Kalbe dan Genexine Jalin Perjanjian Lisensi US$ 1,1 Miliar
Jakarta - PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) melalui anak usahanya, PT Kalbe Genexine Biologics (KGBio), menandatangani perjanjian lisensi dengan Genexine (Korea Selatan) untuk mengembangkan dan melakukan komersialisasi obat imuno-onkologi GX-I7 atau Efineptakin Alpha. Perjanjian lisensi ini mencapai US$ 1,1 miliar. Nilai keseluruhan lisensi tersebut termasuk upfront payment US$ 27 juta, uji klinik, registrasi, komersialisasi, serta royalti sebesar 10% terhadap pendapatan penjualan. Lisensi akan dibayarkan bertahap sesuai milestone, setelah produk mencapai penjualan yang ditargetkan.
Melalui lisensi ini, akan terbangun kolaborasi antara KGBio dengan banyak mitra global. Alhasil, KGBio bisa berkembang ke level berikutnya, untuk menjadi perusahaan bioteknologi terkemuka di Asia Tenggara. Kesepakatan dengan lisensi KGBio telah membuktikan produk GX-I7 memiliki nilai yang tinggi.
KGBio telah mendapat persetujuan pelaksanakan uji klinik dari Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM). GX-I7 adalah satu-satunya long-acting interleukin-7 dalam pengembangan di dunia yang dapat meningkatkan jumlah limfosit absolut. KGBio tercatat mendappatkan lisensi long-acting erythropoietin GX-E4 atau Efepoetin alfa dari Genexine untuk terapi anemia, dan saat ini sedang melakukan uji klinis fase 3 di Australia, Taiwan, dan Asia Tenggara.
(Oleh - IDS)
Tags :
#BisnisPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023