Ekonomi
( 40753 )Transformasi Ekonomi Hijau
Penyampaian APBN 2023 memberikan warna yang sedikit berbeda dengan adanya strategi pemerintah untuk mendorong transformasi struktural melalui penghiliran industri, pengembangan ekonomi hijau dan biru, serta peningkatan peran ekonomi digital. Beberapa strategi tersebut memang merupakan isu jangka panjang, yang berarti strategi tersebut harus dilakukan secara konsisten dan terus-menerus dari tahun ke tahun, yang pada akhirnya mendorong terjadinya transformasi ekonomi. Secara definisi, ekonomi hijau merupakan perekonomian yang berorientasi pada ekonomi yang rendah karbon dan inklusif. Sayangnya, dua aspek ekonomi hijau ini belum tercermin dalam perekonomian Indonesia. Terkait dengan ekonomi rendah karbon, Indonesia masih merupakan salah satu negara penghasil emisi karbon yang cukup besar di dunia.
Walaupun memiliki tantangan untuk mewujudkan perekonomian hijau terkait emisi karbon yang relatif tinggi dan kesenjangan pendapatan yang makin lebar antara rumah tangga miskin dan rumah tangga kaya, Indonesia memiliki beberapa potensi untuk mendukung transformasi menuju perekonomian hijau, seperti komitmen untuk mengurangi emisi karbon, penyerapan emisi karbon oleh hutan tropis, pengembangan industri hijau, dan peluang pembiayaan hijau. Komitmen untuk mengurangi emisi karbon tertuang dalam Nationally Determined Contribution (NDC) sesuai dengan Paris Agreement. Berdasarkan NDC, Indonesia menargetkan pengurangan emisi karbon sebesar 29% dari skenario business as usual pada 2030.
TRANSPORTASI BERBASIS APLIKASI : TARIF OJOL DISESUAIKAN HARGA BBM
Penyesuaian tarif ojek online ditentukan setelah dua kali mengalami penundaan. Kementerian Perhubungan menjanjikan pekan ini mengumumkan tarif baru yang telah disesuaikan dengan komponen kenaikan harga bahan bakar minyak.
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan bahwa untuk menangani dampak kenaikan harga BBM bagi sektor transportasi sudah dilakukan koordinasi dengan kementerian/lembaga, pemerintah daerah beserta para pemangku kepentingan terkait. Bahan bakar menjadi komponen cukup besar pada layanan transportasi yakni berkisar 11%—40% sehingga berbagai penyesuaian harus dilakukan. Di sisi lain, pemerintah juga menyadari penyesuaian dampak kenaikan harga BBM terhadap angka inflasi. Salah satu penyesuaiannya adalah tarif ojek online (ojol) yang sempat tertunda selama dua kali yang seharusnya. Awalnya tarif ojol diumumkan pada 4 Agustus kemudian ditunda 29 Agustus yang kembali ditunda. Budi Karya menegaskan bahwa pengumuman tarif ojol pekan ini sudah dilakukan kajian komponen bahan bakar. “Untuk penyesuaian tarif ojek online akan kami umumkan dalam 2 hari ke depan dengan besaran yang telah disesuaikan dengan kondisi terakhir penyesuaian harga BBM,” ujar Menhub dalam siaran pers, Senin (5/9).
Ketua Umum Asosiasi Pengemudi Ojek Online Garda Indonesia Igun Wicaksono menilai potongan biaya aplikasi 20% yang tertuang dalam tertuang pada Keputusan Menteri Perhubungan No. 564/2022 yang sebelumnya ditunda dua kali.
SPBU VIVO JUAL BBM MURAH
Pengendara melintas di depan SPBU Vivo, Jakarta, Senin (5/8). SPBU Vivo kini tengah menjadi pusat perhatian karena menjual bahan bakar minyak (BBM) dengan harga relatif murah. Produk termurah Vivo yakni Revvo 89 alias BBM RON 89 dijual dengan harga Rp8.900 per liter.
Promosikan Ekonomi dan Pariwisata Indonesia, BUMN Dukung Tong-Tong 2022
Tong-Tong Fair 2022 menjadi salah satu festival paling potensial untuk mempromosikan ekonomi dan pariwisata Indonesia di Belanda. Festival ini semarak dengan seni tari, musik, sastra dan kuliner Nusantara. Setiap tahunnya, Tong Tong Fair dikunjungi oleh lebih dari 80 ribu pengunjung. Adapun, Festival Tong Tong Fair kali ini ikut dimeriahkan oleh beberapa BUMN seperti BNI, BRI, Mandiri, Pertamina, dan Telkom. Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir pun berkunjung secara langsung untuk menyapa segenap tamu dan para diaspora Indonesia di Den Haag, Belanda, Sabtu (3/9/2022). Erick menyampaikan gelaran ini tergolong megah sehingga cocok untuk dapat mempromosikan ekonomi dan pariwisata Indonesia kepada masyarakat dan diaspora Indonesia di Belanda. Di samping itu, Tong-Tong Fair telah memiliki sejarah penyelenggaraan acara yang cukup panjang sejak 1959. “Saya mengapresiasi semua BUMN yang ikut mendukung festival ini dengan membawa mitra UMKM binaannya. Semoga, acara ini dapat menjadi wadah bagi para BUMN untuk mendukung UMKM bisa Go Global dan naik kelas,” sebutnya. Erick menyampaikan festival ini dapat menjadi wadah untuk business matching antara pelaku UMKM dengan calon mitra luar negerinya. (Yetede)
Kemenhub Segera Tetapkan Besaran Tarif Baru Moda Tranportasi Darat dan Ojol
JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) membeberkan sejumlah langkah yang akan ditempuh untuk menangani dampak penaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bagi sektor transportasi, di antaranya kebijakan penyesuaian tarif angkutan umum kelas ekonomi, khususnya pada moda transportasi darat dan tarif ojek online (ojol). “Kajian yang akan dilakukan yaitu terkait tarif penumpang ekonomi angkutan antar kota antar provinsi (AKAP). Besaran tarif akan ditentukan oleh kajian yang tengah kami lakukan, dan hasilnya akan kami sampaikan dalam waktu dekat,” kata Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi di Jakarta, Senin (5/9/2022). Kemudian, langkah selanjutnya yaitu akan segera menetapkan penyesuaian tarif ojek online. “Untuk penyesuaian tarif ojek online akan kami umumkan dalam dua hari ke depan, dengan besaran yang telah disesuaikan dengan kondisi terakhir penyesuaian harga BBM,” tutur Menhub. Menhub menjelaskan telah melakukan koordinasi dengan kementerian lembaga, termasuk dengan pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan, serta mendengarkan saran dan masukan dari berbagai pihak. (Yetede)
Redam Gejolak Sosial, Uni Eropa Subsidi Warga
Sejumlah negara anggota Uni Eropa mengucurkan subsidi miliaran euro atau setara ratusan triliun rupiah untuk meredam dampak kenaikan harga-harga di tengah lonjakan kenaikan harga energi. Di sejumlah negara Eropa, kenaikan harga meningkatkan risiko kerusuhan dan aksi protes. Kanselir Jerman Olaf Scholz, Minggu (4/9) mengumumkan insentif tambahan bagi warga di negaranya. Paket itu bernilai 65 miliar euro atau Rp 961,3 triliun. (Yoga)
UE Bergegas Bantu Sektor Industri
LONDON, ID – Harga gas Eropa melonjak pada Senin (5/9) sedangkan saham anjlok dan mata uang euro merosot setelah Pemerintah Rusia menghentikan pengiriman gas ke Eropa melalui rute-rute pasokan utama. Negara-negara Uni Eropa (UE) langsung merespons dengan menawarkan paket paket bantuan miliaran dolar AS agar perusahaan-perusahaan listrik tidak kolaps karena kekurangan likuiditas, sekaligus demi melindungi rumah tangga dari lonjakan tagihan listrik. Perusahaan negara Rusia, Gazprom, menyatakan tidak akan membuka aliran gas melalui jalur pipa Nord Stream 1 karena ada kerusakan pada satu turbin.
Eropa pun menuding Rusia menggunakan pasokan energi sebagai pembalasan atas sanksi-sanksi Barat yang dijatuhkan terhadap Negeri Beruang Merah atas invasinya ke Ukraina. Sebaliknya, Rusia mengatakan Barat telah melancarkan perang ekonomi dan sanksi-sanksinya sudah menghambat operasional pipa gas Finlandia sendiri mengambil langkah dengan menawarkan 10 miliar euro (US$ 10 miliar), sedangkan otoritas Swedia menyediakan 250 miliar crown (US$ 23 miliar) dalam bentik jaminan likuiditas untuk perusahaan. (Yetede)
Kian Berat Beban Biaya Logistik
Jakarta-Beban biaya logistik nasional bakal bertambah akibat makin mahalnya tarif angkutan barang sebagai dampak kenaikan harga BBM bersubsidi. Namun, menurut Ketua Umum Asosiasi Logistik Indonesia, Mahendra Rianto, besaran kenaikan biaya itu belum di pastikan. "Yang pasti, penyedia jasa logistik sebagai pihak ketiga yang menangani distribusi barang mau tak mau akan menaikkan tarif jasa mereka untuk mengimbangi harga BBM yang naik hingga 30%," kata Mahendra kepada Tempo, kemarin. Saat ini, biaya logistik di Indonesia masih di kisaran 23% terhadap produk domestik bruto (PDB). Adapun andil biaya transport dan pergerakan barang (handling) dalam struktur beban tersebut mencapai 9%. "Porsi BBM dalam biaya transportasi menyentuh 40%. Itu pun masih tergantung jarak karena semakin jauh semakin mahal," ucap Mahendra. "Semua pergerakan darat ini ditunjang kendaraan barang barang bervolume besar yang berbahan bakar solar," tuturnya. (Yetede)
Harga Barang dan Tarif Jasa Berlomba Naik
KENAIKAN harga bahan bakar minyak (BBM) jenis subsidi maupun nonsubsidi merembet ke berbagai sektor industri. Pelaku usaha pun ikut mengerek harga produk dan tarif jasanya. Koordinator Wakil Ketua Umum III Bidang Maritim, Investasi dan Luar Negeri Kadin Indonesia Shinta Kamdani berpendapat, industri sektor transportasi, logistik, jasa perjalanan pariwisata, perdagangan, perikanan tangkap, pertanian hingga industri manufaktur berpotensi terkena dampak signifikan akibat kenaikan harga BBM. Di antara sekian sektor tersebut, sektor industri yang terkena dampak langsung adalah bisnis transportasi. Ketua Umum DPP Organisasi Angkutan Darat (Organda) Adrianto Djokosoetono menyebutkan, tarif angkutan darat akan naik berkisar 5%-15%, tergantung jenis angkutan. Di sisi lain, Organda mengkritik pembatasan pembelian Biosolar untuk angkutan barang dan angkutan penumpang. "Ini merugikan kami yang harus menempuh jarak jauh setiap hari," kata dia, kemarin.
Amankan Aset dari Amuk Inflasi Tinggi
Akhirnya, pemerintah memutuskan mengerek harga bahan bakar minyak (BBM). Kekhawatiran inflasi tahun ini naik tinggi pun menguat. Sentimen ini berpotensi mempengaruhi kinerja sejumlah instrumen investasi, terutama akibat tekanan inflasi tinggi.
Karena itu, investor perlu mencermati lagi portofolio investasinya. Vice President Infovesta Utama Wawan Hendrayana menyebut, kenaikan harga BBM memang akan menurunkan harga saham dalam jangka pendek. Dia memperkirakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan menguji support di 6.800-6.900.
Wawan menilai wajar jika IHSG turun. Jangka panjang, kenaikan harga BBM bisa berdampak positif. "Proyeksi pertumbuhan ekonomi di 5% saya rasa tercapai dan bisa membuat harga saham kembali naik," kata dia, kemarin.
Namun investor perlu membentengi keranjang investasinya dari efek negatif kenaikan inflasi dan penurunan daya beli. Senior Vice President, Head of Retail, Product Research & Distribution Division Henan Putihrai Asset Management Reza Fahmi Riawan menyarankan, investor bisa mengalokasikan sebagian besar dana investasinya di aset pasar uang.
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









