;
Kategori

Ekonomi

( 41301 )

Kompensasi untuk Program Restrukturisasi

21 May 2022

PT Krakatau Steel (Persero) Tbk meningkatkan kepemilikan sahamnya di PT Krakatau Posco dari 30 % menjadi 50 %. Lewat aksi korporasi tersebut, Krakatau Steel mendapat  kompensasi Rp 1,3 triliun untuk menjalankan program restrukturisasi utang. Langkah ini diharapkan memperkuat posisi industri baja nasional dan mengurangi arus importasi baja ke Indonesia. Keputusan tersebut diambil dalam RUPS Luar Biasa, Kamis (19/5). Dirut Krakatau Steel Silmy Karim mengatakan, peningkatan kepemilikan saham Krakatau Steel di PT Krakatau Posco menjadi 50 % itu bagian dari rencana Krakatau Steel memperbesar kapasitas produksi baja di Indonesia, dari awalnya dimulai dengan 3 juta ton per tahun menjadi 10 juta ton per tahun. Aksi korporasi ini juga menjadi bagian dari program restrukturisasi utang Krakatau Steel. ”Beban utang Krakatau Steel berdasarkan pinjaman Rp 3,6 triliun juga akan dialihkan ke PT Krakatau Posco sehingga beban utang Krakatau Steel secara keseluruhan ,” kata Silmy.

Choi Busik, ekonom senior Posco Research Institute, mengatakan, kekuatan ekonomi suatu negara bergantung pada daya saing industri manufakturnya, yang notabene membutuhkan sektor besi dan baja yang kuat. Terlebih untuk Indonesia yang saatini sedang gencar mengembangkan ekosistem industri kendaraan listrik. Oleh karena itu, Krakatau Posco berencana mengembangkan kapasitas produksi baja menjadi 6 juta ton per tahun pada 2027. Selanjutnya, memperbesar kapasitas menjadi 10 juta ton per tahun pada 2030 dan mengembangkan kapasitas produksi baja berkelanjutan dengan metode reduksi menggunakan gas hidrogen (HyRex/hydrogen reduction green steel production) untuk mengurangi emisi karbon. (Yoga)


BNI Resmi Akuisisi Bank Mayora

21 May 2022

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI resmi mengakuisisi Bank Mayora melalui penyetoran dana atas saham baru yang diterbitkan Bank Mayora serta pembelian saham International Finance Corporation. Dalam laporan yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia, Jumat (20/5) disebutkan, setelah pengambil alihan itu, BNI menguasai 63,92 % saham Bank Mayora. Bank Mayora akan mendukung upaya BNI mengembangkan bank digital. (Yoga)

Pengusaha Minta Hanya Dikenakan DMO

21 May 2022

Pemerintah kembali memberlakukan  domestic market obligation (DMO) sebanyak 10 juta ton minyak goreng dan domestic  price obligation (DPO), seiring pembukaan keran ekspor minyak goreng dan bahan bakunya  mulai 23 Mei 2022. Dengan pemberlakuan DMO dan DPO, pengusaha minta agar pemerintah menghapus  pungutan ekspor dari bea kelar, yang akan dinaikkan menjadi total maksimal US$ 675 per ton minyak  sawit. Dengan demikian, pengusaha tidak terkena beban ganda yang tidak fair. Dari 18 produsen yang memproduksi minyak goreng untuk kebutuhan dalam negeri, yang tercatat memiliki perkebunan kelapa sawit, sendiri ataupun kerja  sama dengan plasma perkebunan sawit petani hanya 12 perusahaan. Dari perusahaan tersebut, yang merupakan penghasil minyak sawit terbesar adalah kelompok usaha Wilmar dengan produksi diperkirakan 2,26 juta ton, diikuti terbesar kedua  Musim Mas 1,14 juta ton, ketiga Smart 0,77 juta ton, dan kelima Apical 0,47 juta ton. Diluar lima besar adalah kelompok usaha Best, Astra Agro, First Resources, KPN, Sungai Budi, Darmex, Incasi. (Yetede)

Indika Energi Tuntaskan Penjualan Petrosea Akhir Juni

21 May 2022

PT Indika Energy Tbk (INDY) akan menuntaskan penjualan 69,8% saham PT Petrosea Tbk (PTRO) pada akhir Juni 2022. Dari divestasi saham perusahaan kontraktor  pertambangan tersebut, perseroan akan meraih dana segar sebesar USB 146,6 juta atau sekitar Rp 2,15 triliun. Terkait aksi korporasi ini, managemen Indika  Energy telah mengantongi persetujuan pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar Jumat (20/5/2022). Indika Energy sudah memperoleh persetujuan untuk menjual seluruh saham yang dimiliki di PT Petrosea, kurang lebih 69,8% dengan nilai transaksi  US$ 146,6 juta," kata Wakil Direktur Utama dan Group CEO Indika Energy, Aziz Armand dalam paparan publik, Jumat (20/5)  "Tentu saja nanti ketika transaksi terjadi, transaksi tersebut  akan dilakukan dengan mata uang rupiah, soal konversi itu diatur dalam perjanjian-perjanjian beli bersyarat yang sudah kami tandatangani," terang Aziz lebih lanjut. 

Go To Bakal Private Placement 118 Miliar Saham

21 May 2022

PT Go To Gojek Tokopedia Tbk (GOTO akan melakukan penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD) atau private placement sebanyak 118,43 miliar saham seri A. Dana yang bisa dihimpun dari aksi korporasi ini ditaksir mencapai Rp 29,6 triliun, jauh lebih besar dari perolehan dana IPO yang sebesar Rp 15,8 triliun. Manajemen GoTo menegaskan, PMTHMETD hanya dapat dilakukan perseroan setelah memperolah persetujuan pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) yang rencananya digelar pada 28 Juni 2022. PMTHMETD harus diselesaikan dalam waktu  satu tahun sejak tanggal RUSTP yang menyetujui PMTHMETD. Jumlah saham baru yang dikeluarkan lewat  PMTHMETD sekitar 10% dari modal ditempatkan dan disetor dalam  perseroan pada tanggal keterbukaan informasi diterbitkan.  Kendati demikian, dalam keterbukaan informasinya, GOTO belum menyebutkan siapa investor baru yang bakal menyerap saham melalui private placement. (Yetede)

Transaksi Nirsentuh MLFF di Tol Diterapkan Akhir 2022

21 May 2022

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat atau PUPR melalui Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) mulai menerapkan  transaksi nontunai  dan nirsentuh jalan tol atau layanan multi lane free flow (MLFF) bertahap di beberapa ruas jalan tol pada akhir 2022. "Penerapan direncanakan akhir tahun 2022, sedangkan untuk ruas jalan tol yang akan diterapkan  sistem, tersebut pada akhir tahun masih dalam pembahasan," kata Kepala BPJT Kementerian PUPR Danang Parikesit dalam diskusi daring Penerapan Denda dalam Implementasi MLFF di Jakarta, Jumat (20/5). 

BPJT saat ini berencana akan melakukan  uji coba sistem transaksi MLFF tersebut pada tahun ini melalui PT Roatex Indonesia Toll System (RITS) sebagai Badan Usaha Pelaksana Sistem Transaksi Tol. "Secara timeline, kami mengharapkan akan memulai proses uji coba MLFF pada tahun ini. Kalau tidak ada kendala teknis, sesuai kesepakatan akan dilakukan upaya implementasi secara bertahap tergantung pada hasil uji coba  yang akan dilaksanakan oleh RITS sebagai Badan Usaha Pelaksana Sistem Transaksi," kata Danang. (Yetede)

Akselerasi Pertumbuhan Bisnis, BNI Rampungkan Dua Aksi Korporasi

21 May 2022

PT Bank Negara Indonesia  (persero) Tbk (BNI) mengakselerasi pertumbuhan kinerja bisnis dengan menuntaskan dua aksi korporasi sekaligus. Aksi korporasi tersebut adalah pengambilalihan Bank Mayora dan pendirian BNI Modal Ventura. Corporate Secretary BNI Mucharom  menyampaikan, BNI telah menyelesaikan pendirian dan penyertaan modal pada BNI Modal Ventura. Aksi pendirian, telah mencantumkan pada Rencana Bisnis Bank (RBB) 2022 BNI untuk  melakukan penyertaan modal  dengan nilai Rp 500 miliar. 

Mucharom menuturkan, pendirian dan penyertaan modal dan BNI Modal Ventura merupakan rangkaian strategis BNI dalam menjawab potensi pengembangan  digital banking. Mucharom juga menyampaikan Bank Mayora akan dipersiapkan untuk menjawab berbagai potensi pengembangan bisnis segmen  UKM di seluruh Indonesia, dengan fokus awal pada mereka yang berada dalam value chain BNI dan Mayora Group saat ini juga memiliki potensi pengembangan bisnis  produk cross selling di segmen konsumer, khususnya penggalangan ritel UKM dan kebutuhan pribadi pemilik UKM itu sendiri. (Yetede)

Gorden Berhenti Berganti Pelesir ke Luar Negeri

21 May 2022

DPR kembali disorot soal anggaran. Setelah dikritik karena pembelian gorden rumah dinas, Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR kini menjalani kunjungan kerja ke Turki. Lawatan ke negeri Bulan Sabit tersebut digelar selama sepekan, sejak 18 Mei, dengan agenda bertemu anggota parlemen Turki. Penanggung jawab Bidang Legislasi Forum Masyarakat Perduli Parlemen Indonesia (Formappi), Lucius Karus, mengatakan, secara formal, agenda tersebut terpenuhi. "Persoalannya, memalukan pergi ke Turki hanya untuk menanyai  parlemen mengenai protokol dan pendapatan anggota DPR di sana," kata dia kepada Tempo, kemarin. Menurut Lucius, membandingkan pendapatan parlemen Turki dengan Indonesia seperti menggantang asap. Sebab, setiap negara mempunya kebijakan yang berbeda ihwal  pendapatan pejabat. Kalaupun harus menanyakan pendapatan, semestinya cukup dilakukan secara daring tanpa perlu datang langsung ke Turki. "Seolah pergi ke sana untuk persoalan serius, padahal jalan-jalan doang," kata dia, (Yetede)

Tanda Tanya Kunjungan Kerja

21 May 2022

Kunjungan kerja anggota DPR ke luar negeri kerap mengundang pertanyaan. Sebab, kegiatan tidak banyak diketahui publik dan diduga tidak memiliki pertanggung jawaban yang jelas. Ketua Umum Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Turki 2022-2023, Fauzul Azim, mengatakan kunjungan anggota DPR ke Turki, misalnya, kerap tak transparan, "Kami tak ada akses untuk mengetahui apa yang anggota DPR lakukan disini." kata dia saat dihubungi, kemarin. Padahal, Fauzul melanjutkan, Turki negara yang paling sering dikunjungi para anggota legislatif itu.  Baginya lebih mudah mendapati para anggota DPR itu di lokasi wisata  ketimbang di tempat kerja.  Akhir tahun lalu, Fauzul tiga kali bertemu langsung dengan anggota DPR saat sedang bekerja di toko souvenir di Aya Sofia gereja yang berdiri sejak abad VI dan beralih fungsi menjadi mesjid di Istambul.  Ketidakjelasan agenda membuat PPI Turki mempertanyakan pentingnya kunjungan kerja tersebut. Pada akhir tahun lalu, mereka mengirim surat terbuka kepada DPR mempersoalkan  seringnya anggota DPR mengunjungi Turki. (Yetede)

Transfer BI-Fast Bank Mandiri Tembus Rp 106 Miliar

20 May 2022

PT Bank Mandiri (persero) Tbk mencatatkan transaksi Bank Indonesia Fast Payment (BI-Fest) hampir 35 juta kali dengan nilai transaksi mencapai lebih Rp106 triliun sampai dengan April 2022. Perseroan secara konsisten terus mengakselerasi digitalisasi untuk memenuhi kebutuhann transaksi nasabah sekaligus mendorong inklusi keuangan didalam negeri. SVP Transaction Banking Retail Sales Bank Mandiri Thomas Wahyudi mengatakan, akselerasi digitalisasi sejalan dengan inisiatif BI untuk memfasilitasi pembayaran ritel secara cepat,mudah, murah,aman, dan andal. Langkah ini diwujudkan dengan implementasi  layanan BI-Fast dalam super app Livin' by Mandiri yang terus mengalami pertumbuhan. 

Lebih lanjut Thomas menuturkan, BI-Fast juga mampu mendorong pertumbuhan  transaksi perbankan melalui Livin' by Mandiri. Hal ini tercermin pada peningkatan transaksi Livin' by Mandiri yang mampu mencapai 600 juta transaksi  April 2022. Jumlah tersebut berhasil tumbuh lebih dari 70% bila dibandingkan periode yang sama tahun lalu. "Dominasi transaksi fnansial yang dilakukan oleh nasabah mayoritas adlah transfer, diikuti dengan pembelian dan pembayaran. Untuk itu kami akan terus berupaya melengkapi kebutuhan nasabah lewat penyediaan fitur  pada Livin' by Mandiri," terang dia. (Yetede)