;
Kategori

Ekonomi

( 40460 )

Modal Awal untuk Mempertahankan Stabilitas Rupiah

12 Aug 2024

Dana Moneter Internasional atau International Monetary Fund (IMF) memproyeksikan current account atau neraca transaksi berjalan Indonesia bergerak surplus hingga tahun 2029. Di saat yang sama, sejumlah ekonom memperkirakan rupiah berpotensi bergerak ke bawah Rp 16.000 per dolar AS tahun ini, dengan catatan The Fed memangkas suku bunga dan harga minyak global stabil. Pada tahun ini, IMF memprediksi neraca transaksi berjalan masih defisit 0,2% dari produk domestik bruto (PDB). Adapun pada 2025 berpotensi berbalik surplus sebesar 0,3% dari PDB. Adapun pada 2026 hingga 2029, neraca transaksi berjalan Indonesia diperkirakan surplus 0,5% PDB, kemudian surplus naik lagi menjadi 0,6% PDB pada 2029. Meski neraca transaksi berjalan diperkirakan positif, IMF melihat neraca pembayaran Indonesia (NPI) justru mencatatkan defisit hingga 2029. Defisit ini bahkan diperkirakan semakin melebar. Ekonom Bank Danamon Hosianna Evalia Situmorang berpendapat, ke depan perekonomian diharapkan bisa tumbuh semakin besar. Sejalan dengan itu, arus investasi asing yang masuk, juga ekspor dan impor kemungkinan meningkat.

Dengan pertumbuhan ekspor dan impor, posisi neraca transaksi berjalan berpotensi meningkat. Dia memperkirakan nilai tukar rupiah selama tiga tahun ke depan berkisar Rp 15.300 hingga Rp 16.000 per dolar AS. Meski begitu, pelemahan rupiah bukan berarti menjadi negatif. Hal ini lantaran fundamental makroekonomi domestik terus membaik. Pada Jumat (9/8) pekan lalu, nilai tukar rupiah berada di level Rp 15.914 per dolar AS. Angka ini sudah menguat 2% dalam sepekan terakhir. Namun sejak awal tahun atau year-to-date (ytd), posisi rupiah masih melemah 2,85% terhadap dolar AS. Sedangkan Staf Bidang Ekonomi, Industri dan Global Markets Bank Maybank Indonesia, Myrdal Gunarto justru melihat neraca transaksi berjalan Indonesia masih mencatatkan defisit dalam lima hingga enam tahun ke depan. Di sisi lain, investasi juga tetap menarik sehingga masih harus terus membayar dividen, serta membayar imbal hasil obligasi, terutama kepada investor asing. Faktor inilah yang akan menyebabkan neraca transaksi berjalan masih defisit. Apabila Bank Sentral AS (The Fed) menurunkan suku bunga lebih dari 25 basis poin (bps) pada 2024, maka nilai tukar rupiah menguat di kisaran Rp 15.700 per dolar AS. Kemudian, apabila The Fed menurunkan suku bunga 25 bps pada 2025, maka nilai tukar rupiah berpotensi menguat ke level  Rp 15.500 per dolar AS. Jika pada 2027 The Fed tidak mengubah kebijakan suku bunganya, dan harga minyak global stabil, maka rupiah masih bergerak stabil di Rp 15.500 per dolar AS.

Prospek Kompas100 Tetap Positif

12 Aug 2024
Kinerja keuangan dan saham emiten konstituen indeks Kompas100 diperkirakan lebih moncer di sisa tahun 2024 ini. Hal tersebut menyusul hasil rilis laporan keuangan emiten Kompas100 yang mayoritas mencatatkan kinerja positif. Kinerja keuangan emiten sektor perbankan, energi, dan kesehatan dinilai masih menjadi unggulan di antara yang lain. Pengamat Pasar Modal, Mayang Anggita mengatakan, lebih dari separuh konstituen indeks Kompas100 mencetak pertumbuhan laba secara tahunan. Head of Equity Research Kiwoom Sekuritas Indonesia, Sukarno Alatas mengatakan, pertumbuhan laba per saham atau earning per share (EPS) emiten Kompas100 yang terbesar dicatatkan oleh PT Timah Tbk (TINS). "Prospek saham Kompas100 semester kedua bisa lebih baik, dengan peluang penurunan tingkat suku bunga Federal Reserve yang kemungkinan akan diikuti juga oleh Bank Indonesia (BI)," paparnya. Di sisi lain, kinerja saham Indeks Kompas100 masih lebih landai ketimbang IHSG. Secara year to date (ytd), kinerja IHSG terkoreksi 0,22%. Sementara, kinerja indeks Kompas100 turun 3,23% ytd. Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nico Demus menuturkan, beberapa sektor saham yang tertinggal kemungkinan akan berbalik arah di sisa tahun ini. Mayang melihat emiten-emiten dari sektor perbankan akan berkinerja paling solid di semester kedua ini. Secara teknikal, saham BBCA, BBRI, BMRI, dan BBNI juga memiliki tren jangka panjang bullish.

Potensi Kenaikan Saham Seiring Penurunan Risiko

12 Aug 2024

Kepastian pelonggaran kebijakan moneter semakin dekat. Namun, tingkat premi risiko investasi Indonesia masih cenderung tinggi. Dari data Bloomberg,credit default swap (CDS) 5 tahun Indonesia berada di level 77,85 pada Jumat (9/8). Dalam sebulan terakhir, level CDS 5 tahun Indonesia menanjak 9,52%. CDS 5 tahun Indonesia naik di tengah penguatan rupiah dan masuknya aliran dana asing belakangan ini. Kendati begitu, premi risiko investasi Indonesia kemungkinan akan membaik di sisa tahun ini. Kepala Ekonom Bank Central Asia (BCA), David Sumual mengatakan, premi risiko Indonesia lebih banyak ditentukan oleh faktor domestik. Salah satunya adalah iklim investasi dan fundamental ekonomi Indonesia yang memang belum membaik.

"Tapi, level saat ini sudah jauh lebih baik dari tahun lalu yang berkisar 80-100," ujarnya, akhir pekan lalu. Kepala Divisi Riset Ekonomi Pefindo Suhindarto sepakat, CDS 5 tahun Indonesia bisa melandai. Pemangkasan suku bunga acuan bank sentral Amerika Serikat (AS), Federal Reserve diharapkan akan mengurangi kekuatan dolar AS yang menjadi faktor risiko bagi investor asing untuk menanamkan modalnya di dalam negeri. Suhindarto mengatakan, dengan ekspektasi penurunan premi risiko investasi di Indonesia, akan terjadi pergeseran minat investasi ke instrumen saham. Dia memperkirakan, CDS 5 tahun Indonesia berpotensi turun ke level 67-73 pada akhir tahun nanti. Head of Investment Solution Mirae Asset Roger MM mengatakan, di semester kedua ini, akan ada banyak sentimen positif yang bisa meningkatkan minat investor. Sehingga target rata-rata nilai transaksi harian bursa pun bisa kembali ke Rp 12,25 triliun di sisa tahun 2024. Head of Equity Research

Ketentuan Penerbitan Obligasi Daerah Direlaksasi

12 Aug 2024
OJK berupaya mendorong perluasan sumber pembiayaan fiskal pemerintah daerah melalui pemanfaatan sumber pendanaan di pasar modal dengan menerbitan Peraturan OJK Nomor 10 Tahun 2024 tentang Penerbitan  dan Pelaporan Obligasi Daerah dan Sukuk Daerah (POJK 10/2024). Inti aturan ini, ketentuan penerbitan obligasi daerah direlaksasi dengan harapan lebih banyak pemerintah daerah (pemda) masuk pasar modal. Kepala Departemen Literasi, Inklusi Keuangan dan Komunikasi OJK Aman Santosa mengatakan, POJK 10/2024 dikeluarkan untuk menyesuaikan dan menyelaraskan ketentuan Peraturan OJK yang mengatur mengenai Obligasi Daerah, serta peraturan Pemerintah Nomor 1 Tahun 2024 tentang Harmonisasi Kebijakan Fiskal Nasional. Aturan itu bertujuan  mengatasi kendala penerbitan obligasi daerah dan sukuk daerah. (Yetede)

Perbankan Gencar Melancarkan Pembiayaan

12 Aug 2024

Industri perbankan semakin gencar menyalurkan pembiayaan berkelanjutan, terlihat dari data semester I-2024 yang menunjukkan  peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Perbankan juga berkomitmen terus meningkatkan komposisi pembiayaan berkelanjutan ke depannya. Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae mengatakan, OJK telah menerbitkan POJK No.51/2017 dimana salah satunya terkait  kebijakan penyaluran kredit/pembiayaan yang mendukung keuangan berkelanjutan.

"Berdasarkan data implementasi Rencana Aksi keuangan Berkelanjutan (RAKB) perbankan posisi Desember 2022, pembiayaan berkelanjutan yang disalurkan bank mencapai sekitar 24% dari total kredit perbankan," jelas Dian. Dian memaparkan, terdapat beberapa tantangan yang dihadapi perbankan dalam penyaluran kredit berkelanjutan, antara lain dukungan kebijakan insentif dari pemerintah untuk sektor rill, ketersediaan  dan transparansi  informasi atas proyek hijau, kebutuhan teknologi dan ekspert  terkait proyek hijau yang masih terbatas dan memerlukan pembiayaan besar, serta dukungan kapasitas SDM. (Yetede)

Pasar Saham Sideways, SUN Jadi Primadona Asing

12 Aug 2024
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) diperkirakan bergerak mendatar (sideways) pada pekan ini,  sambil menunggu kabar baik dari data ekonomi yang dapat memicu pergerakan kembali ke level 7.300an. Di sisi lain, pasar surat negara (SBN) Indonesia menjadi primadona investor asing di tengah ancaman resesi global.  "Kami memperkirakan untuk sepekan ke depan pergerakan IHSG cenderung sideways dengan support di 7.181 dan resistance 7.291," kata Senior Analyst MNC Sekuritas Herditya Wicaksana. Didit mengungkapkan, langkah IHSG disepanjang pekan ini akan dipengaruhi rilis data ekonomi, baik dari dalam maupun luar negeri. Di pasar global, ada rilis inflasi AS dan data industri China. Sedangkan dari dalam negeri ada pengumuman neraca perdagangan Indonesia di pertengahan pekan ini. (Yetede)

Hyundai Akan Meluncurkan Tiga Mobil Hybrid Barunya

12 Aug 2024
Hyundai mengumumkan mereka bakal terjun ke segmen mobil hybrid, meski pemerintah baru saja membatalkan pemberian  insentif di segmen tersebut. Hingga akhir 2024, Hyundai Indonesia berencana akan meluncurkan tiga mobil barunya kepada masyarakat Indonesia. Mobil berteknologi hybrid menjadi satu model baru yang nantinya akan dipasarkan. Chief Operation Officer (COO) PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) Fransciscus Soerojpranoto mengatakan, permintaan pasar terhadap mobil hybrid diperkirakan akan terus meningkat. "Bicara soal hybrid, sebentar lagi kami (Hyundai Indonesia) akan meluncurkan salah satu produk hybrid. Apakah Hyundai Indonesia akan membawa model hybrid atau plug in hybrid ini masih belum jelas," kata dia. (Yetede)

Tantangan Sulit Pertumbuhan Ekonomi Pemerintahan Baru

12 Aug 2024
DANA Moneter Internasional atau International Monetary Fund (IMF) memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia tidak akan mencapai angka 8 persen seperti yang dijanjikan oleh presiden terpilih Prabowo Subianto. Dalam laporan IMF Country Report Nomor 2024/270, ekonomi Indonesia tahun ini diramalkan sebesar 5 persen. Sementara itu, proyeksi untuk periode 2024-2029 bakal stagnan di angka 5,1 persen. IMF memproyeksikan pertumbuhan ekonomi pada 2024 mencapai 5 persen disokong konsumsi rumah tangga dan pertumbuhan investasi. “Ekonomi akan sedikit tumbuh ke level 5,1 persen pada 2025 ditopang ekspansi fiskal,” demikian tulisan IMF dalam laporannya, Rabu, 7 Agustus 2024.

Meski pertumbuhan ekonomi tetap positif, IMF menyebutkan Indonesia akan menghadapi sejumlah hambatan eksternal. Antara lain, potensi aliran modal asing keluar atau capital outflows sebagai dampak suku bunga acuan yang tinggi dari bank sentral negara maju. Ditambah volatilitas harga komoditas yang terjadi akibat disrupsi rantai pasok dan perlambatan ekonomi negara mitra dagang utama Indonesia. 

Dengan demikian, kinerja ekspor diperkirakan melambat. IMF menyatakan produk domestik bruto (PDB) Indonesia masih akan bertumpu pada konsumsi rumah tangga dan pembentukan modal tetap bruto (PMTB) atau investasi. Sementara itu, pertumbuhan impor akan pulih sejalan dengan permintaan domestik. Permintaan domestik yang dinamis pun dinilai dapat mengimbangi hambatan dari harga komoditas yang merosot. (Yetede)

Airlangga Mundur dari Jabatan Ketua Umum Partai Golkar

12 Aug 2024
SEJAK  awal Agustus ini, Bahlil Lahadalia dan Agus Gumiwang Kartasasmita makin gencar bergerilya untuk mempercepat pelaksanaan musyawarah nasional Partai Golkar. Mereka menggalang dukungan pengurus inti DPP Golkar hingga pengurus daerah. Sejumlah politikus senior partai beringin juga dibujuk agar mendukung agenda tersebut. Airlangga Hartarto sudah mengetahui manuver Bahlil dan Agus serta sejumlah pengurus Golkar itu. Ketua Umum Partai Golkar ini lantas berusaha melobi pengurus senior Golkar serta menghalau manuver mereka di daerah. Tapi upaya Airlangga tak berhasil. Menteri Koordinator Perekonomian tersebut makin terpojok setelah menerima surat panggilan sebagai saksi kasus korupsi izin ekspor minyak sawit mentah dari Kejaksaan Agung, akhir pekan lalu. Surat panggilan itu yang diduga membuat Airlangga terpaksa mundur dari jabatan Ketua Umum Partai Golkar. (Yetede)

Emas Olimpiade Rizki Juniansyah

10 Aug 2024

Lifter kebanggaan Indonesia, Rizki Juniansyah, membuktikan bahwa rezeki tidak akan tertukar. Tidak ada yang percaya pria 21 tahun itu akan tampil di Olimpiade Paris 2024 pada enam bulan lalu, termasuk dirinya. Namun, dia menjadi lifter pertama Indonesia yang meraih medali emas dalam sejarah panjang Olimpiade. Rizki langsung menjatuhkan diri, tidur telentang di panggung South Paris Arena seusai sukses memecahkan rekor Olimpiade angkatan clean and jerk 199 kilogram. Dia berteriak sekeras mungkin dengan mata terpejam. Medali emas sudah dalam genggamannya, tetapi dia masih terus memproses semua yang terjadi. Realita dan mimpi terasa begitu samar.

”Saya tidak menyangka bisa ke Olimpiade dan punya kesempatan meraih emas. Apalagi dengan musibah usus buntu, saya sempat putus asa beberapa bulan. Saya bangkit karena orang-orang di sekeliling saya, termasuk ayah dan mama,” kata lifter kelas 73 kg itu yang mencatat total angkatan 354 kg, termasuk snatch 155 kg. ”Indonesia Raya” berkumandang kedua kali pada Kamis (8/8) waktu Paris atau Jumat dini hari WIB. Rizki mengambil sikap hormat di podium tertinggi. Dia menyanyi dengan lantang. Selama prosesi sakral itu, matanya berkaca-kaca. Semua sakit, lelah, khawatir, ketidakpastian yang dijalani sang lifter selama setahun terakhir terbayar lunas.

Kegagahan Rizki ketika mengangkat beban berkuintal-kuintal luntur seketika. Tangisnya tumpah saat mendekap sang ibu, Yeni Rohaeni Durachim, yang duduk di tribune. Ibunya mencium kening, mengusap-usap rambut Rizki. Itulah sosok Rizki sebenar-benarnya, ”anak mama” yang selalu percaya rezeki ada di dalam restu ibu. Rezeki itu misterius. Tidak ada yang tahu bagaimana cara kerjanya. Siapa sangka, juara bertahan dua kali asal China, Shi Zhiyong, tersungkur di Paris. Shi begitu gagah dalam angkatan snatch dan sudah unggul 10 kg atas Rizki di sesi pertama. Namun, dia gagal mengeksekusi seluruh angkatan clean and jerk. Shi tereliminasi. Padahal, dia hampir pasti meraih emas jika mampu mengangkat sekali saja angkatan clean and jerk dari tiga kali percobaan.

”Dewi Fortuna” seolah membelai Rizki. ”Itu memang rezekinya Rizki,” kata manajer tim angkat besi Indonesia, M Rusli, yang juga merupakan teman akrab ayah Rizki, M Yasin. ”Terharu, sangat-sangat terharu,” kata Rizki saat ditanya perasaan seusai mengalahkan sang idola. ”Dia juga teman baik saya. Dia harus diakui lebih senior, sudah tiga kali Olimpiade dan dapat dua emas. Jadi saya tadi tidak mendoakan hal-hal jelek untuk dia, tetapi mendoakan yang terbaik untuk saya. Bismillah Allah beri kesempatan,” lanjutnya. Seusai memastikan emas, hal pertama yang dilakukan adalah mencium barbel. Lalu memberi hormat ke seluruh sisi tribune. Bagi orang-orang di dunia angkat besi, Rizki adalah sosok yang hangat dan bersahabat. Dia bagai Matahari yang selalu dinanti. (Yoga)