaiki neraca pembayaran.