;
Kategori

Ekonomi

( 40465 )

The Fed Hadapi Inflasi Tanpa Korbankan Pertumbuhan

18 Mar 2022

The Federal Reserve (The Fed) pada Rabu (16/3) waktu setempat menyetujui kenaikan suku bunga acuan untuk pertama kali dalam tiga tahun lebih. Aksi The Fed ini menjadi dukungan tambahan untuk mengatasi lonjakan inflasi tanpa menghambat pertumbuhan ekonomi AS. Kenaikan itu akan membawa acuan suku bunga saat ini ke kisaran 0,25%-0,5%. Langkah ini bakal sejalan dengan  kenaikan suku bunga utama, sekaligus menyebabkan pengeluaran biaya-biaya lebih tinggi berbagai bentuk pinjaman dan kredit konsumen. Seagai informasi, pihak Komite terakhir kali menaikkan suku bunga pada Desember 2018, kemudian harus mundur pada Juli tahun berikutnya dan mulai melakukan pengurangan. Dalam pernyataannya pasca-pertemuan FOMC, pihaknya juga mengantisipasi  bahwa peningkatan berkelanjutan akan sesuai dalam jangkauan target. (Yetede)

Buka Data Agar Tidak Ada Dusta

18 Mar 2022

Kroni pendukung Presiden Jokowi yang masih mengkampanyekan penambahan masa jabatan Presiden Jokowi 3 periode perlu menunjukkan hasil data atau riset. Hal ini untuk membuktikan klaim mereka soal aspirasi rakyat mengenai perpanjangan masa jabatan presiden. Sebab, sejumlah lembaga survei dan lembaga opini publik menemukan hal yang berbeda dari klaim kelompok pendukung Jokowi. Dari berbagai sisi setahun terakhir, tidak satupun temuan tentang dukungan penambahan masa jabatan. "Maka jika ada klaim itu, kami ingin melihat metodologi dan hasilnya agar risetnya bisa direplikasi." kata Fahmi Ismail, dari Drone Emprit, dalam diskusi, Perkumpulan Survei Opini Publik Indonesia (Persepi) di Jakarta. Drone Emprit merupakan riset opini publik di media sosial. Mereka menjaring percakapan warga net yang menggunakan kata kunci tertentu dan menjadikan jutaan percakapan warga net mengenai perpanjangan masa jabatan presiden cenderung bernada negatif. (Yetede)

Bersiap Membuka Kawasan Industri Pintar

18 Mar 2022

PT Suryacipta Swadaya akan membuka tahap pertama kawasan industri Subang Smartpolitan di Kabupaten Subang,Jawa Barat. Vice Presiden Sales and Marketing Suryacipta Swadaya, Abednego Purnomo, mengatakan kawasan yang sudah dikembangkan sejak akhir 2020 ini mulai ditempati penyedia (Tenant) pada kuartal pertama tahun depan. Subang Smartpolitan memiliki luas 2.717 hektare di Jawa Barat. Ini merupakan proyek area industri terintegrasi  kedua yang dikelola PT Suryacipta Perkasa Semesta Internusa  Tbk,  setelah Suryacipta of Industri seluas 1.400 hektare di Kerawang. Subang Smartpolitan, yang memiliki akses jalan tol menuju Pelabuhan Patimban Kertajati (Rebana) yang dirancang pemerintah Jawa Barat. Kawasan Rebana akan menciptakan 4,3 juta lapangan kerja baru. Dari seluruh kawasan Subang Smartpolitan, area seluas 1.069 hektare menjadi penyangga kegiatan industri. Sedangkan sisanya untuk kegiatan komersial, hunian, ruang hijau serta fasilitas publik. (Yetede)

Pembelian e-Katalog Bisa Rp 1.055,3 Triliun

18 Mar 2022

Pemerintah bakal mendorong belanja anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) dan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) untuk produk dalam negeri dan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) melalui e-Katalog. Tahun ini, potensi pembelian produk melalui e-Katalog oleh pemerintah, mencapai Rp 1.055,3 triliun. Pada 24 Maret mendatang pemerintah akan meluncurkan kewajiban belanja negara membeli produk lokal. Anggaran belanja melalui e-Katalog ditargetkan mencapai Rp 1.127 triliun. E-Katalog, merupakan aplikasi belanja online yang Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) untuk mengoptimalkan belanja pemerintah pusat dan daerah memakai produk dalam negeri.

Kepala LKPP Abdullah Azwar Anas menyebut, produk-produk yang akan dibelanjakan dalam e-katalog di antaranya, makanan dan minuman, alat kesehatan, alat transportasi, konstruksi, dan lainnya. Ketua Umum Asosiasi UMKM Indonesia (Akumindo) Ikhsan Ingratubun menilai, dalam prosesnya, pelaku UMKM masih kesulitan dalam memenuhi standar kualitas e-katalog. Sebab mengharuskan barang yang dijual dengan harga murah tetapi tetap berkualitas tinggi.

Proyek Baru Senilai Rp 155 Triliun Siap DItawarkan

18 Mar 2022

Kementerian Investasi atau Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menawarkan 47 proyek senilai Rp 155,12 triliun yang tersebar di 33 provinsi di Indonesia. Proyek tersebut, tersebar di sejumlah sektor, diantaranya pariwisata, kawasan ekonomi, industri dan infrastuktur. Secara terperinci, proyek yang sudah mengusung feasibility study dan siap ditindaklanjuti investor yang tersebar di 33 provinsi tersebut diantaranya, sembilan proyek di Jawa, 11 proyek di Sumatera, enam proyek di Kalimantan, sembilan proyek di Sulawesi, tiga proyek di Bali dan Nusa Tenggara, serta sembilan proyek di Maluku, dan Papua.

Sesuai Proyeksi Pasar

18 Mar 2022

Fundamental yang kuat membuat kurs rupiah bergerak stabil. Hari ini, analis menilai rupiah juga tak banyak gerak. Senior Economist Samuel Sekuritas Fikri C Permana menjelaskan, keputusan Bank Indonesia (BI) mempertahankan suku bunga membuat pasar tenang. Analis DCFX Futures Lukman Leong juga menilai pelaku pasar tengah risk-on. Alhasil, aset berisiko seperti rupiah kembali diburu.  

Pembiayaan Pembangunan Pabrik Katalis

18 Mar 2022

Pada sinergi ini, BBNI berperan memberikan pembiayaan dan solusi perbankan untuk keperluan Pembangunan Pabrik Katalis Merah Putih, yang merupakan produsen katalis pertama dari Indonesia. Dukungan pembiayaan atas proyek pembangunan pabrik ini pun merupakan ekspansi kredit berwawasan lingkungan pertama BBNI di tahun 2022.

Pengembangan Bisnis Bank Syariah: BMI Lanjutkan Aksi Korporasi

18 Mar 2022

PT Bank Muamalat Indonesia Tbk. kian percaya diri untuk mengeksekusi rencana bisnis pada tahun-tahun mendatang setelah sejumlah langkah penataan internal membuahkan hasil positif. Dari sisi pemegang saham dan permodalan, Bank Muamalat Indonesia (BMI) saat ini disokong oleh entitas dalam negeri yang cukup kuat yakni Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH). BPKH resmi tercatat sebagai pemegang saham pengendali BMI dengan kepemilikan 82,65%. Direktur Utama BMI Achmad K. Permana mengatakan bahwa BMI saat ini sudah jauh lebih sehat sejalan dengan langkah-langkah penataan yang dilakukan. Dari aspek permodalan, masuknya BPKH membuat perseroan optimistis menatap bisnis ke depan.

Dalam pengembangan bisnis ke depan, kata Permana, BMI akan fokus pada pasar yang selama ini cukup besar seperti haji dan umrah, juga industri berbasis halal yang terus berkembang. Selain itu, bisnis yang terkait dengan korporasi akan banyak menyasar perusahaan pelat merah. Direktur Riset Center of Reform on Economics (CORE) Piter Abdullah menyatakan rencana BMI untuk melanjutkan agenda IPO tentu perlu diimbangi dengan penguatan di berbagai aspek. Dia menilai selama ini BMI terlalu fokus ke nasabah korporasi khususnya korporasi perkebunan dan pertambangan. “Selanjutnya Bank Muamalat harus terus mengembangkan produk perbankan syariah yang mampu bersaing. Bank Muamalat tidak bisa terus melakukan bisnis biasa-biasa saja. Termasuk harus juga memgembangkan layanan digital,” kata Piter.

Perusahaan Rintisan Pertanian : Chickin Kerek Produksi Ayam

18 Mar 2022

Chi­ckin, startup agrikultur yang menciptakan aplikasi bagi peternak ayam, menargetkan omzet Rp500 miliar dengan 10 juta ekor ayam. President Chickin Ashab Alkahfi mengatakan perusahaan mencatat pertumbuhan bisnis 22 kali dalam 10 bulan terakhir dan juga telah menutup putaran pendanaan seed round sebesar Rp35 miliar dengan tiga investor global. “Saat ini, selain dengan 14 rumah potong, Chickin juga bermitra dengan 100 industri makanan untuk sebagai penyuplai daging ayam,” katanya, Kamis (17/3). Aplikasi ‘Chickin’ telah diunduh ribuan peternak ayam di Indonesia. Melalui IoT dan AI Chickin yang berbayar, aplikasi diklaim dapat meningkatkan produktivitas ternak hingga 25% lebih tinggi. Selain itu, Chickin menjadi peternak dan pemasok daging ayam untuk mitra, rumah potong ayam, dan industri makanan. Hingga kini, aplikasi Chickin Indonesia telah digunakan oleh 1.000 peternak se-Indonesia, dengan target 10 juta ayam yang dipelihara tiap bulan pada akhir 2022.


Transportasi Publik, Tekor gara-gara Sepeda Motor

17 Mar 2022

Sebulan, Ilham (23) pekerja swasta di Semarang, menghabiskan Rp 800.000 untuk transportasi ke tempat kerja dengan sepeda motor, gaji Ilham per bulan Rp 1,5 juta, jauh di bawah UMR Semarang Rp 2,8 juta. Rumah Ilham jauh dari simpul transportasi publik Semarang. Sepeda motor menjadi pilihan untuk berangkat dan pulang kerja. Tanpa jaringan pengumpan yang luas, Ilham kehilangan peluang  menghemat pengeluaran. Dalam sebulan, biaya pergi-pulang menggunakan Trans Semarang 5 hari kerja hanya Rp 200.000 per bulan. Transportasi publik akan dipilih ketika layanan rute menjawab kebutuhan warga.

Selain cakupan layanan yang terbatas, waktu tempuh angkutan umum membuat warga tetap mengandalkan sepeda motor meski biaya transportasi per bulan lebih mahal. Panji (30), warga Bandung,  Kecamatan Panyileukan, menempuh 8 kilometer menuju kantornya di Jalan Merdeka menggunakan sepeda motor. Karyawan bank swasta ini harus melewati sejumlah kemacetan dan lalu lintas yang padat setiap pagi dan sore. Panji mengeluarkan Rp 400.000 per bulan untuk membeli bahan bakar, juga biaya perawatan sepeda motor hingga Rp 150.000 dan Rp 50.000 untuk membayar parkir setiap bulan. (Yoga)