;

Tujuh Startup Raup Investasi US$ 572 Juta

Ekonomi R Hayuningtyas Putinda 27 Apr 2021 Investor Daily, 27 April 2021
Tujuh Startup Raup Investasi US$ 572 Juta

JAKARTA – Sebanyak tujuh perusahaan rintisan teknologi (startup) di berbagai sektor meraup investasi US$ 532 juta tahun ini. Mereka adalah Bukalapak, Shipper, SiCepat, CoLearn, Ruangguru, Sayurbox, dan Halodoc.

Sekretaris Jenderal Asosiasi Modal Ventura untuk Startup Indonesia (Amvesindo) Eddi Danusaputro memperkirakan investasi startup kuartal I-2021 naik. Namun, dia belum bisa memastikan berapa nilainya. Yang jelas, peningkatan itu didorong oleh perekonomian yang sudah mulai pulih.

Berdasarkan data Amvesindo, sampai kuartal III-2020, terdapat 52 transaksi pendanaan untuk start up senilai US$ 1,92 miliar. Modal ventura antara lain berinvestasi di startup sektor keuangan atau fintech, edukasi atau edutech, dan software as a service (SaaS).

Detail Pendanaan 

Di sisi lain, Shipper, perusahaan penyedia logistik nasional, menutup pendanaan Seri B senilai US$ 63 juta. Pendanaan ini dipimpin DST Global and Sequoia Capital India dengan partisipasi dari Prosus Ventures, Floodgate, Lightspeed, Insignia Ventures, AC Ventures, dan Y Combinator. “Pendanaan ini ditutup kurang dari setahun setelah Shipper mengantongi pendanaan Seri A Juni 2020,” tulis Stat Times. Shipper didirikan oleh Budi Handoko selaku COO dan Phil Opamuratawongse, CEO, pada 2017. Shipper menyediakan layanan pengiriman barang untuk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dan e-commerce secara digital, baik untuk call center, mitra pengiriman.

“Saat ini, Ruangguru melayani 22 juta pengguna di negara-negara itu. Sebelumnya, Ruangguru mendapatkan pendanaan seri C senilai US$ 150 juta pada 2019, yang dipimpin General Atlantic dan GGV Capital. Investor awal Ruangguru adalah East Ventures, Venturra Capital, and UOB Venture Management,” tulis Tech in Asia. Startup edtech lainnya, CoLearn, telah meraup US$ 10 juta dari pendanaan Seri A yang dipimpin Alpha Wave Incubation dan investor yang fokus ke sektor edtech GSV Ventures. Kedua perusahaan itu baru kali pertama berinvestasi di Indonesia. Investor lama Surge dan AC Ventures tetap berpartisipasi. Sejak dirilis Agustus 2020, techcrunch. com melaporkan, CoLeard telah diunduh 3,5 juta lali dengan pengguna aktif sekitar 1 juta. Sementara itu, Reuters melaporkan, pemain marketplace Bukalapak telah menggalang dana US$ 234 million, yang dipimpin Microsoft, sovereign wealth fund Singapura GIC, dan Grup Emtek, pemain media papan atas Indonesia. Pendanaan ini masuk di tengah meningkatnya minat investor global ke sektor teknologi Asia Tenggara. Adapun investor lain yang masuk pendanaan itu antara lain sayap bisnis investasi Standar Chartered SC Ventures dan portal berita Korea Selatan Naver Corp.

Terakhir, Grup Astra menyuntik Halodoc dan Sayurbox masing-masing US$ 35 juta dan US$ 5 juta pada Maret dan April 202. Sayurbox adalah e-commerce grocery farm-to-table platform dan distributor sayuran segar, sedangkan Halodoc merupakan platform kesehatan berbasis daruing. Astra merupakan investor utama pada funding rounds baru dari kedua startup asal Indonesia ini

(Oleh - HR1)

Tags :
#Startup
Download Aplikasi Labirin :