Pasar Kripto Menggeliat Lagi, Stablecoin Bisa Jadi Pilihan
Pasar aset kripto berbasis dollar Amerika Serikat (AS) perlahan mulai bangkit setelah sebelumnya lesu. Pada perdagangan kemarin, indeks dollar AS (DXY) turun ke level 108,60 dari sebelumnya 108,77.
Penurunan DXY ini melecut nilai pasar kripto. Rabu (31/8) pukul 22.15, market cap kripto global tercatat US$ 977,81 miliar. Nilai naik 1,19% dari hari sebelumnya.
Trader Tokocrypto, Afid Sugiono bilang, nilai dolar AS yang melemah ini sedikit banyak mendorong laju harga aset kripto. Investor tentu akan menukarkan dolar AS ke aset kripto, ketika aset tersebut terlihat menggiurkan daripada menyimpan uang fiat.
Dengan begitu, ada kemungkinan nafsu aset kripto hanya bertahan sementara. Terlebih, jika indeks dollar AS kembali perkasa, yang bisa menghambat laju harga aset kripto. Investor tentu akan menukarkan aset kriptonya menjadi dollar AS ketika aset tersebut terlihat lebih menggiurkan.
Aset kripto yang berbasis dollar AS adalah stablecoin, seperti Tether, USD Coin dan BUSD. Afid menilai, jika indeks dollar AS meningkat, stablecoin yang diikat dengan mata uang greenback juga akan ikut naik, namun tidak signifikan. "Jadi, stablecoin bisa menjadi pilihan aset investasi kripto yang aman untuk saat ini," ujar Afid kepada KONTAN, Rabu (31/8).
"Kedepannya stablecoin mungkin bisa dijadikan Central Bank Digital Currency (CBDC) yang bisa digunakan untuk metode pembayaran di jaringan blockchain," imbuh Afid.
Tags :
#Crypto CurrencyPostingan Terkait
Eskalasi Konflik Amerika Serikat – Iran
Ketegangan AS–Iran Tekan Sentimen Pasar Global
Pasar Dalam Tekanan
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023