Ekonomi
( 40554 )Harga Nikel Global Terus Turun Sejak Transaksi Dibuka Kembali
Harga nikel dunia makin adem. Harga nikel kontrak bergulir tiga bulan di London Metal Exchange berada di US$ 36.915 per ton, Jumat (18/3). Harga nikel anjlok 19% sejak perdagangan dibuka kembali Rabu lalu (16/3). Direktur TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuabi menjelaskan, harga nikel naik sebelum ini akibat memanasnya perang Rusia-Ukraina. "Sehubungan dengan kondisi saat ini di Ukraina sudah sedikit stabil dan sempat ada gencatan senjata, harga turun lagi," ujar Ibrahim, Senin (21/3). Founder Traderindo.com Wahyu Tribowo Laksono menilai, wajar harga nikel terkoreksi seiring meredanya isu geopolitik antara Rusia-Ukraina. Tapi, dalam jangka menengah, harga berpotensi konsolidasi, lantaran isu geopolitik belum usai.
Ibrahim menilai, saat ini para spekulan di pasar juga mulai merealisasikan keuntungan. Dengan demikian, harga kembali turun dan mendekati harga wajar. "Harga wajar nikel berada di level US$ 19.000 per ton," kata dia. Meski begitu, jika konflik antara Rusia dan Ukraina kembali memburuk, terbuka peluang harga nikel mencapai US$ 50.000 per ton. Namun jika ketidakpastian di pasar global mereda, harga nikel akan bergerak turun kembali ke kisaran level support di US$ 22.000 per ton.
Penerimaan Bea Keluar Masih Bisa Tinggi
Prospek ekspor minyak sawit mentah alias crude palm oil (CPO) ke depan masih cerah. Meski pemerintah telah resmi menaikkan pungutan ekspor komoditas tersebut, pemerintah masih akan menikmati tingginya penerimaan dari bea keluar komoditas tersebut. Kenaikan tarif pungutan ekspor atau levy CPO dan produk turunannya, diatur melalui Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 23 Tahun 2022 tentang Tarif Badan Layanan Umum adan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit. Dalam beleid tersebut, tarif pungutan ekspor CPO naik dari maksimal US$ 355 per ton menjadi US$ 375 per ton.
Aturan ini diikuti dengan kenaikan batas atas harga CPO dari di atas US$ 1.000 per ton menjadi US$ 1.500 per ton. Aturan ini berlaku sejak 18 Maret 2022 lalu. Selain tarif tersebut, ekspor CPO dan turunannya juga dikenakan tarif tetap bea keluar US$ 200 per ton. Direktur Komunikasi dan Bimbingan Pengguna Jasa Direktorat Jenderal (Ditjen) Bea dan Cukai Kementerian keuangan Nirwala Dwi Heryanto menyebut, kenaikan pungutan ekspor tidak berdampak terhadap penerimaan bea keluar lantaran tarif bea sama.
Proyek LNG MINI di Bali Mulai Diminati Investor
Sebanyak 47 proyek investasi berkelanjutan senilai Rp 155,12 triliun yang diluncurkan oleh Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), mulai dilirik. Salah satunya, proyek terminal LNG (Liquified Natural Gas) di Pelabuhan Benoa, Bali. Deputi Bidang Perencanaan Penanaman Modal Kementerian Investasi Nurul Ichwan mengatakan, proyek yang dikelola oleh PT Pelindo Energi Logistik (PT PEL) tersebut menjadi proyek yang paling menarik bagi investor. Apalagi, terminal LNG mini ini akan menjadi yang pertama di kawasan Asia Tenggara Sayangnya, Nurul masih belum menyebutkan lebih jauh berapa banyak investor yang melirik proyek tersebut, termasuk besaran rencana investasinya
GOTO Memperpanjang Periode Penawaran Awal Saham IPO
PT Goto Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) memperpanjang periode waktu penawaran awal (bookbuilding period) saham selama tiga hari. Proses penawaran awal yang semula dijadwalkan pada 15 - 21 Maret 2022, diperpanjang hingga Kamis, 24 Maret 2022. Manajemen GOTO beralasan, hal ini dilakukan agar semakin banyak konsumen dan pedagang di platform Gojek, Tokopedia, dan Goto Financial dapat mengikuti program Saham Gotong Royong. Sekretaris Perusahaan GOTO Koesoemohadiani mengatakan, program Saham Gotong Royong baru pertama dilakukan di bursa. Sehingga, masyarakat, terutama para konsumen dan pedagang di ekosistem GOTO perlu waktu lebih untuk memahami mekanisme pemesanan saham dan mempertimbangkan keputusan investasi.
Melecut Investasi di Sektor Hulu Migas
Pada awal tahun ini, pemerintah menargetkan investasi di sektor minyak dan gas bumi (migas) mencapai US$$17 miliar. Penetapan tersebut tercatat melampaui target pada tahun lalu sebesar US$15,9 miliar. Tentu saja target ini cukup menantang di tengah kondisi sektor hulu migas yang kurang begitu kondusif. Di sisi lain, produksi minyak mentah dalam negeri masih jauh dari harapan. Hal itu dikarenakan lapangan di Indonesia sudah mulai menua sehingga secara alamiah jumlah produksi akan menyusut. Penurunan produksi ini sudah ditahan dengan memanfaatkan teknologi enhanced oil recovery (EOR). Teknologi EOR merupakan salah satu metode pengurasan minyak tingkat lanjut untuk mengoptimalkan produksi sebuah lapangan migas.
Tentu saja masalah itu menambah panjang pekerjaan rumah yang perlu diselesaikan para pemangku kepentingan. Di tengah kondisi yang sedemikian menantang dan target investasi yang tinggi, bertiup angin segar munculnya komitmen dari Petronas dan BP di tiga dari empat wilayah kerja (WK) yang dilelang oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral. Ketiga WK atau blok migas itu adalah North Ketapang, Agung I, dan Agung II. Pemerintah memang tidak tinggal diam dengan kondisi investasi migas yang stagnan beberapa tahun ini. Beberapa hal di atas menjadi bukti bahwa pemerintah terus berupaya menyelesaikan pekerjaan rumah pemerintah di sektor migas yang terkenal bermodal besar, berteknologi maju, dan berisiko tinggi ini.
Ekspor Baja: GGRP Pasok Kebutuhan Pabrik Mobil Listrik AS
Produsen baja PT Gunung Raja Paksi Tbk. melepas ekspor baja struktur ke Casa Grande, Arizona, Amerika Serikat, untuk perusahaan industri mobil listrik, Lucid Motors.Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita berkesempatan melepas ekspor produk jenis structural beam sebanyak 700 metrik ton senilai US$1 juta itu.
Pengiriman baja ke Amerika Serikat (AS) merupakan upaya emiten berkode GGRP itu untuk mencapai target ekspor 2022 senilai US$70 juta. Selain itu, langkah tersebut juga dilakukan untuk meningkatkan porsi ekspor menjadi 20% dari tahun sebelumnya yang sebesar 5%. Pada tahun lalu, Gunung Raja Paksi mencapai nilai ekspor sebesar US$44 juta.
Presiden Direktur Gunung Raja Paksi Abednedju Giovano Warani Sangkaeng menyampaikan, ekspor baja struktur tersebut merupakan pengiriman trial order untuk pembangunan pabrik Lucid Motors.
Harga Makanan dan Minuman Naik
Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (Gapmmi) menyatakan industri makanan dan minuman olahan akan menaikkan kembali harga produk mereka setelah lebaran menyusul tren kenaikan harga komoditas pangan berlanjut sejak akhir tahun lalu. Kenaikan harga itu juga dipicu oleh penerapan tarif pajak pertambahan nilai atau PPN sebesar 11% pada April 2022.
Kolaborasi Menuju Ekonomi Hijau
Kompleksitas urusan transisi energi di Tanah Air terlihat dari rencana pemerintah dalam menyusun renjana jangka panjang transisi energi, mulai dari menerbitkan Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) Hijau 2021-2030 hingga menjalankan komitmen ”Net Zero Carbon” 2060. Pemerintah menyadari bahwa proses transisi energi harus berlangsung secara inklusif serta kolaboratif. Artinya, negara yang memiliki beban berat untuk transisi energi harus dibantu dan diberikan kemudahan. Sebaliknya, negara yang sudah siap bisa jalan terlebih dahulu sambil membantu negara lain yang belum mampu.
Indonesia akan mengoptimalkan momentum presidensi G-20 untuk mendorong sinergi antara negara berkembang dan maju guna mempercepat proses transisi energi. Kolaborasi dibutuhkan untuk mempermudah akses layanan energi yang terjangkau, menciptakan inovasi teknologi dan terobosan pendanaan, serta merumuskan strategi yang konsisten dan berkelanjutan. Transformasi ekonomi menuju ekonomi hijau juga menjadi salah satu strategi Indonesia untuk keluar dari jebakan pendapatan menengah. Dengan begitu, ekonomi hijau dan pembangunan rendah karbon diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan sosial dengan tetap menjaga kualitas lingkungan. (Yoga)
Usaha Pertanian Tebu Didorong
Pemerintah bersama
PTPN IX, melalui Kementan terus mendorong dan melakukan penyuluhan kepada warga
Desa Mattirobulu, Kecamatan Libureng, Bone, Sulsel
agar menggeluti usaha pertanian tebu untuk meningkatkan kapasitas produksi gula sehingga dapat memenuhi kebutuhan gula nasional. Pada 2021, Indonesia masih mengimpor gula sekitar 2,2 juta ton. (Yoga)
IPO GoTo Angkat Kapitalisasi Sektor Teknologi
Rencana penawaran saham perdana ke publik (IPO) PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk akan meningkatkan kapitalisasi pasar sektor teknologi. Analis BRI Danareksa Sekuritas, Helmy Kristanto, dalam risetnya, akhir pekan lalu, mengatakan, saat ini porsi sektor teknologi sebesar 4,8 %. ”Setelah GoTo IPO, diperkirakan bobot sektor teknologi menjadi 12,6 %,” kata Helmy. (Yoga)
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









