Teknologi
( 1200 )Potensi Disrupsi ”Blockchain”
Teknologi blockhain pertama kali digunakan untuk membangun Bitcoin berdasarkan jurnal teknis yang diterbitkan oleh Satoshi Nakamoto pada tahun 2009. Bitcoin pada dasarnya adalah jaringan komputer peer-to-peer untuk mencatat saldo dan mentransfer mata uang kripto tanpa otoritas terpusat seperti bank. Semua data dicatat secara terdistribusi oleh jutaan komputer. Setiap transaksi dilakukan oleh para pengguna secara langsung tanpa bank sebagai perantara. Tak hanya mata uang kripto, blockchain juga bisa digunakan untuk mencatat banyak hal lainnya. Jika catatan kepemilikan tanah dilakukan menggunakan blockchain, status kepemilikan dan perpindahannya akan dicatat oleh ribuan atau jutaan komputer secara transparan. Dalam hal ini, peran BPN sebagai otoritas pencatat terpusat bisa dihilangkan. Mafia tanah akan sulit beraksi karena tidak ada lagi pihak terpusat yang bisa diajak kolusi.
Sistem yang dibangun di atas blockchain menggunakan smart contract dinamakan dApp (decentralized App) karena aplikasi yang dibuat bisa berjalan secara terdesentralisasi dan mandiri. Platform-platform digital seperti media sosial, e-commerce, transportasi daring, dan agen perjalanan daring harus mulai memikirkan kemungkinan terjadinya disrupsi oleh dApp. Dengan dApp, semua kebijakan dan model bisnis yang tadinya dikuasai serta diatur secara terpusat oleh pemilik platform akan bisa dilakukan secara terdistribusi dengan mekanisme konsensus dari stakeholder yang mencakup para pengguna platform tersebut. Regulator serta para pelaku industri tradisional harus mulai memikirkan bagaimana memanfaatkan dan memitigasi potensi disrupsi teknologi blockhain ini. (Yoga)
Kebocoran Data Terus Terjadi
Dugaan kebocoran data sejumlah pejabat tinggi negara dan masyarakat terus berulang selama sepekan terakhir. Kondisi ini memperkuat sinyal kedaruratan kedaulatan siber Indonesia. Dalam forum daring Breached.to, akun ”Bjorka” memasarkan 1,3 miliar data registrasi kartu SIM yang disebut berasal dari semua operator telekomunikasi pada akhir Agustus lalu. Berselang enam hari setelahnya, akun yang sama memasarkan 105 juta data penduduk yang diklaim dibobol dari situs KPU. Tak berhenti di situ, Bjorka kembali memasarkan data catatan surat keluar-masuk dan dokumen yang dikirimkan kepada Presiden Jokowi, termasuk surat-menyurat dari BIN yang berlabel rahasia. Ia kemudian juga mengunggah data pribadi milik Menkominfo Johnny G Plate, Ketua DPR Puan Maharani, dan Menteri BUMN Erick Thohir.
Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono saat dikonfirmasi terkait dugaan peretasan, Sabtu (10/9) menegaskan, tidak ada isi data penting di Istana Kepresidenan yang bocor di dunia maya. Karena upaya peretasan melanggar hukum, Heru menegaskan, hal ini selanjutnya ditangani penegak hukum. Pakar digital forensik Ruby Alamsyah, dihubungi dari Jakarta, Minggu (11/9) mengatakan, pembocoran data bertubi-tubi yang dilakukan Bjorka memperparah situasi darurat kedaulatan siber Indonesia. Tindakan itu menambah catatan kebocoran data yang masif terjadi sejak 2019. Menurut Ruby, maneuver Bjorka sepekan terakhir merupakan imbas dari ketidakmampuan negara memitigasi risiko kebocoran data. (Yoga)
Entitas Telkom, Telkomsigma akan Bermitra Raksasa Teknologi Dunia
JAKARTA, ID – Entitas PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) yakni PT Sigma Cipta Caraka (Telkomsigma) akan bermitra dengan raksasa teknologi dunia untuk memberikan world class IT service dengan standar layanan yang tinggi kepada para pelanggannya. Pgs VP Investor Relation Telkom Raden Achmad Faisal mengatakan, TelkomSigma akan bertransformasi menjadi B2B IT Services Company yang berfokus pada tiga portofolio utama, yaitu Cloud, IT Services, dan digital services. ”TelkomSigma akan menjadi salah satu new growth engine TelkomGroup. Transformasi ini akan menjadikan TelkomSigma sebagai end-to-end managed service company yang meliputi cloud platform management, cybersecurity, service management, infra management, monitoring & optimization, dan risk & compliance. Selain itu, TelkomSigma juga diproyeksikan untuk bermitra dengan raksasa teknologi dunia dalam memberikan world class IT service dengan standar layanan (SLA) yang tinggi kepada para pelanggannya,” ujar dia dalam keterangan resmi yang dikutip Jumat (9/9/2022). (Yetede)
Peluncuran Teknologi 5G Undergorund Mining
Presiden Joko Widodo bersama Ibu Negara Iriana Joko Widodo, Menteri BUMN Erick Thohir meninjau ruang operator pengendali alat berat berteknologi 5G Underground Mining hasil kerja sama PT Freeport Indonesia (PTFI) dengan PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) di Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua, Kamis (1/9). Penerapan teknologi 5G Underground Mining, yang merupakan bagian dari smart-mining solution PTFI, merupakan penerapan pertama teknologi 5G di industri pertambangan Asia Tenggara. Hadir pada kesempatan tersebut Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia, Sekretaris Negara Pramono Anung, Presiden Direktur PTFI Tony Wenas, serta Direktur Utama Telkomsel Hendri Mulya Syam.
Menguasai Jagat Metaverse
Pandemi memaksa orang-orang untuk menggunakan teknologi internet yang belum pernah mereka dengar dan gunakan sebelumnya. Hal ini berakibat kepada dua hal, yang pertama adalah mengubah cara kita bekerja seperti menggunakan teknologi untuk bekerja secara jarak jauh, dan hadirnya tempat kerja yang berbasis karantina. Selain itu, ada juga berbagai adaptasi lain yang dilakukan, misalnya, terhadap rantai logistik, yang semakin bergantung dengan menggunakan internet untuk kegiatan operasionalnya. Di sisi lain, pandemi juga membuka mata bahwa teknologi yang ada sekarang juga tidak memadai jika kita menghadapi peristiwa yang lebih besar lagi di masa depan. Hal ini akhirnya memicu berbagai terobosan, dengan cara kita menggunakan internet, dan internet itu sendiri. Pada akhirnya, terobosan, atau lebih tepatnya evolusi internet, ini juga membawa perubahan ke lingkungan bisnis.
Secara keseluruhan, berbagai hal baru yang didorong oleh evolusi internet ke tahap yang berikutnya ini, membuat pengguna menemukan aspek baru dalam dunia digital: “metaverse”.Seperti “multiverse”, metaverse terdengar seperti istilah dalam cerita fiksi. Namun, berbeda dengan multiverse, metaverse sudah hadir dan memberikan pengalaman baru di internet, atau biasa disebut dengan Web3. Singkat kata, lingkungan Web3 akan memfasilitasi pertukaran data tanpa batasan sambil tetap mempertahankan batasan privasi atau akses. Dan saya percaya hal ini kan menjadikan metaverse sebagai cara utama dalam aktivitas komersial di masa depan. Seperti inovasi teknologi baru lainnya, ada banyak pendapat, termasuk harapan dan keraguan mengenai metaverse. Berbagai pendapat terkait metaverse itu muncul karena metaverse tampak hanya seperti game atau hiburan bagi konsumen. Hal yang sama pernah terjadi pada saat internet baru lahir.
Kepemimpinan di Era Digital Kian Menantang
Digitalisasi bak pisau bermata ganda dalam kepemimpinan. Upaya peningkatan kapabilitas dan penguatan jejaring sebagai fondasi utama kepemimpinan dapat terbantu oleh semakin majunya teknologi sistem informasi. Namun, banjir arus informasi berisiko mengaburkan fokus dalam tercapainya visi dalam kepemimpinan. Dalam sesi konferensi Kompasfest 2022 Presented by BNI, Sabtu (20/8) Menteri BUMN Erick Thohir menyampaikan tiga kunci utama membangun sikap kepemimpinan yang inklusif, yakni fokus dalam mengejar tujuan, tidak berhenti mengembangkan kapabilitas terus memperluas jaringan pergaulan.
Derasnya aliran arus informasi, menurut Erick, kerap membuat fokus untuk mengejar tercapainya visi kepemimpinan teralihkan. Peredaran informasi palsu yang tak terbendung juga cukup mengganggu upaya pembuatan kebijakan dan pengambilan keputusan. Oleh karena itu, pemimpin di era digital harus mampu memilah dan memilih informasi secara bijaksana. Menurut Erick, perkembangan teknologi informasi seyogianya dimanfaatkan oleh para pemimpin dan calon pemimpin untuk meningkatkan kapabilitas personal dan memperkuat jejaring perkenalan. Kedua aspek ini juga menjadi hal yang penting dalam upaya membina sifat kepemimpinan inklusif. (Yoga)
Kreator Konten Berperan Menggerakkan Pariwisata
Keindahan destinasi wisata di Indonesia memiliki daya magnet tersendiri, tetapi belum semuanya populer. Kolaborasi dengan kreator konten untuk memperkenalkannya dinilai bisa menumbuhkan minat wisatawan untuk berkunjung. Harapannya, cara itu bisa mendorong pemulihan industri pariwisata. Diskusi mengenai hal tersebut mengemuka dalam sesi ”The Future of Tourism Starts from Us” dalam rangkaian acara Kompasfest Presented by BNI, di Jakarta, Jumat (19/8). Dua pembicara dalam sesi ini hadir secara daring, yaitu Gaery Undarsa, Co-founder dan Chief Marketing Officer Tiket.com bersama pegiat backpacker Pandhu Waskitha.
Menurut Gaery, kreator konten berperan penting mengungkit jumlah kunjungan wisatawan di suatu tempat wisata. Konten digital dengan tema dan cara penyampaian yang menarik akan dilirik warganet. Tiket.com telah berkolaborasi dengan sejumlah creator konten untuk memperkenalkan sejumlah spot menarik. Dalam berkolaborasi, Gaery tidak mau asal-asalan. Dia mengurasi sendiri kreator konten yang layak untuk diajak berkolaborasi dengan mengunjungi akun media sosial mereka. Kreativitas dan keunikan masing-masing menjadi pertimbangan penting.
Sejak 2014, Pandhu Waskitha menggeluti dunia wisata menggunakan ransel (backpacker) ke sejumlah daerah pelosok di Indonesia dan mancanegara. Perjalanan tersebut didokumentasikan dalam bentuk foto dan video. Seiring waktu, dia membuat akun media sosial @bacpackertampan.”Identitas sebuah akun diperlukan supaya bikin penasaran. Misalnya backpacker tampan, mereka pasti penasaran, apa iya orang ini tampan?” selorohnya dalam forum itu. Dia memutuskan fokus menjadi kreator konten wisata pada 2019. Menurut dia, media social dan konten digital turut berperan dalam menggerakkan pariwisata, berdasarkan testimoni dari warga atau pengelola wisata. (Yoga)
PENGGABUNGAN INDIHOME—TELKOMSEL : TELKOM UNGKAP MODEL MERGER
PT Telkom Indonesia Tbk. (TLKM) segera melakukan merger bisnis antara Indihome dan PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel). Penggabungan bisnis broadband dan nirkabel ini sebagai langkah perombakan perusahaan telekomunikasi milik perusahaan pelat merah tersebut. Hal tersebut diungkapkan oleh Dirut Telkom Ririek Ardiansyah dalam Telkom Group Investor Day di Nusa Dua, Bali, Jumat (19/8), saat ditanya oleh oleh analis mengenai rencana aksi korporasi itu. “Saat ini dalam tahap ke sana,” ujarnya. Ririek mengutarakan ada dua hal utama yang diperhatikan perseroan dalam aksi korporasi itu. Pertama, perseroan memilik fundamental bagus sebagai pembayar pajak terbesar dan berkontribusi pembayar dividen terbesar. Oleh sebab itu, tuturnya, penggabungan usaha ini akan mendapatkan nilai modal berganda yang dalam meningkatkan skala bisnis BUMN telekomunikasi itu. Kedua, sambungnya, secara valuasi akan mendorong nilai kapitalisasi di pasar modal. Namun, dia memastikan penggabungan usaha tersebut tidak sekadar melepas aset Indihome ke Telkomsel. Seperti diketahui 35% saham Telkomsel dimiliki oleh Singtel Singapura, sedangkan 65% digenggam Telkom. Ketua Bidang Infrastruktur Telematika Nasional (Mastel) Sigit Puspito Wigati Jarot mengatakan rencana merger ini sebuah upaya menarik untuk lebih menyesuaikan dengan era bisnis broadband yang makin konvergen. “Dalam rencana merger ini, karena Telkomsel dan Indihome masih di bawah satu grup yang sama yaitu Telkom grup, mungkin prosesnya bisa lebih mudah. Ini sudah sejalan dengan tren konvergensi,” katanya.
Kampanye Melawan Perdagangan Manusia
Publik prihatin dengan temuan di Kamboja. Sekitar 60 WNI menjadi korban human trafficking atau tindak pidana perdagangan orang (TPPO). Secara global, 24,9 juta orang menjadi korban TPPO (ILO, 2017) dan menguntungkan para pelaku 150 miliar USD (ILO, 2014). Perlu perubahan dalam kampanye pencegahan dan penanggulangan TPPO, baik offline maupun online. Pihak Kemenaker, Dinas Sosial, BP2MI, dan otoritas Kemenlu perlu bersinergi agar kampanye lebih masif. Bisa melalui ajang sosialisasi populer seperti festival dan perkumpulan. Platform media daring yang variatif juga dapat menjadi outlet.
Apalagi 30 Juli 2022 adalah peringatan World Day Against Trafficking in Persons dengan tema ”Use and Abuse of Technology”. Peran serta organisasi non-pemerintah seperti Migrant Care, SBMI, dan Keluarga Besar Buruh Migran Indonesia (Kabarbumi) perlu diperbesar porsinya. Lebih penting lagi adalah menekan operator media social seperti Facebook, Instagram untuk aktif menapis ketat konten-konten yang terindikasi fraud, menipu, dan memeras. Harus ada narasi tandingan dari otoritas untuk mengalahkan masifnya penipuan di dunia maya agar masyarakat terlindung dari kejahatan yang memakai ruang informasi. (Yoga)
Digitalisasi Dinilai Efektif Tekan Korupsi
Digitalisasi pengadaan barang dan jasa pemerintah dinilai efektif untuk menekan korupsi. Deputi V Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Jaleswari Pramodhawardani dalam audiensi dengan jajaran Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP) di Jakarta, Rabu (10/8) mengatakan, digitalisasi menjadi efektif karena hampir seluruh proses pengadaan dilakukan dengan mekanisme transparan dan akuntabel berbasis sistem. Digitalisasi juga dapat mengeliminasi sistem lelang yang memakan waktu lama dan rentan terjadi suap. (Yoga)
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









