Survei Pilkada Jakarta, Persaingan Ketat Pilgub
Satu bulan menjelang hari pencoblosan pemilihan kepala daerah DKI Jakarta atau pilkada Jakarta, beberapa lembaga survei mengeluarkan temuan terbaru mereka dalam pemilihan gubernur di Ibu Kota. Tiga pasang calon gubernur dan wakil gubernur bersaing untuk merebut posisi kursi yang telah ditinggalkan Anies Baswedan-Riza Patria sejak dua tahun lalu itu. Mereka adalah Ridwan Kamil-Suswono yang diusung koalisi gemuk pendukung Prabowo, Pramono Anung-Rano Karno yang diusung PDIP, dan Dharma Pongrekun-Kun Wardana dari jalur independen. Terkini, Lembaga Survei Indonesia atau LSI Denny JA mengeluarkan rilis terbaru mereka dalam pilkada DKI Jakarta. Sunarto Ciptoharjono, Direktur LSI Denny JA, mengatakan persaingan antara Ridwan Kamil-Suswono dan Pramono Anung-Rano Karno saat ini sangat ketat. Dalam temuannya, LSI Denny JA mencatat Ridwan Kamil-Suswono meraup elektabilitas 37,4 persen, sedangkan Pramono Anung-Rano Karno di angka 37,1 persen. Adapun pasangan Dharma Pongrekun-Kun Wardana yang maju lewat jalur independen hanya meraih 4 persen. Dalam survei itu, tercatat masih ada 21,5 persen masyarakat yang belum menentukan pilihannya dalam pemilihan Gubernur DKI Jakarta.
Sunarto mengungkap alasan elektabilitas pasangan Ridwan Kamil-Suswono yang diusung koalisi gemuk di Koalisi Indonesia Maju atau KIM plus cuma unggul 0,3 persen dari Pramono Anung-Rano Karno yang hanya diusung PDIP dan partai nonparlemen Partai Ummat. Menurut Sunarto, meski diusung koalisi gemuk, mesin politik partai-partai di dalamnya tak bekerja maksimal. Ia mencontohkan PKS yang mendukung Ridwan Kamil-Suswono, pemilih grassroot-nya justru memilih Pramono Anung-Rano Karno. "PKS yang seharusnya di KIM plus, grass root-nya malah pilih Pramono-Rano. Sementara itu, Gerindra masih solid di Ridwan Kamil. Adapun PDIP juga solid di Pramono Anung," katanya. Sebelumnya, tiga lembaga survei juga telah mengeluarkan sigi terbarunya dalam peta elektoral pilkada Jakarta 2024. (Yetede)
Tags :
#Dalam NegeriPostingan Terkait
Menakar Daya Tahan Momentum Elektrifikasi
Perjuangan Jakarta untuk Tumbuh 6% di 2026
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023