;
Kategori

Ekonomi

( 40512 )

Investor Siap Menadah Dividen dari Keuntungan Emiten

05 Oct 2022

Emiten yang menebar dividen interim makin banyak. Kemarin, PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS) mengumumkan rencana bagi dividen interim. Selain itu, dua emiten Grup Astra, yaitu PT Astra International Tbk (ASII) dan PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) juga ikut bagi-bagi rezeki. Sebelumnya, PT United Tractors Tbk (UNTR) juga membagi dividen. Kemarin merupakan cum date pembagian dividen emiten ini. Selain itu ada PT Dana Brata Luhur Tbk (TEBE) yang siap membagi dividen senilai Rp 32,13 miliar. Jadi, tiap pemegang saham akan dapat jatah dividen Rp 25. Maximilianus Nico Demus, Associate Director of Research & Investment Pilarmas Investindo Sekuritas menilai, penting mencermati yield dividen. "Dengan yield dividen, investor bisa mengukur seberapa besar potensi keuntungan dividen tersebut. Biasanya, dianggap menarik bila yield 5%," ucap Nico, Selasa (4/10).

OJK Targetkan Investor Mencapai 10 Juta

05 Oct 2022

Di tengah ancaman inflasi tinggi, pondasi ekonomi makro Indonesia masih terbilang kuat meski dibayangi ngeri-ngeri sedap. Meski begitu, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) optimis minat berinvestasi di pasar modal masih menggeliat. Untuk itu, OJK menargetkan hingga akhir tahun ini investor pasar modal di Tanah Air bisa tembus 10 juta single investor identification (SID). Inarno Djajadi, Kepala Eksekutif Pengawasan Pasar Modal OJK, menuturkan, hingga 28 September, jumlah investor pasar modal mencapai 9,76 juta SID. "Sampai akhir tahun semoga bisa mencapai 10 juta SID," katanya dalam webinar, Selasa (4/10).

Inflasi Tinggi, Lelang Sukuk Hanya Raup Rp 755 Miliar

05 Oct 2022

Investor tampak berhati-hati untuk kembali masuk ke pasar perdana surat berharga negara syariah (SBSN). Ini terbukti dari hasil lelang sukuk negara Selasa (4/10) yang lebih rendah. Total penawaran yang masuk dalam lelang sukuk negara kemarin sebesar Rp 7,05 triliun. Jumlah itu lebih rendah daripada penawaran yang masuk di lelang SBSN terdahulu, yaitu Rp 17,11 triliun. Pemerintah juga hanya menyerap Rp 755 miliar dari hasil lelang sukuk negara. Info saja, di lelang sebelumnya penyerapan pemerintah mencapai Rp 6,27 triliun. Direktur Pembiayaan Syariah DJPPR Kementerian Keuangan Dwi Irianti Hadiningdyah mengatakan, penawaran masuk rendah karena tren kenaikan bunga, inflasi tinggi dan pergerakan dollar AS yang fluktuatif. Investor pun cenderung wait and see masuk di pasar perdana.

Pandemi Menyulut Timbunan Kredit Bermasalah di Segmen Apartemen

05 Oct 2022

Pandemi Covid-19 menimbulkan masalah aset busuk di perbankan. Salah satunya pada properti high rise atau apartemen. Seperti rasio kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) di Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) yang tinggi pada segmen ini. Walhasil bank BUMN itu harus menjual aset busuk tersebut untuk memperbaiki kualitas keseluruhan aset. Kredit apartemen BTN masuk pada segmen kredit konstruksi. NPL segmen ini mencapai 23,11% per Juni 2022, naik dari 21,29% dari akhir tahun lalu. NPL di segmen ini mulai meningkat tinggi sejak 2018 menjadi 7,13%, lalu naik 18,71% pada 2019 dan 19,58% pada 2020. Sedangkan NPL kredit komersial mencapai 10,88% per Juni 2022, turun dari 15,26% pada akhir 2021. Elisabeth Novie Riswanti, Direktur Remedial & Wholesale Risk Bank BTN pernah bilang, rasio tinggi NPL di kedua segmen tersebut didominasi pada segmen high rise.

Bisnis Fintech Urun Dana Terus Melaju

05 Oct 2022

Bukan cuma modal ventura saja yang bisa mendanai startup maupun UMKM untuk menjalankan bisnisnya. Di industri financial technology (fintech), ada pemain securities crowdfunding atau biasa dikenal SCF yang turut andil mengembangkan bisnis UMKM. SCF memang menjadi salah satu alternatif sumber pendanaan bagi pelaku startup dan UMKM dengan menggunakan skema urun dana konsep penawaran efek, baik saham dan obligasi. Hingga kini baru ada sepuluh pemain yang mendapat izin SCF dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). "Setelah penerbitan POJK Nomor 57/2020, antusiasme masyarakat terhadap securities crowdfunding semakin meningkat pesat," ujar Sekar Putih Djarot, Juru Bicara OJK, Minggu (12/6). Di sisi lain, pelaku usaha yang memanfaatkan SCF pun juga tumbuh. Hingga periode yang sama, sudah ada 237 penerbit yang menggunakan layanan ini dengan pertumbuhan mencapai 89,6%. Salah satu pemain securities crowdfunding, Bizhare, mengaku terus memperluas pendanaan. Bizhare juga bakalan menyelenggarakan acara investasi dan bisnis terbesar di Indonesia Bizhare Investment Conference 2022 di tahun ini sebagai wadah untuk investor dan pelaku bisnis untuk berkolaborasi bersama. "Kami juga berpartner dengan berbagai institusi pemerintahan, komunitas, kalangan startup, dan korporasi untuk memfasilitasi anggota mereka, baik menjadi investor maupun sebagai calon penerbit di Bizhare," kata Heinrich Vincent, CEO Bizhare.

DIVIDEN INTERIM BANJIRI BURSA

05 Oct 2022

Kucuran dividen interim dari sejumlah emiten berkantong tebal bakal meramaikan pasar saham menjelang akhir tahun ini. Aksi korporasi itu diyakini bakal menjadi daya tarik bagi investor sekaligus katalis positif terhadap prospek saham emiten di lantai bursa. Pada bulan ini, sedikitnya ada tujuh emiten yang bersiap menebar dividen interim kepada para pemegang sahamnya. Teranyar, dua entitas Grup Astra bakal menempuh aksi serupa. PT Astra International Tbk. (ASII) mengumumkan nilai dividen interim tahun buku 2022 sebesar Rp3,56 triliun atau Rp88 per saham. Total dividen interim itu setara dengan 19,56% dari laba tahun berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk ASII pada semester I/2022 yang mencapai Rp18,17 triliun. Sebesar 50,11% dari dividen interim emiten otomotif itu bakal masuk ke kantong Jardine Cycle & Carriage Limited yang tercatat sebagai pemegang saham pengendali ASII. Dengan porsi saham tersebut, Jardine yang melantai di bursa efek Singapura itu berpotensi mengantongi dividen interim sekitar Rp1,78 triliun. Selain ASII, PT Astra Agro Lestari Tbk. (AALI) bakal membagikan dividen interim tunai sebesar Rp85 per saham atau senilai total Rp163,59 miliar. Dividen itu setara dengan 20,21% dari laba bersih AALI senilai Rp809,31 miliar pada paruh pertama tahun ini.


Bunga KPR segera Disesuaikan

05 Oct 2022

Perbankan nasional belum menyesuaikan suku bunga KPR meski BI telah menaikkan suku bunga acuan 75 basis poin ke level 4,25%. Namun, bulan depan, bunga KPR akan disesuaikan menyusul kenaikan bunga simpanan. Saat ini, bunga KPR berkisar 8-9%. Demikian dikemukakan sejumlah bankir nasional, Selasa (04/10), antara lain, Dirut PT Bank Tabungan Negara (BTN) Tbk Haru Koesmahargyo, Corporate Secretary PT BNI Tbk Okki Rushartomo, dan Direktur Consumer Banking PT Bank Mega Tbk Diza Larentie. Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti sebelumnya mengungkapkan, selalu ada jeda waktu bagi industri perbankan melakukan transmisi penyesuaian bunga acuan ke bunga simpanan dan bunga kredit. Dalam keadaan normal, dibutuhkan waktu sekitar 3-6 bulan. “Penyesuaian bunga KPR paling cepat dikakukan pada akhir bulan ini atau awal bulan depan,” kata Direktur Utama Bank BTN Haru Koesmahargyo kepada Investor Daily di Jakarta, Selasa (04/10). Menurut dia, untuk rumah subsidi, kenaikan suku bunga KPR tidak akan berdampak kepada konsumen atau pun juga pengembang karena sudah ada subsidi dari pemerintah. Sedangkan untuk nonsubsidi pasti ada dampaknya. 

Data OJK menunjukkan, suku bunga dasar KPR bergerak turun sejak April 2022 yang sebesar 8,77%, pada Mei turun menjadi 8,74%, Juni sebesar 8,66%, dan pada Juli turun menjadi 8,57%. BI sudah telah dua kali menaikkan BI7 day reverse repo rate (B7DRR) sepanjangahun ini, masing-masing sebesar 25 bps menjadi 3,75% dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) 22-23 Agustus, dan 50 bps menjadi 4,25% dalam RDG 21-22 September. Kalangan bankir mendukung langkah Bank Indonesia (BI) menaikkan BI7DRR menjadi 4,25%. Namun perbankan tidak serta merta melakukan transmisi suku bunga karena akan dilakukan secara selektif. Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo menyebut BNI tidak langsung mengerek suku bunga untuk semua segmen, karena akan berbeda. “Terkait penyesuaian bunga di sisi kredit, akan dipertimbangkan dari dampak kenaikan bunga acuan terhadap kenaikan biaya dana serta proyeksi ekspansi bisnis BNI. Tentunya penyesuaian bunga kredit tersebut akan dilaksanakan secara selektif dan bertahap mempertimbangkan beberapa faktor termasuk demand dan kondisi usaha debitur,” tutur dia. Direktur Consumer Banking PT Bank Mega Tbk Diza Larentie menyatakan biasanya transmisi suku bunga kredit terjadi 1-2 bulan tergantung masing-masing bank. (Yoga)

Truss Tolak Pangkas Tunjangan Untuk Danai Kenaikan Pajak

05 Oct 2022

PM Inggris Liz Truss memicu pertikaian di Partai Konservatifnya, Selasa (4/10). Ia menunjukkan, dirinya dapat membatasi kenaikan pembayaran tunjangan di bawah tingkat inflasi yang melonjak, seiring langkah-langkah mencari cara mendanai rencana pertumbuhan terkait pemangkasan pajaknya. Semenjak berkuasa pada 6 September, Truss mengalami masa penuh gejolak mulai dari pertama kali harus menyampaikan kabar duka nasional atas kematian Ratu Elizabeth II hingga perilisan paket ekonomi Inggris yang langsung mengguncang pasar keuangan. Truss dan Menkeu Kwasi Kwarteng tengah berusaha mengeluarkan Inggris dari masa 10 tahun stagnasi ekonomi, lewat kebijakan 45 miliar pound pemotongan pajak yang tidak didanai pada 23 September. Mereka juga berjanji menderegulasi ekonomi demi memicu pertumbuhan. Akan tetapi pada Senin (3/10), Truss dan menkeu Inggris harus tunduk terhadap tekanan untuk membatalkan kebijakan yang sangat memecah belah, yakni menghilangkan tarif tertinggi pajak penghasilan untuk golongan berpenghasilan tertinggi. Dan sekarang mereka langsung mengerjakan rincian lengkap dari rencana itu serta bagaimana keduanya mampu memberikan tanpa meninggalkan lubang besar menganga dalam keuangan publik negara. (Yoga)

Cosmart Kantongi Pendanaan US$ 5 Juta

05 Oct 2022

Cosmart, platform berbasis keanggotaan (membership) e-commerce pertama di Indonesia untuk kebutuhan bulanan, mengumumkan pendanaan awal sebesar US$ 5 juta dari Lightspeed, East Ventures, dan Vertex Ventures SEA & India. Putaran pendanaan yang melebihi penawaran (oversubscribed) tersebut juga melibatkan partisipasi investor kawakan, yakni Henry Hendrawan dan Albert Lucius. Visi Cosmart adalah menghadirkan pengalaman berbelanja yang lebih mudah dan harga murah untuk kebutuhan rutin pengguna, sehingga konsumen dapat menghemat waktu, uang, dan anti ribet. “Pendanaan dari Lightspeed, East Ventures, dan Vertex Ventures akan digunakan untuk memperkuat teknologi dan infrastruktur data, sekaligus membangun kerja sama strategis dengan produsen dan para pemain kunci dalam ekosistem rantai pasokan,” Co-Founder Cosmart Alvin Kumarga, dalam keterangannya, dikutip Selasa (4/10). 

Cosmart merupakan one-stop solution bagi pengguna untuk membeli kebutuhan bulanan. Dengan membayar biaya keanggotaan yang murah untuk menjadi anggota, pengguna bisa mendapatkan akses ke produk berkualitas dengan harga lebih murah. Pengguna pun bisa membeli produk yang tidak bisa ditemukan di platform e-commerce lain dan mendapatkan produk contoh (sample) dari merek baru. Dengan transparansi harga, kualitas tinggi, dan manfaat keanggotaan lainnya, Cosmart menghadirkan klaim pengalaman belanja yang cerdas dan dijamin menguntungkan anggotanya. Alvin menyebut, sejak awal berdiri pada kuartal II-2022, Cosmart telah menjual lebih dari 100.000 produk. Start-up e-commerce berlangganan ini juga mampu meraih pertumbuhan bisnis enam kali lipat dalam tiga bulan terakhir. Sementara itu, volume belanja bulanan pengguna tercatat empat kali lebih tinggi dibandingkan aktivitas belanja di platform lain. “Mengelola barang-barang kebutuhan bulanan bisa sangat melelahkan. Cosmart hadir sebagai solusi yang tepat untuk membantu para pengguna untuk menghemat lebih banyak waktu dan uang,” tambah Co-Founder dan Managing Partner East Ventures Willson Cuaca. (Yoga)

Musim Kebangkitan Bisnis MICE

05 Oct 2022

Bisnis pengelolaan ruang pertemuan atau MICE mulai bangkit dan diperkirakan pulih 100 % pada 2023. Nyaris nihil celah yang tersisa di Hall B Jakarta Convention Center (JCC), yang menjadi lokasi Indonesia Comic Con 2022. Pada 1-2 Oktober lalu, ruangan itu diserbu pencinta kultur pop dunia, dari film, game, komik, hingga musik. Selain itu, ada peraga kostum alias cosplayer yang ingin berekspresi di depan publik. Tak diragukan, pesta dua hari itu pun menguntungkan ratusan pegiat usaha yang membuka gerai dan wahana hiburan di sana. Setelah mati suri selama dua tahun akibat pandemi Covid-19, Comic Con keenam yang diadakan di Indonesia itu sukses mengobati kerinduan para pengunjungnya. Sejak pagi, antrean masuk yang mengular hingga puluhan meter di pintu Balai Sidang Senayan membuktikan antusias tersebut. Indonesia Comic Con 2022 hanya satu dari segelintir acara yang diagendakan di venue elite Ibu Kota tersebut. Selama beberapa bulan terakhir, JCC pun dipakai untuk pameran, konser, serta acara publik pemerintah dan pihak swasta, bahkan rapat kerja partai politik. Bila merujuk pada laman web JCC, terdapat 16 acara yang sudah terjadwal sejak hari ini hingga akhir 2022. (Yoga)