Ekonomi
( 40498 )Trade Expo Indonesia Akan Kembali Digelar
Kemendag akan kembali menggelar pameran dagang berskala internasional Trade Expo Indonesia (TEI) di Indonesia Convention Exhibition BSD City, Tangerang. Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional Didi Sumedi, Jumat (5/8/2022), menjelaskan, TEI ke-37 ini akan digelar secara luring pada 19-23 Oktober 2022 dan secara daring pada 19 Oktober-19 Desember 2022. (Yoga)
Konsumsi dan Ekspor Dongkrak Pertumbuhan Kuartal Kedua 5,4%
Seiring melandainya pandemi, laju perrtumbuhan ekonomi kuartal II 2022 melesat 5,44%, jauh di atasekspektasi para pengamat dan pelaku bisnis. Meski belanja pemerintah minus 5,24%, berbagai komponen pengeluaran meningkat. Konsumsi rumah tangga bertumbuh impresif, 5,51%, sedang ekspor meningkat signifikan, 19,74%. Daya beli masyarakat pulih. Kelas menengah-atas mulai berbelanja dan masyarakat bawah mendapatkan dana perlindungan sosial. Dari sisi pasokan, sektor industri menjadi sumber pertumbuhan terbesar dengan pangsa 17,84%, sedang sektor transportasi dan pergudangan mencatat pertumbuhan ter tinggi, 21,27%. Ketika pergerakan manusia meningkat dan kembali normal, sektor pariwisata dan semua sektor terkait turisme — seperti transportasi, perhotelan, perdagangan, dan kuliner— bertumbuh signifikan. Sektor akomodasi dan kuliner bertumbuh 9,7. “Konsumsi rumah tangga dan ekspor menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi kuartal II-2022. Sebagai penyumbang utama dari PDB, konsumsi rumah tangga tumbuh sangat impresif, 5,51%,” kata Kepala BPS Margo Yuwono dalam telekonferensi pers di Kantor BPS, Jumat (5/8/2022). (Yetede)
Erick: IBC Raih Investasi US$ 15 Miliar dari Korsel dan Tiongkok
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyambut positif kerja sama PT Industri Battery Indonesia atau Indonesia Battery Corporation (IBC) dengan PT Ningbo Contemporar y Brunp Lygend Co Ltd (CBL) dari Tiongkok dan LG Energy Solution dari Korea Selatan. Melalui kerja sama tersebut, IBC berhasil mendapatkan investasi senilai US$ 15 miliar, atau setara Rp 215 triliun, untuk pengembangan ekosistem baterai kendaraan listrik di Tanah Air. “Kita menyambut baik kerja sama investasi dari dua perusahaan besar asal Tiongkok dan Korsel. Hal inimemberi bukti bahwa investor yakindengan keseriusan Indonesia dalam pengembangan ekosistem baterai kendaraan listrik,” ujar Erick di Jakarta, Jumat (5/8/2022). Erick menegaskan, upaya Indonesia untuk menjadi pemain global industri baterai listrik memerlukan dukungan banyak pihak. Hal ini membutuhkan sinergitas BUMN, swasta nasional pemerintah pusat dan daerah, hingga perusahaan luar untuk transfer teknologi. (Yetede)
Semester I, UOB Bukukan Laba Sin$ 2 Miliar
UOB Group mencatatkan laba bersih senilai Sin$ 2,02 miliar untuk paruh pertama 2022, cenderung naik tipis 0,5% dibandingkan dengan semester I-2021 yang juga Sin$ 2,01 miliar. Pencapaian laba bersih didukung pendapatan bunga bersih meningkat 14% secara year on year (yoy) menjadi Sin$ 3,5 miliar dan juga pertumbuhan kredit 8% (yoy). Pada semester I, pendapatan wholesale banking UOB Group meningkat 16% (yoy) menjadi Sin$ 2,9 miliar dengan adanya peningkatan margin dan pertumbuhan pinjaman dari modal kerja jangka pendek dan kesepakatan pasar modal utang. Biaya pinjaman dan investasi perbankan mencapai rekor baru karena UOB Group mendukung klien bisnisnya dalam upaya ekspansi regional. Pendapatan antar negara UOB Group tumbuh 13% (yoy) di tengah tantangan jangka pendek yang timbul akibat ketidakpastian makroekonomi di seluruh dunia. (Yetede)
Ekonomi Indonesia Masuk Fase Ekspansi
Berbeda dengan kondisi berbagai negara yang terancam resesi, ekonomi Indonesia saat ini justru sedang memasuki fase ekspansi. Ekspansi ekonomi terlihat dari peningkatan dana yang dihimpun korporasi dari pasar modal lewat initial public offering (IPO), rights issue, dan penjualan obligasi yang mencapai Rp 124,6 triliun selama Januari hingga 4 Agustus 2022. Fakta lain adalah laju ekspansi kredit perbankan Juni 2021 hingga Juni 2022 yang mencapai 10,3%. Pada Juni 2022, posisi kredit perbankan Rp 6.156,2 triliun. Data PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan, hingga 4 Agustus 2022, emiten baru yang telah mencatatkan saham perdana di BEI sebanyak 33, dengan total raihan dana IPO Rp 19,9 triliun. Dalam pada itu, sebanyak 32 perusahaan sudah masuk dalam pipeline untuk melakukan IPO.
Dengan demikian, total emiten baru tahun ini akan mencapai 65. Pada periode yang sama, dana masyarakat yang dihimpun lewat rights issue senilai Rp 12,3 triliun dan lewat emisi surat utang atau obligasi sekitar Rp 92,4 triliun. “Raihan pendanaan dari pasar modal Indonesia akan lebih besar tahun ini, karena perusahaan-perusahaan di Tanah Air membutuhkan dana segar untuk ekspansi usaha. Dibanding negara berkembang atau negara di Asia yang lain, ekonomi Indonesia masih lebih baik,” ujar Direktur Center of Economic and Law Studies (CELIOS) Bhima Yudhistira kepada Investor Daily, Rabu (3/8/2022). (Yetede)
Adaro Energy Bangun Pusat Persemaian di Kalsel
PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) meraih kepercayaan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) untuk membangun dan mengelola pusat persemaian berkapasitas 10-12 juta batang pohon per tahun di Liang Anggang, Banjar baru, Kalimantan Selatan (Kalsel). “Pusat Persemaian ini disiapkan sebagai penyuplai bibit untuk rehabilitasi lahan dan pemulihan lingkungan di kawasan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara dan sekitarnya,” kata Presiden Direktur. Adaro Energy Indonesia, Garibaldi Thohir dalam penandatanganan nota kesepahaman (MoU) pembangunan pusat persemaian di Liang Anggang, Banjarbaru, Kalsel, Kamis (4/8). “Untuk itu, berbekal pengalaman kami dalam melakukan rehabilitasi, serta pengelolaan lahan bekas tambang dan lahan kritis maupun rehabilitasi daerah aliran sungai, kegiatan ini akan memberi manfaat yang luas bagi Kalsel dan bumi Indonesia tercinta,” ujar dia. (Yetede)
Bonus Saham bagi Bos Bankir Segera Cair
Sejumlah direksi dan komisaris bank besar mulai merealisasikan bonus atas kinerja moncer mereka sepanjang tahun lalu. Seperti Bank Mandiri membagikan bonus saham sebanyak 6,59 juta untuk 12 anggota direksi dan lima anggota dewan komisaris pada 29 Juli lalu. Dengan harga rata-rata pembelian Rp 8.076,69 per saham, nilai bonus saham Bank Mandiri direksi dan komisaris itu mencapai Rp 53,25 miliar. Bank Rakyat Indonesia (BRI) mengalokasikan bonus dan tentiem 2021 untuk direksi dan komisaris, yakni Rp 475,5 miliar
Tak Setor PNBP, 90 Usaha Perusahaan Dilarang Ekspor
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat, ada sekitar 90 perusahaan pertambangan yang tidak patuh menyetorkan dana Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) kepada negara, dengan potensi PNPB dari mereka mencapai Rp 1 triliun.
Kemenkeu mengatakan, perusahaan tersebut terancam tidak bisa melakukan ekspor karena tidak melaksanakan kewajibannya.
Hal itu disampaikan Direktur Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Sumber Daya Alam dan Kekayaan Negara Dipisahkan (KND), Direktorat Jenderal Anggaran , Kemenkeu, Kurnia Chairi dalam media briefing, Kamis (4/8).
PUPR Minta Tambahan Anggaran IKN Rp 6 Triliun
Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) meminta Kementerian Keuangan (Kemkeu) menambah alokasi anggaran Rp 5 triliun hingga Rp 6 triliun untuk proyek pembangunan ibu kota negara (IKN) Nusantara. Alokasi anggaran ini untuk proyek 2023.
Direktur Jenderal Anggaran Kemkeu Isa Rachmatawarta menjelaskan, Kementerian PUPR telah mendapatkan alokasi anggaran untuk membangun IKN 2023 sebesar Rp 1 triliun. Namun dana tersebut kurang, sehingga Kementerian PUPR meminta tambahan anggaran.
Berharap dari Proyek Pemerintah
PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) masih berpeluang mengantongi tambahan proyek baru. Namun, tren kenaikan suku bunga dapat berpengaruh negatif bagi sektor konstruksi seperti WIKA yang banyak mengandalkan pendanaan eksternal. Analis KB Valbury Sekuritas Devi Harjoto memperkirakan, pendapatan WIKA tahun ini masih dapat tumbuh sebesar 22% secara tahunan. Pemerintah juga masih memprioritaskan pembangunan infrastruktur sebagai prioritas dengan anggaran Rp 365,5 triliun. Selain itu, dimulainya tender Ibu Kota Negara (IKN) juga dapat memberikan potensi perolehan kontrak baru yang lebih tinggi, seperti proyek infrastruktur, gedung, dan EPC.
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









