Inflasi, Inggris Pangkas Rute Kereta Cepat
Pemerintah Inggris menyatakan kemungkinan memangkas proyek pembangunan kereta api cepat atau High Speed 2 akibat molor dan anggaran membengkak. Padahal, proyek itu digadang-gadang sebagai cara menarik lapangan pekerjaan dan investasi ke wilayah utara Inggris. Media Inggris, BBC, Minggu (24/9) melaporkan, pekan ini diperkirakan pemerintah bakal mengumumkan bahwa jalur High Speed 2 (HS2) akan berakhir di Birmingham, 160 km dari ibu kota London. Semula rute HS2 akan berakhir lebih jauh di utara, yakni di Manchester. Namun, pemerintah menegaskan belum ada keputusan apa pun soal proyek HS2.
Menteri Pertahanan Inggris Grant Shapps mengatakan, mempertimbangkan ulang proyek HS2 adalah langkah yang ”tepat dan bertanggung jawab”. Ini mengingat biaya proyek membengkak akibat inflasi yang dipicu pandemi Covid-19 dan perang di Ukraina. Proyek HS2 diperkirakan membutuhkan anggaran 33 miliar poundsterling (Rp 620 triliun), tetapi membengkak menjadi lebih dari 100 miliar poundsterling. Nilai itu belum memperhitungkan lonjakan biaya bahan baku dan upah. ”Kita telah melihat inflasi global yang sangat tinggi dengan cara yang tidak bisa diprediksi pemerintahan mana pun. Tentu tidak bertanggung jawab jika kita mengeluarkan uang, terus berjalan, seolah-olah tidak ada hal yang berubah,” katanya kepada BBC. (Yoga)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023