;
Kategori

Ekonomi

( 40473 )

Gantikan Lam, John Lee Akan Memimpin Hong Kong

09 May 2022

John Lee telah terpilih menjadi Kepala eksekutif Hong Kong yang baru, dan akan memulai  masa jabatan lima tahunnya pada 1 Juli untuk menggantikan Carrie Lam yang telah habis masa jabatannya. Pria berusia 64 tahun itu sebenarnya menjabat sebagai Kepala Menteri  Hong Kong dan merupakan seorang Loyalitas Republik  Rakyat Tiongkok (RRT). Dia juga menjadi satu-satunya kandidat  dalam pemilihan umum Hong Kong pada Minggu (8/5) dengan perolehan lebih dar  1.416 suara. 

Dalam konferensi persnya Lee ditanya apakah kinerjanya bakal ditantang oleh kurangnya  mendat pemilihan dan legitimasi di mata beberapa orang. Dia menjawab " Pemilihan dijalankan sesuai dengan hukum Hong  Kong. Siapapun, yang menurut undang-undang memenuhi syarat,  dapat ikut serta dan mencalonkan diri dalam pemilu," demikian dilansir CNBC. Disinggung soal perolehan lebih dari 1.400 suara yang memilih dirinya: "Tentu saja, dengan jumlah dukungan itu, itu mendorong saya dan memberikan saya kepercayaan diri yang kuat bahwa arahan saya disetujui dan telah dibagikan oleh banyak anggota komite pemilihan," (Yetede)

Ketiban Cuan Kalau Libur Lebaran

09 May 2022

Arus mudik Lebaran tak hanya menyebabkan kemacetan, tetapi juga memicu sejumlah gairah  sektor usaha. Sejumlah agen wisata di Labuan Bajo, NTT, kewalahan mengatasi wisatawan selama libur sampai 8 Mei hari raya Lebaran 2022. "Sejak 27 April sampai 8 Mei, pesanan kapal, kendaraan, dan hotel sudah penuh," kata Ketua Dewan Pimpinan Cabang Asisoasi Travel  Agent Indonesia (Astindo) Labuan Bajo, Ignas Sarudin, akhir pekan lalu. Ignas mengatakan banyak agen travel terpaksa membatalkan pesanan sejumlah wisatawan yang hendak  berwisata ke kawasan wisata super-prioritas  itu. Ignas, yang juga mengelola Fantastico Tour, terpaksa menolak permintaan beberapa wisatawan dan menganjurkan mereka berwisata setelah liburan Lebaran. Pengelola Nusa Flores Wisata, Robert Waka, mengatakan, selain kapal dan  mobil-mobil yang penuh disewa oleh wisatawan, sejumlah hotel di Labuan Bajo sempat penuh beberapa waktu lalu akibat membludaknya jumlah wisatawan. (Yetede)

Larangan Ekspor Minim Koordinasi

08 May 2022

TNI AL mencegah pengiriman 34 kontainer bahan minyak goreng oleh kapal MV Mathu Bhum yang sudah berlayar dari Pelabuhan Belawan, Medan, Sumut. Kapal yang hendak berlayar ke Malaysia itu diminta kembali ke Belawan. Pencegahan pengiriman itu berdasarkan larangan ekspor minyak goreng dan bahannya oleh pemerintah. Di sisi lain, Bea dan Cukai Belawan menyebut bahwa ekspor itu sudah mendapat surat pemberitahuan ekspor barang (PEB) sebelum tanggal efektif pelarangan 28 April 2022. Dengan demikian, ekspor itu seharusnya masih sesuai ketentuan. Kapal tersebut juga disebut berangkat secara resmi dari Pelabuhan Belawan dan mendapat izin dari semua otoritas pelabuhan.

Panglima Komando Armada Republik Indonesia Laksdya TNI Agung Prasetiawan (7/5) mengatakan, TNI AL melakukan operasi khusus untuk mencegah ekspor minyak goreng dan bahan minyak goreng sesuai instruksi KASAL Laksamana Yudo Margono. Larangan ekspor diatur dalam Permendag No 22 Tahun 2022 tentang Larangan Sementara Ekspor Crude Palm Oil, Refined Bleached and Deodorized (RBD) Palm Oil, RBD Palm Olein, dan Used Cooking Oil. Menurut Agung, ada beberapa dugaan pelanggaran lain yang ditemukan, yakni nomor seri tiga kontainer yang berisi bahan minyak goreng tidak sesuai dengan nomor seri yang tertulis di surat PEB. ”Selain itu, tanggal perkiraan ekspor yang tertulis di PEB adalah 29 April, 1 Mei, 2 Mei, dan 3 Mei, sedangkan pelaksanaan ekspor pada 4 Mei,” ujarnya.

Donny Muliawan dari Humas Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Belawan mengatakan, ekspor RBD palm olein itu sudah mendapat surat pemberitahuan ekspor barang sebelum 28 April. Bea Cukai Belawan tetap mengizinkan ekspor tersebut karena semua persyaratan dipenuhi meskipun ekspor dilakukan setelah 28 April. ”Dalam Pasal 6  Permendag No 22/2022 sudah sangat jelas disebut pengecualian terhadap barang yang sudah mendapat PEB paling lambat 27 April,” katanya. Donny menambahkan, ekspor itu juga mendapat izin dari otoritas pelabuhan. Hingga saat ini tidak ada koordinasi resmi antara TNI AL dan Bea Cukai Belawan terkait penyelidikan kasus tersebut. (Yoga)


Persoalan Keuangan di Balik Kemeriahan Lebaran

08 May 2022

Berbagai cara menghimpun dana dilakukan masyarakat guna merayakan kemeriahan Lebaran. Alokasi khusus dan pengelolaan dana sesuai kemampuan menjadi penting agar kegembiraan tak berujung persoalan keuangan. Lebaran identik dengan belanja besar-besaran, mulai dari makanan, pakaian, hingga kegiatan liburan. Kegiatan mempercantik rumah pun menjadi hal tak terlupakan, termasuk mengganti warna cat dinding rumah dan belanja perabot rumah tangga. Di Dusun Dalangan, Sumogawe, Kabupaten Semarang, Jateng, kelompok ibu-ibu PKK melakukan iuran rutin untuk dana Lebaran. Seluruh anggota mengumpulkan dana Rp 20.000 setiap minggu selama 10 bulan. Setelah terkumpul, dana tersebut akan dikembalikan dalam bentuk barang, seperti sembako, makanan ringan, dan daging.Rati (47), pedagang di Salatiga, Jateng, mengaku mengumpulkan dana khusus untuk Lebaran bersama pedagang lain. Setiap bulan dana Rp 20.000-Rp 50.000 dikumpulkan kepada salah seorang dari kelompok yang dipercaya sebagai bendahara. Dana tersebut dikumpulkan rutin secara bulanan selama 10 bulan. Jika Lebaran jatuh pada Mei, iuran mulai dihimpun sejak Juni tahun sebelumnya. Upaya tersebut dilakukan Rati bersama teman-temannya agar tidak kaget saat harus mengeluarkan dana dalam jumlah besar untuk kebutuhan Lebaran.

Kendati demikian, masih terdapat banyak orang yang mengaku tidak mengalokasikan dana khusus untuk Lebaran. Hal tersebut berpotensi menimbulkan kebingungan saat Lebaran hampir tiba karena tidak ada persiapan yang matang sebelumnya. Bukan tidak mungkin, berutang menjadi jalan yang ditempuh. Lembaga keuangan, baik bank maupun nonperbankan, hingga orang terdekat, menjadi tujuan utama mereka. Bahkan, ada yang melakukan pinjaman online demi ikut serta merayakan kemeriahan Lebaran. Ujung-ujungnya, terjerat utang menjadi buntut cerita setelah semarak Lebaran berakhir. Alokasi dana khusus untuk Lebaran menjadi penting. Apalagi, Lebaran biasanya dibarengi kenaikan harga yang mustahil untuk dihindari. Jika tak memungkinkan untuk menyiapkan dana khusus, Lebaran tetap bisa dirayakan meski dengan dana secukupnya. (Yoga)


PINTU Mencari Talenta Baru

08 May 2022

Kehadiran bakat baru untuk menyokong industry mode Tanah Air menjadi sebuah harapan. Untuk menjawab hal ini, Jakarta Fashion & Food Festival (JF3) bersama jenama Lakon Indonesia membangun sebuah program bertajuk PINTU Incubator. Ini merupakan program inkubator mode yang ditujukan bagi para desainer muda dengan potensi mumpuni. Potensi yang baik selama ini terkadang menemui kendala tertentu. Salah satunya pengetahuan, wawasan, dan keterampilan dalam berwirausaha. JF3 dan Lakon Indonesia menggandeng Kedutaan Besar Perancis melalui Institut Francais d’Indonesie (IFI). Lewat kerja sama ini, diharapkan dapat terjadi pertukaran pengetahuan dan informasi yang berguna untuk mengembangkan bisnis mode. Terlebih lagi, para peserta yang berhak mengikuti program ini didorong juga untuk mengajak UMKM dan perajin wastra yang bisa mengangkat budaya Indonesia. ”Jadi, program ini juga sekaligus upaya melestarikan budaya melalui industri mode. Sejalan juga dengan misi dari Lakon Indonesia ataupun JF3, yaitu mendukung para pelaku industri mode dalam mencapai tingkat produktivitas dan kreativitas yang lebih tinggi, terutama bagi para perajin tradisional tersebut,” tutur Founder Lakon Indonesia, Thresia Mareta.

Hal senada disampaikan Atase Kebudayaan Kedutaan Besar Perancis Charlotte Esnou. Akses untuk menembus pasar global ini dan kemampuan dalam meresponsnya merupakan salah satu target dari program inkubasi mode ini. Dukungan diberikan karena sektor ekonomi kreatif merupakan salah satu focus yang diperhatikan Pemerintah Perancis di Indonesia. Bagi para desainer dan pelaku bisnis mode yang berminat untuk mengikuti program ini, pendaftaran dibuka sejak 14 April-22 Mei 2022 secara daring lewat situs www.jfff.info dan www.lakonindonesia.com. Program ini juga ter-buka untuk pelajar atau mahasiswa jurusan mode atau yang memiliki minat dan bakat di bidang mode, 20 peserta akan terpilih untuk menjalani program PINTU Incubator di Jakarta. Kemudian, dipilih lagi 10 peserta untuk mempresentasikan karyanya dalam pergelaran JF3 2022 yang akan diselenggarakan September 2022. Dari 10 peserta itu, ditentukan tiga yang terbaik untuk dikirim belajar ke Paris, Perancis, selama tiga minggu hingga satu bulan. ”Dengan dukungan bilateral dari Perancis sebagai pusat mode dunia dan LAKON Indonesia, diharapkan nantinya akan hadir brand-brand baru kebanggaan bangsa, yang memberikan kontribusi terhadap laju sektor ekonomi kreatif, membantu terciptanya lapangan kerja, serta turut melestarikan kekayaan budaya Indonesia,” ujar Chairman JF3 Soegianto Nagaria. (Yoga)


Vale Gandeng Huayou Garap Proyek HPAL Pomala

08 May 2022

PT Vale Indonesia Tbk (INCO) bersama dengan Zhejang Hauyou Cobalt Company Limited (Huayou) telah menandatangani perjanjian Kerangka Kerjasama (Framework Cooperation Agreement/FCA) untuk mengembangkan fasilitas pengolahan High-Presure Acid Leaching (HPAL) diPomalaa, Kolaka, Sulawesi Tenggara. FCA ditandatangani oleh Febriani Eddy dan Bernandus Irmanto, masing-masing sebagai CEO dan CFO PT Vale Xuehua Chen, Pimpinan Huayou pada pekan lalu. Penandatanganan tersebut juga disaksikan oleh  Deshnee Naido sebagai Presiden  Komisaris PT Vale yang berpartisipasi secara virtual. Vale dan Huayou akan menandatangani perjanjian-perjanjian difinitif tidak lebih dari jangka waktu enam bulan setelah penandatanganan  FCA ini. "Kami menghargai bahwa mitra kami datang  dengan agenda rendah karbon, bukan untuk menggunakan pembangkit listrik tenaga batu bara. FCA ini merupakan bukti  keselarasan komitmen keberlanjutan kami yang sangat penting bagi PT Vale," (Yetede)

Mandiri Proyeksikan Inflasi 4,6% Tahun Ini

08 May 2022

Bank Mandiri memproyeksi  inflasi Indonesia pada 2022 berpotensi mencapai  4,6% yoy atau lebih tinggi dibandingkan dengan target sasaran Bank Indonesia (BI) dan pemerintah sekitar 2-4% yoy. Bila melihat dari sisi komponen pembentuk inflasi, komponen yang paling besar  mendorong inflasi umum pada tahun ini adalah inflasi  harga diatur pemerintah  atau administered prices. "Karena ada, potensi kemungkinan penyesuian  harga diatur pemerintah, seiring wacana peningkatan  harga energi bersubsidi seperti harga listrik, LPG 3kg, dan harga pertalite," kata Ekonom Bank Mandiri Faisal Rachman. Lebih lanjut, Faisal memperkirakan inflasi April akan melonjak didorong oleh faktor musiman seperti Ramadhan, meningkatkan inflasi makanan, sandang, transportasi, restoran, dan rekreasi. "Indeks Harga Konsumen (IHK) diperkirakan meningkat lebih kuat sebesar 0,80% pada 22 April, dibandingkan 0,66% pada 22 Maret 2022," ucapnya. 

Memperkuat Perlindungan Konsumen Jasa Keuangan

07 May 2022

Seiring pertumbuhan industri jasa keuangan yang pesat, jenis serta variasi dari produk dan jasa keuangan juga semakin inovatif, Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK) selalu berupaya meluncurkan produk baru kepada konsumen. Situasi ini membuat dinamika di dalam industri jasa keuangan semakin kompleks. Banyaknya penawaran produk dan jasa keuangan baru itu juga membuat konsumen mengalami information overload. Padahal, tingkat literasi keuangan di Indonesia masih tergolong rendah. Survey Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan Indonesia (SNLKI) pada 2019 menyatakan, tingkat literasi masyarakat baru 38,03 %, dengan tingkat inklusi 76,19 %. Faktor rendahnya tingkat literasi menjadi penyebab munculnya kasus pengaduan dan sengketa konsumen. Hal ini terjadi karena konsumen memiliki ekspektasi tertentu terhadap produk atau jasa keuangan yang dibeli, tanpa memahami risiko atau komitmen terhadap produk tersebut. Hal tersebut mendorong nasabah untuk menyetujui kontrak perjanjian dengan lembaga jasa keuangan, walaupun belum memahami secara utuh klausul-klausul yang diperjanjikan. Padahal, setiap produk keuangan memiliki karakteristik masing-masing serta membutuhkan komitmen dan  pemahaman terhadap produk terkait.

Untuk meningkatkan perlindungan konsumen dan mencegah kerugian di masyarakat yang bisa menurunkan kepercayaan terhadap industri jasa keuangan, diperlukan penguatan pengawasan market conduct. OJK menjelaskan batasan aspek market conduct sebagai perilaku lembaga jasa keuangan dalam mendesain, menyusun dan menyampaikan informasi, menawarkan, membuat perjanjian atas produk dan/atau layanan serta penyelesaian sengketa dan penanganan pengaduan. Pengawasan market conduct ini diharapkan bisa   memastikan integritas PUJK dalam menerapkan aspek perlindungan konsumen pada setiap tahapan product life cycle di industri jasa keuangan, yaitu mulai dari perencanaan produk, pemasaran, penjualan dan mekanisme penyelesaian sengketa. Saat ini,terdapat dua regulasi yang mengatur perlindungan konsumen. Pertama, UU No 21//2011 tentang OJK yang mengatur implementasi perlindungan konsumen jasa keuangan di Indonesia dan Peraturan OJK (POJK) No 1/POJK.07/2013 tentang Perlindungan Konsumen Sektor Jasa Keuangan yang mengatur perlindungan konsumen secara teknis. (Yoga)


Napas Tambahan Usaha Kecil

07 May 2022

Keputusan pemerintah membolehkan mudik selama libur Idul Fitri 1443 Hijriah ditopang makin terkendalinya penularan Covid-19 membantu pulihnya pendapatan pelaku UMKM, serta masyarakat pengelola desa wisata di sejumlah daerah. Beberapa pihak menyebut kondisi sudah makin mirip seperti sebelum wabah. Betapa gembiranya para pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) yang menangguk untung selama musim mudik Lebaran. Mereka mengatakan jumlah tamu meningkat dan juga penjualan melonjak. Sukacita dan senyum tampak di wajah mereka. 85 juta orang melakukan mudik tahun ini. Mereka dipastikan membawa uang dalam jumlah yang tidak kecil. Mereka membelanjakan uang itu untuk berbagai keperluan, seperti untuk transportasi, penginapan, kuliner, berwisata, dan membeli suvenir. Suasana seperti ini boleh dibilang mirip sebelum pandemi. Oleh karena itu, libur Lebaran kali ini memberi napas tambahan bagi berbagai jenis UKM. Ekonomi di daerah yang sudah lama lesu secara perlahan mulai bergairah dan bergerak.

UKM sudah lama menjadi andalan selama krisis. Mereka juga telah berperan menjadi bantalan ekonomi di sejumlah daerah sepanjang masa pandemi ini. Mereka masih bergerak di tengah kondisi yang tidak menguntungkan. Mereka juga masih diharapkan menjadi penopang bagi pergerakan ekonomi di tingkat mikro di tengah berbagai ketidakpastian. Oleh karena itu, pemerintah perlu berterima kasih kepada mereka. Pemerintah masih perlu memberikan bantuan kepada mereka agar mereka bisa terus bertahan. Keleluasaan dalam urusan finansial, kemudahan dalam perizinan, penanganan kelompok preman, dan lain-lain merupakan bentuk bantuan pemerintah yang ditunggu para pelaku UKM. (Yoga)


Investor Lebih Selektif Pilih Saham Teknologi

07 May 2022

Kenaikan suku bunga acuan bank sentral AS, The Fed, berpotensi mendorong investor menggeser perburuan investasi ke saham defensif. Namun, bukan berarti saham teknologi tidak lagi diminati. Investor diperkirakan lebih selektif memburu saham perusahaan teknologi dengan fundamental kinerja kuat dan harganya tidak terlalu mahal. ”Siklus di pasar saham sedang berpindah. Pasar (investor) cenderung akan lebih memburu saham defensif atau saham yang tidak terpengaruh oleh kinerja atau kondisi ekonomi, termasuk saham komoditas. Harga saham sejumlah perusahaan teknologi yang semula tinggi karena ekspektasi berlebihan kini terpukul,” ujar Kepala Ekonom PT Bank Central Asia Tbk (BCA) David E Sumual (6/5). David berpendapat, investor melakukan seleksi. Mereka diperkirakan semakin ketat memperhatikan kinerja perusahaan teknologi sebelum memutuskan berinvestasi. ”Misalnya, di sektor perdagangan secara elektronik (e-dagang). Perusahaan teknologi yang berkecimpung di sektor itu tidak mungkin hanya satu. Dengan kondisi sekarang, investor akan menekankan yang punya fundamental kinerja bagus,” ujar David.

Direktur Center of Economic and Law Studies Bhima Yudhistira berpendapat, investor akan merespons kenaikan suku bunga acuanThe Fed dan sinyal naiknya suku bunga BI, ada kecenderungan perburuan di saham teknologi tetap terjadi. Tetapi, investor akan selektif. Jika harga saham perusahaan teknologi terlalu mahal, investor belum tentu akan merespons. Selain itu, perburuan saham teknologi di tengah kenaikan suku bunga acuan The Fed tergantung dari lokasi pasar di mana perusahaan teknologi mencatatkan saham. Permasalahannya, saham perusahaan teknologi di Indonesia masuk kategori lokasi pasar berkembang. Volatilitas pasarnya lebih tinggi. Sebelumnya, The Fed menaikkan tingkat suku bunga acuannya 50 basis poin, Rabu (4/5). Harga saham Grab yang melantai di Nasdaq, pada penutupan pasar, Kamis, turun 4,19 %. (Yoga)