Ekonomi
( 40512 )EKSPANSI USAHA : AMP Siap Masuk Bisnis Jasa Konstruksi
PT Asia Mega Pasifik (AMP) kini siap berkompetisi di bidang jasa konstruksi setelah 22 tahun mengukir berbagai prestasi dalam industri pengadaan barang dan jasa di sektor minyak dan gas bumi (migas).Marcom Manager AMP Ninno Setyawan mengatakan bahwa awalnya memang pihaknya dikenal sebagai distributor pengadaan barang dan jasa berbagai produk kesehatan dan keselamatan kerja atau K3 di industri migas, khususnya untuk K3 pekerjaan di ketinggian.“Dengan strategi ini kami telah berhasil meraih status sebagai agen tunggal atau exclusive agent di sektor industri migas, dan menjadi vendor perusahaan migas terkemuka di Tanah Air,” katanya kepada Bisnis, baru-baru ini.
Keberhasilan ini diakuinya berkat dukungan dari 3 supplier, salah satunya PT Kencana Tiara Gemilang (KTG) sebagai salah satu mitra penting bagi perusahaan.
Hal itu direalisasikan dengan rencana perseroan ikut serta pada kegiatan pameran Konstruksi Indonesia yang diinisiasi oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) di JIEXPO pada awal November 2023.Menurutnya, salah satu faktor kunci dalam keberhasilan perusahaan, adalah komitmennya terhadap isu lingkungan.
Marketing Manager PT AMP, Denny Christian menekankan pentingnya penggunaan plastik dengan tujuan yang tepat.
Bersiap Menadah Dividen Interim di Akhir Tahun
Tambah Utang, Jangan Lupa Dorong Produktivitas
Eksploitasi Pasir Laut Marak
Aktivitas eksploitasi pasir laut dilakukan lagi. Ada banyak kerugian.
Aturan yang memberi peluang aktivitas ini perlu direvisi demi kesejahteraan
rakyat pesisir. Kapal Pengawas KKP menghentikan tiga kapal milik perseorangan
yang melakukan eksploitasi pasir laut tanpa izin di perairan Pulau Rupat,
Bengkalis, Riau. Pulau Rupat merupakan salah satu pulau kecil terluar kawasan
strategi nasional tertentu. Dirjen Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan
Laksda TNI AL Adin Nurawaluddin mengemukakan apa yang dilakukan kapal ini
adalah satu di antara aktivitas eksploitasi pasir laut yang telah lama menjadi
keprihatinan banyak pihak. Setelah sekian lama terhenti, penyedotan pasir laut
terjadi kembali. Banyak pihak menyesalkannya.
Pangkal dari kembalinya aktivitas itu adalah PP No 26 Tahun
2023 tentang Pengelolaan Hasil Sedimentasi di Laut. Aturan ini memiliki niat
baik, yakni menanggulangi sedimentasi yang dapat menurunkan daya dukung dan
daya tampung ekosistem pesisir serta laut; dan mengoptimalkan hasil sedimentasi
di laut untuk kepentingan pembangunan serta rehabilitasi ekosistem pesisir dan
laut. Namun, aturan ini juga memberi peluang bagi sejumlah pihak untuk
melakukan aktivitas di luar maksud baik regulasi. Terkait pelanggaran
kapal-kapal isap dan pengangkut pasir laut, kementerian akan fokus pada kerusakan
lingkungan yang ditimbulkan dan ekosistem laut. Meski demikian, sebaiknya
peluang untuk mengeksploitasi pasir laut ditutup selamanya. (Yoga)
E-dagang Berbasis Media Sosial Akan Diatur
Program Desa Devisa di Hulu Sungai Utara
Pasar Santa, Eksis di Tengah Sepi
Bau harum aroma kopi menyapa pengunjung saat memasuki area
lantai basemen Pasar Santa, yang diresmikan pada 1971. Sampai 2013, hanya 312
kios yang aktif dari total 1.151 kios. Tak dinyana, pasar di Jalan Cipaku I dan
Jalan Cisanggiri II itu tiba-tiba booming. Puncak keramaian Pasar Santa terjadi
pada September 2014 hingga pertengahan 2015. Tempat ini pernah menjadi ikon
wisata Jaksel, terutama bagi pencinta seni, musik, dan kuliner. Kala itu,
beberapa anak muda membuka kedai kekinian, seperti kedai kopi dan tempat makan,
di pasar yang tengah kehilangan pelanggan ataupun penyewa. Upaya itu berhasil
dan menarik penyewa baru dengan beragam usaha yang menjadikan Pasar Santa
tempat nongkrong asyik, murah, meriah, dan berjiwa muda. Catatan Kompas, kabar
baik itu tak berumur panjang. Kenaikan harga sewa dan harga jual kios
menyurutkan perkembangan Pasar Santa.
Data akhir Mei 2016 menyebutkan, 546 kios atau separuh total
kios di sana tutup karena tidak mampu membayar sewa kios. Pada Rabu (20/9) pukul
12.00, hanya ada lima pengunjung di lantai 3 Pasar Santa. Mereka menikmati
hidangan maka siang. Selain itu, dua pengojek daring duduk dan bercengkerama di
depan salah satu kedai, menunggu pesanan pelanggan. Beberapa pedagang lama
masih setia berjualan di sana. Chandra Dewi, pemilik kedai Dimsum Santa
Vegetarian itu masih berjualan karena sudah mengontrak kios selama 12 tahun. Dalam
satu hari, ia hanya mendapatkan Rp 100.000 hingga Rp 200.000. Menurut Dewi,
kebanyakan pengunjung yang datang adalah pegawai kantor sekitar pasar yang menjadi
pelanggan tetapnya. Dewi menuturkan, beberapa pedagang masih ingin membuka
kiosnya karena biaya sewa relatif murah. Pandemi membuat harga sewa kios
kembali normal di kisaran Rp 7 juta-Rp 10 juta per tahun.
Hal senada diutarakan penjaga kedai kopi bernama Kopi Dari
Akuh di lantai 3 Pasar Santa, Rizky (20). Saat sepi pembeli, ia hanya bisa menjual
lima gelas kopi. Saat ramai, penjualan hanya 10 gelas kopi. Senin pekan lalu,
ia tidak mendapatkan pelanggan sama sekali. Untuk menggaet banyak pengunjung,
Rizky berharap pihak pengelola pasar dapat membuat kegiatan rutin setiap tahun,
seperti mengadakan Santa Fest. Selain itu, kondisi kebersihan dan penerangan di
lantai 3 juga menjadi perhatian para pedagang. Di tengah kondisi yang tak memuaskan
itu, pada Juni 2023, Pasar Santa kembali viral. Video mengenai suasana pasar,
kuliner lezat, serta barang-barang unik menyebar dengan cepat. Gelombang baru pengunjung menyerbu. Akan tetapi, hanya
beberapa pedagang yang merasakannya. Salah satu kios yang menjadi magnet baru
di Pasar Santa ialah kedai kopi milik kakek berusia 75 tahun, yakni Augustinus
Sollohin alias Solihin. Salah satu menu andalan di kedai Senior Coffee Stall
itu ialah puding karamel seharga Rp 9.500 per porsi. (Yoga)
Berburu Saham EBT
Pimpin Pertumbuhan Laba Perbankan, BSI: Hasil Kinerja dan Komitmen Tumbuh sehat berkelanjutan
Lagu Lama Goverment Shutdown Berkumandang Lagi di AS
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









