;
Kategori

Ekonomi

( 40512 )

Pilihan Menarik Saham Bank di Jajaran Lapis Dua

14 Jul 2023

Prospek saham perbankan lapis kedua dan lapis ketiga menarik untuk ditelisik. Sejumlah harga saham di kelompok ini, bergerak cukup signifikan dalam beberapa pekan terakhir. Masuk katagori saham tersebut adalah saham PT Bank Bumi Artha Tbk (BNBA), PT Bank Ganesha Tbk (BGTG), dan PT Bank Mayapada Internasional Tbk (MAYA). Walau pada penutupan Kamis (13/7) hanya BNBA bergerak positif sebesar 3,57%, namun ketiganya sama-sama naik tinggi dalam sepekan. Mengutip data RTI, saham BNBA melesat 40,32% dalam sepekan dan meroket 103,91% dalam satu bulan terakhir. BGTG melonjak 32,86% dalam sepekan dan MAYA telah meningkat 24,47%. Menurut Analis Investindo Nusantara Sekuritas Pandhu Dewanto, pergerakan saham lapis dua lebih banyak dipengaruhi aksi korporasi masing-masing bank. Misalnya, rencana bakal diakuisisi perusahaan besar atau ada rencana rights issue untuk memperbaiki struktur modal. Pandhu melihat kenaikan saham BGTG karena pemegang saham lama yakni Equity Global International Ltd menambah porsi kepemilikannya secara signifikan. Harga saham bank lapis dua yang tergolong murah dengan price to book value (PVB) rendah, kata dia, bisa jadi alasan lain investor beli saham bank kecil. Senior Investment Information Mirae Asset Sekuritas Indonesia M. Nafan Aji Gusta menekankan bahwa membeli saham tidak bisa hanya berpatokan pada PBV saja. Dijajaran lapis dua, ia lebih merekomendasikan saham bank yang fundamentalnya lebih oke meski PVB-nya lebih tinggi yang lain. "Saya lebih merekomendasikan BRIS," ujar dia.

EFEK DOMINO PAMAN SAM

14 Jul 2023

Inflasi Amerika Serikat yang melanjutkan tren penurunan mendapat respons positif dari pasar. Inflasi Negeri Paman Sam mencapai 3% atau hanya selisih 100 basis poin (bps) dari target bank sentral AS sebesar 2%. Artinya, perjalanan The Federal Reserve (The Fed) menaikkan suku bunga sejak 2022 segera berakhir. Konsensus ekonom yang mengikuti survei Bloomberg memperkirakan bahwa suku bunga AS bisa mencapai rentang 5,5% pada dua kuartal terakhir tahun ini dan melandai mulai tahun depan. Inflasi yang landai juga bisa mengubah sikap keras bank sentral AS yang masih melihat potensi kenaikan suku bunga dua kali kesempatan dengan bobot total 50 bps pada tahun ini. Terlepas dari itu, pasar merespons positif inflasi Negeri Paman Sam itu. Indeks harga saham gabungan (IHSG) misalnya ditutup menguat begitu juga dengan rupiah, surat utang, dan emas. Macro Strategist Samuel Sekuritas Lionel Priyadi mengatakan penurunan inflasi umum dan inti AS yang berpihak pada ekspektasi pelaku pasar akan mengerek kinerja Surat Berharga Negara (SBN). Menurutnya, arus masuk modal asing yang sempat terhambat selama 3 minggu terakhir akan kembali berlanjut. “Akibatnya, yield SBN 10 tahun berpotensi turun ke 6%—6,1% bulan ini. Rupiah juga berpotensi terapresiasi ke level Rp14.800 per dolar AS,” kata Lionel kepada Bisnis, Kamis (13/7). Dihubungi terpisah, Chief Analyst DCFX Futures Lukman Leong mengatakan data inflasi memungkinkan untuk menekan potensi kenaikan suku bunga The Fed. Namun, menurutnya, kebijakan Bank Sentral AS tersebut belum saatnya melunak (dovish). “Data inflasi terakhir setidaknya akan memungkinkan bagi The Fed untuk lebih sedikit hawkish pada pertemuan FOMC di akhir Juli, walau saya melihat belum saatnya The Fed menjadi dovish,” ujar Lukman kepada Bisnis. Di tengah euforia pasar merespons inflasi landai, President & CEO Pinnacle Persada Investama Guntur Putra mengatakan setelah kabar inflasi AS yang turun, terdapat beberapa hal yang akan menjadi perhatian bagi investor berikutnya. Menurut Guntur, investor perlu mengikuti berita dan perkembangan terkini terkait kebijakan ekonomi. Selain itu, situasi ekonomi global, termasuk perang perdagangan, fluktuasi mata uang, dan gejolak politik, dapat berdampak signifikan terhadap pasar keuangan dan aset investasi. Chief Economist & Investment Strategist Manulife Aset Manajemen Indonesia Katarina Setiawan mengatakan pasar obligasi dan saham memberikan peluang. Obligasi, menurutnya, bisa menjadi pilihan bagi investor yang memiliki profil risiko konservatif karena kondisi makroekonomi yang positif akibat inflasi melandai dan suku bunga mencapai puncak. “Kondisi fiskal pemerintah yang sehat dengan kemungkinan penerbitan SBN dikurangi juga menjadi faktor positif bagi pasar obligasi,” kata Katarina.

INDUSTRI MIGAS DAN EBT : INVESTASI SEKTOR ENERGI BERTAJI

14 Jul 2023

Kegiatan investasi di sektor energi Tanah Air masih menjanjikan. Sejumlah investor memastikan untuk menggelontorkan penanaman modal hingga ratusan triliun, baik untuk sektor minyak dan gas maupun energi baru terbarukan. Komitmen investasi tersebut menjadi satu strategi meyeimbangkan tata kelola energi di Indonesia, baik yang masih bersumber dari migas maupun energi terbarukan.PT Pertamina Hulu Borneo, misalnya mengumumkan sebagai pengelola Wilayah Kerja Peri Mahakam bersama dengan Eni Peri Mahakam Ltd. Kontrak kerja sama ditandatangani pada 30 Mei 2023.Eni akan menjadi operator selama masa eksplorasi, lalu Pertamina akan menjadi operator untuk masa pengembangan. Kontrak kerja sama WK Peri Mahakam akan berlaku selama 30 tahun dengan menggunakan skema cost recovery.Nilai investasi pada 3 tahun pertama masa eksplorasi sebesar US$7,2 juta setara dengan Rp107,67 triliun (asumsi kurs Rp14.955 per dolar AS) yang meliputi kegiatan studi G&G, akuisisi, dan processing150 km2 data seismik 3D, serta pengeboran satu sumur eksplorasi. 

Direktur Utama Pertamina Hulu Energi (PHE) Wiko Migantoro mengatakan pengelolaan WK Peri Mahakam akan menjadi salah satu fokus eksplorasi PHE demi menunjang ketahanan energi dan penguatan portofolio perusahaan. WK Peri Mahakam yang berada di Kalimantan Timur memiliki posisi strategis dengan potensi besar untuk bersinergi dengan lapangan-lapangan migas lain di sekitarnya yang juga dioperasikan oleh Pertamina dan Eni. Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Fadjar Djoko Santoso menjelaskan bahwa dalam rangka menjaga ketahanan energi Pertamina mendorong Anak Usaha sektor hulu meningkatkan produksi dan cadangan di lapangan Migas dalam Negeri, termasuk di Wilayah Kerja Peri Mahakam. Dalam perkembangan lain, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melakukan kerja sama pengembangan panas bumi dengan Selandia Baru. Nilai investasi yang digelontorkan senilai 15,6 juta dolar Selandia Baru atau sekitar Rp147,8 miliar.Direktur Panas Bumi ESDM Harris Yahya mengatakan komitmen pendanaan tersebut antara Indonesia dan Selandia Baru tidak dalam dalam bentuk uang tunai.

RESTRIKSI UNI EROPA : HARAP-HARAP CEMAS KOMODITAS

14 Jul 2023

Pemerintah Indonesia menyodorkan adopsi sertifikasi lokal dalam verifikasi komoditas ekspor bebas deforestasi Uni Eropa guna mencegah potensi kerugian hingga Rp104 triliun. Sebanyak 17 juta pekebun asal Indonesia tengah harap-harap cemas dengan langkah pemerintah dalam merespons penerapan undang-undang baru antideforestasi yang disahkan Komisi Eropa. Regulasi baru bernama European Union Deforestation Free Regulation (EUDR) itu mewajibkan komoditas seperti minyak sawit, daging sapi, kayu, kopi, coklat, hingga karet tidak berasal dari lahan hasil deforestasi. Beleid EUDR yang diterapkan sejak 16 Mei 2023 dan berlaku efektif 18 bulan mendatang atau Desember 2024 bisa mengancam nasib 17 juta pekebun yang mengandalkan ekspor produk kehutanan ke Eropa. Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyadari keresahan para pekebun itu. Dia mengatakan EUDR memang bisa berdampak langsung kepada 15 juta pekebun—17 juta pekebun Indonesia. Tak hanya itu, produk ekspor Indonesia senilai US$7 juta atau sekitar Rp104,7 triliun (kurs Rp14.962 per dolar AS) pada ekspor komoditas perkebunan dan peternakan Indonesia bisa menguap. Selain itu, negara juga akan diklasifikasikan menjadi tiga kategori berdasarkan risikonya, yaitu risiko tinggi (high risk), risiko standar (standard risk), dan risiko rendah (low risk). Dampak lainnya dari EUDR yaitu pengenaan bea tambahan produk sesuai dengan risiko deforestasi yaitu produk berisiko tinggi mendapatkan bea tambahan sebanyak 8%, risiko sedang 6%, dan risiko rendah 4%. Dalam kesempatan terpisah, Direktur Eksekutif Koordinator ESG PT Bank UOB Indonesia Susanto Lukman menuturkan sektor kelapa sawit masih memiliki prospek bisnis cerah di tengah risiko El Nino pada akhir 2023.Fenomena El Nino memang berisiko menurunkan suplai crude palm oil (CPO). Namun, di sisi lain juga berpotensi mengerek harga CPO lebih tinggi. Riset UOB memperkirakan harga CPO pada tahun ini akan tembus RM4.000 per ton.

Ketimpangan Pajak Pekerja dan Ultrakaya

14 Jul 2023

Kementerian Keuangan mencatat penerimaan pajak penghasilan Pasal 21 (PPh 21) mencapai Rp 92,33 triliun, hampir dua kali lipat dari jumlah pajak penghasilan final yang sebesar Rp 47,55 triliun. Satu dari sejumlah faktor yang menyebabkan perbedaan itu adalah asimetri antara beban pajak pekerja dan pajak orang kaya. Pekerja hidup dari penghasilan aktif (active income) yang diperoleh dari kerja aktif (labour). Sedangkan individu-individu dengan kekayaan ultra-tinggi (UHNWI) dengan kekayaan bersih (net worth) sebesar US$ 30 juta atau lebih (Knight Frank, 2023) biasa menghimpun kekayaan dari penghasilan pasif (passive income) yang timbul dari investasi, sewa-menyewa, royalti, dan aset-aset kekayaan lain yang tidak perlu menjalankan perkakas kerja.

Negara memang menggunakan sistem perpajakan progresif. Semakin tinggi penghasilan yang diperoleh, semakin besar proporsi pajak yang dibayar. Namun penerapannya belum merata bagi seluruh wajib pajak orang pribadi (WPOP). Masalahnya, penghasilan aktif dan pasif diperlakukan dengan sistem pajak yang berbeda. Diskrepansi Beban Pajak Penghasilan pekerja dikenai PPh 21 dengan tarif pajak progresif. Undang-Undang Harmonisasi Peraturan Perpajakan membagi lima lapisan penghasilan kena pajak (PKP). PKP Rp 0-60 juta dikenai tarif 5 persen. PKP Rp 60-250 juta dikenai tarif 15 persen. PKP Rp 250-500 juta dikenai tarif 25 persen. PKP Rp 500 juta hingga Rp 5 miliar dikenai tarif 30 persen. Adapun PKP lebih dari Rp 5 miliar dikenai tarif 35 persen. (Yetede)

Prospek Cerah Bisnis Sertifikasi

14 Jul 2023

PT Mutuagung Lestari Tbk atau Mutu International optimistis penawaran perdana saham mereka bakal menarik banyak investor. Penyedia jasa pengujian, inspeksi, dan sertifikasi ini yakin akan prospek cerah di industri yang mereka geluti. Presiden Direktur Mutu International, Arifin Lambaga, menuturkan industri pengujian, inspeksi, dan sertifikasi atau testing, inspection, and certification (TIC) terus bertumbuh. Merujuk pada data Markets and Markets 2020, nilai pasar industri TIC Indonesia mencapai US$ 1,99 miliar pada 2020. "Angkanya terus naik dari 2017 yang berada di kisaran US$ 1,71 miliar," tutur Arifin di Jakarta, kemarin. Dari hasil riset tersebut, nilai pasar di dalam negeri diestimasi tumbuh hingga US$ 2,73 miliar pada 2025. 

Dibanding nilai pasar secara global, ruang untuk tumbuh semakin besar. Arifin mengatakan nilai pasar industri TIC global pada 2027 diperkirakan mencapai US$ 270 miliar. Berdasarkan laporan Allied Market Research yang diterbitkan pada Januari 2022, angkanya bisa tumbuh sampai US$ 349 miliar pada 2030. Arifin mengatakan ada banyak potensi yang belum terjamah, antara lain karena belum banyak perusahaan yang terlibat dalam proses TIC. Selain itu, belum banyak konsumen yang menyadari pentingnya sertifikasi produk atau jasa. Kondisi tersebut menjadi salah satu faktor pendorong perusahaan melantai di bursa. "Selain untuk modal, tujuan kami, IPO itu agar perusahaan lebih dikenal masyarakat." (Yetede)

Menata Ulang Asuransi Kredit

14 Jul 2023

JAKARTA,ID-Bank beritikad mendukung langkah  penyehatan lini bisnis asuransi kredit yang sedang digagas Otoritas Jasa Keuangan. Selain memperketat pengajuan klaim debitur, bank akan memilah jenis kredit yang bisa ditanggung  asuransi kredit sebagai upaya meminimalisir risiko bagi asuransi. Sejatinya kemitraan bank dan asuransi simbolis mutualisme, kedia pihak bekerja sama karena saling membutuhkan untuk mengejar keuntungan. Ada banyak proyek kerja sama yang terjalin antara dua lembaga  keuangan tersebut, salah satunya dalam bentuk penyaluran kredit. Bank berperan menggelontorkan kredit kepada debitur untuk mendapatkan pendapatan bunga. Sedangkan asuransi memberikan perlindungan kredit sekaligus menanggung resiko.  Sebagai imbalan asuransi mengutip sejumlah premi ke debitur melalui bank. Bila terjadi gagal bayar kredit oleh debitur (default), bank akan mengajukan klaim kepada perusahaan asuransi agar melunasi pinjaman debitur, sehingga bank terhindar dari potensi kerugian maupun torehan Non Performing Loan (NPL). Default bisa terjadi tatkala debitur atau penerima kredit  meninggal dunia atau mengalami cacat tetap. (Yetede)

Kapasitas Industri Kertas Melesat Jadi 19,4 Juta Ton

14 Jul 2023

JAKARTA,ID-Indonesia akan makin memperoleh posisi sebagai 10 besar negara produsen pulp dan kertas dunia seiring rampung pabrik kertas kemasan (paperboard) Asia Pacifik Resource International Limited  (APRIL Group) di Pangkalan Kerinci, Riau pada kuartal IV-2023. Pabrik dengan nilai investasi Rp33,4 triliun tersebut, akan menambah kapasitas industri kertas nasional menjadi 19,4 juta ton per tahun. "Konstruksinya masih berjalan mudah-mudahan di kuartal IV tahun ini bisa selesai pembangunannya," kata Presiden Direktur PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP), unit usaha APRIL Group, Sihol Aritonang dalam acara kontribusi APRIL Group terhadap Perekonomian Indonesia di Jakarta, Kamis (13/07/2023). Dengan nilai investasi jumbo yang merupakan yang terbesar bagi RAPP selama 30 tahun terakhir, APRIL Group akan mampu menghasilkan 1,2 juta ton kertas kemasan lipat bersifat mudah terurai dan di daur ulang, tiap tahunnya. Selain itu, investasi senilai puluhan  triliun tersebut juga akan berpengaruh pada peningkatan produk kraft pulp sebanyak 1,06 juta ton, serta 600 ribu ton Bleached Chemi-Thermo Mechanical Pulp (BCMO). (Yetede)

Lolos Pailit, Sriwijaya Air Berniat IPO

14 Jul 2023

JAKARTA,ID-Setelah lolos dari pailit, Sriwijaya Air berniat mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI). Rencana ini akan menjadi bagian dari proposal perdamaian persero. Perwakilan Tim Pengurus Sriwijaya Air, Januardo Sihombing mengungkapkan, Sriwijaya Air menjalani sidang putusan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat pada Rabu (12/7/2023) Hasilnya, Sriwijaya Air berhasil meyakinkan para kreditor dan mendapat dukungan untuk menyelesaikan kewajibannya kepada mitra bisnis  dalam proses PKPU. Menurut januardo, hasil pungutan suara PKPU mencatat kehadiran kreditur separatis mencapai 100% dengan jumlah tagihan  Rp3,62 triliun yang mewakili  362.702 suara ekuivalen dengan 100%. Sedangkan jumlah kehadiran  kreditur konkuren mencapai 76 kreditur, di mana 70-nya menyatakan setuju terhadap rencana perdamaian. "Ke-70 kreditur tersebut mewakili 92% dari yang hadir terhadap jumlah tagihan Rp3,44 triliun ekuivalen dengan jumlah suara 344.395 atau 93,3 menyatakan setuju," tutur dia. (Yetede)

Wahana Inti Selaraskan Tawarkan Obligasi 3 T untuk Modal Kerja Anak Usaha

14 Jul 2023

JAKARTA,ID-Unit Usaha Indomobil Group, PT Wahana Inti Selaras (Wisel), berencana menerbitkan obligasi II Wahana Inti Selaras Tahun 2023 dengan target maksimal  Rp 3 triliun. Aksi ini dilakukan guna mendanai modal kerja lima anak usaha Wisel. Menurut Direktur Utama Wisel, Bambang Prijono, penerbitan obligasi dilakukan sejalan dengan perbaikan ekonomi pascapandemi, khusunya di sektor usaha pertambangan, konstruksi, dan perkebunan. Para pelaku usaha menilai  sektor-sektor tersebut hingga semester I-2023 berkinerja positif. Fenomena ini, kata Bambang dapat dilihat dari maraknya pembangunan proyek infrastruktur yang menjadi prioritas pemerintah dan perluasan fasilitas produksi di berbagai sektor. Hal itu juga tercermin  pada peningkatan anggaran belanja (budget) alat berat ketiga sektor tersebut. Prospek yang cerah itu, menurut dia, memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan bisnis alat berat yang menurut perkiraan Himpunan Industri Alat berat Indonesia (Hinabi) bakal tumbuh 30-40% tahun ini. "Dengan prosperk pertumbuhan yang psotif  ini terutama pada segmen proyek konstruksi pemerintah, pelaku usaha terus  melakukan evaluasi untuk mencanangkan belanja modal yang lebih besar di tahun mendatang," tutur dia. (Yetede)