Ekonomi
( 40733 )Start-up Kuliner Hangry Raih Pendanaan Seri A Rp 188 Miliar
JAKARTA – Hangry, perusahaan
rintisan (start-up) kuliner multi-brand,
mengumumkan perolehan pendanaan
Seri A senilai US$ 13 juta, atau setara
dengan Rp 188 miliar.
Pendanaan dipimpin oleh Alpha
JWC Ventures dan dengan partisipasi dari Atlas Pacific Capital, SALT
Ventrures, dan Heyokha Brothers.
Dengan pendanaan terbaru tersebut,
Hangry pun menargetkan ekspansi
nasional pada 2021 dan 2022.
Sebelumnya, Hangry juga sudah
menerima pendanaan institusional
pertamanya senilai US$ 3 juta, atau
sekitar Rp 43 miliar dari Alpha JWC
Ventures dan Sequoia Capital melalui
program akselerator Surge pada 2020.
Hangry merupakan start-up kuliner
yang memiliki konsep cloud kitchen dan
multi-brand. Dengan model bisnis yang
ringkas dan teknologi terkini, Hangry
dapat menghadirkan pilihan berkualitas
dengan harga terjangkau bagi konsumen di daerah perkotaan Indonesia.
Saat ini, Hangry memiliki beberapa
merek ternama dengan menu beragam,
antara lain Moon Chicken (ayam goreng
ala Korea), San Gyu (masakan autentik
Jepang), dan Ayam Koplo (ayam geprek
dan berbagai hidangan ayam). Semua
tersedia dengan harga terjangkau mulai
dari Rp 15.000 hingga Rp 70.000 per porsi.
Bahkan, pandemi Covid-19 yang
sedang terjadi pun tidak menyurutkan ambisi tersebut. Meskipun
sempat mengalami tantangan di awal
pandemi, Hangry berhasil bertahan
dan berkembang di tengah tantangan
perekonomian serta pembatasan
sosial yang diterapkan pemerintah.
Tahun lalu saja, Hangry berhasil
membuka lebih dari 35 outlet dan tumbuh
hingga 22 kali hanya dalam kurun waktu
satu tahun. “Dalam jangka panjang, Hangry ingin menjadi brand yang tumbuh bersama konsumen, hadir pada tiap momen
mereka dan membuat momen tersebut
menyenangkan,” imbuhnya
(Oleh - HR1)
Bappenas:2022, Butuh Investasi Rp 5.931 Triliun
JAKARTA – Pemerintah meyakini, pemulihan
ekonomi di 2022 semakin baik sejalan dengan
target pertumbuhan ekonomi mencapai 5,8%.
Untuk mencapai target tersebut dibutuhkan
investasi sekitar Rp 5.891,4 triliun - Rp 5.931,8
triliun.
"Pada 2022, investasi akan jadi aktor utama
dorong laju pertumbuhan ekonomi," kata
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Suharso Monoarfa
dalam pembukaan Musyawarah Perencanaan
Pembangunan Nasional (Musrenbangnas)
secara virtual, Jakarta, Selasa (4/5).
Secara rinci, komponen investasi dimaksud
terdiri dari investasi pemerintah sekitar 7,5-
8,4% atau setara Rp 439,4 triliun – Rp 497 triliun
dari total target investasi. Berikutnya, investasi
BUMN Rp 503,1 triliun - Rp 577 triliun atau
sekitar 8,5-9,7%. Serta, investasi swasta yang
diharapkan mencapai sekitar Rp 4.948,9 triliun
- Rp 4.857,7 triliun.
Lebih lanjut, ia meyakini Incremental Capital
Output Ratio (ICOR) Indonesia akan menurun
di 2022, seiring dengan pemulihan ekonomi.
ICOR Indonesia diperkirakan meningkat
menjadi 8,16 pada 2021 dari posisi 2019 yang
tercatat sebesar 6,88.
ICOR diperkirakakan kembali menurun ke
level 6,24 pada 2022. Dengan harapan dapat
mendorong investasi tahun depan. "ICOR
2022 diperkirakan lebih rendah, sehingga investasi dapat mendorong ekonomi secara lebih
efisien,"tuturnya.
(Oleh - HR1)
Pemerintah Pacu Ekspor Sarang Walet dan Porang
JAKARTA – Pemerintah segera melakukan langkah-langkah konstruktif untuk
meningkatkan nilai ekspor sarang burung
walet (SBW) dan porang, antara lain dengan
mengalihkan (shifting) negara tujuan ekspor
untuk komoditas SBW serta menggenjot
produktivitas dan hilirisasi tanaman atau umbi
porang. Saat ini, komoditas SBW dan porang
tengah booming di pasar ekspor, sehingga
situasi tersebut harus dimanfaatkan agar bisa
memberi keuntungan lebih besar bagi peternak/petani dan industri dalam negeri.
Menteri Pertanian (Mentan)
Syahrul Yasin Limpo mengatakan, SBW dan porang kini telah
menjadi komoditas ekspor andalan Indonesia di pasar dunia.
Karena itu, pemerintah akan
mengoptimalkan budidaya dan
produktivitas kedua komoditas tersebut. “Selaku Menteri
Pertanian, saya akan berproses
lebih maksimal di budidayanya
sampai dengan produktivitas,
yang kemudian produktivitas
itu berakhir dan dihilirisasi dengan melakukan proses-proses
pengolahan lanjutan bersama
Menteri Perindustrian yang
disertai pengaturan-pengaturan
tentang perdagangan, termasuk
ekspornya, bersama dengan
Menteri Perdagangan,” kata
Mentan Syahrul saat memberikan keterangan pers bersama
Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi usai rapat
terbatas Kabinet Indonesia Maju
di Istana Merdeka Jakarta, Selasa (4/5).
Mentan mengungkapkan,
dalam rapat terbatas tersebut,
Presiden Joko Widodo secara
khusus berpesan agar segenap
upaya yang dilakukan pemerintah harus berpihak kepada
rakyat. Segala regulasi yang
nantinya dibuat jangan sampai
menjadi hambatan bagi para
petani/peternak dan industri
lokal. “Saya selaku Mentan
bersama dengan Mendag akan
mencoba melakukan upaya maksimal serta memberikan ruang
bagi petani porang dan tentu
peternak rumah burung walet
agar besok bisa mendapatkan
nilai-nilai ekspor yang lebih banyak bagi kepentingan negeri dan
rakyat tentunya," ujar Mentan
(Oleh - HR1)
Maskapai Super di Lingkaran Singa Merah
Industri penerbangan nasional kedatangan pemain baru setelah Super Air Jet mengajukan rencana operasi di kelas low-cost carrier (LCC) atau penerbangan berbiaya rendah. Juru bicara Kementerian Perhubungan, Adita Irawati, mengatakan Super Air Jet belum mengantongi izin operasi komersial.
Super Air Jet dioperasikan oleh perusahaan bernama PT Super Air Jet. Dalam akta perusahaan disebutkan bahwa Super Air Jet bergerak dalam bisnis angkutan udara berjadwal untuk penumpang dalam dan luar negeri, angkutan udara perintis, serta angkutan barang dan penerbangan wisata.
Nama-nama dalam akta ini memunculkan dugaan bahwa Super Air Jet terafiliasi dengan grup Lion Air, maskapai yang menguasai pasar LCC di Indonesia. Rudy Lumingkewas tercatat sebagai Direktur Lion Air, sementara Redi Irawan menjabat Direktur Operasional Wings Air, salah satu maskapai di bawah grup Lion Air.
Farian menolak jika Super Air Jet disebut terkait dengan Lion Air. Namun dia enggan memberikan informasi lebih jauh. Redi Irawan dan Rudy Lumingkewas belum memberikan konfirmasi soal kepemilikan sahamnya di Super Air Jet. Adapun Corporate Communications Strategic Lion Air Group, Danang Mandala Prihantoro, menyatakan Super Air Jet tidak berhubungan dengan Lion Air.
Sepi Transaksi di Pasar Saham
Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat penurunan nilai transaksi di pasar modal. Nilai transaksi perdagangan sepanjang April lalu dilaporkan sebesar Rp 396 triliun, menyusut dibanding Maret yang mencapai Rp 569 triliun. Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa BEI, Laksono Widodo, mengungkapkan terdapat sejumlah penyebab perurunan nilai transaksi tersebut. Salah satu dugaannya adalah pamer saham yang tergerus mata uang kripto.
Mungkin karena adanya kompetisi dari mata uang kripto, walau memang belum ada data konkret. Hal lain yang menyebabkan sepinya nilai transaksi adalah tren aksi jual investor asing yang masih berlanjut serta ekonomi yang mulai bergerak. Banyak uang retail yang diputar balik ke sektor riil. Head of Investment Research Infovesta Utama, Wawan Hendrayana, menilai salah satu penyebab lesunya gairah pasar modal di kuartal I tahun ini adalah kinerja emiten yang di bawah ekspektasi.
Manajemen bursa berupaya meningkatkan gairah investasi di pasar modal dan mengungkit nilai transaksi. Kebijakan yang sedang disiapkan adalah perpanjangan jam perdagangan untuk pasar reguler dan pasar negosiasi, dari yang saat ini berakhir pukul 15.00 menjadi 16.30 WIB.
KInerja Ekspor Sumatera Utara, Kelapa Sawit Punya Andil Besar
Bisnis, MEDAN — Meningkatnya permintaan komoditas kelapa sawit mengerek kinerja ekspor barang melalui pelabuhan muat wilayah Sumatra Utara pada Maret 2021 hingga 40,86% dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Pengusaha di sektor kelapa sawit berharap pemerintah pusat terus meningkatkan serapan kelapa sawit dalam negeri agar harga bisa tetap bersaing.
Koordinator Fungsi Statistik Distribusi Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut Dinar Butar Butar mengatakan golongan barang yang mengalami peningkatan ekspor terbesar Maret 2021 adalah lemak dan minyak hewan/nabati, salah satunya kepala sawit.
Dengan penambahan tersebut, total nilai ekspor golongan itu pada Maret tahun ini tercatat US$471,54 juta atau naik 45,28% dibandingkan dengan bulan sebelumnya sebesar US$236,42.
Berdasarkan data kuartal I/2020, ekspor golongan lemak dan minyak nabati tercatat US$1,05 miliar atau naik 48% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu sebesar US$719,95 juta.
Moncernya kinerja sektor minyak nabati tersebut telah memberi andil terhadap total nilai ekspor Sumut selama kuartal I/2021 sebesar 48,11%.
Sekretaris Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) Sumut Timbas Prasad Ginting mengatakan tren kenaikan harga kelapa sawit dan minyak sawit mentah dalam beberapa pekan terakhir menjadi penyumbang nilai ekspor Sumut secara signifikan.
Beberapa faktor yang memengaruhi hal itu a.l peningkatan permintaan dari China, disepakatinya perdagangan bebas antara Indonesia dengan Swiss melalui sebuah referendum pada 7 Maret 2021, dan perubahan kurs rupiah.
Pada 2020, nilai ekspor CPO dan turunannya dari Sumut mencapai US$2,52 miliar atau naik sebesar US$240 juta dibandingkan dengan nilai ekspor 2019 sebesar US$2,28 miliar. Jumlah ini memberi andil sebesar 31,17% terhadap ekspor Sumut.
Untuk mempertahankan tren harga positif itu, Timbas mengharapkan kepada pemerintah pusat untuk konsisten dalam mengembangkan biodiesel dari kelapa sawit.
Menurutnya, bila produk turunan kelapa sawit lebih banyak dimanfaatkan di dalam negeri, maka volume ekspornya pun akan berkurang. Hal ini membuat permintaan produk kepala sawit di pasar global makin tinggi.
(Oleh - HR1)KFC Lapor ke BEI soal Utang Bakrie Rp 75 Miliar Belum Dibayar
Pengelola gerai KFC, PT Fast Food Indonesia Tbk. melaporkan ke Bursa Efek Indonesia soal utang PT Bakrie Darma Indonesia (BDI) senilai Rp 75 miliar yang belum dibayar.
Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Fast Food Indonesia, Dalimin Juwono, dalam keterbukaan informasi yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia per tanggal 28 April 2021. Di dalam surat bernomor O28/Penj./FAST/lV/21 yang ditujukan ke Kepala Divisi Penilaian Perusahaan 2 BEI, Vera Florida, disebutkan,perseroan memiliki piutang total senilai Rp 100 miliar kepada BDI sejak 31 Desember 2019.
Piutang diberikan ke Bakrie Darma Indonesia dengan skema tanpa bunga dan akan digunakan untuk pendanaan kegiatan usaha, pembangunan dan pembelian properti. Dengan latar belakang tersebut, Perseroan sepakat untuk memberikan investasi di proyek tersebut.
Perseroan akan memperoleh hak untuk menggunakan properti untuk pengembangan usaha restoran. Dalam keterangan pada catatan laporan keuangan disampaikan, jika proyek BDI tidak terlaksana sampai 31 Desember 2019, maka status perjanjian akan batal.
Karena proyek properti tersebut tak terealisasi, BDI mengembalikan sebagian dana yang diterima sebesar Rp 25 miliar pada Desember 2020. Adapun sisa pengembalian utang sebesar Rp 75 miliar akan tetap diselesaikan oleh BDl.
Ethereum Tembus US$ 3.000
HONG KONG – Mata uang
kripto (cryptocurrency) Ethereum
(Ether) dilaporkan menembus
US$ 3.000 pada Senin (3/5) dan
mencetak rekor baru tertinggi
dalam reli panjang cemerlang
dengan mengalahkan nilai bitcoin yang dianggap lebih besar.
Ini karena banyak investor yang
bertaruh bahwa Ether bakal lebih
banyak digunakan dalam sistem
keuangan masa depan yang terdesentralisasi.
Ether, koin yang ditransaksikan
di sistem transaksi blockchain
ethereum, naik 3% di bursa Bitstamp menjadi US$ 3.051,99 saat
waktu makan siang di Asia. Sejauh ini, angka tersebut naik lebih
dari 300% di tahun ini, dan dengan
mudah melampaui kenaikan bitcoin 95% yang lebih populer.
Nilai cross rate – yakni nilai
tukar dua mata uang berdasarkan
nilai tukar menggunakan mata
uang ketiga – eter/bitcoin telah
melonjak lebih dari 100% pada
tahun ini dan mencapai nilai
tertinggi 2,5 tahun pada Minggu
(2/5). Pergerakan ini menunjukkan tingkat rotasi ke mata uang
kripto terbesar kedua karena
para investor mendiversifikasi
eksposur mereka.
“Volume DeFi yang meningkat
terus mendorong harga ethereum
lebih tinggi karena investor mendapatkan kepercayaan pada kripto dan melihat ethereum sebagai
aset tempat kedua yang aman,”
kata Jehan Chu, mitra pengelola
di perusahaan modal ventura
blockcha
(Oleh - HR1)
Hingga 2024, Kemkominfo Targetkan 150 Start-up Digital Baru Berkualitas
JAKARTA – Kementerian Komunikasi dan
Informatika (Kemkominfo), melalui program Startup Studio Indonesia, menargetkan bisa melahirkan
sebanyak 150 usaha rintisan berbasis teknologi (startup) digital baru yang berkualitas dan berdaya saing
hingga tahun 2024.
Mereka diharapkan akan berhasil
mengembangkan skala bisnisnya dari
segi jumlah pengguna, pendapatan,
penyerapan tenaga kerja, dan pendanaan/investasi dari modal ventura
(venture capital/VC) untuk pengembangan usahanya.
Program Start-up Studio merupakan
bentuk dukungan Kemkominfo untuk
mendukung kemajuan ekosistem startup Indonesia melalui penyediaan fasilitas
yang memberikan akses bagi para pegiat
early-stage start-up untuk mengembangkan potensi bisnisnya. Saat ini, program
ini telah memasuki Batch Ke-2.
“Saya berharap, program Start-up
Studio ini dapat mencetak dan mengembangkan skala bisnis dari 150 start-up
digital Indonesia hingga 2024,” kata Direktur Jenderal Aplikasi dan Informatika
Kemkominfo Semuel A Pangerapan,
melalui webinar, Senin (3/5).
Terkait program Start-up Studio,
Semmy menjelaskan, berdasarkan
hasil Batch Ke-1, Kemkominfo melihat
respons yang sangat positif dari komunitas start-up. Bahkan, para alumni
memperoleh manfaat nyata dalam
pengembangan usahanya setelah
mengikuti program tersebut.
Tiga start-up dari 20 alumni Batch
Ke-1 berhasil mendapatkan investasi
dari VC. Sekitar 40% peserta juga memiliki pertumbuhan lebih dari 20%
month-to-month traction growth di atas
rata-rata industrinya.
Kemkominfo memprioritaskan
enam sektor bisnis start-up untuk
dikembangkan melalui program
tersebut karena merupakan industri
unggulan Indonesia, baik dari sisi sumber daya maupun tingkat penyerapan
tenaga kerja. Keenam sektor terdiri
atas pendidikan, kesehatan, maritim,
agrikultur, pariwisata, dan logistik.
Sementara itu, kategori early-stage
start-up yang dapat mengikuti program telah memiliki minimum valuable product (MVP) dan traction
selama minimal tiga bulan, sedang
dalam proses validasi product-market
fit, telah berbadan hukum, dan dalam
tahap pendanaan angel, pre-seed, seed,
pre-series A, hingga series A.
(Oleh - HR1)
AWS dan Midtrans Bantu UMKM untuk Go Digital
JAKARTA – Amazon Web Services Inc (AWS), perusahaan milik Amazon.com, pada Senin (3/5), mengumumkan kolaborasinya dengan Midtrans, perusahaan payment gateway terkemuka di Indonesia. Keduanya mendorong UMKM Indonesia untuk memanfaatkan teknologi (go digital).
Platform terbaru Midtrans yang
dikembangkan bersama AWS, yakni
Pojok Usaha, guna mendukung
simplifikasi dalam pengadopsian
teknologi bagi usaha mikro, kecil, dan
menengah (UMKM) di Indonesia.
Platform tersebut menghadirkan
kemudahan bagi pelaku UMKM
dalam mendapatkan layanan komputasi awan (cloud) AWS serta mengakses beragam solusi bisnis dan
pembayaran dari Midtrands, maupun
dari mitra-mitra teknologi keduanya.
Chief Operating Officer at
Midtrans Leonard Haidy menuturkan, Midtrans yang merupakan bagian dari Gojek Group, berkomitmen untuk mendukung pelaku
usaha di tahap pertumbuhan mana
pun saat ini melalui solusi pembayaran yang komprehensif.
Country Manager AWS Indonesia
Gunawan Susanto menambahkan,
Midtrans bersama AWS berkomitmen
untuk mendukung ribuan UMKM
di Indonesia dalam mendigitalisasi
operasionalnya agar dapat terus meningkatkan pertumbuhannya.
“Dengan mempercepat perjalanan cloud, para pelaku usaha tersebut diharapkan dapat memperkokoh terciptanya inovasi sekaligus
mendorong terbangunnya sebuah
perekonomian yang inklusif di
Indonesia,” ucap Gunawan
Keduanya pun bertekad untuk
mendorong pertumbuhan bagi
lebih dari 10.000 UMKM di Indonesia di tahun pertamanya bergabung
dengan platform Pojok Usaha.
Midtrans dan AWS bersamasama akan membantu para pelaku
UMKM mengembangkan bisnisnya di cloud, meningkatkan
eksistensi di ranah daring, serta
menciptakan peluang pendapatan
serta efisiensi baru melalui pendayagunaan teknologi
(Oleh - HR1)
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









