;
Kategori

Ekonomi

( 40554 )

Tantangan untuk Meningkatkan Pasar Modal

13 Aug 2024

Otoritas pasar modal Indonesia menghadapi tantangan besar untuk mencapai target jangka panjang yang telah ditetapkan oleh pemerintah, baik saat ini maupun di masa mendatang, di bawah pemerintahan baru. Tantangan ini semakin berat dengan adanya perubahan lanskap investasi yang dipengaruhi oleh kondisi ekonomi global dan domestik, serta geopolitik.

Salah satu target ambisius adalah kapitalisasi pasar yang diharapkan mencapai Rp15.000 triliun pada tahun 2027, sementara saat ini baru mencapai Rp12.302 triliun. Irvan Susandy, Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa BEI, optimistis bahwa target yang lebih tinggi yaitu Rp22.000 triliun, seperti yang diinginkan oleh tim presiden terpilih Prabowo Subianto, dapat dicapai dengan memacu perusahaan besar untuk melakukan initial public offering (IPO).

Mahendra Siregar, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), menekankan bahwa pasar modal telah menjadi motor perekonomian nasional, dengan penghimpunan dana yang signifikan. Namun, pelaku pasar dan pengamat seperti Nafan Aji Gusta dan Budi Frensidy menekankan pentingnya perlindungan investor dan transparansi dalam perdagangan saham untuk mendukung pertumbuhan pasar modal yang berkelanjutan.

Pergerakan Fluktuatif Sektor Manufaktur

13 Aug 2024

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengkhawatirkan penurunan produktivitas manufaktur nasional yang terlihat dalam beberapa bulan terakhir, yang disoroti dalam Rapat Sidang Kabinet Perdana di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara pada Senin, 12 Agustus 2024. Berdasarkan Purchasing Manager's Index (PMI) manufaktur Indonesia pada Juli 2024, indeks ini turun ke level 49,3, menunjukkan kontraksi setelah 34 bulan berturut-turut mengalami ekspansi.

Penurunan ini sebagian besar disebabkan oleh penurunan permintaan domestik, peningkatan biaya impor bahan baku, serta masuknya produk impor yang membanjiri pasar domestik. Meskipun Indonesia memiliki potensi besar sebagai destinasi investasi manufaktur dengan lokasi strategis dan sumber daya alam yang melimpah, pemerintah dihadapkan pada tantangan untuk menjaga stabilitas dan pertumbuhan industri manufaktur.

Presiden Jokowi menekankan pentingnya penggunaan produk dan bahan baku lokal, serta perlindungan terhadap industri dalam negeri. Untuk mengatasi tantangan ini, diperlukan kolaborasi erat dan koordinasi antar-kementerian untuk memastikan kebijakan yang saling mendukung dan tidak tumpang-tindih. Dengan kebijakan yang tepat dan pro-industri dalam negeri, PMI manufaktur Indonesia diharapkan dapat kembali ke posisi ekspansi.

Strategi Meningkatkan Daya Saing Manufaktur

13 Aug 2024

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyoroti kondisi manufaktur nasional yang mengalami kontraksi, sebagaimana terlihat dari Purchasing Managers’ Index (PMI) Manufaktur Indonesia yang turun ke level 49,3 pada Juli 2024, menandakan penurunan pertama dalam hampir tiga tahun terakhir. Dalam rapat di Istana Garuda pada 12 Agustus 2024, Jokowi meminta jajarannya untuk menyelidiki penyebab utama dari penurunan ini, termasuk melemahnya permintaan domestik, tingginya biaya impor bahan baku, dan serbuan produk impor.

Sejumlah tokoh dari berbagai sektor, seperti Ketua Umum Apindo Shinta W. Kamdani dan Ketua Umum API Jemmy Kartiwa, mengusulkan langkah-langkah konkret untuk mengatasi masalah ini, termasuk penegakan hukum terhadap impor ilegal, pengendalian harga predatory, dan kemudahan akses bahan baku bagi industri. Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita tetap optimis bahwa dengan kebijakan pro-bisnis yang tepat, seperti ketersediaan bahan baku dan harga gas industri yang kompetitif, kinerja manufaktur nasional bisa bangkit kembali.

Kenaikan Rasio Utang Perbesar Risiko Ekonomi

13 Aug 2024

Dana Moneter Internasional (IMF) mengingatkan kemungkinan lonjakan utang di era pemerintahan presiden terpilih Prabowo Subianto. Dengan berbagai program populis yang akan dijalankan, rasio utang pemerintah bisa naik signifikan. Dalam 2024 Article IV Consultation edisi Agustus 2024, IMF mengimbau pemerintah dalam lima tahun ke depan mengelola belanja dengan baik. Sebab, belanja yang lebih tinggi bisa membuat defisit fiskal mencapai batas maksimal sebesar 3% dari produk domestik bruto (PDB) dalam lima tahun ke depan. Akibatnya, tren utang akan naik bertahap. Bahkan, berisiko menembus 41% PDB pada 2029, melampaui level saat pandemi Covid-19 pada 2021 sebesar 40,7% PDB. "Meskipun angka ini berada di bawah batas maksimum utang PDB sebesar 60%, hal ini membawa risiko signifikan berupa potensi pelanggaran batas atas defisit 3% PDB," jelas IMF dalam laporan tersebut. Adapun Kementerian Keuangan (Kemkeu) memperkirakan defisit anggaran tahun ini sebesar Rp 609,7 triliun, setara 2,70% PDB.

Angka itu melebar dari target Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2024 sebesar Rp 522,8 triliun atau 2,29% PDB. Sementara itu, posisi utang pemerintah per akhir Juni 2024 sebesar Rp 8.444,87 triliun setara 39,13% PDB. Dengan penarikan utang yang masih akan dilakukan hingga akhir tahun, kemungkinan posisi sekaligus rasio utang pemerintah meningkat. Ekonom Universitas Paramadina Jakarta, Wijayanto Samirin memperkirakan, rasio utang pemerintah bahkan bisa melonjak hingga 41% PDB pada 2026 apabila pemerintah tidak berhati-hati, dan terus melakukan financial engineering dengan melempar pekerjaan dan proyek besar ke BUMN yang dibiayai dengan penyertaan modal negara (PMN) hingga penjaminan utang. Ia melihat, rasio utang pemerintah juga akan semakin parah mengingat rasio pajak belum akan naik dalam tiga tahun ke depan. Ini merupakan buntut dari perlambatan ekonomi, beban bayar utang yang besar, dan insentif pajak berlebih yang dilakukan dalam beberapa tahun terakhir. Anggota Dewan Pakar Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Dradjad Wibowo memastikan visi dan misi alias program yang sudah dirancang telah mempertimbangkan perlambatan ekonomi. Bahkan, menurut dia, TKN telah melakukan simulasi anggaran dengan risiko perlambatan ekonomi tersebut.

Bursa Efek Indonesia Pasang Target Ambisius

13 Aug 2024

Ambisi Presiden terpilih Prabowo Subianto dan wakilnya Gibran Rakabuming Raka untuk mencapai nilai kapitalisasi pasar saham sebesar Rp 22.000 triliun di tahun 2027 disambut dengan keyakinan oleh Bursa Efek Indonesia (BEI). Tapi nampaknya perlu kerja keras buat mencapai target itu.  Sebelumnya, Tim Ekonomi Prabowo-Gibran pernah mengungkapkan optimisme nya bisa mencapai target tersebut di tahun 2027. Angka ini sebenarnya melampaui target yang dicanangkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Berdasarkan peta jalan ( roadmap ), OJK hanya mematok kapitalisasi pasar BEI bisa mencapai Rp 15.000 triliun di tahun 2027. Direktur Utama BEI, Iman Rachman mengatakan, pihaknya optimistis bisa mencapai target tersebut. Tapi, untuk mencapainya BEI membutuhkan bantuan dari berbagai pihak. "Kami perlu suplai yang besar, yaitu initial public offering (IPO). Kami perlu dukungan dari anak usaha Badan Usaha Milik Negara (BUMN) atau perusahaan yang cukup besar," katanya setelah konferensi pers peringatan HUT Pasar Modal ke 47 Tahun, Senin (12/8).  Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa Efek Indonesia, Irvan Susandy mengatakan, dalam pipeline , BEI sudah telah mengantongi dua rencana IPO dari perusahaan dengan aset berskala jumbo alias perusahaan mercusuar ( lighthouse company ). Pengamat Pasar Modal Indonesia dari Universitas Indonesia Budi Frensidy menilai, target Rp 22.000 triliun nampak terlalu besar untuk digapai. Kecuali, BEI bisa mendungang perusahaan asing untuk IPO.

Kesehatan Mental Pekerja Muda Terganggu Kantor Toksik

12 Aug 2024

Tahun 2023 mengobrak-abrik jiwa dan tubuh Melati (26) pekerja pendidikan di Banten. Tulangnya betisnya patah akibat jatuh di kantor. Meski dokter memintanya beristirahat sebulan, pihak kantor memintanya tetap masuk. Ia merasa, kantornya tidak memedulikan keselamatan kerja karyawan. ”Saat itu saya mengalami kecelakaan kerja di kantor dan dilarikan ke rumah sakit. Surat dokter menyatakan saya harus istirahat sebulan lebih, ternyata saya diminta masuk kantor dan tak boleh cuti,” tuturnya, Kamis (1/8). Dia meminta manajemen kantor agar ruang kerjanya berada di lantai dasar sehingga mudah diakses, namun tak dikabulkan. Mau tak mau dia harus naik turun tangga. Ketika dia meminta bantuan, rekan kantor mengecapnya menyusahkan orang lain.

Namun, demi memenuhi kebutuhan hidup, ia bertahan di kantornya. Akibatnya, kesehatan mentalnya terganggu dan merambat ke kondisi fisik. Dia menderita penyakit asam lambung hingga enam bulan. Dia juga merasa pusing dan deg-degan. ”Saya sampai muntah dan panas dingin. Waktu mau konsultasi ke psikiater dengan prosedur BPJS Kesehatan, saya sulit mendapat rujukan dari fasilitas kesehatan yang dikunjungi karena ada kuota pasien. Akhirnya saya biarkan,” ucapnya. Satu kantor dengan orang yang memicu gangguan mental membuat fisik Naka (33), pekerja swasta di Jakarta, karut-marut, sejak 2023. ”Aku sampai tremor dan muncul bintik-bintik di badanku. Penyakit asam lambungku juga kumat,” katanya.

Psikolog menganalisis, gangguan kesehatan mental yang dialaminya berbahaya karena menimbulkan sakit fisik. Ia mengaku tak bisa keluar dari permasalahan itu sehingga mesti bertahan. Fokus pada hal positif yang bisa diambil dari masalah sekaligus menetapkan batasan terhadap sosok pemicu menjadi stratgi bertahan. Gangguan fisik akibat kesehatan mental yang tertekan berimbas pada kariernya. ”Aku tidak jadi dipromosikan. Aku sekarang mementingkan kesehatan. Kalau aku sakit, siapa yang tanggung jawab,” tuturnya. Menurut Widya Shintia Sari, psikolog klinis di Jakarta, hambatan itu muncul karena kurangnya komunikasi asertif antargenerasi pekerja dalam satu kantor.

Komunikasi asertif berarti menyampaikan sesuatu secara obyektif tanpa muatan emosi. Jika tidak didiskusikan secara asertif, persoalan yang dihadapi sulit teratasi sehingga dapat menimbulkan stres. Apabila merasa lingkungan kantor mengganggu kesehatan mental, Sekjen Kemenaker Anwar Sanusi meminta pekerja melaporkannya pada layanan aduan masyarakat. ”Kami akan menginvestigasi setiap laporan. Jika terbukti benar, terdapat sanksi administratif hingga rekomendasi penghentian kegiatan usaha,” katanya, Sabtu (3/8). Tanpa solusi, pekerja yang mengalami gangguan kesehatan mental semakin berat menjalani hari-harinya di kantor. (Yoga)


Mobil Swakemudi

12 Aug 2024

AS sudah mengoperasikan mobil tanpa pengemudi. China baru saja meluncurkan mobil dengan teknologi sejenis. Liu Yi adalah satu dari 7 juta pengemudi taksi dalam jaringan di China. setahun terakhir ini beralih profesi menjadi pengemudi taksi daring setelah terkena PHK dari tempatnya bekerja sebelumnya di sektor konstruksi. Tapi, kini Liu gundah. Warga Wuhan, kota 1.170 km selatan ibu kota Beijing itu, sering melihat calon konsumen, termasuk tetangganya, memilih memesan layanan taksi swakemudi (robotaxi) disbanding taksi daring atau taksi konvensional (Kompas.id, 9/8/2024). Langkah China memperbolehkan pengoperasian taksi swakemudi, membuntuti AS yang tahun lalu membolehkan taksi tanpa pengemudi di jalan raya.

Awal Agustus 2023, kota San Francisco memasuki era baru mobil swakemudi setelah Komisi Utilitas Umum California (CPUC) memberi lampu hijau pada perusahaan kendaraan otonom Cruise dan Waymo untuk ekspansi tanpa batas. Cruise yang dimiliki oleh Cruise LLC adalah perusahaan mobil swakemudi yang didirikan pada 2013 oleh Kyle Vogt dan Dan Kan. Cruise adalah anak perusahaan General Motors. Waymo adalah mobil yang merupakan produk dari Waymo LLC, yang sebelumnya dikenal sebagai Google Self-Driving Car Project, perusahaan teknologi yang merupakan anak perusahaan dari Alphabet Inc, perusahaan induk Google. China dan AS tampak bersaing dalam setiap pengembangan teknologi. Mereka saling susul untuk mengumumkan capaian mereka.

Kedua negara dengan cepat membuat teknologi swakemudi dan membereskan berbagai syarat operasionalisasi kendaraan swakemudi hingga bisa unggul dibanding negara-negara lain. Teknologi ini dicapai oleh negara yang memiliki tradisi riset yang kuat, SDM memadai, serta melakukan investasi yang besar dalam pengembangan teknologi. Jika Indonesia ingin ikut dalam kompetisi ini, berbagai kalangan harus menyiapkan tiga hal tersebut. Di samping itu, kendaraan swakemudi mensyaratkan pola-pola berkendara yang teratur sehingga dengan mudah dibangun algoritmanya. China memiliki masalah seperti ini, tapi dalam waktu singkat bisa menyelesaikannya sehingga pengoperasian kendaraan ini bisa aman. Apabila kita menoleh pada masalah lalu lintas kita, sepertinya kita masih jauh dari impian pengembangan mobil swakemudi. (Yoga)


Ekonomi Triwulan III 2024, Menantang

12 Aug 2024

Pertumbuhan ekonomi triwulan III-2024 diperkirakan sulit mencapai level 5 %. Berbagai indikator telah menunjukkan pelemahan, mulai kinerja industri manufaktur yang tak ekspansif sampai berlanjutnya tren pelemahan konsumsi masyarakat. Kebijakan yang tepat diperlukan untuk mengantisipasi perlambatan. Indikasi lesunya perekonomian triwulan III-2024 bisa dilihat dari kinerja dua kontributor utama pembentuk pertumbuhan ekonomi nasional. Pertama, dari sisi lapangan usaha, industri manufaktur yang merupakan motor utama perekonomian mulai melambat pada triwulan III. Pada Juli 2024, Indeks Manajer Pembelian (PMI) Manufaktur yang dirilis S&P Global menunjukkan, performa industri manufaktur Indonesia masuk ke zona kontraksi di level 49,3.

Performa terendah dalam tiga tahun terakhir. Kedua, dari sisi pengeluaran, ada tren perlambatan konsumsi rumah tangga. Selama tiga triwulan terakhir, konsumsi masyarakat hanya bisa tumbuh di bawah level 5 %. Kontribusi konsumsi terhadap pembentukan PDB sangat dominan, yakni 54,53 %, di atas motor pertumbuhan lain, seperti investasi, ekspor, dan konsumsi pemerintah. Berdasar data historis, pertumbuhan konsumsi rumah tangga triwulan III biasanya lebih rendah dari triwulan II, karena pada triwulan III tidak ada faktor musiman yang bisa mendongkrak belanja masyarakat, seperti Ramadhan, Idul Fitri, dan musim liburan sekolah.

Ini bukan indikasi yang menjanjikan. Sebab, pada triwulan II, konsumsi rumah tangga pun sudah melambat dan hanya mampu tumbuh 4,93 %. Menurut Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede, indikator-indikator tersebut membuat prospek pertumbuhan ekonomi ditriwulan III akan jauh lebih menantang dari sebelumnya. ”Ada potensi, terlebih kalau melihat kondisi PMI Manufaktur yang sudah mulai terkontraksi per Juli, pertumbuhan (triwulan III) bisa di bawah 5 %,” kata Josua, Minggu (11/8). Kinerja industri manufaktur triwulan III kemungkinan akan sedikit terbantu sinyal positif bank sentral AS, The Federal Reserve.

The Fed diperkirakan memangkas suku bunga acuan Fed Fund Rate (FFR) pada September 2024, yang akan menjadi stimulus positif bagi perusahaan manufaktur. Sebab, ada indikasi rupiah menguat dan suku bunga kredit menurun menyusul kebijakan moneter The Fed yang lebih longgar, yang bisa membantu meringankan beban biaya produksi industri manufaktur. Namun, ancaman pelemahan tetap ada, khususnya akibat pertumbuhan ekonomi China yang pada triwulan II-2024 sudah di bawah 5 %. Sebagai mitra dagang utama Indonesia, pelemahan ekonomi China akan berdampak pada permintaan ekspor Indonesia sehingga menurunkan kinerja industri pengolahan. (Yoga)


Membuat UMKM Berdaya Saing

12 Aug 2024

Jumlah UMKM di Indonesia mencapai 65 juta unit dan berkontribusi pada PDB nasional sebesar 65 %. Apa yang diperlukan agar kinerja UMKM lebih optimal. Menurut Khairul Ihsan (33) peternak di Padang, Sumbar, “ Jika melihat kondisi saat ini, perpajakan sudah mengimpit pengusaha menengah ke bawah sehingga membuat kami lambat bangkit. Harapannya ke depan, pemerintah bisa menerbitkan regulasi yang berpihak pada sektor ekonomi menengah ke bawah, misalnya di sektor usaha kami, peternakan ayam, perlu pembatasan bagi principle besar untuk melakukan budidaya ayam broiler dan ayam petelur langsung, di mana seharusnya sektor ini dipegang masyarakat atau peternak rakyat.”

“Di tengah era disrupsi digital, pasar bebas, dan kondisi pasar tak menentu, kita sebagai pengusaha kecil harus bisa menemukan kembali ”makna mengapa” (why factor) dari usaha yang kita jalankan, agar tetap memiliki kemampuan bertahan dan lincah beradaptasi serta relevan dengan keinginan pasar. Harapannya, pengusaha memiliki kemudahan akses terhadap kelas-kelas self development dan workshop dari para praktisi sebagai fondasi yang menguatkan jati diri brand owner untuk menghadapi dunia usaha saat ini,” ujar Maya Rosmalinda (39) pemilik mamayaya.project, Jakarta

“Selama menjalankan bisnis, banyak tantangan yang dihadapi pelaku UMKM. Contohnya, tantangan permodalan. Banyak UMKM sulit mendapat modal untuk ekspansi, produksi atau kebutuhan operasional lain. Tantangan lain ialah kompetisi yang ketat dengan perusahaan besar. Dinas-dinas pemda semestinya dapat membantu dan memberi peluang agar kami semakin bertumbuh dan berkembang, bahkan di tengah situasi perekonomian yang tidak baik-baik saja,” ujar Mesni Johara, pemilik UMKM ”Goenagoni”, Semarang. (Yoga)


Sanksi Pemerintah Terhadap Jasa Pembayaran

12 Aug 2024

Kemenkominfo merilis daftar berisi 21 penyelenggara sistem elektronik atau PSE yang memiliki 42 layanan jasa pembayaran yang terindikasi digunakan untuk transaksi judi daring. Di antaranya, Shopee Pay, aplikasi mitra Finpay milik Finnet yang merupakan bagian dari Telkom Group, beberapa BPR dan internet banking milik BRI. Kemenkominfo telah mengirim surat peringatan supaya dilakukan audit internal secara komprehensif. Hasil audit wajib diserahkan kepada kementerian paling lambat tujuh hari kerja setelah surat peringatan dikirim. Menkominfo Budi Arie Setiadi, dalam siaran pers, Sabtu (10/8) di Jakarta, mengatakan, surat peringatan yang dialamatkan kepada 21 PSE dikirim pada Jumat.

Langkah Kemenkominfo sesuai Pasal 35 Ayat (1) PP No 71 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik yang intinya adalah Kemenkominfo berwenang melakukan pengawasan terhadap penyelenggaraan sistem elektronik. ”Kami menemukan ke-21 PSE dengan 42 produk jasa pembayarannya terindikasi dimanfaatkan untuk saluran pembayaran judi daring. Kami meminta mereka agar melakukan pemeriksaan internal/audit secara komprehensif dan mendalam untuk memastikan bahwa layanan tersebut tidak dimanfaatkan untuk judi daring atau aktivitas ilegal lainnya,” tuturnya. Budi menyampaikan, mereka memiliki waktu tujuh hari setelah surat peringatan dikirim untuk melaporkan hasil pemeriksaan internal.

Bila dalam tujuh hari Kemenkominfo belum menerima hasil pemeriksaan, mereka akan dikenai sanksi administratif, seperti pemutusan atau pencabutan tanda daftar PSE. Direktur Next Policy, Yusuf Wibisono, berpendapat, jika pemerintah sampai menutup bank perkreditan rakyat (BPR) untuk menekan judi daring, itu adalah langkah yang berlebihan. Eksistensi BPR krusial dalam membantu UMKM yang membutuhkan pembiayaan, tetapi tidak mendapatkannya dari perbankan besar. ”Faktor utama dalam pemberantasan judi daring bukan menutup saluran transaksi, tetapi soal penegakan hukum pada bandar dan penyelenggara judi daring serta kerja sama lintas negara dengan negara yang melegalkan judi daring,” ucapnya. (Yoga)