;
Kategori

Ekonomi

( 40733 )

PLN Teken Kerja Sama Pendanaan

27 Sep 2023
PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) menandatangani kemitraan pembiayaan dengan Bank Investasi  infrastruktur Asia (AIIB) dan PT SMI (Persero) guna mendukung transisi energi di Indonesia. Kegiatan itu dilakukan di sela-sela acara 2023 AIIB Annual Meeting di Mesir, Selasa (26/9/2023). Menurut Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo, kolaborasi menjadi kunci percepatan transisi energi. (Yoga)

Hilirisasi Rumput Laut Jadi Proyek Strategis Nasional

27 Sep 2023

Pemerintah terus menggenjot industri hilir atau hilirisasi rumput laut dengan tujuan meningkatkan nilai tambah. Hilirisasi rumput laut akan dimasukkan dalam Proyek Strategis Nasional. Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita mengemukakan, program hilirisasi industri semakin digaungkan karena memberikan peluang bagi komoditas yang awalnya diekspor dalam bentuk mentah atau bahan baku untuk dikapalkan dalam bentuk barang setengah jadi atau produk jadi sehingga mempunyai nilai jual lebih tinggi. ”Hilirisasi telah menciptakan sejumlah dampak positif bagi perekonomian Indonesia, di antaranya membuka kesempatan kerja secara signifikan,” kata Agus dalam keterangan pers di Jakarta, Selasa (26/9). Salah satu sektor yang kini sedang dipacu hilirisasinya adalah rumput laut.

Industri rumput laut dinilai mampu menghasilkan banyak produk turunan yang dapat dikembangkan untuk meningkatkan nilai tambah. Saat ini, Indonesia menjadi penghasil rumput laut terbesar nomor dua di dunia, negara eksportir karagenan keenam di dunia, dan negara eksportir agar ketujuh di kancah global. Negara tujuan ekspor produk olahan rumput dari Indonesia, antara lain, China, AS, dan Korsel. Untuk mendukung kebijakan hilirisasi industri rumput laut, Kemenperin berupaya meningkatkan diversifikasi produk yang diminati pasar global, serta SDM. Data KKP menunjukkan, nilai pasar rumput laut dunia pada tahun 2022 mencapai 3,7 miliar USD atau meningkat 32 % dibandingkan tahun 2021. Sementara nilai ekspor rumput laut Indonesia sebesar 600 juta USD atau 16 % terhadap nilai pasar rumput laut dunia. Perdagangan rumput laut ke luar negeri didominasi dalam bentuk bahan mentah. (Yoga) 

Komoditas Ekspor Terdampak

27 Sep 2023

Kekeringan panjang akibat dampak El Nino tidak hanya memengaruhi produksi beras. Fenomena pemanasan suhu muka laut di atas kondisi normal itu juga akan menyebabkan penurunan produksi dan harga komoditas ekspor Indonesia, seperti CPO, karet, dan kopi. Berdasarkan kajian Tim Ekonom PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, El Nino dapat memengaruhi sejumlah komoditas perkebunan yang diekspor Indonesia dan Malaysia. Untuk CPO, misalnya, El Nino ekstrem dapat menurunkan produksi komoditas itu pada 3-6 bulan ke depan. ”Dengan asumsi dasar tidak ada faktor lain yang memengaruhi (cateris paribus), produksi CPO diperkirakan dapat turun 3-7 % dan harganya dapat naik sekitar 4-10 %,” kata Vice President for Industry and Regional Research Bank Mandiri Dendi Ramdani, Selasa (26/9) di Jakarta.

Selain CPO, El Nino juga akan memengaruhi 60 % tanaman kopi Indonesia. BPS mencatat, pada 2022, perkebunan dan produksi kopi di Indonesia masing-masing seluas 1,25 juta hektar dan sebanyak 794.800 ton. Begitu juga karet. Merujuk data BPS dan Statista, luas perkebunan dan produksi karet Indonesia pada 2022 masing-masing 3,83 juta hektar dan 3,14 juta ton. Menurut Dendi, penurunan produksi kopi diperkirakan bisa mencapai 15-20 % karena lebih sensitif terhadap cuaca. Adapun karet, penurunan produksinya relatif kecil, diperkirakan sekitar 2 %. ”Harga karet alam pada 2023 dan 2024 akan relatif stabil, masing-masing diperkirakan 1,5 USD per kg dan 1,6 USD per kg. Sementara harga kopi bisa meningkat sekitar 15 %,” ujarnya. (Yoga) 

Pemerintah Janji Percepat Bangun Tanjung Banun

27 Sep 2023

Pemerintah melalui Badan Pengusahaan Batam menyatakan bakal mempercepat pembangunan kawasan di Tanjung Banun, Kecamatan Galang, Kota Batam, Provinsi Kepri, yang dijadikan lokasi pemindahan warga. Pemerintah tetap akan memindahkan warga beberapa kampung di Pulau Rempang karena tempat tinggalnya bakal dijadikan kawasan Rempang Eco City. Kepala Badan Pengusahaan Batam sekaligus Wali Kota Batam Muhammad Rudi mengatakan, Tanjung Banun cocok menjadi perkampungan baru. Letaknya di tepi pantai sehingga warga nelayan masih bisa melaut seperti biasa. ”Kami mengikuti keinginan masyarakat,” kata Rudi dalam konferensi pers di Batam, Selasa (26/9). Penetapan Tanjung Banun sebagai lokasi pemindahan, lanjut dia, sesuai permintaan warga.

Lima kampung menjadi prioritas pemindahan tahap awal, yakni Belongkeng, Pasir Panjang, Pasir Merah, Sembulang Tanjung, dan Sembulang Hulu. Pada lima kampung itu terdapat 950 keluarga. Hingga Selasa (26/9), Rudi menyebutkan, 291 keluarga telah bersedia pindah ke Tanjung Banun. Sementara 437 keluarga telah berkonsultasi dengan tim BP Batam. Rudi meyakini keluarga yang telah berkonsultasi suatu waktu akan setuju pindah. Pemindahan penduduk dari kampung itu, lanjutnya, harus dilakukan. Sebab, BP Batam akan menyerahkan lahan kepada investor. Kebutuhan lahan untuk tahap awal seluas 2.350 hektar, yang akan digunakan untuk pembangunan pabrik dan tower. Rudi melanjutkan, akan dibangun sekitar 900 hingga 1.000 unit rumah permanen di Tanjung Banun. Lahan yang dipersiapkan seluas 300 hektar untuk menyiapkan perkampungan baru nanti. Selain rumah, akan dibangun juga fasilitas umum, seperti sekolah, puskesmas, kantor kelurahan dan kantor polisi. (Yoga) 

Mewujudkan Poros Karbon Dunia

27 Sep 2023
JAKARTA,ID-Presiden Joko Widodo (Jokowi) optimistis Indonesia bisa menjadi poros karbon dunia, seiring beroperasinya bursa karbon. Sebab, potensi nilai perdagangan  di Bursa Karbon Indonesia (IDX Carbon) sangat besar, mencapai Rp3.000 triliun lebih. Sejalan dengan itu, Presiden meminta otoritas bursa itu menjalankan tiga hal demi mewujudkan Visi Indonesia poros karbon dunia. Pertama, standar yang digunakan Bursa Karbon Indonesia perlu merujuk bursa sejenis di dunia dan memanfaatkan teknologi untuk transaksi. Kedua, Presiden meminta bursa baru ini memiliki target timeline serta mengatur dan memfasilitasi pasar karbon sukarela sesuai praktik di komunitas internasional. Ketiga, memastikan standar internasional itu tidak menganggur target Indonesia. "Saya optimis Indonesia mampu menjadi poros karbon dunia, asalkan tiga langkah konkret itu digarap dengan konsisten oleh seluruh pemangku kepentingan," ujar Presiden saat meresmikan Bursa Karbon Indonesia di main hall Sursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selatan (26/9/2023). Turut hadir dalam acara itu, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pendjaitan, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar, dan Direktur Utama BEI Iman Rachman. (Yetede)

Mengakselerasi UMKM Go Digital

27 Sep 2023
JAKARTA,ID-Pemerintah terus berupaya melakukan pemerataan akses teknologi ke semua kalangan termasuk  pelaku UMKM untuk mengakselerasi target transformasi digital bagi 30 juta UMKM di Indonesia pada 2024. Pasalnya, tantangan utama transformasi digital UMKM Indonesia adalah literasi digital yang tergolong masih rendah. Hasil survei IMD-Digital Competitiveness Rank pada 2022 menyatakan, Indonesia masih berada di peringkat 51 dari 63 negara  atau lebih rendah dibandingkan dengan beberapa negara tetangga di Asean, misalnya Thailand di posisi 40, Malaysia di posisi 31, bahkan Singapura di posisi nomor 4. "Dukungan kerja sama dan kolaborasi dengan berbagai stakeholder sangat diperlukan untuk mencapai Visi Indoneisa Emas 2045," jelas menteri Koperasi dan UKM  (Mendkop UKM) Teten Masduki. Hingga Juni 2023, sebanyak 22,8 juta UMKM di Indonesia telah onboarding digital. (Yetede)

Menanti Sepak Terjang Satgas Peningkatan Eskpor

27 Sep 2023
JAKARTA,ID-Presiden Joko Widodo (Jokowi) melalui Keputusan Presiden Nomor 24 Tahun 2023 membentuk Satuan Tugas (Satgas)  Peningkatan Ekspor Nasional. Satgas ini diperlukan untuk membantu Indonesia mencapai Indonesia Emas 2045 dan mengkoordinasi negara tujuan ekspor dan komoditasnya. Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta W. Kamdani menerangkan, peran satgas sangat diperlukan. Sejak 2010, tren pertumbuhan ekspor  Indonesia agak stagnan dan semakin didominasi oleh ekspor komoditas, sehingga stabilitas kinerja ekspor, penerimaan devisa dan neraca dagang sulit diciptakan. Hal ini berbeda dengan tren pertumbuhan ekspornya beberapa negara kompetitor di ASEAN-5 seperti Vietnam, Thailand dan Malaysia yang pertumbuhan ekspornya minimal 2 kali lipat dari pertumbuhan ekspor Indonesia sejak 2010. (Yetede)

Profil Inka, BUMN yang Bergerak di Bidang Perkeretaapian

27 Sep 2023
Nama PT Industri Kereta Api (Inka) dalam setahun terakhir beberapa kali disorot masyarakat dan pemerhati transportasi. Sejumlah produk kereta api buatan badan usaha milik negara (BUMN) itu ditengarai belum menyamai kualitas kereta buatan produsen luar negeri. Beberapa produk kereta buatan Inka, seperti rangkaian kereta layang ringan atau light rail transit (LRT) yang digunakan pada proyek LRT Jakarta, Bogor, Depok, Bekasi (Jabodebek) serta rangkaian kereta rel diesel elektrik untuk jalur Trans Sulawesi, menghadapi sejumlah kendala pada masa awal pengoperasiannya.  

Rangkaian LRT Jabodebek, misalnya, yang hingga saat ini masih dikeluhkan pengguna. Beberapa masalah yang mencuat, antara lain, adalah sistem pengereman yang terlalu kasar, titik henti kereta yang tak sesuai dengan pintu pembatas peron, hingga kebocoran air dari mesin penyejuk ruangan ke dalam kabin penumpang. Begitu juga dengan kereta Trans Sulawesi, yang pada Maret lalu sempat dilaporkan tak kuat menanjak saat menjalani uji dinamis pada petak Mandalle-Tenete jalur kereta Makassar-Parepare. 

Sorotan lainnya adalah saat pemerintah berkeras menggunakan kereta listrik buatan Inka untuk menggantikan armada kereta listrik di wilayah Jabodetabek. Kepastian produksi kereta listrik Inka sempat diragukan karena perseroan bermitra dengan perusahaan kereta asal Swiss, Stadler Rail AG. Teknologi kereta buatan Stadler dianggap tak cocok dengan sistem kereta listrik Jabodetabek. Karena itu, akhirnya Inka menggandeng J-TREC, perusahaan teknologi kereta asal Jepang. (Yetede)

Otoritas Harus Tegas Agar Nasabah Tak Terkuras

27 Sep 2023
Hati-hati bila Anda  mengajukan pinjaman online ke perusahaan teknologi finansial alias fintech. Debitur fintech bisa jadi harus mengembalikan pinjaman ditambah bunga dan biaya lainnya yang nilainya sama besar dengan pinjaman pokok. Yang juga layak Anda perhatikan, besaran bunga plus biaya lain-lain yang nilainya sama dengan pokok pinjaman ini tidak menyalahi aturan, lo. Ketentuan besar bunga dan biaya pinjaman di fintech diatur dalam code of conduct yang disusun Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI). Menurut ketentuan tersebut, bunga pinjaman ditetapkan maksimal 0,4% per hari, atau 12% per bulan. Sementara biaya-biaya lain ditetapkan maksimal 0,8% per hari, atau 24% per bulan. Ini juga termasuk biaya denda atas keterlambatan bila pinjaman sudah lewat batas waktu. Kepala Departemen Pengawasan Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Edi Setijawan memberi simulasi, misal debitur mendapat pinjaman Rp 10 juta dengan tenor sembilan bulan dan bunga harian sebesar 0,4% per hari. Dengan demikian, nilai maksimal pengembalian dana plus bunga serta biaya lainnya adalah Rp 20 juta. Ini terdiri dari pengembalian pinjaman pokok Rp 10 juta dan pembayaran bunga plus biaya lainnya sebesar Rp 10 juta. Namun Balqis, Corporate Affairs Manager 360Kredi, menegaskan, 360Kredi selalu memberi perincian biaya di borrowers agreement sebelum pinjaman disepakati. Direktur Marketing Maucash Indra Suryawan juga menyebut telah memberitahu borrower sebelum mengambil pinjaman. "Semua biaya dipaparkan dengan jelas, nominalnya juga jelas sehingga konsumen bisa menghitung, besaran pinjaman, serta biaya-biayanya," kata dia. Pengamat dan Direktur Center of Law & Economic Studies (Celios) Bhima Yudhistira mengkritisi, OJK sudah seharusnya meregulasi penetapan biaya kepada para  borrower fintech lending. "OJK juga perlu mengatur denda, biaya layanan dan asuransi," kata dia. Ia menilai biaya layanan pinjol saat ini tinggi dan tidak wajar. Ini antara lain terlihat pada kasus AdaKami. Sempat viral disebutkan nasabah AdaKami yang harus membayar biaya dengan nilai hampir sama dengan pokok pinjaman. Meskipun pihak AdaKami beralasan ini karena ada biaya asuransi yang tinggi.

Sinyal Window Dressing di Ujung Tahun

27 Sep 2023
Mari bersiap-siap.  Masih ada peluang bagi investor untuk menadah cuan di sisa tahun ini. Setelah tahun lalu absen, para analis memproyeksikan fenomena memoles kinerja alias window dressing akan kembali hadir di tahun 2023. Selama lima tahun terakhir, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih mencatatkan imbal hasil positif pada akhir tahun. Rata-rata lima tahun terakhir, IHSG sudah menguat 2,21% di bulan Desember. Equity and Economics Analyst KGI Sekuritas, Rovandi  melihat dari pergerakan IHSG yang sideways satu tahun terakhir, fenomena window dressing tahun ini akan terjadi. Jika dicermati, IHSG baru menguat 1,07% ke level 6.998,38 per Selasa (26/9). Di kawasan ASEAN, bursa saham Indonesia hanya kalah dengan Vietnam yang telah melesat 12,99%. Rovandi menyebutkan, pergerakan IHSG akan tersulut oleh sentimen  pemilu di 2024. Jika proses perhelatan kampanye dan pemilu berjalan lancar bakal menjadi sentimen positif. Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nico Demus menambahkan, meski dihembus sentimen negatif global, tapi Indonesia masih punya fundamental kuat. Research Analyst Infovesta Kapital Advisori, Arjun Ajwani juga melihat, hilal window dressing mulai terlihat, kendati laporan keuangan kuartal III-2023 belum dirilis. Senior Investment Information Mirae Asset Sekuritas, Nafan Aji Gusta menyebut, September adalah bulan yang baik untuk akumulasi, tetapi masih belum terlambat untuk mulai mencicil. Sedangkan Nico meramal sektor yang akan berjaya di akhir tahun ini adalah sektor energi, perbankan, infrastruktur dan konsumen primer.  Secara teknikal, saham pilihan Nico dari sektor perbankan jatuh pada BBCA, BBRI, BBNI dan BMRI. Sektor ini juga menjadi pilihan dari analis Investindo Nusantara Sekuritas Pandhu Dewanto.