Ekonomi
( 40554 )INA Langsung Beroperasi
JAKARTA-Menteri Keuangan (Menkeu), Sri
Mulyani Indrawati memastikan Lembaga Pengelola
Investasi (LPI) atau Indonesia Investment Authority
(INA) sudah bekerja. Setelah diperkenalkan
Presiden Jokowi kepada publik, Selasa (16/2),
lembaga yang kerap disebut sovereign wealth
fund (SWF) itu langsung beroperasi.
“Struktur INA sudah diumumkan
Presiden dan langsung beroperasi.
Kami langsung bekerja, bahkan
kami sudah mulai melakukan pertemuan dengan para calon mitra
fund,” kata Sri Muyani yang juga
menjabat sebagai Ketua Ex-Officio Dewan Pengawas INA, dalam
pertemuan virtual dengan para
pemimpin redaksi (pemred) media
massa di Jakarta, Selasa (16/2)
malam.
Menurut Menkeu, INA sudah
dibekali modal Rp 30 triliun lewat
penyertaan modal negara (PMN)
dari APBN yang masing-masing disuntikkan tahun lalu dan awal tahun
ini. Presiden Jokowi pada Selasa
(16/2) pagi memperkenalkan jajaran Jajaran Dewan Pengawas dan
Direksi INA. Dewan Pengawas INA
terdiri atas Menkeu Sri Mulyani
dan Menteri BUMN Erick Thohir
masing-masing sebagai Ketua Ex-officio dan anggota Ex-Officio, yang
dibantu tiga anggota dari profesonal,
yaitu Darwin Cyril Noerhadi Yozua
Makes dan Haryanto Sahari.
Adapun jajaran Direksi INA meliputi Ridha Wirakusumah (Direktur
Utama), Arief Budiman (Wakil
Direktur Utama), Stefanus Ade Hadiwidjaja (Direktur Investasi), Marita
Alisjahbana (Direktur Risiko), dan
Eddy Porwanto (Direktur Keuangan).
INA berstatus badan hukum Indonesia yang sepenuhnya dimiliki
pemerintah Indonesia. Lembaga
yang bertanggung jawab kepada
presiden ini diberi kewenangan
khusus (sui geneis) dalam rangka
pengelolaan investasi pemerintah pusat sebagaimana diatur Undang-Undang (UU) No 11 Tahun
2020 tentang Cipta Kerja.
Dipercaya Investor
Presiden Jokowi yakin INA akan
memperoleh kepercayaan investor,
baik domestik maupun asing. Selain
menjadi mitra strategis bagi para
investor dalam maupun luar negeri,
INA akan menyediakan pembiayaan
yang cukup untuk program pembangunan, khususnya program pembangunan infrastruktur nasional.
“Pertama, pembentukan INA mempunyai dasar hukum yang kuat, yaitu diperintah langsung oleh UU Cipta Kerja. Kelembagaan dan cara kerjanya juga jelas sebagaimana diatur dalam PP Nomor 74 Tahun 2020,” ujar dia.
Kedua, kata Presiden, INA dijamin menjadi institusi profesional yang dilindungi UU dan menggunakan pertimbangan-pertimbangan profesional dalam menentukan langkah-langkah kerjanya. Ketiga, INA dikelola oleh putra-putri terbaik bangsa yang berpengalaman di kancah profesional internasional, yang telah dijaring oleh panitia seleksi, dibantu para head hunter profesional.
Presiden menjelaskan, keberadaan
INA juga akan mengurangi kesenjangan kemampuan pendanaan domestik
dalam memenuhi kebutuhan pembiayaan pembangunan. INA akan menjadi
mitra strategis bagi para investor, baik
dari dalam negeri maupun luar negeri, agar tersedia pembiayaan yang
cukup untuk program pembangunan,
khususnya program pembangunan
infrastruktur nasional.
Sangat Strategis
Presiden Jokowi memperkenalkan
satu per satu jajaran Dewan Pengawas dan Dewan Direktur INA. Di
jajaran Dewan Pengawas, dari unsur
profesional ada tiga orang, yakni
Haryanto Sahari, Yozua Makes, dan
Dar win Cyril Nurhadi. Har yanto
Sahari merupakan ahli di bidang tata
kelola perusahaan dan manajemen
risiko. Ia telah berpengalaman lebih
dari 30 tahun sebagai akuntan senior
yang mengaudit berbagai perusahaan
besar kelas dunia.
Haryanto juga anggota komite
audit Unilever Indonesia 2016 hingga
sekarang. Sebelumnya, ia pernah menempati posisi sebagai senior auditor
di PricewaterhouseCoopers (PwC)
Australia dan partner PwC Indonesia.
Selanjutnya Yozua Makes, ahli di
bidang hukum, korporasi, dan keuangan. Pendiri dan managing partner
firma hukum Makes and Partner ini
berpengalaman lebih dari 30 tahun
di bidang hukum dengan spesialisasi
menangani merger dan akuisisi, corporate finance, termasuk penanaman
modal asing.
Adapun Dar win Cyril Noerhadi
merupakan ahli di bidang pasar modal
yang punya pengalaman dalam fundraising dan investasi hingga US$ 1,5 miliar di Indonesia, Malaysia, India, dan
Vietnam. Ia pun berpengalaman sebagai komisaris dan direksi di berbagai
entitas ternama, antara lain corporate
finance dan partner PwC Indonesia
serta chairman Cradel Capital.
Jokowi juga memperkenalkan jajaran Direktur INA yang terdiri atas
Ridha Wirakusumah (Direktur Utama), Arief Budiman (Wakil Direktur
Utama), Stefanus Ade Hadiwidjaja
(Direktur Investasi), Marita Alisjahbana (Direktur Risiko), dan Eddy
Pur wanto (Direktur Keuangan).
Presiden mengungkapkan, Ridha
Wirakusumah ditetapkan sebagai
Direktur Utama/Chief Executive
Officer (CEO) INA karena sangat
berpengalaman sebagai eksekutif
senior di perbankan, jasa keuangan,
dan investasi.
Langsung Bergerak
Menurut Menkeu Sri Mulyani, INA langsung bergerak. Lembaga itu sudah menyiapkan sejumlah langkah dan rencana kerja awal. “Kami sudah mulai bekerja. Pak Ridha sebagai Dirut INA nanti menyampaikan langkah-langkah awal yang disiapkan,” tutur dia.
Sri Mulyani menjelaskan, Indonesia
masih memiliki masalah struktural
fundamental, salah satunya di bidang
pembiayaan infrastruktur. Jika pemerintah tak mengambil langkah terobosan, Indonesia bisa terperangkap dalam
jebakan negara berpendapatan menengah (middle income trap).
Penuh Integritas
Sementara itu, Direktur Utama LPI/ INA, Ridha Wirakusumah menyatakan siap bekerja secara profesional dan penuh integritas. “Kami akan menjalankan tugas ini dengan integritas tertinggi dan sesuai tata kelola yang berlaku,” tegas dia.
Ridha berjanji akan menciptakan
iklim investasi yang nyaman bagi para
investor, sehingga mereka tertarik
berpartisipasi dalam program pembangunan di Indonesia.
Menurut Menkeu Sri Mulyani,
banyak fund manager yang menyatakan ketertarikannya terhadap INA.
“Sudah ada beberapa fund manager
yang melakukan expression of interest dengan menulis surat langsung
kepada saya dan Pak Erick (Menteri
BUMN). Sebelum Dewas selesai
pun, mereka sudah menyampaikan
keinginannya, bahkan menyampaikan
indikatif angka yang mereka ingin
masukkan dalam INA,” papar dia.
Di sisi lain, Kementerian PUPR dan
Kemenhub menyambut positif mulai
bekerjanya LPI/INA. Anggota BPJT
Kementerian PUPR, Koentjahjo Pamboedi berharap INA berperan mengurangi beban badan usaha jalan tol
(BUJT), terutama BUMN.
Dirjen Pembiayaan Infrastruktur
Kementerian PUPR, Eko Djoeli Heripoerwanto mengungkapkan, pada
skema pembiayaan pembangunan
jalan tol ke depan, Kementerian PUPR
menyiapkan beberapa instrumen, salah satunya land value capture (LVC)
yang diterapkan dalam pembangunan
Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS).
Menurut pengamat BUMN, Toto
Pranoto, INA adalah berita baik
bagi dunia usaha, terutama BUMN,
yang aktif berinvestasi atau ditunjuk
pemerintah mengerjakan proyek
infrastruktur. Sebab, alternatif pembiayaan terdiversifikasi bukan saja pada
instrumen utang, tetapi mulai masuk
ke ekuitas.
Kedepankan Transparansi
Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia, Shinta Widjaja Kamdani menyambut positif terbentuknya INA.
“INA bisa menjadi trigger positif untuk
iklim usaha dan investasi di Indonesia
apabila betul-betul dijalankan sesuai
konsepsi awal, independen, profesional, dan akuntabel,” tegas dia.
Ekonom Core Indonesia, Yusuf Rendy mengatakan, susunan organisasi INA yang lengkap harus diikuti akuntabilitas, terutama menyangkut transparansi pengelolaan dana. “Lembaga pemeriksa maupun masyarakat harus ikut mengawasi dari mana dana kelolaan didapatkan dan akan digunakan untuk proyek mana,” jelas dia. Yusuf menilai INA juga memiliki risiko terkait pemilihan instrumen investasi kelak
(oleh - HR1)
UU Cipta Kerja Siap Diimplementasikan Bulan Ini
JAKARTA – Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso mengatakan, Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja siap diimplementasikan bulan ini, karena berbagai aturan turunan telah diselesaikan.
"Dari sisi ekonomi kita juga punya
pendorong atau game changer yaitu
pemberlakuan UU Cipta Kerja yang
bulan ini sudah mulai diberlakukan
se muanya, terutama peraturan-peraturan pelaksanaannya," kata Susiwijono
dalam diskusi 'Daya Ungkit Ekonomi
untuk Bangkit' secara virtual, Selasa
(16/2).
Di sisi lain, beberapa necessary
condition yang harus dipenuhi terkait
pemulihan ekonomi yakni dari sisi
penanganan Covid-19 yang harus
terpenuhi lebih dulu. Oleh karena itu
pemerintah mengandalkan keberhasilan program vaksinasi.
Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa
untuk mencapai target pertumbuhan
ekonomi tahun ini, pemerintah akan
mengandalkan konsumsi rumah tangga dengan melakukan langkah untuk
meningkatkan daya beli masyarakat,
khususnya bagi kalangan masyarakat
menengah bawah melalui berbagai
program perlindungan sosial.
Kemudian, pemerintah akan mendorong investasi tahun ini sejalan
dengan diberlakukannya UU Cipta
Kerja dengan 54 aturan turunan. Adapun aturan turunan UU Cipta Kerja
yang disusun berupa 49 rancangan
peraturan pemerintah (RPP) dan 5
rancangan peraturan presiden (RPerpres)
(oleh - HR1)
Tesla Pilih Investasi Sistem Penyimpanan Energi
JAKARTA -Produsen kendaraan listrik asal Amerika Serikat (AS) berencana untuk melakukan investasi sistem penyimpanan energi atau Energy Storage System (ESS) di Indonesia. Di sisi lain, pemerintah juga sedang melakukan pendekatan untuk menggaet mitra yang akan bekerja sama untuk membangun industri baterai kendaraan listrik dari hulu hingga hilir.
Ketua Tim Percepatan Proyek EV Battery Nasional
Agus Tjahajana Wirakusumah mengatakan, pemerintah
tidak keberatan dengan pilihan Tesla. Dia menilai Tesla
berpeluang terlibat dalam industri baterai kendaraan
listrik di sektor hulu. Peluang yang sama juga bisa didapatkan oleh Tesla dengan terlibat dalam sektor hilir
industri baterai kendaraan listrik.
“Kami tidak keberatan jika Tesla masuk di hulu, karena
kami sudah hitung berapa cadangan nikel yang ada. Kalau
masuk ke hilir tentu saja silakan. Kami tentu sangat senang bisa bermitra,” ungkap Agus dalam Market Review
IDX Channel, Selasa (16/2).
Tesla juga perlu mempelajari seluk beluk berinvestasi di
Tanah Air. Mulai dari masalah lingkungan sampai dengan
ketenagakerjaan. Terlebih, ini menjadi pengalaman baru
bagi Tesla di Indonesia. “Tentu dia ingin ‘taste in the water’, Dia (Tesla) ingin melihat Indonesia ini ramah enggak
terhadap lingkungan. Terus bagaimana mana masalah
perburuhan dan lainnya. Kalau dia senang, maka enam
bulan bisa memutuskan,” ucap Agus.
Agus menerangkan, awalnya terdapat 11 calon mitra
yang berminat terlibat dalam proyek industri baterai
kendaraan listrik di Indonesia. Kemudian, melalui proses
negosiasi dan seleksi yang ketat jumlah calon mitra
tersebut berkurang menjadi 7 dan menyusut lagi menjadi
tinggal 3 calon saja.
(oleh - HR1)
Cerutu Jatim Kian Diminati Pasar Luar Negeri
Salah satu hasil Pertanian asal Jatim, yakni tembakau ternyata kian diminati banyak orang, Tak hanya jadi primadona dalam negeri saja, tembakau Jatim, khususnya cerutu juga sangat diminati untuk pasar luar negeri.
Hal itu dirasakan langsung oleh PT Boss Image Nusantara (BIN) yang merupakan salah satu perusahaan produksi cerutu asal Jatim yang berada di Jember. “Tahun lalu (2020), perbulannya kami berhasil mengekspor 20 ribu batang cerutu untuk ke pasar luar negeri, “ ujar Imam Wahid, Direktur PT BIN, kepada Surya, Selasa (16/2).
Untuk tujuan negara ekspor sendiri, kata Imam, perusahaanya biasanya mengirim ke Negara Australia, Dominika, Belanda, Kenya, Malaysia, Swiss dan Tiongkok. Untuk tahun ini sendiri, pihaknya menargetkan perbulannya ada kenaikan jumlah ekspor, yakni sebesar 50 persen atau 30 ribu batang.
Jokowi Lantik Jajaran Direksi Lembaga Pengelola Investasi
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan jajaran Direksi Lembaga Pengelola Investasi (LPI) atau Indonesia Investment Authority (INA).
Jokowi yakin dengan nama-nama hebat tersebut dapat membuat LPI mendapatkan kepercayaan investasi nasional maupun internasional.
“Dengan pondasi hukum dan dukungan politik yang kuat serta Dewan Pengawas dan jajaran Direksi yang hebat dan jejaring internasional yang kuat saya meyakini INA akan memperoleh kepercayaan nasional dan internasional. Dan mampu membuat INA sebagai Sovereign Wealth Fund Kelas Dunia,” katanya di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (16/2).
Dewan Pengawas LPI yaitu Sri Mulyani Indrawati, Erick Thohir, Haryanto Sahari, Yozua Makes, dan Darwin Cyril Noerhadi. Adapun Dewan Direksinya yaitu Ridha Wirakusumah, Arief Budiman, Stefanus Ade Hadiwidjaja , Marita Alisjahbana, dan Eddy Porwanto.
DPK Dihimpun Perbankan di Wilayah Kerja OJK Sumbagut di Sumut Rp 261,97 Triliun
Hingga Desember 2020, Dana Pihak Ketiga (DPK) yang berhasil dihimpun perbankan di wilayah kerja OJK (Otoritas Jasa Keuangan) di KR (Kantor Regional) 5 Sumbagut khusus di Sumatera Utara sebesar Rp261,97 triliun. Kepala OJK KR 5 Sumbagut Yusup Ansori mengatakan hal itu, Selasa (16/2).
Disebutnya, DPK yang di dalamnya terdiri dari tabungan, giro dan deposito dari 2 kantor yang berkantor pusat di Medan yakni PT Bank Sumut, Bank Mestika Dharma dan 59 cabang bank umum.
Untuk kredit yang disalurkan di Sumut selama 2020 yakni sebesar Rp 216, 56 triliun terdiri dari Rp158,84 triliun kredit produktif atau sebesar 73,55 % dan Rp57,73 triliun kredit konsumtif atau 26,65%.
Jadi NPL nya turun dari 3,80% di awal pandemi yakni April 2020 menjadi 3,32% akhir tahun Desember 2020. Sedangkan KUR ( Kredit Usaha Rakyat) yang disalurkan di Sumut sebesar Rp8,17 triliun kepada 216.560 debitur. Dari jumlah kredit disalurkan itu Rp14,26 miliar yakni KUR Klaster Kopi di Dairi kepada 551 petani.
Jasa Logistik, Integrasi Di Moda Laut Mendesak
Bisnis, JAKARTA — Supply Chain Indonesia mengusulkan integrasi moda transportasi laut dengan proses kepelabuhanan dan transportasi hinterland untuk mendorong efisiensi serta peningkatan kontribusi angkutan laut terhadap PDB.
Chairman Supply Chain Indonesia (SCI) Setijadi mengatakan bahwa pemilik barang akan memilih moda transportasi yang paling efisien secara end-to-end.
“Berdasarkan data dari Pelni dan INSA , transportasi laut hanya berkontribusi sekitar 19%, sementara biaya kepelabuhanan sekitar 31% dan transportasi hinterland sekitar 50%,” katanya, Selasa (16/2).
Setijadi menyatakan pembukaan jalur transportasi laut baru perlu diapresiasi. Dia mencontohkan pembukaan tiga jalur penyeberangan jarak jauh baru yang dilakukan PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) pada Januari 2021. Ketiga rute itu yaitu Patimban Subang-Panjang, Patimban Subang-Pontianak, dan Patimban Subang-Banjarmasin.
Dari sisi angkutan logistik, Setijadi menyebutkan pembukaan jalur pelayaran baru bisa menjadi alternatif pengiriman barang antarwilayah di Indonesia.
Selain itu, jalur pelayaran baru juga dapat mengurangi disparitas harga barang, serta efisiensi pengiriman bahan baku dan produk industri.
Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), kontribusi angkutan laut terhadap produk domestik bruto (PDB) sepanjang 2020 hanya Rp48,61 triliun atau 8,7% dari total PDB angkutan sebesar Rp558,06 triliun.
Setijadi menegaskan kontributor tertinggi terhadap PDB angkutan masih dari angkutan darat yang mencapai 68,3% diikuti angkutan udara sebesar 18,8%.
PELABUHAN DI TIMUR
Dalam kesempatan lain, Ketua Umum Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) Yukki Nugrahawan Hanafi mengapresiasi program pemerintah yang menyiapkan infrastruktur pelabuhan terpadu di kawasan Indonesia timur.
Menurutnya, ALFI mendukung program pemerintah itu dengan konsep pelabuhan kontainer dan pelabuhan perikanan yang terintegrasi termasuk di dalamnya kawasan industri dan logistik di kawasan Indonesia timur.
Oleh karena itu, dia menegaskan perlu sarana dan prasarana yang memadai guna mendukung layanan logistik maupun distribusinya kian lancar dan efisien. “Selain itu komoditas dari industri perikanan tersebut juga bisa lebih berdaya saing global,” ujar Yukki.
Dia menilai target Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mendirikan fasilitas pengolahan ikan di Indonesia timur cukup realistis. Pada tahun ini, KKP menargetkan bisa mendirikan setidaknya sebanyak 55 industri pengolahan ikan dalam rencana pembangunan pelabuhan terpadu guna mendukung program Lumbung Ikan Nasional (LIN) di Indonesia timur.
Sebagai informasi, Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono menyebutkan bahwa tujuan pembangunan pelabuhan terpadu memang untuk mengintegrasikan proses yang ada dari hulu hingga hilir.Diskon PPnBM Bukan Untuk Menebalkan Margin APM
Pemerintah harus memantau ketat implementasi diskon pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) kendaraan roda empat. Diskon PPnBM akan bermanfaat jika berujung pada penurunan harga jual mobil.
Pengamat otomotif Bebin Djuana menilai, pemerintah wajib memantau implementasi kebijakan PPnBM di lapangan. “Harga jual ke konsumen harus dipantau. Maka harus terbuka juga soal harga,” kata dia, kemarin.
Ketua Gaikindo Jongkie D Sugiarto memastikan, aturan diskor PPnBM akan menurunkan harga mobil di pasaran. “Sekarang kami menunggu juklak juknisnya agar APM bisa segera berhitung (terkait penurunan harga mobil),” ungkap dia dalam B-Talk, diKompasTV, kemarin.
PT Sokonindo Automobile (DFSK). PR & Media Manager DFSK, Achmad Rofiqi mengatakan, DFSK melihat insentif PPnBM sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap sektor otomotif. “Dengan insentif ini, tentu bisa meningkatkan daya beli masyarakat dan berujung pada peningkatan penjualan domestik,” kata dia, kemarin.
Traveloka Lirik IPO di Wall Street
Kabar initial public offering (IPO) unicorn dalam negeri kembali menghangat. Terbaru, Traveloka berencana menghelat IPO di bursa Amerika Serikat (AS).
Reza Amirul Juniarshah, Corporate Communication Traveloka, menyebut, pihaknya saat ini dalam tahap finalisasi perencanaan. Traveloka akan masuk melalui special purpose acquisition company (SAPC) tahun ini.
Dengan melakukan pencatatan di Wall Street, Traveloka akan sejajar dengan perusahaan teknologi dunia. Ini menjadikan Traveloka lebih kompetitif di level global. “Sehingga memungkinkan kami membawa sumber daya ke Indonesia dan Asia Tenggara, “ terang Reza.
Selain Traveloka, Tokopedia dan Gojek dikabarkan bakal IPO lewat SPAC. Kedua start up ini jika digabungkan memiliki valuasi USS 35 miliar-US$ 40 miliar.
Menkeu Revisi Pertumbuhan Ekonomi jadi 5,3%
JAKARTA – Pemerintah merevisi target pertumbuhan ekonomi tahun ini menjadi 4,5-5,3% atau sedikit menurun dari target sebelumnya di kisaran 4,5-5,5%. Pemulihan ekonomi tahun ini dari kondisi 2020 yang masih kontraksi 2,07%, akan disumbang dari sisi penerimaan maupun sisi produksi yang diperkirakan meningkat.
“Kita terus melakukan (pemulihan) pada
2021. Kalau kita lihat 2021, dengan per tumbuhan ekonomi yang kita perkirakan kembali
pulih di 4,5% hingga 5,3%,” ujar Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati saat berbicara dalam Rapat Pim pinan (Rapim) TNI-Polri
secara virtual, Senin (15/2).
Menkeu menegaskan bahwa kunci utama
bagi terjadinya pemulihan ekonomi adalah
jika pemerintah bisa mengendalikan pandemi
Covid-19, program vaksinasi, dan implementasi
program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).
Vaksinasi diharapkan menjadi faktor positif
untuk menekan penularan dan mengembalikan
confidence masyarakat untuk beraktivitas
ekonomi.
Di sisi lain, Menkeu mengatakan, selama pandemi Covid-19, Indonesia justru menjadi negara
yang menjadikan pandemi sebagai momentum
untuk melakukan reformasi. Pasalnya, banyak
negara yang tidak memanfaatkan krisis dan
semakin terperosok dalam krisis kesehatan,
sosial, ekonomi, dan politik.
Dengan demikian, Menkeu berharap, Indonesia tidak hanya bisa keluar dari pandemi
Covid-19, namun juga tumbuh lebih cepat dan
menjadi negara yang lebih kuat.
Sri Mulyani mengatakan, kebijakan fiskal
dan APBN akan digunakan secara optimal
untuk mendorong momentum pemulihan
berkelanjutan. Bahkan, Menkeu menilai sudah
melihat tanda-tanda pemulihan ekonomi, yakni
sisi konsumsi rumah tangga, investasi, dan
kinerja ekspor yang menuju perbaikan meski
masih negatif.
Selain vaksinasi dan 3T yang dilakukan pemerintah, Sri Mulyani meminta masyarakat untuk terus menjalankan protokol kesehatan sehingga vaksinasi bisa memunculkan herd immunity, serta tetap melakukan disiplin protokol kesehatan 3M yakni mencuci tangan, menggunakan masker, dan menjaga jarak. “Ini jadi kunci agar Covid-19 tetap bisa terkendali dan terus memulihkan ekonomi nasional,” tandas dia.
Tahun ini, pemerintah mengalokasikan
belanja negara sebesar Rp 2.750 triliun dengan rincian untuk belanja pemerintah pusat
sebesar Rp 1.954 triliun, belanja K/L yang
dialokasikan kepada 87 K/L yang anggarannya
Rp 1.032 triliun dan belanja non-K/L sebesar
Rp 922,6 triliun. Kemudian anggaran Transfer
ke Daerah dan Dana Desa sebesar Rp 795,5
triliun dengan rincian Transfer ke Daerah Rp
723,5 triliun dan Dana Desa Rp 72 triliun.
(oleh - HR1)
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









