Ekonomi
( 40512 )Penjualan Real Estate Tinggi, Kinerja SMDM di Q3 Mendaki
Penjualan PT Suryamas Dutamakmur Tbk (SMDM) masih moncer hingga September 2022. Di sepanjang sembilan bulan tahun ini, pendapatan pra-penjualan (
marketing sales
) SMDM sudah tembus Rp 352,29 miliar.
Pencapaian ini naik 36,26% secara tahunan dari realisasi
marketing sales
SMDM pada September 2021 yang sebesar Rp 258,54 miliar. Segmen
real estate
jadi penopang kinerja SMDM pada kuartal III-2022.
Ferry Suhardjo, Direktur & Sekretaris Perusahaan Suryamas Dutamakmur mengatakan, segmen real estate berkontribusi 71,7% terhadap
marketing sales
SMDM di kuartal III-2022. Nilai
marketing sales
segmen
real estate
mencapai Rp 252,61 miliar.
MEMACU TRANSFORMASI BUMN
Korporasi milik negara diyakini mempunyai peran sentral untuk menopang perekonomian Indonesia di tengah berbagai ketidakpastian global. Korporasi milik negara diyakini mempunyai peran sentral untuk menopang perekonomian Indonesia di tengah berbagai ketidakpastian global. Tak hanya dividen besar yang disetorkan kepada negara, kiprah badan usaha pelat merah juga dapat diarahkan untuk memperkokoh ekonomi nasional. Apalagi, transformasi yang dilakukan oleh perusahaan pelat merah telah berkontribusi terhadap pemulihan ekonomi nasional melalui berbagai peran strategis. Beberapa di antaranya yaitu keterlibatan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di sektor energi, pertambangan, kesehatan, perbankan, hingga infrastruktur. Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan, sejak 2019 instansinya terus melakukan transformasi perusahaan pelat merah secara menyeluruh. Dia mengklaim kini transformasi telah mencapai 80% dan ditargetkan rampung pada satu setengah tahun ke depan. Dampak nyata dari transformasi tersebut, kata Erick, adalah peningkatan pendapatan BUMN hingga 18,8% pada periode 2020-2021 menjadi Rp2.295 triliun. Laba korporasi pelat merah secara konsolidasi bahkan melesat 838,2% dari Rp13 triliun pada 2020 menjadi Rp124,7 triliun pada 2021. Optimisme serupa diusung Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut B. Pandjaitan. Dia mengatakan efektivitas transformasi BUMN mampu membawa ekonomi nasional pulih lebih cepat dari terpaan pandemi Covid-19. Menurutnya, transformasi perusahaan milik negara ini telah dilakukan dengan mengubah konsep superholding menjadi subholding, sehingga lebih efisien dan tangguh.
BUMN Jadi Lokomotif Agen Pembangunan, BRI Dorong Pertumbuhan Domestik Lewat UMKM
Menteri BUMN Erick Thohir mengungkapkan peran perusahaan BUMN untuk terus menjadi lokomotif agen pembangunan dengan tujuan menciptakan jutaan lapangan kerja. Hal tersebut disampaikan Erick pada pembukaan SOE International Conference yang diselenggarakan di Bali, Senin (17/10).Dalam sambutannya, Erick mengungkapkan BUMN didorong untuk terus bertransformasi dan pada saat bersamaan menciptakan value bagi masyarakat serta menjalankan peran menjadi agen pembangunan. “Salah satu upaya menjalankan peran agen pembangunan, kami menginisiasi beberapa program seperti pembiayaan ultra mikro serta menyelesaikan Proyek Strategis Nasional lainnya untuk menciptakan jutaan lapangan kerja bagi masyarakat,” ujar Erick.Erick Thohir menjelaskan bahwa ke depan BUMN akan terus melakukan program-program yang berdampak langsung pada peningkatan kualitas hidup masyarakat Indonesia.
Hal senada juga disampaikan oleh Direktur Utama BRI Sunarso bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia dapat dicapai melalui fokus kepada driver pertumbuhan domestik dengan cara mendorong UMKM, yang dapat mendorong penciptaan lapangan kerja. “Di sinilah BRI yang core businessnya UMKM harus lebih berperan aktif, karena 97% lapangan pekerjaan di Indonesia berasal dari UMKM,” imbuhnya.
KELANJUTAN PROYEK IKN : INVESTOR TERSANDERA AGENDA POLITIK
Peluang investasi megaproyek Ibu Kota Negara Nusantara memiliki daya tarik bagi pemilik modal. Namun, investor masih khawatir dengan stabilitas politik Tanah Air menjelang pergantian Presiden. Ketua Komite Analis Kebijakan Ekonomi Apindo Ajib Hamdani mengatakan bahwa program dan insentif yang ditawarkan program IKN cukup menarik bagi investor misalnya jangka waktu konsensi yang lebih panjang. Pemerintah juga akan memberikan fasilitas pemberian perizinan berusaha, kemudahan berusaha dan fasilitas penanaman modal sejalan dengan posisi IKN sebagai proyek yang memiliki nilai strategis bagi perekonomian nasional. Ajib menegaskan aneka insentif serta kemudahan tersebut membuat sebagian investor akan cenderung mengambil kesempatan tersebut. Akan tetapi, pengusaha tetap mempertimbangkan tahun politik yang sudah dimulai pada 2023. Wakil Ketua Umum III Bidang Maritim, Investasi, dan Luar Negeri Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Shinta Widjaja Kamdani mengatakan bahwa minat berinvestasi di IKN tergantung pada paket yang ditawarkan dan implementasi proyek yang akan disampaikan oleh pemerintah. Sementara itu, meskipun stabilitas politik menjadi tantangan bagi para pengusaha, Badan Otorita IKN menyatakan optimistis proyek itu mampu untuk menggaet investor karena memiliki konsep pembangunan berkelanjutan. Koordinator Tim Informasi dan Komunikasi Tim Transisi IKN Sidik Pramono mengatakan program pembangunan IKN merupakan pembangunan nasional jangka panjang dan sudah ada regulasi dan dasar hukum. “Insyaallah harus berlanjut, jadi besok kita dengarkan masukan dari para investor dan juga nanti ada market sounding,” ungkapnya.
HARGA TEMPE DAN TAHU NAIK
Perajin tahu dan tempe di Jabar batal menggelar aksi mogok massal, yang sedianya akan digelar pada 17-19 Oktober 2022 imbas kenaikan harga kedelai. Para perajin memilih menaikkan harga jual tahu dan tempe sekitar Rp5.000 per papan. Saat ini, tercatat harga kedelai berkisar Rp12.000 per kilogram. INDUSTRI
Rupiah Semakin Lemas, Pebisnis Tambah Waswas
Ketidakpastian ekonomi global turut mengempaskan mata uang rupiah. Kurs tengah
Bloomberg
memperlihatkan, rupiah di level Rp 15.427 per dollar AS pada Jumat (14/10), dan level terendah rupiah sejak pandemi Covid-19 dua tahun lalu. Tekanan terhadap rupiah mempengaruhi dunia usaha di dalam negeri. Para pengusaha berharap, fluktuasi valuta tak terlalu tajam sehingga kalkulasi bisnis dan kondisi perekonomian lebih terkendali.
Bayang-bayang pelemahan rupiah kembali hadir. Berawal dari pandemi Covid-19, ekonomi global gonjang-ganjing, terutama akibat perang Rusia-Ukraina yang tak kunjung berakhir. Ujung-ujungnya, dunia kini diambang resesi.
Koordinator Wakil Ketua Umum III Bidang Maritim, Investasi dan Luar Negeri Kadin Indonesia Shinta Kamdani menilai, pelemahan rupiah punya efek berbeda-beda di industri manufaktur. Pengusaha diminta waspada menggelar ekspansi.
Sekretaris Jenderal Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia (GPEI) Toto Dirgantoro berpendapat, tren pelemahan rupiah secara umum berdampak negatif bagi kalangan pengusaha, termasuk bagi para eksportir. Apalagi jika rupiah bergerak fluktuatif. Oleh karena itu, eksportir berharap laju rupiah lebih stabil dan tak berubah arah secara drastis dalam tempo singkat. "Ini mengingat naik-turun valuta saling terkait dengan kondisi ekonomi nasional maupun global," kata dia.
Pembatalan Pajak Karbon Mendapat Kritikan
Pemerintah sudah memutuskan untuk menunda penerapan pajak karbon hingga tahun 2025 mendatang, dari rencana awal diterapkan tahun 2022 ini.
Ketua Komite Analisis Kebijakan Ekonomi Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Ajib Hamdani menyayangkan, penundaan penerapan pajak karbon tersebut.
"Ketika pemerintah konsisten menaikkan tarif PPN yang menjadi beban seluruh masyarakat, justru akan jadi pertanyaan ketika pemerintah tidak segera mengenakan pajak karbon. Karena dua kebijakan ini mempunyai aturan hukum yang sama," katanya ke KONTAN, Minggu (16/10).
Direktur Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira juga menyayangkan keputusan pemerintah menunda penerapan pajak karbon.
Perang Minyak Membara Lagi
Babak terbaru perang minyak meletus pada hari terakhir peringatan Yom Kippur, 5 Oktober 2022. Hari itu, Arab Saudi bersama mitranya di Organisasi Negara Produsen Minyak OPEC+ (anggota OPEC + Rusia) mengumumkan pemangkasan produksi dua juta barel per hari. Jumlah pemangkasan itu separuh dari yang diumumkan OPEC dalam perang minyak 1973. Reaksi AS atas keputusan itu sama, marah besar. Sebab, sejak Maret 2022, Washington membujuk Riyadh menaikkan produksi. Faktanya, OPEC+ yang praktis dikendalikan Arab Saudi bersama Rusia malah memangkas produksi. Selepas pengumuman OPEC+, Presiden AS Joe Biden mengancam menimbang ulang hubungan Washington dengan Riyadh. Bahkan, sejumlah politisi Demokrat menggesa pengesahan aturan yang melarang penjualan senjata dan kerja sama pertahanan Washington-Riyadh. Demokrat memandang, dengan 70 % persenjataan Riyadh yang dipasok Washington, larangan itu sebagai balasan setimpal atas keputusan Arab Saudi menolak permintaan AS menaikkan produksi minyak.
Direktur Kajian Timur Tengah CSIS AS Jon Alterman menyebut, Riyadh harus bersiap pada permusuhan terbuka, terutama dari Kongres AS. ”Amat buruk bagi Arab Saudi jika tidak punya teman di Kongres,” katanya. Juru Bicara Dewan Keamanan Nasional AS John Kirby menyebut, Riyadh telah berpihak kepada Moskwa. Riyadh disebut sudah paham pemangkasan produksi akan menguntungkan Moskwa. Pemangkasan itu bisa membuat dunia akan semakin kekurangan pasokan. Dampaknya, akan semakin sulit memaksakan sanksi AS dan sekutunya pada industri migas Rusia. Dengan porsi hingga separuh dari keseluruhan ekspornya, migas menjadi sumber pendapatan penting bagi Moskwa. AS dan sekutunya memandang, sanksi pada migas akan mengurangi kemampuan Moskwa melanjutkan perang di Ukraina. Untuk membuat sanksi itu berjalan, pasar energi global harus mendapat pemasok pengganti. Oleh karena itu, AS dan sekutunya terus membujuk Riyadh dan mitranya menaikkan produksi migas. Keputusan OPEC+ pada 5 Oktober 2022 menunjukkan, bujukan AS gagal. (Yoga)
Inflasi dan Nilai Tukar Rupiah
Selain pertumbuhan ekonomi, dua indikator utama perekonomian kita adalah inflasi dan nilai tukar mata uang. Keduanya berhubungan erat karena berkaitan dengan rupiah dan sama-sama menjadi tugas utama Bank Indonesia (BI) untuk menjaganya. Bedanya, yang satu terkait penurunan nilai rupiah di dalam negeri dan lainnya nilai rupiah di luar negeri.
Paling sedih jika tekanan terhadap rupiah terjadi bersamaan seperti saat ini, yaitu inflasi melesat dari target, saat nilai tukar rupiah merosot. Inflasi Indonesia diperkirakan menuju 7% hingga akhir tahun, sementara kurs rupiah turun 7,9% dari Rp 14.242 per dollar Amerika Serikat (AS) di awal tahun menjadi Rp 15.472 per dollar AS.
Dekatnya hubungan kurs rupiah dan inflasi membuat merosotnya rupiah akan menyebabkan inflasi (imported inflation) melesat seperti tahun 1998. Sementara inflasi yang tinggi terhadap negara-negara lain akan membuat kurs rupiah semakin melemah, sesuai dengan teori paritas daya beli.
Bappebti Perkuat Peraturan Perdagangan Aset Kripto
Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) terus meningkatkan pengawasan perdagangan aset kripto di Tanah Air. Ini dilakukan Bappebti seiring terus berkembangnya jumlah pelaku bisnis, investor, dan transaksi aset kripto.
Didid Noordiatmoko, Plt. Kepala Bappebti, mengatakan, instansinya akan terus mengawal perdagangan aset kripto melalui sejumlah peraturan, termasuk perizinan. "Ini sebagai upaya memberikan perlindungan kepada konsumen," ujar Didid dalam keterangan resminya, Minggu (16/10).
Bappebti berupaya melakukan penilaian perizinan secara transparan, efektif, dan efisien pada setiap calon pedagang fisik aset kripto (CPFAK). Ini termasuk soal mekanisme perdagangan. Salah satunya dengan mekanisme BIDR.
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









