Ekonomi
( 40733 )BRI Mencetak Laba Bersih Rp 45,36 Triliun
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI kembali mencatatkan kinerja positid di tengah dinamika ekonomi domestik yang masih penuh dengan tantangan. Dengan fokus memperkuat fundamental kinerja, hingga akhir Triwulan II 2024 BRI secara konsolidasian berhasil mencetak laba bersih sebesar Rp45,36 triliun. Hal tersebut disampaikan Direktur Utama BRI Sunarso pada press conference Kinerja Keuangan BRI Triulan III 2024 di Jakarta (30/10). Dalam paparannya, Sunarso menyampaikan bahwa ketangguhan dalam menghadapi berbagai tantangan adalah hasil dari fundamental bisnis yang kuat.
"Capaian tersebut tidak terlepas dari fokus BRI yang secara konsistensi memperkuat fundamental kinerja, serta melakukan strategic response yang tepat dalam menghadapi seberbagai dinamika pasar," ungkap Sunarso. Dari sisi intermediasi, hingga akhir September 2024 BRI berhasil menyalurkan kredit senilai Rp 1.353,36 triliun atau tumbuh 8,21% secara yoy. Dari total penyaluran kredit tersebut, 81,70 diantaranya atau sekitar Rp1.105,70 triliun merupakan kredit kepada segmen UMKM. Penyaluran kredit yang tumbuh positif tersebut juga membuat aset BRI tercatat meningkat 5,94% yoy menjadi sebesar Rp1.961,92 triliun. (Yetede)
Cegah Moral Hazard
Survei Pilkada Jakarta, Persaingan Ketat Pilgub
Satu bulan menjelang hari pencoblosan pemilihan kepala daerah DKI Jakarta atau pilkada Jakarta, beberapa lembaga survei mengeluarkan temuan terbaru mereka dalam pemilihan gubernur di Ibu Kota. Tiga pasang calon gubernur dan wakil gubernur bersaing untuk merebut posisi kursi yang telah ditinggalkan Anies Baswedan-Riza Patria sejak dua tahun lalu itu. Mereka adalah Ridwan Kamil-Suswono yang diusung koalisi gemuk pendukung Prabowo, Pramono Anung-Rano Karno yang diusung PDIP, dan Dharma Pongrekun-Kun Wardana dari jalur independen. Terkini, Lembaga Survei Indonesia atau LSI Denny JA mengeluarkan rilis terbaru mereka dalam pilkada DKI Jakarta. Sunarto Ciptoharjono, Direktur LSI Denny JA, mengatakan persaingan antara Ridwan Kamil-Suswono dan Pramono Anung-Rano Karno saat ini sangat ketat. Dalam temuannya, LSI Denny JA mencatat Ridwan Kamil-Suswono meraup elektabilitas 37,4 persen, sedangkan Pramono Anung-Rano Karno di angka 37,1 persen. Adapun pasangan Dharma Pongrekun-Kun Wardana yang maju lewat jalur independen hanya meraih 4 persen. Dalam survei itu, tercatat masih ada 21,5 persen masyarakat yang belum menentukan pilihannya dalam pemilihan Gubernur DKI Jakarta.
Sunarto mengungkap alasan elektabilitas pasangan Ridwan Kamil-Suswono yang diusung koalisi gemuk di Koalisi Indonesia Maju atau KIM plus cuma unggul 0,3 persen dari Pramono Anung-Rano Karno yang hanya diusung PDIP dan partai nonparlemen Partai Ummat. Menurut Sunarto, meski diusung koalisi gemuk, mesin politik partai-partai di dalamnya tak bekerja maksimal. Ia mencontohkan PKS yang mendukung Ridwan Kamil-Suswono, pemilih grassroot-nya justru memilih Pramono Anung-Rano Karno. "PKS yang seharusnya di KIM plus, grass root-nya malah pilih Pramono-Rano. Sementara itu, Gerindra masih solid di Ridwan Kamil. Adapun PDIP juga solid di Pramono Anung," katanya. Sebelumnya, tiga lembaga survei juga telah mengeluarkan sigi terbarunya dalam peta elektoral pilkada Jakarta 2024. (Yetede)
Menakar Baik Buruknya Masuk BRICS
PRESIDEN Prabowo Subianto mesti ekstra hati-hati sebelum memutuskan bergabung menjadi bagian BRICS, aliansi ekonomi yang didirikan oleh Brasil, Rusia, India, dan Cina. Ibarat pisau bermata dua, keanggotaan Indonesia di organisasi kerja sama ekonomi global itu bisa memiliki dampak positif sekaligus negatif. Menteri Luar Negeri Sugiono menyampaikan keinginan Indonesia bergabung dengan BRICS saat hadir dalam Konferensi Tingkat Tinggi BRICS Plus di Kazan, Rusia, pada 24 Oktober 2024. Menurut dia, keputusan tersebut merupakan implementasi politik luar negeri yang bebas-aktif. BRIC didirikan oleh Brasil, Rusia, India, dan Cina pada 2009. Nama BRIC berasal dari huruf depan tiap negara tersebut. Organisasi ini memfokuskan perhatian pada peluang investasi di antara negara-negara anggotanya. Pada 2011, Afrika Selatan ikut bergabung sehingga nama organisasi ini berubah menjadi BRICS. Pada Januari 2024, sejumlah negara, seperti Iran, Mesir, Etiopia, dan Uni Emirat Arab, bergabung menjadi anggota BRICS.
Prabowo yakin keanggotaan Indonesia dalam BRICS bisa memperluas kemitraan global sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi. Argumentasi ini di satu sisi masuk akal. Secara keseluruhan, negara-negara anggota BRICS mencakup sekitar 30 persen dari luas daratan dunia dan 43 persen populasi global. Afrika Selatan memiliki ekonomi terbesar di Afrika, sementara Brasil, India, dan Cina termasuk di antara sepuluh negara teratas dunia dalam hal populasi, luas wilayah, serta produk domestik bruto nominal. Negara-negara anggota BRICS sudah lama menjadi tujuan ekspor Indonesia. Dengan demikian, Indonesia memiliki peluang mengurangi tarif dan hambatan nontarif bagi produk ekspornya. Pun Indonesia dapat mengurangi dampak volatilitas dolar Amerika Serikat dengan memanfaatkan penggunaan mata uang bilateral BRICS dalam perdagangan. Di sisi investasi juga menggiurkan. Negara-negara anggota BRICS berkontribusi sebesar US$ 9,25 miliar atau sekitar 21,2 persen dari total penanaman modal asing di Indonesia. Wajar Presiden Prabowo tergiur memasukkan Indonesia menjadi anggota BRICS dengan harapan bisa meningkatkan pasar ekspor sekaligus menarik investor. (Yetede)
Elektablitas Ridwan Kamil Menurun
SEBULAN menjelang pemilihan Gubernur Jakwarta, elektabilitas Ridwan Kamil makin tersaliip oleh Pramono Anung. Salah satu survei, misalnya Lingkaran Suveri Indonesia, menunjukkan bahwa unggul di awal kampanye, elektabilitas Ridwan Kamil dan pasangannya, Suswono, mandek sementara Pramono Anung dan Rano Karno mencelat. “Survei itu bukan penentu takdir, hanya pembaca mood hari ini,” katanya kepada wartawan di Jakarta pada Rabu, 30 Oktober 2024. Survei yang dirilis LSI Denny JA pada 30 Oktober 2024 untuk pilkada Jakarta itu mencatatkan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur nomor urut 1, Ridwan Kamil- Suswono, sebagai kandidat dengan perolehan elektabilitas tertinggi di antara kandidat lain, yaitu 37,4 persen. Namun keunggulan pasangan berakronim Rido ini disusul ketat oleh pasangan nomor urut 3, Pramono Anung-Rano Karno. Pramono-Rano menempel ketat Rido dengan elektabilitas 37 persen.
Hanya selisih 0,3 persen dengan pesaingnya, Ridwan mengatakan, untuk menaikkan elektabilitasnya kembali ia akan bekerja lebih keras dalam kampanye. "Kalau kurang baik, kami kerja keras. Kalau sudah baik, tetap kerja keras,” ujarnya. Calon Gubernur DKI Jakarta Ridwan Kamil berjalan bersama teman penyandang disabilitas saat kegiatan Jejak Langkah Inklusi Rido Bersama Teman Disabilitas, di kawasan halte Transjakarta Tosari, Jakarta, 13 September 2024. TEMPO/Ilham Balindra Mantan Gubernur Jawa Barat itu melihat hasil survei itu dengan lebih positif. Ia mengatakan masih sisa pemilih yang belum memutuskan pilihannya. Dari sigi LSI Denny JA, masih ada 21,5 persen yang belum menjawab pilihan mereka di antara tiga calon gubernur yang ada. “Nah, di situ kami akan yakinkan agar mereka mau memilih kami,” katanya. Adapun cara yang akan ia lakukan adalah dengan blusukan, forum town hall, dengan bentuk yang sebetulnya seminar, media sosial, dan lainnya. "Enggak ada perubahan."
Ia masih yakin bakal memenangi pertarungan di Jakarta. Ridwan menduga masih ada warga Jakarta yang menunggu sampai hari-hari menjelang pencoblosan untuk menyimak dan merenungkan pilihan terbaik mereka. “Mudah-mudahan pasangan Rido yang mendapat hati di masyarakat Jakarta." Ridwan maju di pilkada Jakarta setelah diusung Partai Gerindra dan Golkar. Dua partai pentolan Koalisi Indonesia Maju itu ngotot mengusung Ridwan untuk melawan dominasi Anies Baswedan yang saat itu masih merajai survei pilkada Jakarta. Padahal, saat itu, potensi kemenangan Ridwan dalam pemilihan Gubernur Jawa Barat justru lebih besar. Namun Gerindra memilih Dedi Mulyadi dalam palagan politik Bumi Priangan itu. (Yetede)
Menyelamatkan Sritex untuk Mencegah PHK
Presiden Prabowo menggelar rapat terbatas dengan sejumlah menteri terkait perkembangan industri tekstil dalam negeri, termasuk upaya agar PT Sri Rejeki Isman Tbk atau Sritex bisa terus berjalan. Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan, pemerintah berkomitmen menjaga kelangsungan industri tekstil dalam negeri yang tengah menghadapi tantangan. ”Beliau (Presiden) ingin update mengenai situasi terkini industri tekstil, salah satunya Sritex. Arahan beliau agar perusahaan tetap berjalan, nanti dicarikan jalan teknisnya,” ucap Airlangga seusai menghadiri rapat terbatas yang dipimpin Presiden Prabowo, di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (29/10).
Mengenai status pailit Sritex, Airlangga mengatakan, pemerintah akan berkoordinasi dengan kurator terlebih dahulu. Menurut Airlangga, kurator terdiri atas empat orang yang bukan dari kalangan pemerintah. Pemerintah juga belum memastikan apakah bakal memberikan dana talangan bagi Sritex. ”Nanti dilihat dulu karena sekarang statusnya ada kurator, tentu harus ada pembicaraan dengan kurator,” ujarnya saat menjawab pertanyaan kemungkinan adanya kucuran dana talangan pemerintah ke Sritex. Saat ini, pemerintah berada pada tahap melakukan pemantauan.
”Yang pertama, bea cukai sudah menyetujui bahwa impor ekspornya bisa terus berjalan dan ini pernah dilakukan di Kawasan Berikat di daerah Jabar. Jadi, akan diberlakukan sama sehingga impor ekspornya terus berjalan sehingga kondisi perusahaan tidak terhenti,” kata Airlangga. Dengan Sritex terus berproduksi, maka pemerintah memastikan tenaga kerjanya pun masih bekerja. Menaker, Yassierli menyebutkan, pemerintah memastikan PHK tidak akan terjadi. Ia mengatakan, pemerintah menginginkan agar industri tekstil dalam negeri tetap berproduksi. Pemerintah juga minta agar semua karyawan tetap tenang karena pemerintah akan memberikan solusi yang terbaik buat mereka. (Yoga)
Kebijakan Seribu Bakat China, untuk Pengembangan Riset
Gerard Mourou, fisikawan Perancis peraih Nobel Fisika, pindah ke Universitas Peking, China. China makin percaya diri mengembangkan risetnya. Mengutip South China Morning Post 24 Oktober 2024, Kompas.id melaporkan, sejak 12 Oktober 2024, Gerard Mourou memainkan peran penting mengembangkan fasilitas berbasis sinar laser, proyek kerja sama Universitas Peking, Ecole Polytechnique Paris, dan perusahaan teknologi global Thales. Risetnya mencakup bidang fisika laser, fisika partikel dan nuklir, fisika medis, serta astrofisika. Sebelum memutuskan berkarya di China, Mourou pernah bekerja di AS. Lulus dari Universitas Pierre dan Marie Curie Paris pada 1973, ia bekerja di Universitas Rochester di AS, tempat ia melakukan karyanya yang meraih hadiah Nobel tahun 2018 bersama fisikawan AS, Arthur Ashkin, dan Donna Strickland, fisikawati Kanada.
Mourou kemudian bekerja di Universitas Michigan, AS, tempat ia mendirikan Pusat Sains Optik Ultracepat, kemudian di Ecole Polytechnique, sebelum pindah ke Beijing. Perhatian Mourou terhadap keseriusan China mengembangkan sains dikemukakan pada acara publik di Beijing, setelah menerima hadiah Nobel Fisika. Ia mengungkapkan kekagumannya terhadap kemajuan sains China. Ia mengatakan, Pemerintah China melakukan pekerjaan yang lebih baik dalam memprioritaskan ilmu pengetahuan daripada AS, yang saat itu dipimpin oleh Presiden Donald Trump. Keseriusan China atas sains tidak kurang disampaikan Presiden China Xi Jinping pada Juli 2024. Dalam suatu Kesempatan, ia berpidato mengenai wacana untuk mengeluarkan izin tinggal permanen bagi para ilmuwan asing yang berkarier di China.
Kebijakan ini diharapkan mampu menarik minat pakar-pakar dari luar negeri mengembangkan ilmu mereka di China. Berdasar data Statista, pada 2022 AS membelanjakan 761,58 miliar USD untuk riset dan pengembangan, diikuti China yang membelanjakan 620,38 miliar USD. Ambisi China mengembangkan riset ini tak terlepas dari kebijakan Rencana Seribu Bakat pada 2008. Skema itu diluncurkan Beijing untuk menindaklanjuti kekurangan anggota komunitas intelektual di dalam negeri. Pada 2011, melalui program ini, Pemerintah China menawarkan skema bekerja paruh waktu. Ilmuwan yang sudah memiliki pekerjaan tetap di luar negeri bisa melakukan proyek paruh waktu di China. Cara ini menarik para ilmuwan China di luar negeri. Mereka tak perlu mengorbankan karier mereka. Berkembangnya riset akan melahirkan inovasi yang berperan penting dalam kemajuan China. (Yoga)
Roti Jadul Gelora, bangkit Setelah Viral
Pekerja mencetak kue speculaas dengan mesin tua yang didatangkan dari Jerman di pabrik Roti Gelora yang terletak di Gang Obat, Kelurahan Balimester, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur. Kue speculaas merupakan kue khas Jerman yang memiliki kekhasan rasa aroma kayu manis yang kuat. Pabrik roti tua yang berada di dalam gang ini telah berdiri sejak tahun 1951 dan kini kembali menggeliat dan dicari banyak pelanggan setelah viral di media sosial, (Yoga)
Anggaran terbatas, target pembangunan 3 juta rumah per tahun butuh konsep dan strategi
Dengan anggaran terbatas dan target pembangunan rumah 3 juta unit per tahun membutuhkan konsep dan strategi yang jelas. Pemerintah menyiapkan skenario efisiensi agar target membangun rumah 3 juta unit per tahun bisa tercapai di era pemerintahan Prabowo-Gibran. Dukungan lintas kementerian dan lembaga amat dibutuhkan. Anggota Komisi V DPR dari Fraksi Partai Golkar, Hamka Baco Kady, mengaku terkejut dengan loncatan program pembangunan 3 juta rumah per tahun. Karenanya, perlu dirumuskan konsep yang jelas untuk implementasinya. Sejak 2019 sampai 2024, pembangunan rumah hanya mampu terealisasi 2.177 unit dengan alokasi dari APBN mencapai Rp 119,9 triliun.
”Pola yang lalu hanya mengandalkan APBN. Kini, perlu dicari solusi agar target 3 juta rumah per tahun bisa tercapai,” ujarnya dalam raker KomisiVDPR dengan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman di Jakarta, Selasa (29/10). Dalam rapat tersebut, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait mengatakan, program 3 juta rumah per tahun butuh gotong royong seluruh pihak. Pada 2025, anggaran kementerian yang ia pimpin untuk pembangunan perumahan Rp 5,078 triliun, turun dibanding tahun 2024 di Rp 14,3 triliun. ”Anggaran kami tahun 2025 turun dari Rp 14,3 triliun menjadi Rp 5,078 triliun dan mesti bangun 3 juta rumah. Apakah anggaran ini layak untuk membangun 3 juta rumah?
Bayangkan, berarti kita mesti kerja 25 kali lipat untuk mencapai target 3 juta rumah,” kata Maruarar. Di sisi lain, ujarnya, upaya membangun 3 juta rumah per tahun memerlukan terobosan untuk efisiensi. Di antaranya, penerapan mekanisme pembelian terpusat (central purchasing) yang biasa dilakukan pengembang swasta dalam pembelian material perumahan. Saat ini terdapat ratusan material bahan properti untuk rumah. Pembelian terpusat diharapkan menghemat biaya produksi sehingga harga rumah turun dan rakyat bisa membeli rumah dengan harga lebih murah. Dicontohkan, pembelian semen untuk program 3 juta rumah ditaksir menghabiskan biaya lebih dari Rp 10 triliun sehingga dengan pembelian langsung dari pabrik semen bisa didapat diskon harga untuk menekan biaya material. (Yoga)
Nola Marta, Menyejahterakan Perajin dengan Tapis
Nola Marta (43) terpincut dengan keindahan kain tapis Lampung. Desainer kelahiran Jakarta ini lantas mengembangkan pesona tapis yang elegan ke pasar dunia. Terlebih itu, ia menciptakan ekosistem yang berdampak positif pada kesejahteraan perempuan perajin lokal. Cerita bermula ketika Nola bergabung dalam program Inovatif dan Kreatif melalui Kolaborasi Nusantara atau Ikkon inisiatif Badan Ekonomi Kreatif 2016. Dia dan sejumlah desainer lainnya ditempatkan di Lampung untuk residensi dengan pelaku kreatif lokal. Di sana, dia berkenalan dengan kain tapis. Menurut buku Tapis: Kain Tradisional Masyarakat Lampung (2012) kain tapis adalah jenis tenunan berbentuk seperti kain sarung yang dipakai kaum hawa.
Terbuat dari benang kapas dengan hiasan sulaman benang emas, benang perak, atau sutra pada bidang tertentu yang menggunakan sistem sulam. Di Lampung, Nola berkolaborasi dengan sembilan ibu perajin di Desa Negeri Katon, Pesawaran, 1 jam dari ibu kota provinsi. Bersama mereka, Nola membuat kain tapis dari bahan baru, seperti kain organza, sutra, dan kulit. Waktu itu, pembuatan tapis masih tradisional. ”Proyek di sana cuma 4 bulan. Saya kembali ke Lampung tahun berikutnya untuk mengembangkan tapis dengan sentuhan modern dan bisa untuk sehari-hari tanpa menghilangkan konteks budaya,” kata Nola, Rabu (23/10). Nola memperkenalkan kain tapis dengan inovasi baru itu dalam berbagai kesempatan.
Contohnya, koleksi bertajuk A Journey yang merupakan hasil kolaborasi dengan perajin di Desa Negeri Katon dalam acara Indonesia Fashion Week 2018 dan 2019. Lalu ke tingkat Internasional.Nola memperkenalkan kain tapis dalam koleksi A Season of Change berkolaborasi dengan dua desa di Lampung pada Couture Fashion Week New York 2019. ”Saya coba membawa tapis ke pasar internasional agar bisa diterima sama orang lokal. Pasar lokal itu biasanya mau lebih menerima ketika produk tersebut sudah mendapat eksposur di luar negeri. Hal ini untuk mendorong anak-anak muda di Lampung bangga meneruskan profesi ibu mereka,” ucap Nola.
Pengembangan tapis oleh Nola tak sebatas pakaian uniseks. Kain tapis disulap menjadi dompet, taplak meja, tatakan gelas, dan tatakan piring. Benang yang digunakan pun bervariasi, mulai dari benang katun, wol, kasur, kulit, sampai serat daun. Sekarang, Nola tengah menyiapkan koleksi tapis untuk Paris Fashion Week tahun depan sembari mengembangkan aplikasi mode bernama Et Voila! Seiring waktu, proyek Nola merambah ke perajin di desa-desa kabupaten lainnya, seperti Pringsewu, Tulang Bawang Barat, Tulang Bawang, Pesisir Barat, danTanggamus. Hingga kini dia telah berkolaborasi dengan 47 perajin. Nola melatih mereka cara membuat kain tapis sesuai tuntutan pasar. Ilmu ini juga sering dia bagikan. (Yoga)
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









