;
Kategori

Ekonomi

( 40753 )

OJK Memaksa Konsolidasi Industri Perbankan

08 Sep 2022

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kukuh dengan kebijakan mendorong bank-bank kecil berkonsolidasi demi memenuhi modal inti sebesar Rp 3 triliun sampai dengan akhir tahun 2022. Ini sesuai Peraturan OJK Nomor 12/POJK.03/2020 tentang Konsolidasi Bank Umum. Dalam aturan tersebut, salah satu opsi yang memiliki modal inti di bawah Rp 3 triliun dapat membentuk Kelompok Usaha Bank (KUB). "OJK meminta komitmen pemegang saham bank menambah modal serta mendorong aksi korporasi yang dibutuhkan dalam konsolidasi perbankan," tegas Dian Ediana Rae, Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Selasa (6/9).

Ekonomi Pulih, Setoran Dividen BUMN Digenjot

08 Sep 2022

Pemerintah dan DPR sepakat menyedot dividen laba Badan Usaha Milik Negara (BUMN) lebih besar tahun depan untuk menopang penerimaan negara. Kesepakatan ini tercapai pada rapat Badan Anggaran (Banggar) DPR dengan pemerintah, Rabu (7/9), di Jakarta. Target setoran dividen untuk APBN tahun depan sebesar Rp 49,1 triliun naik Rp 5 triliun atau 11,3% dari rencana awal Rp 44,1 triliun. Target 2023 ini naik 22% jika dibanding dengan outlook dividen BUMN tahun ini yang sebesar Rp 40,4 triliun. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemkeu) Febrio Kacaribu menjelaskan, penambahan target setoran dividen karena pemerintah dan DPR melihat kondisi perekonomian Indonesia tahun ini mulai pulih.

Coal Bidik Penjualan Naik Tiga Kali Lipat

08 Sep 2022

PT Black Diamond Resources Tbk (COAL) resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan Rabu (7/9). Emiten tambang batubara ini sukses mengantongi dana IPO Rp 125 miliar. Usai mendapatkan dana IPO, COAL bersiap memacu bisnisnya. COAL menargetkan volume produksi dan penjualan bisa mencapai 800.000 ton sampai dengan 900.000 ton batubara tahun ini. Donny Janson Manua, Direktur Utama COAL, mengatakan, target ini lebih tinggi sekitar tiga kali lipat dari realisasi produksi batubara tahun lalu, sekitar 260.000 ton. Pertumbuhan produksi tahun ini akan didorong oleh kesiapan sejumlah unit alat tambang. Dari sisi kinerja, COAL menargetkan laba bersih tumbuh tiga kali lipat tahun ini. Sebagai perbandingan, tahun lalu COAL mengantongi laba bersih Rp 27 miliar. 

Prospek Masih Cerah, Emiten Serius Garap Bisnis EBT

08 Sep 2022

Semakin menipisnya cadangan sumber energi bumi, menarik minat banyak korporasi masuk ke bisnis energi baru terbarukan (EBT). Terbaru, PT Kencana Energi Lestari Tbk (KEEN) siap membangun proyek EBT di Filipina senilai US$ 100 juta. Presiden Direktur KEEN Henry Maknawi mengatakan, melalui bisnis EBT, perseroan terus mencari peluang untuk memperluas ekspansi. "Kerjasama ini membuka pintu bagi KEEN untuk ekspansi ke Asia Tenggara," kata Henry. Bukan cuma KEEN, emiten non EBT pun kepincut melakukan diversifikasi ke bisnis ini. Contohnya PT Bukit Asam Tbk (PTBA). Demi menggarap bisnis EBT, PTBA menggandeng PT Jasa Marga Tbk (JSMR) dalam pengembangan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di jalan tol Jasa Marga Group. PT United Tractors Tbk pun sama. Melalui PT Energia Prima Nusantara (EPN), emiten bersandi UNTR ini menambah kepemilikan saham di PT Arkora Hydro Tbk (ARKO), operator Pembangkit Listrik Mini Hydro (PLTM).

BRI Meraup Penjualan SR017 Rp 1,01 Triliun

08 Sep 2022

Bank Rakyat Indonesia (BRI) menjadi salah satu mitra penjualan Sukuk Ritel SR017. Sampai dengan 1 September 2022, bank ini berhasil mencatatkan nilai pemesanan SR017 sebanyak Rp 1,01 triliun. BRI optimistis, nilai pemesanan akan terus bertumbuh hingga akhir periode penawaran. Saat ini, penawaran Sukuk Ritel SR017 telah dibuka sejak 19 Agustus 2022 hingga 14 September 2022. Direktur Bisnis Konsumer BRI, Handayani mengatakan, penjualan SR017 menjadi bukti pengetahuan masyarakat mengenai pentingnya berinvestasi semakin meningkat.

Kenaikan Tarif Ojol: Biaya Aplikasi Masih Berat

08 Sep 2022

Pemerintah resmi menaikkan tarif jasa ojek online rata-rata 6%—13% dan menyesuaikan biaya tidak langsung berupa biaya sewa penggunaan aplikasi ditetapkan paling tinggi 15% berlaku 10 September 2022. Namun, potongan aplikasi tersebut masih dinilai memberatkan oleh pengemudi. Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Hendro Sugiatno mengatakan para aplikator ojek online (ojol) siap untuk memberlakukan tarif baru setelah aturan teranyar ditetapkan pada Rabu (7/9).“Hasil kesepakatan dengan aplikator siap menjalankan dalam waktu 3 hari. Tidak hanya keputusan dari kami tapi kesiapan dari aplikator,” ujarnya dalam konferensi pers, Rabu (7/9).Hendro menjelaskan penyesuaian biaya jasa ojol dengan menghitung komponen bahan bakar minyak (BBM), upah pegawai, dan jasa lainnya. Selain itu ada komponen biaya langsung dan tak langsung di antaranya upah minimum regional (UMR), asuransi pengemudi, biaya minimal order 4 km pertama, dan penaikan harga BBM.  Secara garis besar terjadi penyesuaian terhadap besaran biaya jasa, sehingga untuk Zona I dan Zona III terjadi penaikan sebesar 6%—10% untuk biaya jasa batas bawah dan batas atas biaya jasa ojol.Untuk zona II terjadi penaikan biaya batas bawah sebesar 13,33% dan batas atas sebesar 6% dari KP No. 548/2020 tentang Pedoman Perhitungan Biaya Jasa Penggunaan Sepeda Motor yang Digunakan untuk Kepentingan Masyarakat yang Dilakukan dengan Aplikasi.

Beban Berat ”Generasi Sandwich”

08 Sep 2022

Posisi ”generasi sandwich” sebagai tulang punggung keluarga menempatkan mereka dalam tekanan dan impitan. Di satu sisi, mereka memikul kebutuhan keluarganya, di sisi lain harus ikut menopang kehidupan generasi di atasnya, terutama orangtua. Sebagian mereka mesti membantu menutupi kebutuhan saudara kandung dan keluarga besar lainnya. Dalam banyak kasus, mereka harus bekerja ekstra keras tanpa memiliki ruang untuk merancang masa depan keluarganya sendiri, yang diharapkan bisa lebih sejahtera. Potret generasi sandwich Indonesia tertangkap dalam jajak pendapat Litbang Kompas 9-11 Agustus 2022 kepada 504 responden di 34 provinsi, yang menunjukkan, 67 % responden mengaku menanggung beban sebagai generasi sandwich. Jika diproporsikan dengan populasi usia produktif di Indonesia yang berjumlah 206 juta jiwa, diperkirakan 56 juta jiwa masuk kategori generasi sandwich, dari  generasi Z, Y, X, hingga baby boomers. Namun, fakta menunjukkan, proporsi terbesar berada di kelompok generasi Y (24-39 tahun), yakni 43,6 %, diikuti generasi X (40-55 tahun) sebesar 32,6 %. Generasi sandwich juga ditemukan 16,3 % di kalangan generasi Z (kurang dari 24 tahun), yang terkategori sebagai pekerja muda.

Secara status sosial ekonomi, generasi sandwich Indonesia paling banyak ditemukan pada kelas menengah-bawah, yakni 44,8 %, diikuti kelas bawah 36,2 %. Bantuan ekonomi yang diberikan kepada keluarga besar umumnya untuk memenuhi kebutuhan pokok, yakni makan dan minum. Potret generasi sandwich ini, antara lain, ada pada diri Dedi Ardila (28), Senin (5/9), yang sehari-hari bekerja sebagai office boy alih daya di sebuah perusahaan di Jakarta dengan gaji Rp 4,4 juta. Setiap bulan ia mesti menyisihkan Rp 2,5 juta dari gajinya untuk kebutuhan makan sehari-hari enam orang di rumahnya, yakni istri dan anak, kedua mertua, kakak ipar, dan dirinya sendiri. Sisa gaji dia pakai untuk membayar setoran ke perusahaan penyalur tenaga kerja alih daya, biaya transportasi dari rumah ke kantor, dan kebutuhan lain. Beban sebagai generasi sandwich juga dirasakan Haidi (37), warga Kota Banjarmasin, Kalsel, tukang servis telepon genggam dan laptop. Sebulan, ia memperoleh penghasilan Rp 2,5 juta, untuk membayar sekolah anak, tagihan rekening listrik dan air, serta menopang kehidupan ibunya yang sudah renta.

Perencana keuangan Ike Noorhayati Hamdan mengatakan, idealnya pengeluaran keluarga diatur dengan skema 40 % untuk biaya hidup keluarga, 30 % untuk pengeluaran produktif dan konsumtif, 20 % untuk investasi, 10 % untuk pengeluaran lain-lain, termasuk membantu orangtua dan keluarga besar. ”Namun, skema itu tidak bisa diterapkan untuk orang dengan penghasilan sangat rendah. Apanya yang mau direncanakan, uangnya saja tak ada. Yang bisa dilakukan paling hanya menekan pengeluaran seminim mungkin dan berusaha menaikkan pendapatan, misalnya dari kerja sampingan,” ujarnya. Tantan Hermansah, sosiolog dari Universitas Islam Negeri Jakarta, mengatakan, nasib generasi sandwich di Indonesia, terutama yang berpendapatan rendah, amat memprihatinkan. Mereka dipaksa keadaan untuk bekerja keras tanpa pernah mencapaitingkat kesejahteraan yang memadai. Penghasilan mereka habis untuk memenuhi kebutuhan keluarganya dan keluarga besarnya. Mereka tidak punya ruang untuk menabung atau berinvestasi. Bahkan, sebagian dari mereka tak punya dana rekreasi untuk lari sekejap dari kepenatan hidup. (Yoga)


Eropa Susun Rencana Darurat Perekonomian

08 Sep 2022

Para politisi Eropa sedang menyusun rencana darurat karena pemburukan kondisi perekonomian berlangsung lebih cepat. Namun, tak jelas apakah rencana darurat itu mampu mencegah pemburukan situasi. Pertarungan geopolitik Amerika Serikat-Rusia yang makin menyandera perekonomian Eropa menjadi alasan utama di balik semua itu. Media Bloomberg, Selasa (6/9/2022), menyebutkan, Swedia dan Finlandia telah menciptakan program untuk membantu keuangan perusahaan-perusahaan penyedia jasa publik. Ini bertujuan mencegah kebangkrutan mirip Lehman Brothers di AS pada 2008 yang memunculkan efek domino. Para menteri energi Uni Eropa (UE) mendiskusikan cara menahan kenaikan harga energi, yang berpotensi mendorong aksi protes warga. Langkah lain adalah penghentian perdagangan derivatif, yang dikhawatirkan telah dimanfaatkan spekulan dalam perdagangan komoditas energi untuk mengambil untung di saat situasi tidak kondusif. Hal ini dilakukan karena pukulan terhadap perekonomian zona euro dan mata uang tunggal euro makin berat.

Ada kemandekan perdagangan dengan Rusia, kenaikan harga energi, dan inflasi yang terus meningkat. Kenaikan suku bunga semata untuk meredam inflasi tidak akan bisa menolong perekonomian Eropa. Invasi Rusia ke Ukraina telah mengganggu perdagangan Eropa-Rusia akibat sanksi ekonomi oleh AS dan Uni Eropa ke Rusia. Invasi itu juga kian menaikkan harga energi. Kini potensi penurunan harga energi pun jauh dari bayangan. Rusia telah menghentikan aliran gas ke Eropa hingga waktu yang tidak diketahui. Indikasi kesulitan ekonomi zona euro makin buruk dalam perkiraan Goldman Sachs. Kurs euro akan anjlok ke level 0,97 sen USD per 1 euro. Capital Economics meramalkan kurs euro bisa mencapai 0,9 sen USD per 1 euro. Hanya perdamaian Rusia dengan Ukraina yang bisa mengatasi peliknya perekonomian Eropa. Warga UE sudah menyatakan opini soal perlunya perdamaian Ukraina-Rusia untuk mengatasi masalah. Sayang, opini warga itu tak masuk perhitungan para petinggi UE. Petinggi UE malah berencana menguatkan tekanan pada Rusia dengan mematok harga ekspor minyak dan gas Rusia. (Yoga)


Perpanjangan Restrukturisasi Tunggu Survei

08 Sep 2022

Kepala Departemen Penelitian dan Pengaturan Perbankan OJK Anung Herlianto, Rabu (7/9) di Jakarta, mengatakan, perpanjangan restrukturisasi kredit perbankan terdampak Covid-19 masih menunggu kajian dan survei kondisi debitor dan pasar. Survei dilakukan untuk melihat kondisi sesungguhnya debitor di lapangan. Jumlah debitor yang mendapat restrukturisasi Covid-19 menunjukkan penurunan menjadi 2,94 juta debitor per Juli 2022. (Yoga)

Harga Memanas, Pesta Pebisnis Batubara Berlanjut

07 Sep 2022

Harga batubara masih terus memanas, bahkan siap menuju level psikologis baru US$ 500 per metrik ton. Tanda-tanda itu mulai tampak. Untuk kontrak pengiriman Oktober 2022, harga batubara Newcastle di Bursa ICE sempat menyentuh rekor tertinggi di level US$ 465 per ton. Pada penutupan Senin (5/9) lalu, harga batubara di level US$ 439,40 per ton. Dengan level tersebut, harga batubara sudah menanjak 260% dalam setahun terakhir. Ini pula yang membuat emiten batubara berpesta pora menikmati lonjakan harga emas hitam tersebut. Ini tercermin dari kinerja emiten batubara pada semester I 2022. Pendapatan dan laba emiten batubara semakin hot. Senior Investment Information Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Nafan Aji Gusta menilai, penguatan harga batubara didorong persoalan disrupsi rantai pasokan di tengah permintaan batubara dari negara Eropa.