Ekonomi
( 40465 )Ombudsman RI: Bapanas Tetapkan Besaran CBP sebelum Puncak Panen Raya
Ombudsman RI merekomondasikan agar Badan Pangan Nasional (Bapanas) telah menetapkan besaran cadangan beras pemerintah (CBP) paling lambat 18 April 2022 atau sebelum masa puncak panen raya padi di Tanah Air. Demikian disampaikan anggota Ombudsman RI Yeka Hendra Fatika dalam konferensi pers menggelar rapat Monitoring Akhir Pelaksanaan Tindakan Korektif Laporan Akhir Hail Pemeriksaan (LAHP) Tata Kelola CBP yang digelar Ombudsman RI di Jakarta, Jumat (18/3). "Hari ini sudah disepakati paling lambat 18 April 2022 atau satu bulan kemudian. Pemerintah RI sudah memiliki penetapan jumlah CBP yang kewenangan menetapkannya ada di Bapanas," Kata Yeka Yendra.Ia menuturkan, salah satu carut marutnya tata kelola CBP di Indonesia sejatinya adalah tidak ditetapkannya berapa jumlah CBP. Besaran CBP hanya berupa rekomendasi dari rapat koordinasi terbatas. Padahal seharusnya, jumlah CBP ditetapkan dalam bentuk keputusan setingkat Menteri. (Yetede)
HSBC fasilitasi Green Loan Untuk ECO Paper Indonesia
PT Bank HSBC Indonesia memberikan pinjaman ramah lingkungan sebesar Rp 27 miliar kepada PT Eco Paper Indonesia (ECO), anak perusahaan PT Alkindo Naratama Tbk (ALDO). Transaksi ini mencerminkan komitmen HSBC Indonesia untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang lebih berkelanjutan di Tanah Air. Directur Commercial Banking HSBC Indonesia Eri Budiono menjelaskan, porsi pembiayaan hijau perseroan saat ini masih rendah. "Green Loan kami masih rendah, dan kami juga masih punya dua definisi green loan. Dari HSBC dan OJK yang baru mengeluarkan taksonomi hijau. Memang kalau Indonesia dibandingkan dengan negara lain masih kecil, tapi ini momentum akan meningkat,"Jelas Eri dalam konferensi Pers, Jumat (18/3). HSBC Indonesia beraspirasi mencepatkan ekonomi bebas karbon melalui praktek keuangan yang berkelanjutan. Perseroan mendukung kelancaran pertumbuhan ekonomi Indonesia akan berdampak signifikan membantu negara mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan dan mitigasi dampak perubahan iklim. (Yetede)
Pemulihan Ekonomi: Restrukturisasi Kredit Melandai
Otoritas Jasa Keuangan mencatat nominal kredit restrukturisasi kredit terdampak Covid-19 turun Rp8,8 triliun pada Januari 2022 dibandingkan dengan Desember 2021 menjadi Rp654,64 triliun. Sementara itu, jika restrukturisasi kredit posisi Januari 2022 dibandingkan dengan posisi pada Desember 2020, nilainya berkurang Rp175,07 triliun. Penurunan tersebut didorong oleh kredit untuk UMKM yang turun Rp4,79 triliun secara bulanan, dari Rp256,72 triliun pada Desember 2021 menjadi Rp251,394 triliun pada Januari 2022. Jumlah debitur segmen UMKM pada Januari 2022 sebanyak 2,96 juta debitur, turun 1,61 juta debitur dibandingkan dengan Desember 2020.
Kemudian, restrukturisasi di industri pembiayaan pada 21 Februari 2022 diketahui sebesar Rp221,28 triliun, dengan jumlah kontrak 5,25 juta kontrak. Sebelumnya, saat peresmian kantor perwakilan OJK Surabaya, Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso mengatakan bahwa penurunan restrukturisasi kredit terjadi seiring dengan kondisi perekonomian yang mulai pulih. “Ekonominya sudah bagus,” kata Wimboh. Berdasarkan catatan Bisnis, total restrukturisasi kredit perbankan pernah mencapai Rp830,5 triliun pada 2020. Angkanya bahkan pernah mencapai Rp1.113,93 triliun pada Oktober 2020. Kemudian nilai restrukturisasi terus melandai menjadi Rp 663,49 triliun per Desember 2021 dan jumlahnya terus mengalami penurunan hingga Januari 2022.
Akses Pembiayaan Digital : Danareksa & Investree Bermitra Bidik UMKM
PT Danareksa Finance (Danareksa Finance) menggandeng mitra perusahaan platform digital atau fintech lending PT Investree Radhika Jaya, sebagai mitra pembiayaan channeling bagi usaha mikro kecil menengah (UMKM). Kolaborasi terebut dilakukan seiring dengan masif dan esensialnya penggunaan teknologi digital dalam ekosistem sektor jasa keuangan. Direktur Utama PT Danareksa Finance, Bonifacius Prasetyo mengatakan kerja sama itu dalam rangka memperluas jangkauan nasabah ke pelaku UMKM yang saat ini baru mencapai 16% dari total portofolio perseroan.
Co-Founder & CEO Investree, Adrian Gunadi meyakini pelaku UMKM akan mendapat manfaat besar dari kolaborasi institusi keuangan dan mitra channelling. Sejak pandemi dimulai pada Maret 2020 sampai Maret 2022, Investree pun telah menggandeng total 10 lender institusi baru yang bergabung dan mendanai untuk meningkatkan aset sekaligus mendiversifikasi portofolio. Mitra lender itu di antaranya bank nasional, bank daerah, bank digital, multifinance, hingga perusahaan internasional berdampak sosial.
Kebijakan Moneter, BI yang Percaya Diri
Rapat Dewan Gubernur BI, Kamis (17/3) memutuskan mempertahankan tingkat suku bunga acuan BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) 3,5 %, suku bunga deposit facility 2,75 %, dan suku bunga lending facility 4,25 %, yang sudah bertahan 13 bulan sejak Februari 2021. BI menilai keputusan tersebut sejalan dengan perlunya menjaga stabilitas nilai tukar dan terkendalinya inflasi, serta upaya mendorong pertumbuhan ekonomi, di tengah tekanan eksternal yang meningkat, terutama terkait ketegangan geopolitik Rusia-Ukraina.
BI selanjutnya terus memperkuat sinergi kebijakan dengan pemerintah dan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) dalam rangka mengendalikan inflasi, menjaga stabilitas moneter dan sistem keuangan, serta meningkatkan kredit/pembiayaan kepada dunia usaha pada sektor prioritas untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, ekspor, serta inklusi ekonomi dan keuangan. Tren peningkatan inflasi saat ini tidak tepat jika direspons dengan kenaikan suku bunga acuan, yang akan menjadi bumerang karena akan menahan proses pemulihan ekonomi yang kini tengah berlangsung. Untuk mendorong pertumbuhan ekonomi memang diperlukan tingkat suku bunga acuan yang rendah. (Yoga)
Kementerian BUMN Bubarkan Tiga Perusahaan
Kementerian BUMN membubarkan 3 perusahaan milik negara yang sudah tidak beroperasi. Pembubaran ini secara resmi masih menunggu PP yang rencananya dikeluarkan Juni 2022. Ketiga BUMN tersebut adalah PT Kertas Kraft Aceh (Persero) yang berhenti beroperasi sejak 2008, PT Industri Gelas (Persero) yang berhenti beroperasi tahun 2015, dan PT Industri Sandang Nusantara (Persero) yang berhenti sejak 2018. PT Industri Gelas, misalnya, memproduksi kemasan gelas, tetapi sudah lama tidak mendapatkan order. Sementara PT Kertas Kraft Aceh, produsen kertas pembungkus semen, kesulitan mendapatkan bahan baku. Padahal, kapasitas terpasang perusahaan itu mencapai 135.000 ton per tahun. Sementara PT Industri Sandang memproduksi benang tenun dan karung. ”Perusahaan yang sudah berhenti beroperasi tentu tidak boleh terus terkatung. Kita tidak boleh menjadi pemimpin zalim yang tidak memastikan penyelesaian yang baik,” kata Menteri BUMN Erick Thohir, Kamis (17/3). (Yoga)
KKP Perkuat Pengawasan
KKP meluncurkan 4 armada unit pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan, yang ditargetkan memburu penyelundup benih bening lobster dan pengebom ikan. Menteri KP Sakti Wahyu Trenggono (17/3) mengemukakan, untuk tahap awal, 4 armada pengawasan Hiu Biru berkecepatan 57 knot akan ditempatkan pada wilayah rawan penyelundupan benih bening lobster dan perikanan penangkapan ikan
Dirjen Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Laksamana Muda TNI Adin Nurawaluddin mengemukakan, penyelundupan benih bening lobster lewat laut serta penangkapan merusak biasanya menggunakan kapal cepat di laut teritorial Indonesia. Empat kapal pengawas yang dibuat galangan di Batam itu aim mampu melaju hingga 57 knot per jam atau 105,56 Km/jam. Bodi kapal yang ramping juga cocok untuk mengejar kapal cepat penyelundup yang biasanya beraksi di perairan dangkal.
Koordinator Nasional Destructive Fishing Watch (DFW) Indonesia Muhammad Abdi Suhufan mengemukakan, peluncuran 4 kapal itu diharapkan memperkuat kapasitas dan postur pengawasan KKP dalam melakukan penangkapan dan penegakan hokum terhadap kapal ikan yang terindikasi melakukan pelanggaran. Ia menambahkan, setiap hari teridentifikasi terdapat 500 kapal ikan yang diduga melakukan pelanggaran. (Yoga)
Adhi Karya Tambah Modal Segar
PT Adhi Karya (Persero) Tbk akan menambah modal dengan skema hak memesan efek terlebih dahulu (right issue). Adhi Karya akan menerbitkan saham baru sebanyak 7.121.658.184 dengan harga Rp 100 per saham. Berdasarkan keterbukaan pada BEI, Kamis (17/3), Adhi Karya akan menggunakan dana hasil right issue ini untuk penyertaan pada proyek-proyek Adhi Karya. (Yoga)
Utang Luar Negeri Indonesia Turun
Posisi utang luar negeri Indonesia pada akhir Januari 2022 tercatat 413,6 miliar USD, turun dibandingkan posisi utang luar negeri pada bulan sebelumnya sebesar 415,3 miliar USD. Penurunan terjadi baik pada posisi utang luar negeri sektor publik (pemerintah dan bank sentral) maupun sektor swasta. Secara tahunan, posisi utang luar negeri Januari 2022 terkontraksi 1,7 %. Demikian disampaikan BI pertengahan pekan ini. (Yoga)
Kejati DKI Selidiki Ekspor Minyak Goreng
Kejati DKI Jakarta menyelidiki 3 perusahaan atas dugaan melanggar hukum terkait ekspor minyak goreng kemasan. Selain memicu kelangkaan, ekspor tersebut juga mengakibatkan kerugian negara. ”Pada Juli 2021 sampai Januari 2022, PT AMJ bersama PT NLT dan PT PDM diduga melakukan ekspor minyak goreng kemasan melalui Pelabuhan Tanjung Priok sejumlah 7.247 karton,” kata Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati DKI Jakarta Ashari Syam (17/3). Koordinator Masyarakat Anti-Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman mengatakan, pihaknya melaporkan dugaan penyelundupan atau ekspor ilegal minyak goreng dengan modus dicatat sebagai sayuran. Informasinya, 23 kontainer telah meninggalkan Tanjung Priok dan tersisa satu kontainer. Tujuan ekspor ilegal itu antara lain Hong Kong. (Yoga)
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









