Ekonomi
( 40753 )Banting Harga, Penginapan di Bali Sambut Wisatawan
Pemilik dan pengelola penginapan di Bali menyambut baik kebijakan pemerintah pusat yang menghapus aturan tes Covid-19 untuk pelaku perjalanan domestic serta karantina bagi pelaku perjalanan luar negeri pada awal Maret 2022. Hal ini diharapkan menggairahkan kembali pariwisata di Pulau Dewata. Di Ubud, Kabupaten Gianyar, pengelola penginapan seperti Putu Diarthi mengaku mulai merasakan kembali naiknya kunjungan wisatawan, baik turis domestik maupun asing. Diarthi memiliki 4 kamar dengan balkon yang menghadap langsung ke kebun dan sawah di Ubud yang tersembunyi. Kamar itu ia sewakan mulai Rp 250.000 per malam hingga Rp 3,5 juta per bulan. Pada kondisi normal, tarif sewa kamar di penginapannya Rp 800.000 per hari.
Wisatawan datang ke Bali tidak hanya untuk berlibur. Sebagian wisatawan datang untuk work from Bali. Program bekerja dari Bali pertama kali dicanangkan Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Investasi pada pertengahan 2021, untuk memulihkan pariwisata dan perekonomian di Bali. Ketua Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) Bali Ida Bagus Agung Partha Adnyana menyebut, rata-rata tingkat keterisian atau okupansi penginapan di Bali mulai naik menjadi sekitar 20 %. Langkah pemerintah memperluas kebijakan visa on arrival bagi pelaku perjalanan luar negeri khusus wisata ke Bali diharapkan juga mampu mendongkrak kunjungan wisatawan mancanegara. Kadis Pariwisata Bali Tjokorda Bagus Pemayun mengatakan, pemerintah menambah jumlah negara yang mendapatkan pelayanan visa on arrival khusus wisata ke Bali, dari semula 23 negara menjadi 42 negara. (Yoga)
”Robot Trading” Fahrenheit Diusut
Sekitar 100 warga jadi korban tawaran investasi robot trading abal-abal Fahrenheit. Empat pelaku berinisial D, ILJ, DBC, dan MF dibekuk. ”Pelaku mengajak masyarakat untuk ikut trading di Fahrenheit. Mereka menyiapkan robot, lalu menyampaikan bahwa dengan robot itu, masyarakat akan terhindar dari kerugian atau kehilangan uang,” kata Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Auliansyah Lubis, Selasa (22/3). (Yoga)
Stok Cukup, Kok Harga Pangan Tetap Naik ?
Kinerja pemerintah memenuhi stok pangan dan menjaga stabilitas harga menjadi sorotan masyarakat menjelang puasa. Sebab, kurang dari dua pekan menjelang puasa, harga pangan tercatat melonjak tinggi. Seperti diketahui, setiap menjelang Ramadan dan Idul Fitri harga pangan selalu naik. Kenaikan harga ini juga dipengaruhi oleh kemampuan pemerintah menjaga pasokan dan distribusi bahan pangan. Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengungkapkan, ketersediaan 12 komoditas pangan relatif masih mencukupi menjelang puasa dan Lebaran 2022. Syahrul menyebutkan, stok beras, jagung, bawang merah, cabai merah, daging, ayam, telur ayam, dan minyak goreng masih bisa dipenuhi produksi dalam negeri.
Anggota Komisi IV DPR Suhardi Duka meminta Kementerian Pertanian untuk memastikan keakuratan data atas neraca komoditas 12 bahan pangan yang diklaim mencukupi tersebut. Sebab berdasarkan data yang dia terima pada awal tahun ini, produksi bawang merah mengalami gagal panen. Alhasil, Kementerian Perdagangan telah mengajukan impor dan meminta persetujuan dari Kementrian Pertanian. "Jadi mana yang benar? Kementerian Pertanian menyebut surplus tapi Kementerian Perdagangan minta impor dibuka," jelas Suhardi.
Cermati Kripto Berbasis Metaverse Yang Sedang Hot
Pasar kripto masih bergerak konsolidasi, meski ada kecenderungan naik. Ambil contoh bitcoin. Per pukul 21.12 WIB kemarin, duit kripto ini dilego US$ 42.916,12 per btc, naik dari US$ 38.286,03 sebulan sebelumnya. Pergerakan ethereum juga serupa. Kemarin, harga koin ini berada di level US$ 3.012,31 per ETH. Posisi ini cuma sedikit lebih tinggi ketimbang posisi sebulan sebelumnya, yaitu US$ 3.006,53 per ETH. Rata-rata koin kripto yang masuk daftar pencetak return tertinggi sebulan terakhir merupakan koin kripto dengan proyek berbasis hiburan digital di metaverse. Bitmic misalnya, merupakan platform media sosial di metaverse yang mempertemukan artis atau influencer dengan penggemar. Selain itu ada beberapa token terkait proyek non fungible token (NFT) serta permainan di metaverse. Contohnya ada Duckie Land, Rebel Bots dan HydraMeta. Para pegiat dunia kripto menilai wajar bila koin berbasis metaverse dan NFT ini digandrungi pelaku pasar.
Bisnis Gadai Efek Pegadaian Meningkat
Bisnis gadai efek PT Pegadaian masih terus moncer. Perusahan gadai pelat merah ini mencatatkan outstanding loan di Februari 2022 sebesar Rp 117 miliar atau tumbuh sekitar 7,07% secara tahunan. Direktur Keuangan PT Pegadaian, Ferdian Timur Satyagraha menjelaskan, bisnis gadai saham merupakan produk Pegadaian yang memberikan kemudahan pembiayaan bagi para investor yang memiliki saham sebagai salah satu portofolio kekayaan. Hingga akhir tahun 2022, Pegadaian menargetkan outstanding loan pada bisnis gadai efek mencapai Rp 204 miliar, dengan target omzet senilai Rp 796,5 miliar. Sementara hingga akhir tahun 2021 lalu, Pegadaian berhasil merealisasikan outstanding loan bisnis gadai efek mencapai Rp 118,5 miliar dengan realisasi omzet mencapai Rp 466 miliar.
Subsidi Minyak Goreng Curah Rp 7,68 Triliun
Pemerintah berupaya menjaga pasokan dan harga minyak goreng curah di pasaran. Dua kementerian telah merilis aturan mainnya, termasuk ketentuan harga eceran tertinggi (HET) maupun mekanisme penyediaan minyak goreng curah. Pada 16 Maret 2022, pemerintah merilis peraturan Menteri Perdagangan No. 11/2022 tentang Penetapan Harga Eceran Tertinggi Minyak Goreng Curah. Mendag Muhammad Lutffi menetapkan HET minyak goreng curah senilai Rp 14.000 per liter. Dua hari kemudian, terbit Peraturan Menteri Perindustrian (Permenperin) Nomor 8/2022 tentang Penyediaan Minyak Goreng Curah untuk Kebutuhan Masyarakat, Usaha Mikro dan Usaha Kecil dalam Kerangka Pembiayaan oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS).
Kepala Divisi Perusahaan BPDPKS, Achmad Maulizal Sutawijaya menjelaskan, terkait subsidi, BPDPKS akan memberikan penggantian selisih harga minyak goreng curah Rp 14.000 sesuai HET. "Dengan demikian, perkiraan kebutuhan dananya Rp 7,28 trliun," ujar dia, kemarin. Hitungan sementara kebutuhan minyak goreng curah selama 6 bulan sekitar 1,2 juta liter. Kemudian harga keekonomian Rp 20.398 per liter, sementara HET Rp 14.000 per liter, sehingga selisihnya Rp 6.398 per liter. Alhasil, kebutuhan dana untuk subsidi sekitar Rp 7,68 triliun.
Bank Sentral Global Hadapi Keputusan Sulit
Serangan yang diluncurkan Rusia ke Ukraina telah membuat bank-bank sentral berada dalam ketidakpastian dan dihadapkan pada pengambilan keputusan yang sulit. Padahal sebelumnya banyak bank sentral yang sudah mengarahkan pandangannya untuk menormalkan kebijakan moneter mengingat aktivitas-aktivitas ekonomi mulai bangkit dari pandemi Covid-19. Pekan lalu, The Fed menyetujui kenaikan pertama dalam lebih tiga tahunan suku bunga acuan. Bank of England (BoE) pun telah menaikkan tingkat suku bunga ketiga berturut-turut dan pekan lalu Bank Presiden Bank Sentral Eropa Christine Lagarde juga mengungkapkan para pembuat kebijakan memiliki ruang ekstra, antara rencana akhir program quantitative aesing ECB pada musim panas ini dan kenaikan biaya pinjaman dalam lebih dari satu dekade. Sebagai informasi, bank-bank di dunia telah dikejutkan dengan lonjakan inflasi pasca pandemi yang menyebabkan harga konsumen turun naik hingga beberapa dekade. (yetede)
2022, Penjualan Ponsel Diprediksi Capai 44 Juta Unit
Lembaga riset International Data Corporation (IDC) memperkirakan, penjualan smartphone di Indonesia mencapai 44 juta unit pada 2022. Proyeksi tersebut tumbuh 8% dari tahun sebelumnya (year-on-year), yakni sebanyak 40,9 juta. Tahun 2021, pasar ponsel di Tanah Air tumbuh 11% dibandingkan tahun sebelumnya. Associate Market Analyst IDC Indonesia Vanessa Aurelia mengatakan, para vendor smartphone diprediksi mulai mempersiapkan diri menghadapi perubahan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) dan menghadapi kenaikan pajak penghasilan (PPN) menjadi 11% mulai April 2022. "Karena itu, ada kemungkinan distributor smartphone akan menumpuk stok sebelum pajak dinaikkan dari 10% ke 11%," kata Vanessa. Pertumbuhan itu ditopang oleh menurunnya jumlah kasus positif Covid-19 ditambah persiapan menjelang Ramadhan 2021. Namun, pertumbuhan ini segera terhenti setelah varian Delta Covid-19 merebak karena pemerintah terpaksa menerapkan PPKM dan menyebabkan penutupan mal ritel pada kuartal III-2021. (Yetede)
Bersiaplah Hadapi Harga Barang & Jasa Membubung
Anda harus bersiap merogoh kocek lebih dalam. Mulai 1 April 2022, beberapa kebijakan pemerintah yang berlaku bulan depan akan menyebabkan harga barang dan jasa terkerek naik. Pertama, tarif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dipastikan akan naik dari 10% menjadi 11%. Namun, kebijakan ini akan diikuti pembebasan PPN atas bahan pangan pokok, jasa pendidikan dan kesehatan bagi masyarakat berpenghasilan menengah bawah. Kedua, pungutan pajak karbon bagi pembangkit listrik yang menggunakan bahan bakar batubara. Kebijakan ini juga akan berlaku 1 April mendatang. Menteri Keuangan Sri Mulyani memastikan aneka kebijakan tersebut tetap akan berlaku mulai 1 April 2022, sesuai dengan Undang-Undang Harmonisasi Peraturan Perpajakan. Kebijakan ini tak pelak akan menggerus daya beli masyarakat lantaran akan memicu laju inflasi. Ekonom Bank Pertama Josua Pardede memperkirakan kenaikan tarif PPN bakal menambah inflasi sebesar 0,3% poin - 0,35% poin. Alhasil, inflasi April bisa melonjak ke kisaran 0,7% - 1% secara bulan atau month to month (mtm).
Optimistis Pertumbuhan Ekonomi 2022 di Atas 5,2%
Pemerintah rupanya masih optimistis, laju pertumbuhan ekonomi Indonesia hingga akhir tahun ini bisa mencapai di atas 5,2%. Malah, menurut Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, pertumbuhan ekonomi Indonesia tersebut bisa lebih baik dari pertumbuhan ekonomi global pada tahun ini. Pandangan Airlangga tersebut berkaca dari proyeksi sejumlah lembaga internasional, seperti Bank Dunia, Dana Moneter Internasional (IMF), hingga Organization for Economic Co-operation and Development (OECD) yang memperkirakan ekonomi global pada 2022 akan tumbuh pada kisaran 4,1% hingga 4,5%. Optimisme tersebut sejalan dengan tren inflasi domestik yang masih dalam batas aman yaitu sekitar 2,1% pada saat ini.
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









