;

Surplus Perdagangan Capai Posisi Tertinggi

Ekonomi Hairul Rizal 17 Dec 2024 Bisnis Indonesia
Surplus Perdagangan Capai Posisi Tertinggi
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa neraca perdagangan Indonesia pada November 2024 mencatatkan surplus sebesar US$4,42 miliar, yang merupakan yang terbesar kedua setelah Maret 2024. Plt. Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti menyatakan bahwa surplus ini tercatat selama 55 bulan berturut-turut sejak Mei 2020, didorong oleh surplus komoditas nonmigas, terutama bahan bakar mineral, minyak, lemak hewani/nabati, serta besi dan baja. Meskipun neraca perdagangan migas tercatat defisit, Indonesia mencatatkan surplus dengan beberapa negara seperti Amerika Serikat, India, dan Filipina, namun mengalami defisit dengan Brasil, Australia, dan Tiongkok.

Selain itu, Amalia mengungkapkan bahwa ekspor kakao dan olahannya mencapai US$2,31 miliar sepanjang Januari—November 2024, didorong oleh kenaikan harga komoditas kakao di pasar internasional yang melonjak akibat penurunan produksi di negara-negara produsen utama. Namun, impor komoditas beras mengalami lonjakan signifikan, mencatatkan volume 3,84 juta ton, naik 52,02% dibandingkan tahun sebelumnya.
Tags :
#Perdagangan
Download Aplikasi Labirin :