Ekonomi
( 40733 )Tiada Akhir, Suharso Aktualisasi
Aveus Har, demikian nama pena Suharso, gemetar saat mendengar karyanya, ”Istri Sempurna”, dinobatkan sebagai Cerpen Terbaik Kompas 2023. Antara percaya dan tidak, nyatanya ia menjejaki panggung untuk menerima penghargaan. Sastrawan asal Pekalongan, Jawa Tengah, itu dihujani ucapan selamat dari sesama penulis. Har mengangkat pialanya dengan senyum lebar yang semringah. Ia sungguh tak menyimpan ekspektasi yang muluk-muluk. ”Cerpenku sudah masuk Kompas saja sudah wow,” ucapnya di Bentara Budaya Jakarta, Jumat (20/12/2024). Wajar jika atensi yang datang kepadanya tiba-tiba, mencuatkan kegegeran personal baginya. Maklum ia adalah seorang yang introver. Sempat pula tebersit di kepalanya keraguan soal kemeriahan yang mungkin hanya khayalan. ”Enggak nyangka banget. Sorotannya pasti enggak hanya di sini, tapi juga ke luar,” ujarnya. Capaian Har bukan berangkat dari menara gading atau pemikiran yang kompleks. Ia melakoni kesederhanaannya dengan mata pencarian yang biasa-biasa saja, yakni berdagang mi ayam di teras rumah yang disulap menjadi kedai mungil. Profesi sebagai pedagang mi ayam telah ia jalani sejak tahun 1997. Ia dengan merendah, mengaku tak hobi menulis, melainkan membaca. Menulis hanya kanalisasi dari membaca seiring kesulitan Har berinteraksi dengan rekan-rekannya lantaran harus menunggui pelanggan. Tidak jarang, ide-ide cerita berseliweran tatkala ia sibuk menghidangkan pesanan. (Yoga)
800.066 ribu Penumpang Telah Diberangkatkan KAI Periode Nataru
Menpen Klaim Berau Coal Bangun 500 Rumah di Kaltim Pekan Ini, Dibagikan Gratis untuk Rakyat Sukseskan Program 3 Juta Rumah
MBG Memberikan Dampak Ekonomi Melalui Efek Berganda
Pasar Keuangan Domestik Konsolidasi pada Pekan Ini
Industri Perbankan Masih Akan Dihadapkan Sejumlah Tantangan ke Depan
Berpeluang Diampuni Ribuan Koruptor
Pemerintah sudah menggodok rencana pemberian amnesti dan abolisi sejak satu bulan sebelum Presiden Prabowo Subianto menyatakan akan memberikan maaf kepada koruptor. Dengan kebijakan itu, ribuan koruptor punya peluang untuk diampuni asalkan bersedia mengembalikan harta hasil korupsi kepada negara. Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra, Jumat (20/12/2024), di Jakarta, mengatakan, wacana pengampunan terhadap koruptor merupakan bagian dari rencana pemberian amnesti dan abolisi untuk 44.000 narapidana. Pengampunan dengan syarat mengembalikan uang hasil korupsi yang disampaikan Presiden Prabowo merupakan strategi pemberantasan korupsi yang menekankan pada pemulihan kerugian negara. Yusril menjelaskan, dari 44.000 narapidana itu, sebagian besar merupakan terpidana perkara penyalahgunaan narkoba. Sementara terpidana perkara korupsi yang berpeluang mendapatkan amnesti dan abolisi mencapai ribuan orang ”Terpidana korupsi cuma berapa ribu, lah. Yang paling banyak narkotika,” ucapnya. Rencana pemberian amnesti dan abolisi dari Presiden Prabowo untuk narapidana pertama kali diungkapkan Menteri Hukum Supratman Andi Agtas di Kompleks Istana Kepresidenan, 13 Desember lalu. Saat itu, ia menyebut ada 44.000 narapidana yang bakal mendapatkan pengampunan hukuman itu. Namun, kala itu, tak disebutkan rencana pengampunan bagi koruptor. Pengampunan hanya diberikan kepada mereka yang tersangkut perkara penghinaan terhadap kepala negara, pengguna narkotika, narapidana yang sakit berkepanjangan, dan narapidana yang terkait dengan kasus Papua. (Yoga)
Hotel Belum Penuh, Liburan DImulai
Memasuki periode libur Natal dan Tahun Baru 2025, rata-rata tingkat okupansi hotel di wilayah tujuan liburan masih di bawah 80 persen. Masyarakat ditengarai belum memutuskan untuk berlibur terutama di luar kota karena potensi cuaca buruk. Keterisian hotel justru didukung oleh kecenderungan masyarakat untuk berlibur di dalam kota. Periode libur Natal dan Tahun Baru 2025 dimulai seiring dengan akhir pekan, masa libur sekolah, sekaligus puncak arus liburan hari pertama, Sabtu (21/12/2024). Kendati demikian, mengacu data Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), tingkat okupansi hotel di mayoritas daerah belum mencapai 80 persen. Dari 38 provinsi yang ada di Indonesia, hanya hotel-hotel di Lampung yang okupansinya mencapai angka yang menjadi target PHRI selama masa libur akhir tahun itu. ”Faktor cuaca ini menjadi masalah, ya. Kami lihat cuaca yang cukup ekstrem ini menghambat pergerakan warga,” ungkap Sekretaris Jenderal PHRI Maulana Yusran, Jumat (20/12/2024). Kalaupun ada mobilitas, lanjutnya, masyarakat cenderung untuk menggunakan kendaraan pribadi. Hal itu berpengaruh terhadap pengambilan keputusan memilih destinasi wisata yang dilakukan secara mendadak. Begitu juga dalam menentukan hotel untuk menginap. ”Dengan adanya online travel agent (OTA), sekarang orang lebih mudah memesan hotel. Pemesanan pun dilakukan dimenit-menit akhir,” kata Maulana.
Selain itu, menurut Maulana, ada kecenderungan masyarakat sudah berlibur sebelum masa liburan Natal dan Tahun Baru. Hal itu dilakukan untuk menghindari kepadatan mobilitas diakhir tahun. Tidak hanya itu, berlibur lebih awal juga membantu mereka untuk mendapatkan harga kamar hotel yang lebih murah. Public Relations Senior Manager Tiket.com Sandra Darmosumarto mengatakan, pemesanan hotel melalui platform tiket.com melonjak signifikan. Meski tidak menjelaskan secara rinci, ia menyebut transaksi akomodasi naik lebih dari 51 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2023. ”Minat destinasi akomodasi tertinggi terdapat di area Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur,” ungkapnya. Tingginya minat masyarakat untuk berlibur di hotel salah satunya terlihat di Surabaya, Jawa Timur. PHRI Jawa Timur mencatat, rata-rata tingkat keterisian hotel mencapai 70 persen. Angka itu meningkat dibandingkan dengan rata-rata okupansi kamar pada November 2024 sebesar 60 persen. Menurut Ketua PHRI Jawa Timur Dwi Cahyono, kecenderungan positif pada tahun ini terkait dengan minat masyarakat untuk staycation di dalam kota. Berkaca pada tahun lalu, masyarakat diduga lebih memilih berlibur di luar kota. Sebab, tingkat okupansi hotel di Surabaya saat itu paling rendah dibandingkan kota tujuan liburan lain, seperti Malang dan Batu. (Yoga)
Belum Habis Jaringan Teroris MIT
Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri menangkap tiga anggota kelompok Mujahidin Indonesia Timur di Sulawesi Tengah. Penangkapan itu memperlihatkan bahwa kelompok MIT belum habis meskipun pemimpin jaringan teroris di Poso itu telah tewas. Keberadaan tiga teroris itu pun menunjukkan bahwa ancaman teror tidak serta-merta hilang. Kepala Bagian Perencanaan dan Administrasi Densus 88 Antiteror Polri Komisaris Besar Aswin Siregar mengungkapkan, tiga tersangka kelompok teroris itu berinisial RR, MW, dan AS. Ketiganya disangka terlibat dalam jaringan teroris di Poso, MIT. ”Ketiganya terlibat dalam kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Sabar Daeng Koro dan Santoso,” ujar Aswin, dalam keterangan tertulis, Jumat (20/12/2024). Aswin mengungkapkan, RR ditangkap pada 19 Desember 2024 di Kabupaten Tojo Una-una, Sulteng. RR merupakan fasilitator pelatihan militer atau tadrib asykari bagi para anggota yang baru bergabung ke kelompok MIT. Pelatihan militer yang diberikan berupa materi bongkar pasang senjata api, latihan menembak menggunakan senjata api, teknik tempur, kamuflase, penguatan fisik, dan pembuatan bahan peledak Adapun MW pernah menewaskan warga dengan tembakan dari senjata api jenis FN di Desa Sepe, Kecamatan Lage, Kabupaten Poso, Sulteng.MW juga berperan mengantarkan logistik dan bahan peledak atau bom di kamp pelatihan militer Daeng Koro yang terletak di Pegunungan Poso.
MW ditangkap di Kelurahan Penaraga, Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada 4 September 2024. Sementara itu, AS merupakan anggota MIT yang melaksanakan pelatihan militer di daerah Baras, Kabupaten Mamuju Utara, Sulawesi Barat. Materi yang ia berikan, antara lain, adalah penguatan fisik, teori membuat bom, taktik perang, pembacaan peta, dan latihan bongkar pasang senjata api. AS juga tergabung ke dalam grup media sosial kelompok radikal. Dia ditangkap di Kelurahan Bailo, Kecamatan Ampana, Kabupaten Tojo Una Una, Sulteng. ”Pada akhir tahun 2013, AS berencana melakukan aksi amaliyah fa’i dengan sasaran bank-bank di wilayah Poso dan Parigi,” terang Aswin. Dari penangkapan tersebut, Densus 88 menyita sebuah senapan PCP, sebuah pisau karambit, sebuah handy talkie, seperangkat peralatan memasak untuk berkemah, buku-buku berjudul Kitab Tauhid, sebilah badik, serta sebuah sarung senjata. Atas penangkapan tiga teroris itu Aswin berharap, masyarakat tetap waspada terhadap lingkungan sekitarnya, terutama jika menemukan warga yang cenderung menutup diri dan menolak bersosialisasi dengan masyarakat. Penangkapan tiga tersangka teroris tersebut menunjukkan, sisa kelompok teror terdahulu masih ada di tengah masyarakat. Ancaman berupa aksi teror maupun penyebaran paham radikalisme pun masih ada. (Yoga)
Menlu Sugiono Tak Hadir, ASEAN Bahas Myanmar
Thailand memberi tahu junta Myanmar bahwa negara-negara anggota ASEAN menginginkan seluruh pemangku kepentingan dilibatkan dalam pemilu yang akan digelar tahun depan. Hal ini disampaikan Menteri Luar Negeri Thailand Maris Sangiam pongsa di Bangkok, Thailand, Jumat (20/12/2024), seusai pertemuan dua hari yang membahas isu Myanmar. ”Jika digelar pemilu (di Myanmar), ASEAN menginginkan proses inklusif yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan,” kata Maris dalam wawancara bersama seusai pertemuan, seperti dilansir kantor berita Reuters. Sejumlah menteri luar negeri hadir dalam pertemuan pada Jumat, termasuk Menlu Singapura VivianBalakrishnan,Menlu Malaysia Mohamad Hasan, Menlu Filipina Enrique Manalo, dan Menlu Laos Thongsavanh Phomvihane. Menlu Indonesia Sugiono, yang sebelumnya direncanakan datang, tidak hadir dalam pertemuan itu.
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Roy Soemirat saat dihubungi mengatakan, Indonesia mengirim Direktur Jenderal Kerja Sama ASEAN Kemenlu Sidharto R Suryodipuro dan Utusan Khusus Indonesia untuk Urusan Myanmar I Ngurah Swajaya dalam pertemuan di Bangkok. Perdana Menteri Thailand Paetongtarn Shinawatra menginisiasi pertemuan tersebut. Pertemuan hari pertama, Kamis (19/12), digelar antara junta Myanmar dan negara-negara non-Asia Tenggara yang langsung berbatasan dengan Myanmar. Mereka, antara lain, Bangladesh, India, Laos, Thailand, dan China. Pertemuan hari kedua, Jumat (20/12), diikuti perwakilan negara-negara ASEAN. Dirjen Kerja Sama ASEAN Kemenlu Thailand Bolbongse Vangphaen mengungkapkan, junta Myanmar tidak diikutkan pada pertemuan hari kedua. Bolbongse menambahkan, ASEAN masih menunggu detail rencana pelaksanaan pemilu dari junta Myanmar. ASEAN juga masih harus menentukan posisi bersama mengenai rencana pemilu tersebut. (Yoga)
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









