;
Kategori

Ekonomi

( 40733 )

Pengoperasian smelter bukti keseriusan hilirisasi

26 Sep 2024

Dalam sehari pada awal pekan ini, Presiden Joko Widodo meresmikan tiga smelter sekaligus. Pengoperasian smelter ini disebut sebagai bukti keseriusan hilirisasi. Sejak diluncurkan Januari 2000, kita melihat program hilirisasi mineral terus mengalami penguatan momentum kendati menuai kritik dari sebagian kalangan di dalam negeri dangugatandari sejumlah negara, bahkandipersengketakan di Organisasi Perdagangan Dunia (WTO). Dimulai dari nikel, program hilirisasi kemudian diperluas kemineral lain, seperti tembaga, bauksit, aluminium, besi, mangan, timbal, seng, emas, perak, dan timah. Hilirisasi, sebagai strategi meningkatkan nilai tambah di dalam negeri, dilakukan melalui pelarangan ekspor dalam bentuk mentah dan pengembangan industri yang mengolah mineral. Presiden, di berbagai kesempatan, menyebut pengoperasian smelter dan hilirisasi sebagai fondasi baru perekonomian Indonesia dan pijakan untuk menjadi negara industri maju. Sampai 2024, pemerintah menargetkan 53 fasilitas smelter atau pabrik pengolahan mineral siap beroperasi. Sebagian sudah beroperasi, sebagian lain dalam proses pembangunan atau persiapan. 

Sayangnya, absennya peta jalan kebijakan hilirisasi yang komprehensif membuat kita kemudian seperti kehilangan arah dan hilirisasi jadi terkesan setengah hati. Dampak hilirisasi memang sudah kita rasakan, antara lain, berupa peningkatan investasi, lonjakan ekspor produk hasil hilirisasi, penciptaan lapangan kerja, dan kontribusi ke penerimaan negara atau PDB. Namun, nilai tambah yang menjadi jargon utama hilirisasi masih sangat terbatas realisasinya. Sebab, faktanya, dari struktur ekspor, yang bisa kita hasilkan baru sebatas produk setengah jadi bernilai tambah minim. Belum lagi kritik lain terkait pelaksanaan hilirisasi sejauh ini. Termasuk soal nilai tambah yang tak dinikmati masyarakat di area pertambangan, padahal sudah banyak kemudahan dan insentif diguyurkan. Juga permasalahan sosial dan lingkungan yang dianggap sangat merugikan masyarakat. Termasuk di antaranya fakta bahwa hampir semua provinsi lokasi pertambangan mineral justru mengalami peningkatan kemiskinan.

Hilirisasi sejauh ini dinilai lebih banyak menguntungkan investor atau pemilik modal. Belum lagi isu banyaknya tenaga kerja asing dan diskriminasi pekerja lokal. Jatuhnya korban jiwa, baik dalam beberapa kali peristiwa bentrok pekerja maupun ledakan di smelter nikel di Morowali, akibat masih buruknya prosedur keselamatan kerja tahun lalu, juga bagian dari ekses program hilirisasi yang dianggap membabi buta. Semua ekses itu harus menjadi perhatian agar tak terulang ke depan. Terlebih di era pemerintahan mendatang, di mana program hilirisasi bahkan menjadi tumpuan utama untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi 8 persen per tahun. program hilirisasi bahkan menjadi tumpuan utama untukmencapai target pertumbuhan ekonomi 8 persen per tahun. (Yoga)

Menjaga PBB Tetap Relevan

26 Sep 2024

Desakan reformasi kembali menguat dalam rangkaian Sidang Ke-79 Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa. Dunia perlu menjaga PBB tetap relevan. Pasal1Piagam PBB dengan jelas menyebut, tujuan pendirian lembaga ini adalah memelihara keamanan dan perdamaian, dan mengambil tindakan kolektif untuk mengenyahkan ancaman terhadap perdamaian. Selain itu, untuk membangun persahabatan, menjalin kerja sama internasional untuk memecahkan masalah di berbagai bidang, serta menyelaraskan tindakan anggota mencapai tujuan bersama. Dalam konteks itu, bisa dipahami mengapa desakan untuk mereformasi PBB dan perangkatnya, seperti Dewan Keamanan, Dewan HAM, dan sistem keuangan internasional, terus mengemuka dalam empat dekade terakhir. PBB dinilai tidak berhasil mengatasi berbagai tantangan yang dihadapi dunia saat ini, yang ironisnya menjadi tujuan lembaga ini saat didirikan pada 24 Oktober 1945.


Gugatan atas peran PBB semakin kuat menyusul sejumlah konflik bersenjata tiga tahun terakhir. Invasi Rusia ke Ukraina pada 24 Februari 2022 mengguncang perdamaian di Eropa, menewaskan puluhan ribu warga sipil. Di Sudan, pertempuran antara tentara pemerintah dan kelompok milisi pada 15 April 2023 memperburuk krisis yang telah berlangsung dua dekade dan menyebabkan lebih dari 10 juta orang mengungsi. Puncaknya, serbuan pasukan Israel ke Jalur Gaza sebagai respons serangan kilat kelompok Hamas pada 7 Oktober 2023 menambah pahit penderitaan warga Palestina. Lebih dari 40.000 warga Palestina tewas dan jutaan warga Gaza kehilangan tempat tinggal. Beberapa hari terakhir, pertempuran meluas melibatkan kelompok Hezbollah di Lebanon, yang memicu eksodus warga mencari tempat aman. Gugatan terbesar diarahkan kepada Dewan Keamanan PBB, yang dianggap tak bergigi untuk menghentikan perang. 

Hal ini menurut Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres telah merusak kredibilitas organisasi secara keseluruhan. Hambatan terbesar pada efektivitas DK PBB ini adalah hak veto yang dimiliki lima anggota tetap, yakni Amerika Serikat, Rusia, China, Inggris, dan Perancis. Resolusi untuk konflik Israel-Palestina, misalnya, selalu diveto oleh AS, sekutu terdekat Israel. Adapun resolusi untuk mengakhiri pertempuran di Ukraina selalu terhambat veto Rusia. Harapan untuk membuat PBB kembali bertaji ini termuat dalam KTT untuk Masa Depan PBB. Pakta Masa Depan dengan 56 rencana aksi diharapkan bisa menyusun sistem multilateral yang mampu menghadapi tantangan global. Salah satunya dengan reformasi di DK PBB. Selain itu, memperbaiki sistem keuangan internasional untuk memudahkan negara-negara mendapat akses pembiayaan pembangunan. Tantangan yang dihadapi dunia akan semakin kompleks. PBB perlu terus berbenah agar tetap relevan dengan perkembangan zaman. Reformasi badan utama PBB pun menjadikeniscayaan. Tidak mudah, tetapi hal ini harus dilakukan. (Yoga)

Revisi UU Pariwisata

26 Sep 2024
Faktor yang paling memengaruhi responden berbelanja secara dalam jaringan ialah pemengaruh dan iklan media massa atau media sosial. Konsumen yang lebih suka berbelanja daring, terutama belanja produk nonmakanan, mudah terpengaruh oleh pemengaruh atau influencer. Situasi ini menunjukkan para pemengaruh telah berhasil menciptakan koneksi yang tulus dengan konsumen. Sesuai laporan survei kuantitatif Litbang Kompas bertajuk Perilaku Belanja Online Tahun 2024, pada saat belanja daring untuk produk nonmakanan, faktor yang paling memengaruhi responden berbelanja ialah pemengaruh media sosial (56,4 persen); iklan media massa atau media sosial (41,7 persen); produsen atau penyelenggara jasa (36,1 persen); keluarga, teman, atau orang sekitar (22,6 persen); dan diri sendiri/tidak ada (18,5 persen).

”Terkait dengan perilaku belanja dengan source of influencer, respondenyang lebih suka belanja daring terpengaruh oleh pemengaruh. Sementara responden yang lebih suka belanja langsung produk makanan terpengaruh oleh keluarga/teman/orang sekitar. Adapun responden yang lebih suka belanja langsung produk nonmakanan biasanya dipengaruhi keputusan sendiri,” ujar peneliti senior Litbang Kompas, Putri Arumsari, saat paparan hasil survei di acara E-commerce Expo 2024, di Indonesia Convention Exhibition, Tangerang, Rabu (25/9/2024). Survei Litbang Kompas itu menyasar 1.200 responden usia 17-65 tahun di 38 provinsi. Penelitian dilakukan dengan metode kuantitatif dan pengumpulan data dengan wawancara tatap muka.

Waktu pengumpulan data 27 Mei-6 Juni 2024. Tingkat kepercayaan mencapai 95 persen dan margin of error lebih kurang 2,83 persen. Putri mengatakan, responden berasal dari latar belakang kelas ekonomi atas, menengah bawah, menengah atas, dan bawah. Sementara dilihat dari sisi kelompok usia, responden terbanyak berasal dari usia 42-55 tahun atau generasi X (27 persen) dan usia kurang dari 26 tahun atau generasi Z (26 persen). Mengenai perilaku belanja, dia mengatakan, hasil survei menunjukkan bahwa saat belanja makanan untuk kebutuhan sehari-hari, 94,2 persen responden lebih suka belanja langsung/datang ke toko/warung/pasar dan 4,6 persen lebih suka belanja daring. (Yoga)

Banyaknya Jumlah Perokok Anak yang Harus di Turunkan

26 Sep 2024
IFDHAL Kasim kecewa lantaran pemerintah batal menaikkan tarif cukai hasil tembakau (CHT) tahun depan. Koordinator Koalisi Nasional Masyarakat Sipil untuk Pengendalian Tembakau (KNMSPT) itu menilai pemerintah tak serius menekan angka konsumsi rokok, terutama perokok anak.  "Kami sangat kecewa atas sikap pemerintah yang tidak konsekuen dengan kebijakan pengendalian rokok," tutur Ifdhal kepada Tempo, kemarin, 25 September 2024. Dia berujar langkah otoritas tak selaras dengan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2024 yang merupakan peraturan pelaksanaan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan yang mengatur pengendalian zat adiktif produk tembakau.

Padahal, tutur Ifdhal, kenaikan cukai rokok dapat menunjukkan komitmen menurunkan laju prevalensi perokok anak. Terlebih, penurunan konsumen rokok usia dini masih jauh dari target dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2024, yaitu 8,7 persen. Adapun Badan Pusat Statistik mencatat persentase jumlah perokok usia 15-19 tahun pada 2023 mencapai 9,62 persen.  Meski Kementerian Keuangan membatalkan rencana kenaikan tarif CHT, pemerintah sedang mempertimbangkan kebijakan alternatif untuk menurunkan konsumsi rokok. Direktur Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan Askolani mengatakan pemerintah berencana menaikkan harga jual rokok di tingkat industri. "Kami akan review dulu dalam beberapa bulan ke depan," ujar Askolani, Senin, 23 September 2024. (Yetede)

Kekacauan Reforma Agraria di Masa Pemerintahan Jokowi

26 Sep 2024
BERBEDA dengan tahun lalu, M. Jumain sengaja datang ke Jakarta untuk memperingati Hari Tani Nasional yang jatuh pada Rabu, 24 September 2024. Ketua Umum Serikat Tani Independen (Sekti) Jember, Jawa Timur, ini punya alasan pribadi untuk datang ke Jakarta. Jumain pernah menjadi anggota tim sukses pasangan calon Joko Widodo dan Ma’ruf Amin dalam kontestasi pemilihan presiden 2019. Ia yakin program Nawacita—program kampanye Jokowi-Ma'ruf Amin—kelima, yaitu reforma agraria, memberikan secercah harapan bagi penyelesaian konflik agraria, terutama di Jember. 

Namun harapan Jumain sirna. Selama 10 tahun memerintah, Jokowi dianggap tidak pernah serius menjalankan reforma agraria. “Dalam prosesnya, tidak ada program nyata penyelesaian konflik agraria,” ujar Jumain saat dihubungi, kemarin. Dia menuturkan sejumlah warga di 12 kecamatan di Jember disebut berkonflik dengan beberapa perusahaan di bawah badan usaha milik negara hingga swasta. Salah satunya di Desa Curahnongko, Kecamatan Tempurejo, Jember, yang merupakan lokasi kediaman Jumain. Di desa itu, 607 keluarga tengah berkonflik dengan perusahaan BUMN. Sebuah perusahaan BUMN ditengarai merebut tanah seluas 274 hektare milik warga. Tanah itu merupakan lahan milik warga secara turun-temurun dan sudah ditanami berbagai hasil perkebunan sejak 1965. (Yetede)


Kenaikan Cukai Rokok yang Sangat Diharapkan

26 Sep 2024
Baladenta Amalia terkejut mendengar pernyataan Direktur Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan Askolani pada awal pekan ini. Dalam konferensi pers pada Senin, 23 September 2024, Askolani mengabarkan penundaan kenaikan cukai rokok yang seharusnya diberlakukan tahun depan. "Posisi pemerintah untuk kebijakan cukai hasil tembakau 2025 belum akan dilaksanakan," tuturnya. Pada 10 September 2024, Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN) DPR mengusulkan kenaikan cukai rokok sebesar 5 persen pada 2025 dan 2026. Usul tersebut lebih rendah daripada kenaikan pada 2023 dan 2024 yang rata-rata mencapai 10 persen. Namun Kementerian Keuangan memutuskan cukai rokok tahun depan tidak naik.

Padahal kenaikan cukai rokok ini sangat dinanti. Beladenta, yang merupakan Project Lead for Tobacco Control Center for Indonesia's Strategic Development Initiatives (CISDI), mengatakan kebijakan tersebut krusial untuk menekan konsumsi rokok di dalam negeri. "Cukai ini instrumen paling efektif untuk membuat rokok tidak terjangkau, terutama untuk kelompok rentan," katanya kepada Tempo, kemarin, 25 September 2024. Anak sekolah serta keluarga prasejahtera masuk dalam kelompok tersebut. Kementerian Kesehatan melalui laporan mereka dalam Global Adult Tobacco Survey 2021 mencatat jumlah perokok dewasa naik 8,8 juta orang dalam periode 2011-2021. Jumlahnya naik dari 60,3 juta orang menjadi 69,1 juta orang. Lewat Survei Kesehatan Indonesia 2023, pemerintah menyatakan jumlah perokok aktif bertambah menjadi 70 juta orang. (Yetede)



Merevitalisasi Terminal, Membenahi Transportasi

26 Sep 2024
Program merevatalisasi terminal bus yang dilakukan dalam 10 tahun pemerintahan Presiden Jokowi dinilai sebagai langkah awal yang tepat untuk mengembalikan minat masyarakat untuk menggunakan moda transportasi umum darat. Pasalnya, setelah direvitalisasi, terminal bakal menjadi tempat yang nyaman, aman, serta mampu memberikan pelayanan yang baik kepada penumpang.  Sehingga pembangunan atau revitalisasi terminal bus sebagai bagian dalam memodernisasi infrastruktur transportasi massal, diharapkan dapat menekan angka kemacetan transportasi  perkotaan, meningkatkan kenyamanan dan keamanan transportasi, serta menghubungkan dan meningkatkan konektivitas maupun mobilitas manusia dan barang dari kota ke satu kota lainnya. Revitalisasi terminal bus juga dimaksudkan untuk menekan kerugian dan pemborosan yang disebabkan oleh kemcetan lalu lintas yang terus mengalami tren kenaikan. (Yetede)

Perbankan Nasional Hingga Juli Tahun ini Membukukan Laba Bersih Rp149,62 triliun

26 Sep 2024
Perbankan nasional hingga Juli tahun ini membukukan laba bersih Rp149,62 triliun, tumbuh 6,03% secara tahunan (year on year/yoy). Pertumbuhan tersebut menjadi yang tertinggal sepanjang tahun ini. OJK mencatatkan, pertumbuhan laba bersih Juli 2024 utamanya didorong dari pendapatan bunga bersih (net interest incoming/NII) yang tumbuh 2,71% (yoy) menjadi Rp 314,79 triliun. Untuk margin bunga bersih (net interest margin/NIM)  juga membaik di level 4,59% dari bulan sebelumnya 4,57%. berdasarkan laporan keuangan bulanan individual bank, PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menjadi bank dengan pertumbuhan laba bersih (bank only) tertinggi diantara KBMI 4 lainnya, yakni 12,38% (yoy) mencapai Rp31,40 triliun per Juli 2024. Bahkan, nilai laba BCA tersebut nyaris sama dengan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) yang sebesar Rp31,42 triliun, tapi tumbuh terendah dari KBMI 4 lain yakni 1,78% (yoy). (Yetede)

2025, Pemerintah Buka Peluang Perpanjangan Relaksasi Izin Ekspor Konsentrat Tembaga

26 Sep 2024
Pemerintah buka peluang perpanjangan relaksasi izin ekspor konsentrat tembaga. Hal ini dengan memperhatikan tingkat kemampuan produksi smeleter tembaga. Adapun kelonggaran izin ekspor ini berlaku hingga akhir 2024. kelongggaran hingga akhir tahun ini lantaran smelter tembaga ditargetkan  beroperasi penuh pada Desember 2024. Tercatat ada dua smelter tembaga yang sudah mulai tahap produksi yakni milik PT Freeport Indonesia dan PT Amman Mineral Nusa Tenggara. Secara teknis produksi smelter harus dilakukan  secara bertahap menuju kapasitas penuh. Direktur Eksekutif Pusat Studi Hukum Energi dan Pertambangan  (PUSHEP) Bisman Bakhtiar    mengatakan relaksasi izin ekspor sudah berulang kali dilakukan pemerintah. Seharusnya izin ekspor konsetrat tembaga berakhir pada Juni 2023. Namun pemerintah memberikan rileksasi hingga Mei 2024 dengan mempertimbangkan penyelesaian pembangunan smelter. (Yetede)

Group Astra Mengguyur Pasar Modal dengan Pembagian Dividen Interim

26 Sep 2024

Group Astra bakal mengguyur pasar modal dengan pembagian dividen interim tahun buku 2024. PT Astra Agro Lestari Tbl (AALI) menjadi yang pertama dalam mengumumkan pembagian diividen interim, dan diyakini segera diikuti perusahaan Group Astra lainnya seperti PT Astra Internasional Tbk (ASII), PT United Tractors Tbk (UNTR), PT Astra Otoparts Tbk (AUTO), serta PT Astra Graphia Tbk (ASGR). "Pembagian dividen ini menunjukkan implementasi good  corporate governance (GC) yang bagus dari grup Astra. Aksi ini juga menunjukkan bahwa mereka memperhatikan  kepentingan pemegang saham kecil," kata Head of Investment Nawasena Abhipraya Investama Kiswoyo Adi Joe kepada Investor Daily. 

Kiswoyo meyakini, semua emiten Grup Astra akan membagikan dividen interim tahun buku 2024, sama seperti yang telah dilakukan di tahun-tahun sebelumnya. Emiten Group Astra seperti ASII, UNTR, AALI, AUTO, dan ASGR tercatat rutin membagikan dividen interim setiap tahunnya, bahkan saat pandemi Covid-19. "Selama mencatatkan profit, mereka selalu konsisten membagikan dividen. Dan dividen yang dibagikan dividen," ujar Kiswoyo. Menurut Kiswoyo, pembagian dividen interim saat ini menjadi pemanis bagi saham Grup Astra, untuk selanjutnya bakal dilanjutkan pembagian dividen final pada penutupan kinerja keuangan full year 2024. (Yetede)