Ekonomi
( 40789 )UNTUNG RUGI NORMALISASI BURSA
Bursa Efek Indonesia mengambil jalan tengah dalam memutuskan untuk mengembalikan aktivitas transaksi di pasar saham seperti kondisi sebelum pandemi. Meski mayoritas ketentuan pasar modal bakal kembali normal pada pekan depan, kebijakan auto rejection ditunda normalisasinya. Keputusan ini tentu beralasan. Selama pandemi, BEI mengatur sistem auto rejection asimetris. Untuk hal ini, harga saham diizinkan untuk naik 20%—35% dalam sehari, tetapi hanya boleh turun maksimal 7%. Kebijakan ini diambil sebagai respons terhadap gejolak hebat yang terjadi di pasar saham saat awal pandemi 2020. Tujuannya untuk meredam penurunan tajam di pasar saham, yang terbukti cukup berhasil. BEI berhati-hati untuk mengembalikan kebijakan auto rejection ke posisi simetris mengingat kondisi pasar belum sepenuhnya stabil. Efek berantai dari pandemi masih terasa saat ini, terlihat dari gejolak di pasar keuangan global dengan gagalnya sejumlah bank papan atas. “Penyesuaian batasan persentase Auto Rejection Bawah (ARB) dilakukan secara bertahap dengan implementasi yang memperhatikan kondisi pasar ke depan,” ungkap Sekretaris Perusahaan BEI, Yulianto Aji Sadono, Kamis (30/3). penurunan agresivitas transaksi ketika auto rejection kembali simetris. Sebab, investor bakal lebih hati-hati demi menghindari risiko penurunan harga yang lebih tajam. “Investor perlu kembali menyesuaikan profil risiko, khususnya para trader yang memanfaatkan volatilitas pasar untuk menghindari kerugian yang signifikan,” kata Alrich. Dia mengatakan auto rejection asimetris membuat investor merasa lebih tenang dalam melakukan transaksi karena tingkat kerugian maksimal adalah 7%.
Membuka Akses Transportasi
Ekonomi inklusif mendorong pertumbuhan ekonomi, pemerataan pendapatan dan pengurangan kemiskinan, serta perluasan akses dan kesempatan. Salah satu cara mewujudkan ekonomi inklusif tak lain melalui pembangunan infrastruktur yang memudahkan pergerakan orang dan barang. Selanjutnya, akan memacu aktivitas ekonomi dan kegiatan lain, antara lain menarik investasi. Peran vital infrastruktur tecermin di Kabupaten Puncak, Papua Tengah. Pada 2015, di kabupaten yang saat itu masuk Provinsi Papua, harga beras Rp 500.000 per karung isi 15 kg, telur ayam Rp 5.000 per butir, dan minyak tanah Rp 50.000 per liter. Harga tinggi karena mesti diangkut dari Timika menggunakan pesawat kecil, seperti Cessna. Saat meresmikan pengoperasian jalur kereta api lintas Maros-Barru dan Depo Kereta Api Maros di Maros, Sulsel, Presiden Jokowi menyampaikan, angkutan umum adalah hal yang sangat mendasar untuk menghubungkan antarprovinsi, antarkota, dan antarkabupaten (Kompas,30/3).
Pembangunan jalur kereta api di Sulawesi disebutkan dalam Visi Indonesia 2045 yang dirilis Badan Perencanaan Pembangunan Nasional. Di laman Kemenhub, KA Makassar-Parepare merupakan Proyek Strategis Nasional bidang Perkeretaapian Berdasarkan Permen Perekonomian No 21/2022. Jalur KA memberikan alternatif bagi masyarakat agar tak hanya melintasi jalan raya. Transportasi publik bisa dimanfaatkan usaha besar, sedang, ataupun UMKM. Angkutan komoditas ekspor Sulsel juga bisa menggunakan transportasi publik jika sudah terhubung dengan pelabuhan atau bandara. Menurut data BPS, komoditas ekspor utama Sulsel adalah nikel, besi, dan baja, serta rumput laut. Adapun negara tujuan utama ekspor adalah Jepang, China, dan Taiwan. Keberadaan transportasi publik akan menarik minat investor. Perekonomian Indonesia, yang secara struktur masih terkonsentrasi di Jawa dan Sumatera, bisa lebih merata ke pulau-pulau lain berkat akses transportasi. (Yoga)
TPT Jungkir Balik Bertahan
Pelaku industri tekstil dan produk tekstil mesti memutar otak untuk bertahan. Mereka berhadapan dengan menurunnya permintaan pasar dalam negeri akibat banjir barang impor. Di sisi lain, permintaan ekspor melemah akibat perlambatan ekonomi global. Agar dapat bertahan, mereka, antara lain, mengembangkan produk untuk menjangkau pasar baru dan mengefisienkan produksi. Kwee Liang Cing, pemilik dan Direktur PT Bentara Sinarprima, perusahaan tekstil yang memproduksi kain untuk seprai dan mode, mengatakan, saat ini pasar dalam negeri tertekan oleh banjirnya produk impor. Tak cuma volumenya yang membanjiri pasar, harga seprai dan kain untuk mode produk impor lebih murah Rp 2.000 per meter dibanding produk dalam negeri. Produk dalam negeri sulit bersaing dari aspek harga karena dibebani berbagai ongkos dan minimnya perlindungan pasar dalam negeri. Pelaku industri harus menghadapi kenaikan berbagai biaya mulai dari upah hingga ongkos operasional. Di sisi lain, importasi tekstil lebih mudah dan murah sehingga harganya lebih kompetitif.
”Banjirnya barang impor ini sudah sangat meresahkan. Kami kesulitan menjual produk kami,” ujarnya saat ditemui di pabriknya di Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Jabar, Rabu (29/3). Dampaknya, sejak 2022 produksi pabriknya terus menurun secara bertahap. Kapasitas produksi perusahaan Lilik sejatinya mencapai 2 juta-2,5 juta meter per bulan. Namun, kini kapasitas hanya terpakai 30–35 persen, yakni 700.000-800.000 meter per bulan. Akibatnya, jumlah pekerja yang sebelumnya 500 orang berkurang hanya tinggal 260 orang, itu pun hanya masuk kerja satu-dua hari setiap pekan karena minimnya permintaan. Untuk menyiasati tekanan situasi itu, Lilik menjelaskan, ia coba memproduksi bahan kain batik untuk pasar dalam negeri. Menurut dia, pasar pakaian batik sangat besar mulai dari anak sekolah, pegawai kantoran, hingga pegawai instansi pemerintah. (Yoga)
Merdeka Battery Incar Rp 9,6 Triliun dari Bursa
PT Merdeka Battery Materials Tbk akan menawarkan sebanyak 11 miliar saham baru kepada publik (IPO). Jumlah ini setara dengan 10,24 % dari total saham. Harga saham yang ditawarkan Rp 780-Rp 795 per saham. Dengan demikian, dana yang dapat dihimpun dari publik sebesar Rp 9,62 triliun. Hasil dari pelepasan saham ini sebagian akan digunakan untuk membayar utang bank dan utang kepada induk usaha PT Merdeka Copper Gold Tbk. ”Melalui IPO ini Merdeka Battery akan memiliki dukungan lebih kuat untuk mengeksekusi rencana strategis ke depan,” kata Presdir Merdeka Battery Devin Ridwan, di Jakarta, Kamis (30/3). (Yoga)
Menjemput Rezeki di Tepian Waduk
Bagi sebagian warga Kota Makassar, Sulsel, keberadaan waduk dan danau buatan adalah ladang rezeki. Di tepian danau dan waduk itu mereka berdagang aneka makanan dan minuman untuk menghidupi keluarga. Sore hari di tepi Waduk Tunggu Pampang, Makassar, adalah waktu menjemput rezeki bagi Nurul Rezky (30). Setiap hari pada pukul 16.00-18.00 Wita adalah saat pengunjung sedang ramai-ramainya di warung tenda miliknya. Acap kali kursi dan meja plastik yang dia siapkan tak cukup menampung pengunjung. Seperti sore itu, Selasa (21/3/2023). Belum lagi petang, kursi-kursi sudah penuh terisi. Dua mata kompor nyaris tak pernah dimatikan. Setiap kali gorengan bakwan, singkong, pisang, dan tahu matang, lalu diangkat, setiap kali pula dia mengisi kembali dengan adonan baru. Nurul juga bolak-balik ke gerobak berisi pelumat elektronik untuk membuat aneka minuman dingin.
”Biasanya pengunjung datang jam empat sore dan berkurang setelah maghrib. Namun, saya berjualan sampai malam. Sabtu dan Minggu biasanya lebih ramai lagi. Alhamdulillah hasilnya membantu keperluan keluarga selama lima tahun berjualan di sini,” katanya. Penghasilan dari berjualan gorengan dan minuman Rp 400.000-Rp 500.000 per hari. Jumlah ini cukup untuk menopang kebutuhan keluarga dan menutupi kekurangan gaji suaminya yang merupakan pegawai kontrak. Ada puluhan pedagang makanan dan minuman yang menggantungkan rezeki di tepi waduk pengendali banjir di KecamatanManggala ini. Sebagian pedagang kaki lima memanfaatkan gerobak dan tenda, sebagian lagi berupa kafe atau warung kopi. ”Kami melihat potensi perairan darat ini sebagai obyek wisata dalam kota dan pengaruhnya pada usaha kecil. Kami ingin bekerja sama dengan pengelola lokasi tersebut untuk setidaknya melakukan penataan. Jika sudah ditata, kami bisa masukkan ke paket wisata dalam kota atau setidaknya ikut mempromosikan,” ujar Kadis Pariwisata Makassar Mohammad Roem, Kamis (30/3). (Yoga)
Booming Keuangan Syariah, Asset Tembus Rp 2.375 Triliun
JAKARTA, ID-Nilai aset keuangan syariah di Indonesia selama tahun 2022 melesat 15,87% hingga menembus Rp2.375,84. Pada tahun yang sama, pangsa keuangan syariah terhadap total aset jasa keuangan nasional mencapai 10%. Booming industri keuangan terjadi seiring dengan bangkitnya kesadaran masyarakat akan pentingnya produk dan layanan halal. Jumlah penduduk muslim yang besar dan ekosistem yang sudah terbentuk memudah Indonesia menjadi pusat ekonomi dan keuangan syariah dunia. Namun, untuk mewujudkan niat itu diperlukan akselerasi dalam literasi keuangan, perbaikan governance atau tata kelola, kolaborasi dengan berbagai pihak, dan peningkatan kualitas produk halal agar bisa menembus pasar global. Institusi keuangan syariah harus bisa menunjukkan keunggulan dalam persaingan dengan institusi keuangan konvensional. Dengan tingkat penetrasi yang masih rendah, justru ruang pertumbuhan ekonomi syariah di Indonesia sangat besar. Diperbankan misalnya, penetrasi baru sekitar 6,9% , masih jauh lebih rendah dari negeri jiran Malaysia yang mencapai 30%. (Yetede)
KSSK Antisipasi Krisis Perbankan AS dan Eropa
BALI, ID-Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati menegaskan, Komite Stabilitas Sektor Keuangan (KSSK) dan pemangku kepentingan lainnya tetap memantau dampak krisis perbankan di AS dan Eropa terhadap sektor keuangan di Tanah Air. Menurut Menkeu, KSSK yang terdiri atas Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia, dan Lembaga Penjamin SImpanan (LPS) menjadi lebih waspada, menyusul penutupan sejumlah bank di AS, diantaranya Silicon Valley Bank (SVB), Silvergate Bank, dan Signature Bank. Begitu pula terhadap yang terjadi di Eropa setelah Credit Cruisse didera krisis likuiditas. "Kami selalu berdiskusi dan melanjutkan pengujian secara bertahap sektor keuangan domestik, khususnya di industri perbankan," kata Sri Mulyani dalam High Level Meeting bertajuk Enhancing Policy Calibration for Macro Financial Reciliensi di Bali Nusa Dua Convention Center, Nusa Dua, Rabu (29/3/2023). Menkeu menjelaskan, KSSK juga mendorong para pemangku kepentingan lain terus memantau dan menyiapkan langkah antisipasi berbagai potensi resiko yang mungkin datang dari berbagai dinamika. (Yetede)
MBM Bangun Pabrik Nikel Baterai EV US$ 1,2 Miliar
JAKARTA, ID- Merdeka Battery Materials Tbk (MBM/MBMA) berencana membangun pabrik nikel untuk baterai mobil listrik (electric vehicle/EV) tahap I berkapasitas 60 ribu ton per tahun dengan investasi US$ 1,28 miliar. Pabrik itu menggunakan teknologi high presure acid leach (HPAL) untuk menghasilkan nikel dalam bentuk mixed hydroxide precipitate (MHP). Rencananya, MBM membangun dua pabrik HPAL dengan total kapasitas 240 ribu ton per tahun. Dalam rantai bisnis baterai EV, MHP diolah lagi menjadi nikel dan kobalt sulfat, prekursor katado atau kutub positif sel baterai. "Sebesar 18% dari dana hasil IPO (Initial public offering/IPO) akan disisihkan untuk proyek HPAL tahap I," jelas Presiden Direktur MBM Devin Ridwan dalam konferensi pers paparan publik IPO MBMA di Jakarta, Kamis (30/3/2023). Dia menuturkan, pembangunan pabrik HPAL tahap I ditargetkan selesai pada 2025. Dalam jangka panjang, perseroan berniat membangun dua pabrik HPAL dengan kapasitas masing-masing 120 ribu ton per tahun. namun, menejemen masih enggan membocorkan informasi terkait pabrik HPAL kedua MBM. (Yetede)
Angkutan Lintas Batas Negara RI-Timor Leste di Luncurkan
JAKARTA, ID- Kementerian Perhubungan (Kemenhub) meluncurkan layanan angkutan lintas batas negara (ALBN) rute Kota Kupang Nusa Tenggara Timur (NTT), Indonesia menuju DIli, Timor Leste. Peluncuran layanan didahului dengan penandatanganan SOP and MoU on Cross Border Movement by Commercial Buses and Coaches yang dilakukan Direktur Angkutan Jalan Suharto dan Direktur Land Transport Ministry of Tranportation and Communication Antonio Da Costa. "Dengan adanya layanan transportasi darat antara Indonesia dan Timor Leste ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi kedua negara, potensi-potensi ekonomi bisa saling bertukar," kata Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Hendro Sugianto dalam acara peluncuran ALBN Kupang-Dili di Terminal Penumpang Tipe A Bimoku, Kota Kupang, Kamis ((30/03/2023). Acara peluncuran juga dihadiri secara langsung oleh Dirjen Transportasi dan Komunikasi Timor Leste. (Yetede)
Tiongkok Berusaha Menarik Investor Asing
BOAO, ID- Perdana Menteri Republik Rakyat Tiongkok (RRT) Li Qiang menyampaikan komitmennya untuk membuka diri, dan melakukan reformasi di negara dengan kekuatan ekonomi terbesar kedua di dunia. Langkah itu diambil sebagai upaya menarik para investor asing, terlepas ketegangan perdagangan dan geopolitik dengan Barat semakin meningkat. Pidato utama Li, yang disampaikan dalam acara pertemuan bisnis dan politik di provinsi Pulau Hainan, itu berselang seminggu setelah Pemerintah RRT melancarkan sanjungan, juga menunjukkan keramahan terhadap perusahaan-perusahaan luar negeri guna berusaha menopang ekonomi yang dilanda pembatasan pandemi selama bertahun-tahun. "Tidak perduli perubahan apapun yang terjadi di dunia, kami akan selalu berpegang pada reformasi dan keterbukaan. Kami akan memperkenalkan serangkaian langkah-langkah baru dalam memperluas akses pasar dan mengoptimalkan lingkungan bisnis. Tiongkok yang percaya diri, terbuka, dan mau berbagi harus menjadi kekuatan besar bagi kemakmuran dan stabilitas dunia, ujar Li dihadapan peserta panel Forum Boao, Kamis (30/03/2023), yang dikutip Reuters. (Yetede)
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









