Perbankan Swasta Siap Mengejar Target Bisnis 2022
Sejumlah bank swasta optimistis bisnis tahun ini akan terus tumbuh. Proyeksi itu sejalan dengan realisasi kinerja tahun lalu yang masih bisa mencetak laba lumayan meski masih di tengah pandemi. Bank Permata misalnya berhasil mengantongi laba bersih Rp 1,23 triliun pada 2021. Nilai itu meningkat 70,13% year on year (yoy) dibandingkan Rp 723,68 miliar. Direktur Utama PermataBank, Chalit Tayjasanant mengatakan, pertumbuhan kredit disokong dari segmen korporasi yang naik 12% yoy dan kredit pemilikan rumah (KPR) meningkat 22% yoy pada tahun 2021.
Bank Mega berhasil membukukan laba bersih Rp 4,01 triliun pada akhir tahun 2021 atau tumbuh 33,23% yoy. Kenaikan laba diperoleh dari pendapatan bunga bersih yang naik 23,70% yoy menjadi Rp 4,84 triliun. Direktur Kredit Bank Mega, Madi D. Lazuardi optimistis kredit akan tumbuh 11,6% yoy atau setara Rp 7,1 triliun di 2022. "Strategi pertumbuhan kredit dititikberatkan pada segmen korporasi," ujar Madi. Adapun Presiden Direktur Bank Central Asia (BCA), Jahja Setiatmadja menargetkan, pertumbuhan kredit konservatif sekitar 6%-8% sambil melihat perkembangan ekonomi terkini.
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023