Industri Perbankan Memprediksi Risiko di Tahun ini Dapat Terkendali dan Terjaga
Industri perbankan memprediksi risiko di kuartal III tahun ini masih dapat terkendali dan terjaga. Hal ini terlihat dari Survei Orientasi Bisnis Perbankan OJK (SPBO) yang dilakukan oleh OJK terhadap 93 bank responden. Optimisme tersebut juga tercermin dari Indeks Persepsi Risiko (IPR) sebesar 57 atau berada di zona keyakinan bahwa risiko cukup manageable, seiring dengan keyakinan bahwa risiko kredit dan risiko pasar yang tetap terjaga. "Responden meyakini bahwa kualitas kredit tetap baik, PDN (posisi devisa neto) pada level rendah dan berada pada posisi long, dan rentabilitas masih akan meningkat seiring dengan kenaikan penyaluran kredit. Selanjutnya, risiko likuiditas juga diperkirakan masih terjaga stabil dibandingkan triwulan sebenarnya," ungkap Kepala Departemen Literasi, Inklusi Keuangan dan Komunikasi Aman Santosa. Sebelumnya, Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae mengatakan, likuiditas kredit tetap terjaga dengan rasio NPL gross perbankan yang relatif stabil di level 2,27% dibandingkan dengan Juni 2024 sebesar 2,26% dan NPL net sebesar 0,79%. (Yetede)
Tags :
#PerbankanPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023