KKP Perkuat Pengawasan
KKP meluncurkan 4 armada unit pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan, yang ditargetkan memburu penyelundup benih bening lobster dan pengebom ikan. Menteri KP Sakti Wahyu Trenggono (17/3) mengemukakan, untuk tahap awal, 4 armada pengawasan Hiu Biru berkecepatan 57 knot akan ditempatkan pada wilayah rawan penyelundupan benih bening lobster dan perikanan penangkapan ikan
Dirjen Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Laksamana Muda TNI Adin Nurawaluddin mengemukakan, penyelundupan benih bening lobster lewat laut serta penangkapan merusak biasanya menggunakan kapal cepat di laut teritorial Indonesia. Empat kapal pengawas yang dibuat galangan di Batam itu aim mampu melaju hingga 57 knot per jam atau 105,56 Km/jam. Bodi kapal yang ramping juga cocok untuk mengejar kapal cepat penyelundup yang biasanya beraksi di perairan dangkal.
Koordinator Nasional Destructive Fishing Watch (DFW) Indonesia Muhammad Abdi Suhufan mengemukakan, peluncuran 4 kapal itu diharapkan memperkuat kapasitas dan postur pengawasan KKP dalam melakukan penangkapan dan penegakan hokum terhadap kapal ikan yang terindikasi melakukan pelanggaran. Ia menambahkan, setiap hari teridentifikasi terdapat 500 kapal ikan yang diduga melakukan pelanggaran. (Yoga)
Tags :
#perikananPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023