Ekonomi
( 40465 )GoTo Uji Peruntungan di Bursa Saham
Setelah lama dinantikan, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk akhirnya bakal melantai di Bursa Efek Indonesia. GoTo mulai menggelar penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) dengan mengincar dana Rp 17,9 triliun. Dalam IPO ini, GoTo menawarkan 48 miliar saham baru Seri A dengan kemungkinan ditingkatkan sampai sebanyak-banyaknya 52 miliar saham baru. Ini setara hingga 4,35% dari modal ditempatkan dan disetor setelah IPO. Untuk menyiasati penurunan dalam saat IPO, GoTo menyiapkan skema stabilisasi harga atau biasa disebut greenshoe. "Dalam waktu 30 hari, agen stabilisasi bisa membeli saham GoTo di harga berapa pun sampai dengan maksimum harga IPO," ujar Presiden Direktur PT Indo Premier Sekuritas Moleonoto The, Selasa (15/3). Dana ini berasal dari saham treasuri yang sudah dimiliki GoTo.
Penerimaan Meningkat, Utang Bisa Susut
Bank Indonesia (BI) mencatat, posisi utang luar negeri (ULN) Indonesia pada akhir Januari 2022 mencapai US$ 413,6 miliar. Posisi ini turun baik ketimbang Desember 2021 maupun periode yang sama ada tahun lalu. Posisi ULN tersebut turun 0,41% dibandingkan dengan Desember 2021 yang sebesar US$ 415,3 miliar. Sementara itu, jika dibandingkan dengan akhir Januari 2021, posisi tersebut turun 1,7%. Bahkan, penurunannya lebih dalam dibandingkan penurunan pada bulan sebelumnya yang sebesar 0,4% year on year (yoy). Direktur Eksekutif, Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono dalam keterangannya, Selasa (15/3) menyebut penurunan terjadi pada posisi ULN sektor publik atau pemerintah dan bank sentral maupun swasta.
Penurunan karena ada beberapa seri surat berharga negara (SBN) yang jatuh tempo pada Januari 2022, termasuk SBN dalam denominasi dollar Amerika Serikat (AS). Selain itu, ada juga penurunan neto pinjaman bilateral seiring dengan pelunasan pinjaman untuk pembiayaan beberapa proyek infrastruktur. Dengan penurunan nilai utang ini, Analis makroekonomi Bank Danamon Irman Faiz optimistis, tren utang ke depan berpotensi kembali menurun sejalan dengan potensi moncernya penerimaan negara yang didorong oleh kenaikan harga komoditas.Wijaya Karya (WIKA) Bakal Memanen Proyek Baru di 2022
PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) membukukan kenaikan kinerja sepanjang tahun lalu. Sayangnya realisasi kinerja masih di bawah konsensus para analis. Sepanjang tahun lalu, WIKA mencetak laba bersih sebesar Rp 117,66 miliar, turun 36,65% dibandingkan periode sama tahun sebelumnya. Padahal pendapatan WIKA naik 7,7% menjadi Rp 17,8 triliun. Analis NH Korindo Sekuritas Anggaraksa Arismunandar dalam risetnya menuliskan pendapatan WIKA sepanjang tahun lalu seharusnya bisa mencapai Rp 18,96 triliun, dengan laba bersih Rp 327 miliar. Penurunan laba terjadi karena leverage WIKA masih cukup tinggi. Bahkan leverage cenderung naik menjadi 129,6%, dari 112,6% di kuartal II-2021 silam. Abdul Azis Setyo Wibowo, Analis Kiwoom Sekuritas, menyebut, salah satu penghambat kinerja WIKA antara lain penundaan proyek dan sistem pembayaran yang dipakai. "Proyek yang ditunda bisa menjadi penghambat bagi emiten konstruksi dan membuat biaya pembangunan infrastruktur menjadi meningkat," kata dia, Selasa (15/3).
Perbankan Swasta Siap Mengejar Target Bisnis 2022
Sejumlah bank swasta optimistis bisnis tahun ini akan terus tumbuh. Proyeksi itu sejalan dengan realisasi kinerja tahun lalu yang masih bisa mencetak laba lumayan meski masih di tengah pandemi. Bank Permata misalnya berhasil mengantongi laba bersih Rp 1,23 triliun pada 2021. Nilai itu meningkat 70,13% year on year (yoy) dibandingkan Rp 723,68 miliar. Direktur Utama PermataBank, Chalit Tayjasanant mengatakan, pertumbuhan kredit disokong dari segmen korporasi yang naik 12% yoy dan kredit pemilikan rumah (KPR) meningkat 22% yoy pada tahun 2021.
Bank Mega berhasil membukukan laba bersih Rp 4,01 triliun pada akhir tahun 2021 atau tumbuh 33,23% yoy. Kenaikan laba diperoleh dari pendapatan bunga bersih yang naik 23,70% yoy menjadi Rp 4,84 triliun. Direktur Kredit Bank Mega, Madi D. Lazuardi optimistis kredit akan tumbuh 11,6% yoy atau setara Rp 7,1 triliun di 2022. "Strategi pertumbuhan kredit dititikberatkan pada segmen korporasi," ujar Madi. Adapun Presiden Direktur Bank Central Asia (BCA), Jahja Setiatmadja menargetkan, pertumbuhan kredit konservatif sekitar 6%-8% sambil melihat perkembangan ekonomi terkini.
OJK Analisa PKPU Bumiputera
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) secara resmi telah membalas permohonan nasabah yang menjadi korban gagal bayar Asuransi Jiwa Bersama (AJB) Bumiputera 1912. Namun OJK belum mengizinkan. Regulator menyebutkan, masih menganalisa permohonan nasabah tersebut. "OJK dalam proses analisis permohonan dimaksud agar sesuai upaya perlindungan hak-hak seluruh pemegang polis."ujar Kepala Departemen Pengawasan Khusus Industri Keuangan Non Bank (IKNB) OJK, Moch. Muchlasin dikutip dari surat yang dikirim kepada nasabah, Selasa (15/3)
HERO Siap Menambah Gerai Baru
Manajemen salah satu perusahaan ritel di Tanah Air, PT Hero Supermarket Tbk (HERO), menyiapkan sejumlah agenda dan ekspansi bisnis tahun ini. Emiten yang bergerak di sektor ritel tersebut berencana menambah gerai di sepanjang tahun 2022. Head of Corporate and Consumer Affairs PT Hero Supermarket Tbk Diky Risbianto mengatakan, HERO Group optimistis dengan kehati-hatian bahwa kondisi perdagangan akan membaik pada tahun ini, seiring peningkatan kinerja selama paruh kedua tahun lalu. Pada November tahun lalu HERO Group melalui gerai IKEA telah membuka toko pertamanya di luar Jawa melalui konversi gerai Giant di Bali. Menyusul perubahan pendekatan strategis HERO Group, merek Giant di Indonesia telah resmi berhenti beroperasi pada Juli 2021. Namun yang pasti, HERO akan menambah gerai di sepanjang 2022 sebagai bagian dari optimalisasi dana belanja modal dan investasi tahun depan. "Namun, harus tetap melihat likuiditasnya karena penurunan penjualan juga akan berdampak pada likuiditas," tutur dia.
Utilitas Industri : Produksi Sepeda Masih Lesu
Produksi dan pasar sepeda awal tahun ini dilaporkan lebih rendah dibandingkan dengan akhir tahun lalu. Jika pada akhir 2021 utilitas kapasitas produksi berada di kisaran 50%, maka saat ini tinggal 20% saja. Sekretaris Jenderal Asosiasi Pengusaha Sepeda dan Mainan Indonesia (APSMI) Eko Wibowo mengatakan, serapan pasar semakin melambat, sehingga industriawan belum menggenjot lagi roda produksi. Pada 2020, pasar sepeda dalam negeri sempat mengalami lonjakan permintaan karena meningkatnya kesadaran masyarakat akan gaya hidup sehat di awal pandemi Covid-19. Menurut catatan Asosiasi Industri Persepedaan Indonesia (AIPI), total permintaan sepeda di pasar domestik mencapai sekitar 8 juta unit pada 2020, yang 3 juta–3,5 juta unit di antaranya merupakan hasil produksi dalam negeri.
Ekonomi Tiongkok Meningkat di Awal 2022
Ekonomi Republik Rakyat Tiongkok (RRT) mengalami peningkatan dalam dua bulan pertama 2022. Hal ini ditunjukkan oleh semua indikator utama yang melampaui perkiraan analis, terlepas dari masih ada kasus lonjakan infeksi Omicron, pelemahan disektor properti dan meningkatnya ketidakpastian global yang membebani prospek. Berdasarkan data yang dirilis Biro Statistik Nasional (National Statistics Bureau/NBS) pada Selasa (15/3), produksi industri pada Januari-Februari naik 7,5% dibandingkan tahun sebelumnya. Kenaikan produksi industri itu diklaim lebih tinggi dibandingkan prediksi para analis dalam jajak pendapat Reuters yang memperkirakan kenaikan 3,9%. "Kinerja kuat yang mengejutkan dari Tiongkok pada Tahun Baru mungkin memungkinkan People's Bank of China (PBoC) untuk mempertahankan suku bunga kebijakan stabil pada Selasa," demikian bunyi catatan Irirs Pang, kepala ekonom Greater China di ING, yang dilansir Reuters. (Yetede)
GOTO Energi Baru Bursa
Rencana PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) melantai di bursa disambut antusias, setelah sempat 'tertunda' tahun lalu. Investor ritel sudah terlihat tidak sabar membeli saham IPO decacorn besutan anak bangsa ini. GOTO, kemarin, resmi mengumuman penawaran umum perdanan (initial public offering/IPO) sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI). Perusahan ride hailing dan marketplace itu bakal melepas sebanyak-banyaknya 52 miliar saham baru dan dikeluarkan dari portepel. Ini setara 4,35% total modal ditempatkan dan disetor setelah penawaran Umum. GOTO menawarkan harga saham IPO-nya di kisaran Rp 316-346 per unit, atau mengincar raihan dana di bursa Indonesia hingga Rp 17,99 triliun. Perkiraan dana IPO ini memang lebih rendah dari perolehan IPO PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) pada 6 Agustus 2021 yang mencapai Rp 21,9 triliun, atau tertinggi di BEI. (Yetede)
Neraca Perdagangan Februari Kembali Surplus US$ 3,83 Milliar
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan Februari 2022 surplus US$ 3,83 miliar atau melonjak tinggi dibandingkan surplus Januari yang hanya US$ 960 juta. Rinciannya, realisasi ekspor tercatat sebesar US$ 20,46 miliar impor US$ 16,63 miliar. "Berdasarkan data ekspor-impor, terjadi surplus US$ 3,83 miliar, Trennya terjadi 22 bulan terakhir secara beruntun Indonesia mengalami surplus," tutur Kepala BPS Margo Yuwono dalam konferensi pers, Selasa (15/3). Ekspor non migas meliputi ekspor pertanian, kehutanan, dan perikanan sebesar US$ 340 juta atau turun 10,16% mtm, namun meningkat 10,36% yoy. Berikutnya, ekspor industri pengolahan tercatat sebesar US$ 15,53 miliar atau turun 1,23% mtm, namum naik 25,96% yoy. Terakhir,ekspor pertambangan dan lainnya tercatat US$ 3,6 miliar atau tumbuh 65,8% mtm atau tumbuh 84,6% secara yoy. Lonjakan itu ditopang oleh tingginya harga batu bara. (Yetede)
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









