Belanja Pemerintah Belum Optimal Dorong Pertumbuhan Ekonomi
Institute for Development of Economics and Finance (Indef) menilai, belanja pemerintah belum optimal dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Pada kuartal II tahun ini, belanja pemerintah malah terkontraksi 5,24% secara tahunan, sedangkan kuartal sebelumnya turun 7,59%. Jika dilihat lebih dalam, realisasi belanja pemerintah pusat turun 0,82% pada periode itu. Hal ini dipicu turunnya belanja barang dan belanja modal masing-masing 20,75% dan 19,84%. “Saya kira ini menjadi catatan penting bahwa permasalahan utama bukan di konsumsi rumah tangga. Kita mendapatkan satu hal yang cukup tragis bahwa belanja pemerintah justru negatif,” ucap Direktur Eksekutif Indef Tauhid Ahmad, Minggu (7/8). Tauhid mengatakan. kontraksi belanja modal dan belanja barang menunjukkan pemerintah belum optimal dalam mendorong pertumbuhan ekonomi. Pemerintah tidak cukup cermat mengamati dan kurang serius mendorong peran anggaran negara dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi. (Yetede)
Tags :
#Pertumbuhan EkonomiPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023