Ekonomi
( 40733 )Kunjungan Wisatawan Turun Akibat Pelemahan Daya Beli
Pelemahan daya beli masyarakat berimbas pada industri pariwisata. Jumlah kunjungan masyarakat ke tempat-tempat wisata selama Januari-Agustus 2024 lebih sedikit dari periode yang sama tahun 2023. Ketua Umum Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) Hariyadi Sukamdani mengatakan, pelemahan daya beli berpengaruh bagi industri pariwisata. Jasa perhotelan, restoran, mal dan pusat perbelanjaan, hingga tempat rekreasi merasakan tekanan ini. ”Secara umum untuk hotel, (okupansi) hotel daerah wisata, seperti Bali, masih bagus. Kalau daerah lain, turun. Saat long weekend memang ramai, tapi sesudah long weekend turun lagi, secara umum begitu,” tutur Hariyadi, yang juga Ketua Umum Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Senin (16/9).
Tingkat okupansi hotel dan tempat acara, menurut Hariyadi, berkurang. Selain permintaan dari masyarakat, persoalan ini disebabkan pemerintah memangkas anggaran perjalanan dinas. Korporasi pun menahan pengeluaran karena melakukan banyak efisiensi. Dampak penurunan daya beli masyarakat juga dialami industri taman hiburan. PT Taman Impian Jaya Ancol, mencatat jumlah kunjungan Januari-Agustus 2024 menyusut 6 % dibanding periode yang sama tahun lalu. ”Pengunjung masih sedikit di bawah tahun lalu. Secara umum, sepertinya daya beli masyarakat sedang menurun atau mungkin menahan untuk spending,” ujar Kepala Humas Ancol Ariyadi Eko Nugroho.
Jumlah kunjungan ke PT Taman Safari Indonesia (TSI) yang menampilkan beragam satwa juga menyusut dari tahun lalu. Senior Vice President TSI Alexander Zulkarnain mengatakan, penurunan juga dialami kebun binatang yang pengelolaannya di bawah TSI. Sejumlah peristiwa nasional pada 2024 berkontribusi. Misalnya, hajatan besar politik, dari pilpres dan legislatif hingga kepala daerah. Liburan sekolah yang berdekatan dengan liburan Lebaran meningkatkan volatilitas kunjungan karena pengeluaran cenderung menjadi satu dan tanpa jeda. ”Hal ini terjadi pada semua industri pariwisata. Semoga berubah semester dua ini,” ucap Alexander yang juga Wasekjen Perhimpunan Usaha Taman Rekreasi Indonesia. (Yoga)
Personalisasi Ritel ”Offline”
Strategi personalisasi iklan di luar jaringan (offline) terus dikembangkan. Dulu para pemasar menambang berbagai data dari masyarakat untuk beriklan, kini pekerjaan itu dilakukan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI). Umur, jender, ciri wajah, bentuk tubuh, pakaian yang dipakai, gaya berpakaian, kebiasaan berbelanja, dan lainnya bisa disimpan di bank data. Seluruh data itu kemudian diolah untuk menentukan iklan dan promosi, yang umumnya disebarkan untuk orang banyak, tetapi kini hanya unik untuk setiap individu. Teknologi ini jarang ditemukan di Indonesia, tetapi sudah mulai dikembangkan. Salah satunya oleh PT Digital Mediatama Maxima Tbk. Perusahaan yang tercatat di bursa efek dengan kode DMMX ini menciptakan berbagai platform ritel pintar berbasis AI, platform konten cloud (penyimpanan data di internet), serta solusi teknologi lain yang bertujuan meningkatkan interaksi dan pengalaman konsumen.
Menurut Dirut DMMX Budiasto Kusuma, perilaku konsumen saat ini sudah banyak dipengaruhi informasi dari berbagai sumber media. Karena itu, digitalisasi ritel menjadi kewajiban di era kemajuan teknologi dan informasi. ”Peritel dituntut bisa memberi informasi yang lebih atraktif dan tertarget ke konsumen yang lebih spesifik. Ini hanya bisa dilakukan apabila mereka menerapkan digitalisasi pada tempat mereka berbisnis,” ujarnya di Jakarta, Kamis (12/9). Pemanfaatan AI untuk solusi pemasaran pun menjadi peluang besar. Sejauh ini, Budiasto mengakui, adaptasi teknologi tersebut masih lebih banyak diinisiasi kanal pemasaran daring yang dapat diakses konsumen menggunakan ponsel pintar atau komputer. ”Saya rasa, ke depan, tren seperti ini juga akan merambah ke sektor offline di mana teknologi ritel pintar akan disajikan juga di level outlet,” ujarnya. (Yoga)
Paus Berharap Anak Muda Menjadi Pribadi yang Lebih Berani
Paus Fransiskus menutup rangkaian perjalanan apostolik Asia-Oseania dengan menggelar pertemuan bersama anak-anak muda lintas agama di Singapura. Dalam kesempatan tersebut, Paus berpesan agar anak muda menjadi pribadi yang lebih berani. ”Maju, jangan lagi mundur. Saya berdoa untuk Anda dan berdoalah juga untuk saya,” kata Paus Fransiskus di Singapura, Jumat (13/9). Pertemuan dengan anak muda digelar di Catholic Junior College. Sebanyak 600 anak muda dari 50 sekolah dan organisasi keagamaan bertemu Paus dalam dialog tersebut. Paus Fransiskus mengajak mereka untuk maju meski kadang berisiko. ”Jangan biarkan perutmu menjadi gemuk, tetapi biarkan kepalamu menjadi gemuk,” kata Paus, mengundang tawa hadirin.
”Saya katakan ambil risiko, pergilah ke luar sana. Orang muda yang takut dan tidak mengambil risiko adalah orang tua,” kata Paus. Selain itu, Paus Fransiskus mengingatkan sembari menjawab pertanyaan seorang pemuda tentang teknologi dan kecerdasan buatan. Menurut Paus, menggunakan teknologi dan mengikuti perkembangannya merupakan hal baik. ”Namun, sebaiknya jangan membiarkan teknologi memperbudak diri kita,” kata Paus. Paus Fransiskus sangat menikmati pertemuan itu. Ia sempat bertukar pertanyaan dengan para pemuda lintas agama. Paus pun kerap berbicara diluar teks. Situasi itu memperlihatkan Paus gembira dan antusias dengan perbincangan bersama anak-anak muda lintas agama.
Meski ada kelelahan terpancar di beberapa acara, Paus Fransiskus tetap bersemangat untuk bertukar pendapat yang bebas. Ia dengan riang mendorong dan menyerukan kaum muda untuk membantu mereka yang membutuhkan. Lise de Rocquigny (47), ekspatriat Perancis yang tinggal di Singapura, mencermati hal itu. Ia mengatakan, selama kunjungan di Singapura, Paus terlihat lelah di beberapa kesempatan, tetapi tetap bersemangat dan cukup bugar. ”Paus benar-benar mampu menyampaikan pesan-pesan yang dekat di hatinya: dialog antaragama, solidaritas, amal, mendengarkan orang miskin, kepedulian terhadap Bumi tempat tinggal kita,” ujarnyaKaum Superkaya Tak Lagi Belanja Barang Mewah
Tren gaya hidup orang-orang superkaya dunia berubah. Mereka tak lagi membelanjakan uang untuk jet pribadi, mobil mewah, atau tas mahal. Mereka saat ini justru semakin tertarik belanja pengalaman dan mengejar makna hidup. Pada era ini, kalangan superkaya justru ingin terlihat lebih membumi dan tak mencolok. Mereka mengoleksi pengalaman dengan mencoba jalan kaki di luar angkasa, banyak berlibur, serta berbelanja barang seni dan barang antik. Sejumlah laporan terbaru juga menunjukkan, mereka sangat tertarik pada kecerdasan buatan, berkesadaran lingkungan dan sosial tinggi, serta tak segan keluar banyak uang untuk hidup ekstrasehat.
Pada Kamis (12/9) Jared Isaacman (41) menjadi warga sipil bukan astronot yang pertama berjalan di luar angkasa (spacewalk). Selama satu jam, ia keluar dari wahana antariksa Polaris Dawn Crew Dragon Resilience milik SpaceX yang membawanya ke luar angkasa dan berjalan-jalan melihat Bumi dari ketinggian 700 km. Isaacman merekam seluruh pengalaman itu dengan kamera di helmya. ”Di rumah, pekerjaan kita begitu banyak. Tapi dari sini, Bumi terlihat seperti dunia yang sempurna,” katanya, melukiskan indahnya pemandangan yang ia lihat. Dengan kekayaan yang ditaksir senilai Rp 29,2 triliun, Isaacman termasuk jajaran orang-orang superkaya. Ia membiayai misi Polaris Dawn demi bisa berjalan-jalan di luar angkasa dan memandang Bumi dengan mata telanjang.
Ia dilaporkan menghabiskan Rp 3,08 triliun untuk misi sipil SpaceX sebelumnya pada 2021. Isaacman memperoleh kekayaan dari perusahaan pemrosesan pembayaran Shitf4 Payment yang didirikan pada 1999 saat berusia 16 tahun. Pada 2011, ia mendirikan Draken International, firma pertahanan yang melatih para pilot Angkatan Udara. Isaacman termasuk dalam kalangan yang kerap disebut ultrakaya atau elite global atau kaum ”satu persen”, merujuk jumlah mereka yang segelintir, tetapi kekayaannya begitu besar. Sebutan resmi untuk kalangan ini adalah individu dengan kekayaan bersih tinggi (ultrahigh net worth individuals/UHNWI), yang didefinisikan sebagai orang atau rumah tangga yang memiliki asset likuid senilai lebih dari Rp 461 miliar.
Menariknya, saat ini semakin banyak generasi muda dalam kelompok superkaya itu. Para generasi muda superkaya ini menjadi penggerak perubahan gaya hidup kaum ultrakaya. Dengan karakter berkesadaran sosial dan lingkungan yang relatif lebih tinggi, mereka memilih koleksi pengalaman atau barang bermakna ketimbang barang semata karena mewah. Pilihan jalan-jalan Isaacman ke luar angkasa menjadi gambaran. Laporan firma keuangan Julius Baer tentang kekayaan global dan gaya hidup tahun 2024 menyebutkan, minat kalangan superkaya saat ini lebih pada koleksi pengalaman, mulai dari jalan-jalan, tinggal di hotel-hotel mewah yang menawarkan pengalaman eksotis dan unik, hingga bersantap di restoran terkemuka. Hal yang sama diungkapkan dalam Survei Kekayaan Modern Charles Schwab 2023. Sekitar 70 % orang kaya AS modern memandang kekayaan sebagai koleksi pengalaman. (Yoga)
Indonesia dan Brasil akan Kembangkan 100.000 Sapi Tropis di Indonesia
Indonesia dan Brasil akan mengembangkan 100.000 sapi tropis asal Brasil di Indonesia dengan potensi investasi senilai Rp 4,5 triliun, yang merupakan upaya Pemerintah Indonesia mewujudkan swasembada daging dan susu nasional. Kerja sama pengembangan sapi tropis itu tertuang dalam nota kesepahaman (MoU) antara PT Asiabeef Biofarma Indonesia dan Agropecuaria 31. MoU yang diinisiasi Kementan RI itu diteken dalam pertemuan bilateral Mentan RI Andi Amran Sulaiman dengan Mentan Brasil Carlos Favaro di Chapada Dos Guimaraes, Brasil, Kamis (12/9). Amran mengatakan, untuk memenuhi kebutuhan protein daging sapi dan susu nasional, Indonesia tak ingin bergantung terus pada impor. Ke depan, kebutuhan tersebut harus bisa dipenuhi dari dalam negeri dengan mengembangkan peternakan sapi secara masif.
”Oleh karena itu, kehadiran investor asal Brasil tersebut dapat turut mendukung swasembada daging dan susu di Indonesia. Tak hanya itu, investasi itu juga akan menciptakan lapangan kerja baru di sektor peternakan,” ujarAmran melalui siaran pers, Jumat (13/9). Pertemuan bilateral RI-Brasil itu berlangsung setelah Amran menghadiri Pertemuan Menteri Pertanian (AMM) G20 di Brasil. Dalam pertemuan bilateral itu, Favaro berjanji akan berkunjung ke Indonesia. Ia akan datang bersama sejumlah pengusaha besar Brasil yang bergerak di sektor peternakan. Ia juga berharap Brasil-RI dapat membuat kesepakatan lanjutan tentang pembangunan sektor peternakan di Indonesia. Selama ini, produksi daging sapi dan kerbau serta susu di Indonesia masih jauh dari kebutuhan nasional. Neraca produksi-konsumsi ketiga komoditas pangan itu masih defisit sehingga harus ditambal melalui impor. (Yoga)
Memprivatisasi BUMN yang Tidak Memiliki Peran Strategis
Pemerintah sudah semestinya membatasi keterlibatannya sebagai pelaku usaha atau bisnis dan selanjutnya mendorong peran swasta secara lebih maksimal. Keterlibatan pemerintah dalam aktivasi usaha hanya diperlukan di sektor-sektor yang dianggap vital dan strategis seperti energi, infrastruktur, telekomunikasi, dan transportasi. Selebihnya, pemerintah sebaiknya berfokus untuk menjadi regulator yang baik. Oleh karena itu, rencana presiden terpilih Prabowo Subianto untuk memprivatisasi BUMN yang tidak memiliki peran strategis dinilai sebagai langkah yang positif dan perlu didukung. Selain akan memberi kesempatan kepada pihak swasta untuk merasakan persaingan usaha lebih sehat, privatisasi juga menjadi jalan bagi pemerintah mendapatkan dana segar guna membiayai program-progarm prioritas. "(Privatisasi BUMN yang strategis) itu pemikiran yang bagus. Bila perlu pemerintah harus mangaudit ulang semua BUMN dan menentukan perusahaan mana saja yang memiliki posisi strategis dan yang tidak. Untuk BUMN yang tidak memiliki nilai strategis dan tidak menyangkut kepentingan hidup orang banyak, bisa dilakukan privatisasi," kata pengamat BUMN Herry Gunawan. (Yetede)
MedcoEnergi Ditunjuk Pemerintah untuk Mengelola Blok Migas Amanah yang Terletak di Sumsel
PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) atau MedcoEnergi resmi ditunjuk pemerintah untuk mengelola blok minyak dan gas (migas) Amanah yang terletak di Sumatera Selatan (Sumsel). Pengelola blok migas ini diyakini berpotensi meningkatkan pendapatan MedcoEnergi melalui tambahan produksi, terutama mengingat pentingnya kontribusi sektor energi dalam kinerja keuangan perusahaan. Tak terkecuali, pergerakan sahamnya di lantai bursa, di tengah sentimen fluktuasi harga minyak global. MedcoEnergi melalui entitas baru dengan komposisi PT Medco Energi Linggau (Operator) sebesar 40%, PT Sele Raya sebesar 30%, dan KUFPEC Regional Ventures (Indonesia) Limited sebesar 30%, akan menjadi kontraktor untuk mengelola blok dengan luas wilayah kerja 1.753,15 kilometer persegi yang memiliki potensi cadangan minyak dan gas ini.
Blok Amanah ini juga berdekatan dengan blok migas Medco E&P lainnya yang telah berproduksi, sehingga dapat bersinergi. Sementara jenis kontrak blok ini adalah production sharing contract dengan mekanisme pengembalian biaya operasi. "Prospek Emiten Medco sebagai pengelola Blok Amanah di Sumatera Selatan dapat menjadi katalis positif bagi kinerja kedepannya. Pengelolaan blok migas baru ini berpotensi meningkatkan pendapatan Medco melalui tambahan produksi, terutama mengingat pentingnya kontribusi sektor energi dalam kinerja keuangan perusahaan," kata Founder Stocknow.id Hendra Wardana kepada Investor Daily (Yetede)
Ekonomi Syariah Memiliki Keunggulan Ditopang Model Bisnis Yang Solid, Inklusif, dan Berkelanjutan.
Bank Indonesia (BI) menekankan bahwa ekonomi syariah memiliki keunggulan, yaitu berdaya tahan di tengah krisis karena ditopang oleh model bisnis yang solid, inklusif, dan berkelanjutan. Bahkan potensi pertumbuhan dari perbankan syariah juga masih sangat besar ke depannya. Deputi Gubernur Senior (DGS) BI Destry Damayanti mengatakan, berbagai indikator menunjukkan perkembangan ekonomi syariah (eksyar) di Indonesia terus membaik. "Pembiayaan perbankan syariah pada Juli 2024 mencapai Rp597,89 triliun atau tumbuh 11,92% (year on year/yoy), capaian nominal tersebut lebih tinggi dibandingkan pada 2023 yang tercatat Rp 569,37 triliun," ucap Destry. Destry mengatakan, berdasarakan laporan dari State of Global Islamic Economy (SGIE), nilai ekonomi terkait syariah terus mengalami perkembangan dari tahun ke tahun. Pada 2022, pengeluaran konsumsi baik makanan, fashion, dan traveling yang berbasis syariah compliance mencapai US$ 2,29 triliun, angka itu akan terus naik hingga mencapai US$ 3 triliun pada 2027. "Jadi akan terus mengalami peningkatan secara contunue dari 7-9%, jadi ini menarik sekali," kata dia. (Yetede)
Aksi Mogok Pekerja Boeing di Pantai Barat AS
Para pekerja pabrik Boeing di Pantai Barat AS melakukan mogok kerja pada jumat (13/09/2024) setelah menolak kesepakatan kontrak kerja. Aksi tersebut berdampak pada penghentian produksi pesawat jet, sekaligus harus bergulat dengan penundaan produksi yang parah dan utang besar. Krisis yang makin memuncak itu pun memukul saham Boeing dan memicu pergolakan kepemimpinan. Akibatnya, saham Boeing turun 4% dalam perdagangan pra-pasar AS pada Jumat. Saham ini juga telah merosot hampir 38% sejak awal 2024. Menanggapi situasi tersebut, CEO Boeing Kelly Ortberg pun mengusulkan kesepakan termasuk kenaikan gaji sebesar 25% selama empat tahun. Tetapi kenaikan ini jauh lebih rendah daripada yang dituntut oleh 40% pekerja. Sebagai informasi, Ortberg baru saja ditunjuk beberapa minggu lalu untuk memulihkan kepercayaan terhadap perusahaan produsen pesawat ini. Menurut laporan aksi mogok tersebut merupakan yang pertama sejak 2008. Disamping itu, produsen pesawat ini berada di bawah pengawasan ketat regulator dan pelanggan AS setelah sebuah panel pintu terlepas dari jet 737 MAX di udara pada Januari tahun ini. (Yetede)
Indonesia Memproduski Sampah Plastik Tertinggi Ketiga di Dunia
KAMI menggunakan pembelajaran mesin untuk mengidentifikasi titik-titik polusi plastik terbesar di lebih dari 50 ribu kota, kota besar, dan daerah perdesaan di seluruh dunia. Model global baru kami yang dipublikasikan dalam jurnal Nature edisi 4 September 2024 mengungkap gambaran paling rinci tentang polusi plastik yang pernah terjadi dengan konsentrasi lingkungan tertinggi di India, terutama karena sebagian besar sampah tidak dikumpulkan. Plastik ditemukan di mana-mana—dari palung laut dalam hingga puncak gunung tertinggi—tapi pengamatan ini hanya mengungkap sebagian kecil dari gambaran polusi plastik secara keseluruhan. Tantangan yang lebih besar adalah mencari tahu di mana dan bagaimana plastik ini mencapai lingkungan sehingga polusi dapat dicegah sejak awal.
Ini bukan tugas mudah. Aspek yang paling menantang untuk diukur adalah emisi—makroplastik atau apa pun yang berukuran lebih besar dari 5 milimeter—yang keluar atau dilepaskan dari sistem dan aktivitas material. Ini termasuk sampah yang tertiup dari tempat sampah atau jatuh dari truk pengangkut sampah ditambah sampah yang dibuang oleh orang-orang, baik secara tidak sengaja maupun sengaja. Kami menemukan bahwa membuang sampah sembarangan merupakan sumber emisi terbesar di negara maju yang sistem penanganan sampah sangat terkontrol. Sebaliknya, di negara berkembang, limbah yang tidak diangkut merupakan sumber utama.
Dengan menggunakan kecerdasan buatan, model komputer baru kami menunjukkan bagaimana sampah plastik berpindah dari sistem yang terkendali ke lingkungan yang menjadi sangat sulit untuk ditangkap kembali dan ditampung. Kami harus mencari tahu bagaimana plastik lolos dari sistem yang terkendali dan menemukan, dari 52 juta ton sampah (setara dengan berat 8,7 juta gajah abu-abu Afrika) yang masuk ke lingkungan setiap tahun, sampah yang tidak dikumpulkan merupakan sumber terbesar. Itu sekitar 68 persen berat dari semua polusi atau 36 juta ton setiap tahun. Jadi anggapan yang salah bahwa polusi plastik disebabkan oleh perilaku tidak bertanggung jawab manusia. Alasan utamanya adalah 1,2 miliar orang tidak memiliki tempat pembuangan sampah padat sama sekali. Sebaliknya, mereka harus membakar, mengubur, atau menyebarkannya di darat atau di air. (Yetede)
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









