;
Kategori

Ekonomi

( 40554 )

Baja Lokal Kuasai Pasar Domestik

19 Feb 2021

Jakarta - Baja lokal diprediksi menguasai 80% pasar domestik tahun ini, seiring target penurunan impor sebesar 50%. Tahun lalu, porsi baja lokal mencapai 58%, sedangkan impor baja 35%. Pasar baja domestik mencapai 15,8 juta ton. Tahun ini, pasar baja diprediksi tumbuh 6% menjadi 16,7 juta ton. Penjualan baja lokal bisa tumbuh lebih tinggi dibandingkan pasar, yakni 10-15% tahun ini. Dengan catatan impor bisa dipangkas 50%, seperti target pemerintah.

Penurunan impor baja pada 2020 merupakan angin segar bagi industri baja dalam negeri. Hal ini diharapkan terus berlanjut pada 2021 agar upaya peningkatan utilisasi industri dalam negeri terealisasi. Persetujuan impor diberikan atas pertimbangan Kementerian Perindustrian (Kemenperin). Kemenperin menerapkan Sistem Database Supply-Demand Besi dan Baja Nasional (Sibana) serta Standard Nasional Indonesia (SNI) sebagai technical barrier impor.

(Oleh - IDS)

Kalbe dan Genexine Jalin Perjanjian Lisensi US$ 1,1 Miliar

19 Feb 2021

Jakarta - PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) melalui anak usahanya, PT Kalbe Genexine Biologics (KGBio), menandatangani perjanjian lisensi dengan Genexine (Korea Selatan) untuk mengembangkan dan melakukan komersialisasi obat imuno-onkologi GX-I7 atau Efineptakin Alpha. Perjanjian lisensi ini mencapai US$ 1,1 miliar. Nilai keseluruhan lisensi tersebut termasuk upfront payment US$ 27 juta, uji klinik, registrasi, komersialisasi, serta royalti sebesar 10% terhadap pendapatan penjualan. Lisensi akan dibayarkan bertahap sesuai milestone, setelah produk mencapai penjualan yang ditargetkan.

Melalui lisensi ini, akan terbangun kolaborasi antara KGBio dengan banyak mitra global. Alhasil, KGBio bisa berkembang ke level berikutnya, untuk menjadi perusahaan bioteknologi terkemuka di Asia Tenggara. Kesepakatan dengan lisensi KGBio telah membuktikan produk GX-I7 memiliki nilai yang tinggi. 

KGBio telah mendapat persetujuan pelaksanakan uji klinik dari Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM). GX-I7 adalah satu-satunya long-acting interleukin-7 dalam pengembangan di dunia yang dapat meningkatkan jumlah limfosit absolut. KGBio tercatat mendappatkan lisensi long-acting erythropoietin GX-E4 atau Efepoetin alfa dari Genexine untuk terapi anemia, dan saat ini sedang melakukan uji klinis fase 3 di Australia, Taiwan, dan Asia Tenggara.

(Oleh - IDS)

Anak Pertamina Go Public

19 Feb 2021

PT Pertamina terus mematangkan rencana untuk usahanya menggelar penawaran umum perdana atau initial public offering (IPO) di bursa saham domestik. Ada tiga perusahaan yang dirancang untuk go public yaitu PT Pertamina Power Indonesia (PPI), PT Pertamina Geothermal Energi (PGE) dan PT Pertamina Internasional Shipping.

Senior Vice President Corporate Communication and Investor Relation PT Pertamina Agus Suprijanto bilang, saat ini pihaknya sedang mengkaji opsi terbaik untuk mekanisme pendanaan bagi pertumbuhan anak usaha.

Dalam upaya peningkatan nilai perusahaan dan keberlanjutan usaha ke depan, pembiayaan lewat pasar modal menjadi salah satu opsi Pertamina. “Antara lain melalui penerbitan obligasi, project financing, partnership, pembiayaan pasar modal dan opsi lainnya, “ kata dia, kemarin.

Director of Business Planning PT Pertamina Internasional Shipping, Wisnu Medan Santoso, Saat ini, Pertamina juga masih fokus pada restrukturisasi internal, termasuk restrukturisasi bisnis shipping. “Pembentukan Subholding Shipping akan meningkatkan fundamental bisnis sehingga dapat membiayai rencana ekspansi secara mandiri, “ ungkapnya.

Selain itu, go public bisa menjadi instrumen untuk meningkatkan transparansi perusahaan. Analis Binaartha Sekuritas, Nafan Aji berpendapat, rencana IPO anak usaha Pertamina cukup prospektif dan akan disambut baik oleh para pelaku pasar.


Uang Muka 0% Bisa Mengerek Bisnis Properti

19 Feb 2021

Bank Indonesia (Bl) menetapkan Loan to Value (LTV) dan Financing to Value (FTV) sebesar 100% untuk kredit properti. Ini berarti, seluruh dana untuk mengambil kredit properti ditanggung 100% oleh bank, dengan kata lain konsumen menanggung 0% alias tidak perlu membayar down payment (DP) atau uang muka.

Kebijakan ini berlaku untuk semua jenis properti, seperti rumah tapak, rumah susun, serta ruko/rukan. BI menetapkan kebijakan DP 0% berlaku sejak 1 Maret hingga 31 Desember 2021.

Ketua Umum DPP Real Estate Indonesia (REI), Totok Lusida mengapresiasi bank sentral atas penetapan LTV/FTV hingga 100%. Dia berharap kebijakan ini dapat membangkitkan penjualan seluruh pengembang properti dan perlahan membantu pemulihan ekonomi nasional, ungkap dia kepada KONTAN, kemarin.

Sekretaris Jenderal Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi) Daniel Jumali juga mengusulkan sejumlah insentif untuk membangkitkan bisnis properti. Pihaknya mengusulkan agar pemerintah meringankan beban konsumen dalam pembelian rumah subsidi dan segmen menengah bawah di masa wabah korona.

 


Insentif Pariwisata Berlanjut Tahun Ini

19 Feb 2021

Pemerintah melanjutkan stimulus sektor pariwisata. Salah satu bentuk stimulus tersebut adalah hibah pariwisata, yang merupakan bagian dari program pemulihan ekonomi nasional (PEN) 2021 yang pada tahun lalu telah terserap 70% untuk segmen hotel dan restoran.

Pada 2020, dana hibah pariwisata yang merupakan bagian dari PEN 2021 tercatat sebesar Rp 3,3 triliun. Selain itu, pemerintah akan melanjutkan berbagai program stimulus dalam rangka PEN yang sudah berjalan pada tahun lalu, misalnya subsidi bunga, restrukturisasi kredit, dan KUR Pariwisata.

Sekretaris Jenderal Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Maulana Yusran bilang sektor pariwisata adalah salah satu sektor yang paling sulit bertahan saat ini.

Apalagi, menurut Maulana, pada awal tahun ini justru sektor pariwisata memasuki low season dimana masyarakat justru tidak melakukan perjalanan wisata. Apalagi, pemerintah baru saja memperpanjang kebijakan pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PKM).


Bursa Kripto Segera Meluncur

19 Feb 2021

Bisnis, JAKARTA — Booming aset kripto beberapa waktu belakangan membuat pemangku kepentingan perdagangan berjangka berinisiatif membangun pasar crypto asset yang akan diluncurkan pada kuartal I/2021.

Direktur Utama PT Kliring Berjangka Indonesia (KBI) Fajar Wibhiyadi menyatakan pihaknya tengah menggarap bursa untuk aset kripto di Indonesia. Langkah ini dilakukan sebagai salah satu upaya untuk memperkuat ekosistem perdagangan aset kripto di dalam negeri yang potensinya besar.

Saat ini, KBI tengah menyampaikan permohonan izin dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti). Pada saat bersamaan, PT KBI juga terus menyiapkan infrastruktur pendukung seperti teknologi informasi, ketentuan syarat permodalan, dan lainnya.

Menurut Fajar, aset-aset kripto yang dapat diperdagangkan pada bursa sudah ditentukan berdasarkan sejumlah kriteria, salah satunya sudah mendapat perizinan dari Bappebti guna memberi perlindungan pada para investor.

Dia juga mengimbau calon investor untuk mengetahui ketentuan yang ada terlebih dahulu sebelum berinvestasi.

(Oleh - HR1)


Industri Plastik, Order Mengalir Deras

19 Feb 2021

Bisnis, Jakarta - Industri plastik, kebanjiran order lantaran terjadi ketidakseimbangan pasokan dan permintaan baik di pasar domestik maupun global. Produsen lokal sampai saat ini kewalahan menerima order yang masuk. Pasalnya, kelangkaan kontainer telah menghambat produk impor yang selama ini mengisi pasar. Produsen saat ini lebih mengutamakan pemenuhan pesanan yang sudah terkontrak. Alhasil, para pembeli langsung secara spot harus inden.

Industri Olefin, Aromatik, dan Plastik Indonesia (Inaplas) masih menilai paling tidak tahun ini tidak akan lagi terjadi minus pertumbuhan industri dan mulai menunjukkan kenaikan kendati hanya berada di kisaran 1% hingga 2%. Hingga saat ini perseroan telah melakukan diversifikasi sejumlah produk.  Hal itu guna mendukung sektor makanan dan minuman, UKM, pasar tradisional atau sejenisnya.

(Oleh - IDS)

OJK Godok Aturan Bank Digital

19 Feb 2021

Direktur Eksekutif Penelitian dan Pengaturan Perbankan OJK Anung Herlianto mengatakan, aturan baru tersebut mensyaratkan pembuatan bank digital harus memenuhi modal minimal Rp 10 triliun.

“Untuk bank baru draf belum final diskusi, persyaratannya minimal modal Rp 10 triliun,” kata Anung dalam launching Roadmap Perbankan Tahun 2021 secara virtual, Kamis (18/2).

Selain memiliki modal Rp 10 triliun, bank digital harus memiliki minimal satu kantor cabang di Indonesia. Segmen yang digarap pun harus sesuai dengan model bisnis dan kemampuan IT-nya. Namun, modal minimal Rp10 triliun itu tak berlaku bagi beberapa bank. Untuk bank digital yang berada dalam satu kelompok bank hanya memerlukan modal minimal Rp 1 Triliun.


Kalsel Perkuat Hilirisasi Industri

19 Feb 2021

Ekonomi Kalsel terkatrol atau sangat bergantung dengan ekspor bahan mentah atau setengah jadi, seperti batu bara, Crude Palm Oil (CPO), karet dan kayu lapis.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kalsel Nurul Fajar Desira menyampaikan, untuk ketahanan ekonomi Banua, Pemprov Kalsel akan mentransformasi struktur ekonomi dari dominasi bahan mentah atau setengah jadi menjadi barang jadi. “Atau istilahnya disebut dengan hilirisasi industri,” katanya.

Dikatakannya, selama ini Kalsel punya empat komoditas ekspor unggulan yakni batu bara, CPO, karet dan kayu lapis. Dengan hilirisasi industri, penghasilan penjualan ke luar negeri produk-produk ini menurutnya bisa dimaksimalkan.

Di samping memaksimalkan komoditas ekspor dengan cara hilirisasi industri, Fajar menuturkan, Kalsel juga akan mendorong pertumbuhan tiga sektor unggulan di daerah. Yakni, pertanian, pariwisata dan UMKM.


Pelindo 1 Dorong Pertumbuhan Ekonomi Wilayah Melalui Pengembangan Kuala Tanjung PEI

19 Feb 2021

Pengembangan Kuala Tanjung Port and Industrial Estate (PIE), terdiri dari kawasan Pelabuhan Kuala Tanjung Multipurpose Terminal (KTMT) dan Kawasan Industri/KualaTanjung Industrial Zone yang saling terintegrasi akan meningkatkan utilisasi dan aktivitas bongkar muat di KTMT serta mendorong akselerasi pertumbuhan ekonomi Indonesia bagian barat khususnya wilayah Sumatera Utara.

Pengembangan Kuala Tanjung PIE ditandai dengan telah beroperasinya kawasan pelabuhan Kuala Tanjung Multipurpose Terminal (KTMT) sejak 2019 lalu dan direncanakan sebagai The Next Indonesia’s Logistic and Supply Chain Hub.

Dalam Pengembangan Kuala Tanjung PIE, juga terdapat rencana pengembangan Kawasan Business and Residential Area yang didukung oleh akses jaringan transportasi terpadu berupa jalan tol Trans-Sumatera dan jaringan jalur kereta api yang langsung masuk ke dalam Kuala Tanjung PIE, juga terintegrasi dan terhubung langsung dengan Kawasan Industri Sei Mangkei, yang telah ditetapkan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

Selain itu Kuala Tanjung PIE, juga akan menerapkan konsep smart port and smart industrial area, didukung dengan perencanaan implementasi IoT (Internet of Things) dan ICT (Information and Communication Technology), sehingga nantinya akan menjadi suatu kawasan industri modern berskala International sesuai dengan visi Pelindo 1 yakni, menjadi gerbang utama Indonesia ke jaringan logistik global.