Ekonomi
( 40733 )PT Geo Dipa Energi Menargetkan Bauran Energi Geothermal Mencapai 260 GW dalam Dua Tahun ke Depan
Pelindo Siapkan Strategi Tekan Biaya Logistik
Pelabuhan Indonesia (Pelindo) sedang melakukan serangkaian upaya strategis untuk meningkatkan efisiensi biaya logistik, dengan fokus utama pada pengurangan waktu dan biaya distribusi. Tokoh kunci dalam upaya ini adalah Ardhy Wahyu Basuki, Group Head Sekretariat Perusahaan Pelindo, yang mengungkapkan beberapa inisiatif penting yang telah dijalankan Pelindo, seperti mengintegrasikan pelabuhan dengan kawasan industri dan mengoptimalkan rute logistik melalui konsep hub and spoke. Tujuan dari langkah-langkah ini adalah untuk memudahkan pergerakan barang, mengurangi disparitas kargo, dan menciptakan distribusi barang yang lebih efisien ke seluruh wilayah Indonesia.
Pelindo juga melakukan transformasi layanan operasional, termasuk standardisasi layanan yang telah terbukti meningkatkan produktivitas pelabuhan. Misalnya, di Pelabuhan Sorong, produktivitas pelayanan peti kemas meningkat signifikan, dengan waktu sandar kapal berkurang dari 72 jam menjadi hanya 24 jam. Selain itu, Pelindo menerapkan digitalisasi dalam operasionalnya melalui berbagai sistem yang memungkinkan proses logistik menjadi lebih cepat, transparan, dan efisien. Semua langkah ini diharapkan dapat mempercepat proses logistik, menurunkan biaya distribusi, serta mendukung pemerataan ekonomi di seluruh Indonesia.
Investor Asing Ragu Melanjutkan Investasi
Defisit Anggaran Didorong Belanja Negara yang Meningkat
BUMN Konstruksi Berupaya Pulihkan Kondisi
Proyek Kabel Jumbo Cable Terus Meluas
Laba Anak Usaha Menopang Kinerja Perusahaan
Puntun, Palangka Raya, Kalteng dirancang Jadi Kawasan Wisata
Seusai dikunjungi Wapres Gibran, Kampung Puntun di Palangka Raya, Kalteng, mencoba berbenah. Dikenal sebagai kampung narkoba, Puntun dirancang jadi kampung wisata. Dalam bahasa setempat, puntun berarti penyimpan barang para penebang kayu. Sejak 1960-an, Puntun pernah menjadi tempat persinggahan pedagang dan penebang kayu Banjarmasin, Kalsel. Di atas hutan rawa gambut, mereka tinggal di rumah lanting khas Banjar yang mengapung di sungai. Tak heran sebagian besar penduduknya adalah perantau Banjarmasin yang masih bekerja dalam bisnis pemotongan kayu.Pulangnya Saleh (37), warga Puntun, dari perantauan tahun 2016, mengubah wajah daerah itu ke titik terendahnya.
Di pinggir Sungai Kahayan, Saleh menjalankan bisnis narkobanya. Butuh 8 tahun untuk menghentikan aksinya. Petugas BNN menangkapnya pada Selasa (10/9). Istana kecil Saleh di atas rumah terapung di Puntun digerebek. Kini, ia ditahan di Nusakambangan. Dua bulan setelah Saleh hengkang dari Puntun, Wapres Gibran datang. Dalam kunjungan pada Senin (4/11) itu, tercetus rencana revitalisasi mengubah wajah Puntun. Dari kampung narkoba menjadi obyek wisata. Haji Juhri, Ketua RW 027 di Kampung Puntun, Jumat (8/11), mengatakan, kehadiran narkoba berdampak buruk. Banyak anak usia SMP dan SMA terbiasa mengonsumsi pil zenith (Carnophen) atau ”pil jin”.
Zenith obat untuk penyakit tulang yang memiliki efek halusinasi saat dikonsumsi. Plt Asisten I Sekda Kota Palangka Raya, Mahdi Suryanto mengatakan, rencana menuntun Puntun menjadi kampong wisata adalah inisiatif Pemkot Palangka Raya dengan BNN Kalteng, untuk mengubah citra dan kesan orang melihat Puntun. ”Lebih dari itu, ini penting untuk generasi berikutnya. Ini bisa jadi wisata air dan berbagai obyek lain,” ujarnya. Tak jauh dari kampung itu terdapat Pelabuhan Rambang yang sudah lebih dulu dijadikan kawasan wisata kuliner. Kadis Pariwisata, Budaya, Pemuda, dan Olahraga Kota Palangka Raya, Lin Hendrayati Idris mengatakan, pihaknya serius mewujudkan keinginan menekan stigma ini. (Yoga)
Dua Kasus dugaan korupsi Jerat Eks Dirjen Perkeretaapian
Kejagung menjerat Dirjen Perkeretaapian pada Kemenhub periode 2016-2017, Prasetyo Boeditjahjono, dengan dua perkara dugaan korupsi yang berbeda. Kejagung akan mendalami dua kasus ini sehingga tidak tertutup kemungkinan perkara ini sampai ke Menhub yang menjabat saat dugaan korupsi ini terjadi. Kapuspen Hukum Kejagung, Harli Siregar mengatakan, Prasetyo diduga korupsi dalam pembangunan jalan kereta api Besitang-Langsa di Balai Teknik Perkeretaapian Medan tahun 2017-2023. Selain itu, ia juga diduga terlibat dalam kasus dugaan korupsi pembangunan prasarana kereta ringan (LRT) Sumsel di Palembang. Harli menjelaskan, pendakwaan atas dua perkara Prasetyo akan dilakukan secara terpisah.
”Urusan di Sumsel beda, urusan di sini (Kejagung) beda karena kasusnya beda.Memang, ada hubunganya. Bisa dilakukan penggabungan perkara. Tapi kita lihat waktunya. Sementara di sana kerugiannya lebih besar lagi. Tapi saya kira terpisah kalau melihat hasil pemeriksaan sampai sekarang,” ujar Harli di Jakarta, Jumat (8/11). Harli mengungkapkan, perbuatan Prasetyo menyebabkan pembangunan jalan kereta api Besitang-Langsa tak berfungsi sehingga merugikan keuangan negara Rp 1,157 triliun. Sementara, kasus dugaan korupsi pembangunan prasarana LRT Sumsel di Palembang ditangani Kejati Sumsel. Asisten Pidana Khusus Kejati Sumsel, Umaryadi, Selasa (5/11) mengatakan, Prasetyo diketahui menerima setoran berkali-kali melalui rekeningnya dengan total Rp 18 miliar. (Yoga)
Ketergantungan terhadap produk kesehatan impor harus ditekan
Ketergantungan Indonesia terhadap produk kesehatan impor mesti ditekan demi mewujudkan ketahanan nasional di sektor kesehatan. Untuk itu, pemerintah mendorong agar tingkat kandungan dalam negeri pada produk kesehatan mencapai 50 %. Menkes Budi Gunadi Sadikin saat membuka acara Health Innovation Festival atau HAi Fest di Jakarta, Jumat (8/11) mengatakan, pembangunan industri kesehatan, industri farmasi, dan alat kesehatan terus didorong di dalam negeri. Hal itu dibutuhkan untuk mewujudkan kemandirian dan ketahanan pada sistem kesehatan di Indonesia.
”Saat pandemi terjadi lockdown (penutupan wilayah) sehingga pasokan alat kesehatan dan obat-obatan jadi amat terbatas. Kondisi itu membuat pemerintah bertekad membangun sistem kesehatan Indonesia yang resilien, aman, dan bertahan kalau ada pandemi lagi,” tuturnya. Pemerintah mendorong pihak-pihak meningkatkan investasi pada sektor kesehatan di Indonesia. Diperkirakan nilai belanja kesehatan pada masyarakat Indonesia meningkat 2,5 kali lipat pada 5-15 tahun mendatang. Dengan kondisi demografi Indonesia lebih banyak penduduk usia tua, belanja kesehatan di masyarakat akan meningkat.
Pemerintah menyiapkan cara mempercepat terwujudnya ketahanan sistem kesehatan dalam negeri. Perizinan produksi alat kesehatan dan produk farmasi dipermudah. Selain itu, kerja sama terbuka industri dalam negeri dan asing untuk memproduksi produk kesehatan di Indonesia. ”Pemerintah pasti akan membeli barang yang diproduksi di dalam negeri tersebut. Jaminan itu dilakukan dengan mengoptimalkan TKDN (tingkat komponen dalam negeri) pada produk kesehatan yang masuk di e-catalog,” ujarnya. (Yoga)
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









