;
Kategori

Ekonomi

( 40430 )

Hyundai Teken Investasi US$ 1 Miliar

14 Nov 2019

Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan Presiden Joko Widodo akan menandatangani perjanjian kerja sama investasi dengan Hyundai di Korea Selatan pada 25 November mendatang. Menurut Luhut, Hyundai sudah berkomitmen untuk menanamkan investasinya sebesar US$ 1 miliar pada industri mobil listrik. Nantinya, pabrik mobil bertenaga setrum itu akan berlokasi di sekitar Karawang, Bekasi, dan Purwakarta, Jawa Barat.

Luhut menambahkan bahwa bila pabrik baterai juga ikut berdiri di Tanah Air, maka akan ada investasi masuk sebesar US$ 1,8 miliar untuk itu. Investasi perusahaan Korea Selatan di Indonesia terkait dengan perjanjian dagang Indonesia-Korea Comprehensive Economic Partnership Agreement (IK-CEPA). Selain Hyundai, perusahaan asal Negeri Ginseng yang akan masuk ke Indonesia adalah Lotte Chemicals. Sebelumnya, Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional Iman Pambagyo menambahkan, dalam perjanjian dagang Indonesia dan Korea Selatan dengan IK-CEPA, pada 2022 nilai perdagangan kedua negara ditargetkan mencapai US$ 30 miliar atau sekitar Rp 424 triliun.


Literasi Keuangan, Transaksi via Digital Semakin Cerah

14 Nov 2019

Asosiasi Fintech Indonesia (Aftech) menilai pertumbuhan pengguna smartphone di Indonesia dan meningkatnya literasi keuangan digital akan meningkatkan transaksi layanan keuangan digital di Indonesia. Jumlah pengguna layanan transaksi pembayaran online dipercayai akan terus bertumbuh seiring dengan pertumbuhan jumlah pengguna smartphone, meningkatnya tingkat melek keuangan digital (digital finance literacy), dan terus munculnya inovasi yang menawarkan kemudahan. Strategi seperti penawaran promo dan strategi lainnya yang menggarisbawahi kemudahan, kecepatan dan keamanan dari layanan ini diharapkan dapat mendorong perubahan perilaku masyarakat menjadi pengguna layanan transaksi non tunai.  Secara garis besar, vertikal pinjaman online (digital lending) masih akan terus mengalami pertumbuhan positif sebagai akibat dorongan kesenjangan (gap) pembiayaan yang masih tinggi di pasar. Sebuah riset dari Google, Temasek, dan Bain & Company yang bertajuk Fulfilling its Promise—The future of Southeast Asia’s Digital Financial Services menunjukkan bahwa pinjaman digital secara alami akan muncul sebagai kontributor pendapatan terbesar yang dipimpin oleh inovasi dalam pinjaman konsumen dan pembiayaan modal kerja UKM.

Transaksi Belanja Online Terus Berlipat Ganda

13 Nov 2019

Perlambatan ekonomi global dan domestik dinilai tak membuat transaksi belanja dalam jaringan (online) masyarakat menciut. Hal itu ditunjukkan oleh capaian sejumlah platform e-commerce dalam pesta belanja online 11.11 yang digelar pada 11 November 2019.

CEO Shopee, Chris Feng, menuturkan sebanyak 70 juta barang terjual dalam kurun 24 jam. Brand dengan performa tertinggi mencatat rata- rata peningkatan kunjungan 11 ribu kali lipat dengan pertumbuhan pesanan hingga 5.000 kali lipat. Platform e-commerce lokal, Bukalapak, turut mencetak lonjakan transaksi pada gelaran pesta diskon 11.11. Hal itu tampak dari pertumbuhan jumlah pengguna yang bertransaski hingga dua digit dibanding pada tahun lalu. Juru bicara Bukalapak, Intan Wibisono, mengatakan minat belanja online tetap tinggi sepanjang tahun, tidak hanya pada momen khusus seperti 11.11. Laba kotor Bukalapak semester I 2019 naik tiga kali lipat dibanding pada periode sama 2018. Bukalapak berhasil mengurangi setengah kerugian dari EBITDA dalam delapan bulan terakhir.

Tak hanya e-commerce, sektor perbankan juga turut menuai untung dalam gelaran pesta belanja online 11.11. Pihak Bank BCA mengungkapkan transaksi dalam satu hari itu naik empat kali lipat dibanding pada hari-hari biasa. Transasksi retail online pun tercatat tumbuh 13-16 persen pada rata-rata tahun ini. Adapun kondisi ini berbanding terbalik dengan penjualan toko retail offline. Pelaku usaha logistik juga tak ketinggalan meraup untung dari kegemaran masyarakat berbelanja online. J&T Express mencatat pertumbuhan pengiriman hingga dua kali lipat dibanding pada gelaran serupa sebelumnya. Pihak JNE menyatakan terdapat peningkatan pengiriman di atas 20 persen. Pihak Paxel bahkan mengatakan geliat peningkatan jumlah paket telah tampak sejak sepekan sebelum pesta diskon 11.11.


Tingkat Kredit Macet KUR Rendah

13 Nov 2019

Pemerintah menjamin tingkat kredit macet (NPL) kredit usaha rakyat (KUR) akan terus dijaga seiring dengan penurunan suku bunga. Tingkat kredit macet KUR terbilang kecil, bahkan mengalami tren penurunan. Pemerintah memutuskan menurunkan bunga KUR menjadi 6 persen, dari sebelumnya 7 persen, pada tahun depan. Dengan penurunan ini, diharapkan makin banyak usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang mengakses pinjaman.

Selain menurunkan bunga KUR, pemerintah menaikkan palfon kredit dari Rp 140 triliun menjadi Rp 190 triliun per Januari 2020. Pemerintah juga menaikkan plafon maksimal KUR mikro dari Rp 25 juta menjadi Rp 50 juta. Khusus untuk akumulasi plafon kredit mikro sektor perdagangan, naik dari Rp 100 juta menjadi Rp 200 juta mulai 2020. Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartanto mengatakan kredit macet KUR sebesar 1,23 persen saat ini masih terbilang rendah. Airlangga mengatakan mayoritas penyaluran KUR pada tahun depan akan diarahkan ke sektor produksi mencapai 60 persen. Terakhir, pada 2018, realisasi penyaluran terendah berada di sektor ini, yakni hanya 47 persen. Sedangkan realisasi di sektor non produksi lebih tinggi, yaitu 53 persen. Airlangga menambahkan UMKM memiliki kontribusi yang sangat besar dalam perekonomian nasional. Dari data BPS 2017, total unit UMKM mencapai 99,9 persen dari total unit usaha. Selain itu, 96,9 persen sumber penyerapan tenaga kerja di Indonesia berada pada sektor ini. Kontribusi UMKM terhadap PDB nasional mencapai 60,34 persen.


Seribuan Kontainer Limbah Tertahan di Tanjung Priok

13 Nov 2019

DJBC mencatat sebanyak 1.064 kontainer sampah impor masih tertahan di Pelabuhan Tanjung Priok per 30 Oktober 2019. Kontainer tertahan lantaran perusahaan importir belum belum mengajukan dokumen Pemberitahuan Impor Barang (PIB). Pihak DJBC menyebutkan, terdapat 1.380 kontainer menuju Tangerang melalui Pelabuhan Tanjung Priok. Namun, hanya 164 kontainer dinyatakan bersih. Sedangkan yang tercampur limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) sebanyak 144 kontainer, delapan kontainer masih dalam proses pemeriksaan, serta 1.064 kontainer belum mengajukan dokumen PIB.

Direktur Verifikasi Pengelolaan Limbah B3 KLHK, A. Gunawan Witjaksono, mengatakan, importir memiliki batas waktu hingga 90 hari untuk megekspor kembali limbah yang mengandung B3. Apabila aturan tidak dipatuhi pemerintah akan menegakkan hukum. Direktur eksekutif Asosiasi Pulp dan Kertas Indonesia (APKI), Liana Bratasida, meminta pemerintah memberikan pemahaman yang sama tentang status limbah. Hingga saat ini, kata dia, pelaku usaha tidak memiliki pemahaman yang seragam soal status bersih ataupun terkontaminasi. Selain itu, pelaku usaha masih kesulitan melakukan reekspor limbah yang terbukti mengandung B3 lantaran harus menunggu 4-5 bulan untuk izin ekspor kembali.


Suku Bunga KUR Jadi 6 Persen

13 Nov 2019

Pemerintah akan menurunkan suku bunga kredit usaha rakyat (KUR) dari 7 persen menjadi 6 persen pada 2020. Plafon KUR dinaikkan 35 persen dari Rp 150 triliun menjadi Rp 190 triliun. Menko Bidang Pertanian Airlangga Hartarto menjelaskan kebijakan yang berlaku pada Januari tahun depan ini diharapkan bisa mendorong usaha mikro, dan menengah (UMKM) di sektor produksi untuk semakin aktif. Sebesar 60 persen dana dialokasikan untuk mendorong sektor produksi pendorong UMKM, terutama pariwisata. Meski demikian subsidi bunga KUR tetap sebesar Rp 13,9 triliun sebagaimana tercantum dalam APBN. Pemerintah berencana menyalurkan KUR melalui sistem klaster atau berkelompok agar lebih efisien dan tepat sasaran, sebagaimana dijelaskan oleh Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki. Klaster juga bisa memudahkan penaluran dan screening, serta pembinaan yang lebih maksimal. Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan, perlu ada sejumlah terobosan agar para petani bisa lebih mudah mendapatkan akses KUR. Pengendalian dan pendampingan hjarus bisa lebih menyentuh langsung kepada petani ke depannya. Sistem klaster diharapkan mempermudah pengawasan dan penyerapan KUR.

BI : Nilai Ekonomi Syariah Capai 80% PDB

13 Nov 2019

Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Dodi Budi Waluyo mengatakan, nilai ekonomi Indonesia yang terkait dengan prinsip halal atau nilai-nilai syariah bisa mencapai Rp 12,5 ribu triliun atau sekitar 80% dari produk domestik bruto (PDB) Indonesia yang mencapai Rp 15,6 ribu triliun. " Nilai ekonomi sebesar itu terbentuk dengan mengeluarkan unsur-unsur ekonomi non-halal dari keseluruhan PDB Indonesia,"kata Dody pada acara Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2019 di Jakarta, Selasa (12/11). Meskipun nilainya cukup besar, menurut dia, potensi eknomi syariah tersebut belum diotimalkan di tengah mayoritas penduduk yang beragama Islam, Hingga saat ini, Indonesia masih menjadi konsumen bagi produk halal, bukan produsen. "Keungan syariah secara konsisten mempromosikan pembagian risiko alih-alih pendekatan pembiayaan utang, yang diyakini akan meningkatkan ketahanan dan stabilitas pasar keuangan," ungkap Dodi. 

Beleid Impor Kapal Bekas, Pemerintah Seharusnya Pacu Industri

13 Nov 2019

Pemerintah dinilai lebih baik menstimulus pengembangan industri komponen kapal, termasuk suku cadangnya dalam negeri daripada memprioritaskan impor kapal bekas. Kebijakan yang mengutamakan terpacunya industri kapal dan komponennya di dalam negeri justru dianggap lebih bernilai agar ekonomi domestik menggeliat, bukan dengan mengimpor pasokan kapal bekas. Pemerintah masih fokus mengembangkan delapan destinasi baru wisata yang merupakan bagian dari wisata bahari dalam 10 destinasi wisata andalan nasional. Tindakan pemerintah dengan mengeluarkan Peraturan Menteri Perdagangan No. 76/2019 dirasa belum tepat dan cenderung tergesa-gesa. Seharusnya orientasi kebijakan pengaturan impor kapal bekas tersebut berorientasi ganda, yakni penguatan galangan kapal nasional dan penguatan armada angkutan laut nasional, termasuk kebutuhan penyediaan armada angkutan wisata. Namun, beleid tersebut malah mengancam Industri galangan kapal nasional. Fasilitas fiskal perlu disediakan untuk mendorong tumbuhnya reindustrialisasi ketersediaan industri komponen kapal dalam negeri.

Industri Hulu dan Antara, Produksi Tekstil Hadapi Tekanan Impor

13 Nov 2019

Pertumbuhan produksi industri tekstil dan produk tekstil, khususnya di sektor antara dan hulu, diperkirakan tidak akan banyak berubah dengan masih tingginya impor produk serupa. Sejumlah konsumen produk tekstil hulu menghadapi penurunan permintaan produk, dan khawatir berekspansi akhir tahun ini lantaran masih adanya aliran produk kain dan pakaian jadi (garmen) impor. Importir bahkan sudah menyiapkan stok bahan untuk kebutuhan Lebaran tahun depan.  Oleh karena itu, kinerja produksi sektor hulu dan antara tekstil diproyeksi tidak akan naik signifikan pada akhir tahun ini. Masifnya arus impor berdampak pada penutupan lini produksi di sektor hulu tekstil. Pada Oktober 2019, 4 lini produksi serat rayon (viscose) dan 8 lini produksi poliester ditutup.

Pertumbuhan E-Sport Dorong Industri Game Lokal

12 Nov 2019

Perumbuhan pesat industri olahraga elektronik atau e-sport turut mendongkrak industri permainan lokal. Kehadiran olahraga virtual diperkirakan akan mendorong variasi permainan yang diciptakan di dalam negeri. CEO MainGame.com, Anton Soeharyo, mengatakan pangsa pasar industri permainan di dalam negeri sangat menggiurkan. Dia mencatat terdapat 43,7 juta pemain di Tanah Air dengan potensi penghasilan mencapai US$ 880 juta. Sebanyak 50 persen di antara pemain itu bersedia mengeluarkan uang (untuk bermain).

Community Manager Digital Happiness, Andre Agam, menyatakan permainan dari developer asing, seperti e-sport, meraup hampir seluruh pangsa pasar di Indonesia, dan hanya menyisakan 3 persen pasar bagi pengembang lokal. Salah satunya karena apresiasi masyarakat yang rendah terhadap game lokal. Andre menuturkan, meski mendapat eksposur dari ketenaran e-sport, industri game lokal masih membutuhkan dukungan dana untuk bisa berkembang. Selama ini pengembang mendapat bantuan dari Bekraf berupa dana langsung hingga fasilitas menghadiri acara internasional untuk bertemu dengan para investor. Presiden Direktur Aerowolf, Iwan Iman, meyakini industri permainan dalam negeri masih bisa berkembang. Namun dia pesimistis permainan e-sport lokal bisa bersaing dengan buatan luar negeri karena pengembangan olahraga virtual itu butuh biaya besar. Pengembang game nomor wahid di Indonesia diperkirakan memiliki omzet US$ 3 juta. Sedangkan Tencent, developer asal Cina, menggelontorkan Us$ 6 juta untuk uji coba permainan baru mereka.