Teknologi
( 1206 )Solusi Teknologi Bisnis Transportasi
Teknologi punya peran penting bagi berbagai bidang industri. Sehingga, banyak perusahaan yang berlomba-lomba berinovasi demi menghadirkan teknologi mutakhir. Salah satunya adalah PT Teknologi Karya Digital Nusa Tbk.
Emiten berkode saham TRON ini merupakan perusahaan ke-26 yang resmi tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) di tahun 2023 ini. Perusahaan ini bergerak di bidang teknologi informasi. Direktur Utama Teknologi Karya Digital Nusa David Santoso mengatakan, awalnya TRON terjun di sektor transportasi. TRON menyediakan solusi manajemen transportasi yang fokus pada
safety and monitoring fleets.
David mengatakan, TRON memiliki lima pilar solusi dalam bidang teknologi informasi.
Pertama,
IoT smart fleet
yang menyediakan solusi sistem manajemen armada bus dan kereta api.
Kedua, layanan
business process outsourcing
(BPO). Di lini bisnis ini, TRON menyediakan jasa layanan sebagai operator dan
command center.
Ketiga,
bisnis
transport payment solutions
yang menyediakan sistem dan perangkat untuk fasilitas pembayaran non tunai.
Keempat, layanan
Software as a Service
(SaaS). Lalu
kelima, layanan
smart infrastructure technology.
Pada segmen ini, TRON memberikan sistem dan perangkat yang terintegrasi pada infrastruktur jalan.
TRON juga mengincar ekspansi di luar negeri. David ingin memperkenalkan solusi teknologi terkini miliki TRON ke pasar Asia Tenggara dan Afrika Timur.
Kinerja TRON sepanjang tahun ini masih positif. Per 31 Juni 2023, TRON mengantongi pendapatan sebesar Rp 114,1 miliar. Raihan itu melesat 291,45% secara tahunan atau
year on year
(yoy) dari Rp 29,14 miliar.
EKSPANSI SATELIT ELON MUSK : ASSI Ajak Operator Adaptasi
Asosiasi Satelit Seluruh Indonesia memprediksi kehadiran satelit orbit rendah atau low-earth orbit seperti satelit Starlink milik Elon Musk bakal memaksa para operator telekomunikasi berbenah. Ketua Umum Asosiasi Satelit Seluruh Indonesia (ASSI) Anggoro Kurnianto Widiawan mengatakan bahwa masuknya satelit jenis itu bisa berdampak positif. “Sehingga ini menjadi tantangan bagi penyedia layanan dan seluruh pemangku kepentingan untuk beradaptasi dan mengantisipasi secara menyeluruh,” ujarnya kepada Bisnis, Rabu (30/8). Menurutnya, operator telekomunikasi diharapkan terus melakukan inovasi dalam memberikan layanan konektivitas yang makin baik dan efisien. Selain itu, teknologi telekomunikasi yang makin banyak akan berdampak baik bagi Indonesia. Survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) mencatat, penetrasi internet di Indonesia telah mencapai 78,19% atau menembus 215,63 juta jiwa dari total populasi sebesar 275,77 juta jiwa. Angka itu mengalami peningkatan 1,17% dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Di sisi lain, angka itu juga menegaskan adanya 21,81% wilayah Indonesia yang masih belum mendapatkan internet. Direktur PT XL Axiata (EXCL) Dian Siswarini sempat khawatir keberadaan satelit orbit bumi rendah, khususnya satelit Starlink milik Elon Musk. Menurutnya, pangsa pasar operator seluler di Indonesia bisa dengan sangat mudah dilibas oleh Starlink.
Bakrie Telecom Membidik Kontribusi Bisnis Digital 70%
JAKARTA,ID-PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL) menargetkan pedapatan dari bisnis digital berkontribusi 70% dari total pendapatan pada 2023. Hal ini menjadi bagian dari hasil transformasi kegiatan usaha perseroan berbasis digital. Pendapatan akan dipacu dari kegiatan bisnis pengeolahan infrastruktur industri penyiaran berbasis digital dan digital marketing agency. Sementara itu, tahun 2023 hingga semester I, pendapatan usaha perseroan turun 19,78% menjadi Rp16,87 miliar dibandingkan Rp21,3 miliar pada semester I-2022. Presiden Direktur BTEL Group Harya Mitra Hidayat mengatakan, tahun ini, pihaknya terus merasakan dampak positif atas realisasi visi perseroan, yaotu transformasi kegiatan usaha menjadi berbasis digital. "Dlaam merealisasikan visi tersebut, startegi manajemen perseroan adalah menjalankan aktivitas melaui unit-unit usaha yang dapat beradaptasi dengan cekatan," kata Harya, dalam keterangannya di jakarta, Kamis (31/08/2023). Seperti yang telah dilaporkan pada laporan keuangan perusahaan dan paparan publik tahun 2022, perseroan memeiliki beberapa unit usaha yang menjadi lokomotif pendorong kimerja going concern BTEL Group. (Yetede)
Inovasi Kecerdasan Buatan untuk Bisnis Iklan
Meta terus berinvestasi dalam kecerdasan buatan. Salah satu tujuannya, meningkatkan bisnis iklan. ”Kami membuat komputer super dengan triliunan data poin. Ketika inovasi kecerdasan buatan kami terapkan di produk iklan, kami yakin itu makin meningkatkan keakuratan target penerima iklan,” ujar Country Director Meta Indonesia Pieter Lydian, Kamis (24/8/2023), di Jakarta. (Yoga)
Presiden: Kuasai Kemajuan Iptek
Presiden Jokowi menyebut anak muda generasi Y dan Z di Indonesia adalah generasi unggul karena lahir di era digital. Maka, generasi muda harus terus menyiapkan diri untuk menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi yang berkembang cepat, sekaligus tetap memiliki moral dan budi pekerti yang baik. Presiden menyampaikan hal itu saat membuka Muktamar XXIII Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) di Gedung Serbaguna Sumut, Kabupaten Deli Serdang, Sabtu(19/8). ”Saya harap pelajar Muhammadiyah menjadi teladan, generasi muda Muslim yang berkemajuan, penguasaan ipteknya hebat, sekaligus memiliki moral, budi pekerti, dan mental yang hebat,” kata Presiden.
Presiden mengatakan, dunia sedang dilanda disrupsi teknologi, terutama digital. Oleh karena itu, sekarang adalah zamannya generasi Y (kelahiran 1981-1996) dan generasi Z (kelahiran 1997-2012). ”Apa-apa serba digital. Mau lihat menu di restoran, (pakai) digital lewat QR code. Mau belanja juga digital, lewat market place. Mau pesan kendaraan juga lewat digital, lewat aplikasi,” katanya. Teknologi kecerdasan buatan (AI) juga berkembang pesat dan diperkaya generative AI. Ia mencontohkan aplikasi ChatGPT, yang akrab digunakan pelajar untuk mengerjakan tugas sekolah, jurnal, serta membantu menyusun tugas akhir dan skripsi di peguruan tinggi. Presiden berpesan agar generasi muda tetap memiliki moral, budi pekerti, dan mental yang hebat. ”Buat saya, itulah sosok pelajar Muhammadiyah idaman,” katanya. (Yoga)
JARINGAN TELEKOMUNIKASI : 5G Kurangi Polusi Udara
President of Ericsson Indonesia Jerry Soper mengatakan teknologi digital, termasuk 5G akan menjadi aspek yang sangat penting untuk mengurangi separuh emisi karbon di setiap dekade hingga 2050 dalam memenuhi target pemanasan global yang tidak melebihi 1,5 derajat celcius. Jaringan broadband seluler dan digitalisasi tidak hanya akan membantu mentransformasi industri, tetapi juga mengurangi dampak iklim. Industri telekomunikasi bertanggung jawab atas 1,4% emisi global tetapi memiliki potensi untuk mengurangi 15% emisi global di sektor-sektor seperti transportasi dan manufaktur. “5G memungkinkan pengurangan emisi karbon 10x lebih banyak melalui transformasi industri dibandingkan dengan emisi yang dihasilkan oleh sektor ICT itu sendiri,” kata Jerry kepada Bisnis, Jumat (18/8). Sebagai perusahaan telekomunikasi dan jaringan multinasional asal Swedia, Jerry menerangkan base terpasang di Ericsson telah siap untuk 5G. Dari sisi lingkungan, digitalisasi memiliki potensi untuk mengurangi emisi karbon global hingga 15% pada tahun 2030. Global e-Sustainability Initiative memperkirakan bahwa 11 dari 17 target SDG dapat dipengaruhi secara langsung oleh teknologi digital.
Belanja Iklan Televisi Belum Pulih
Tingkat kepemirsaan siaran televisi digital secara nasional sesuai pengukuran Nielsen Indonesia berangsur-angsur pulih seperti sebelum terjadi migrasi penyiaran dari analog ke digital terestrial. Kendati demikian, belanja iklan televisi belum pulih. Migrasi penyiaran dari analog ke digital terestrial (analog switch off/ASO) merupakan program pemerintah yang berlangsung secara bertahap dari 11 kota besar yang biasa menjadi pengukuran Nielsen Indonesia per 2 November 2022 di sekitar Jakarta. Adapun 1 Agustus 2023 merupakan jadwal penerapan ASO mandiri secara nasional. Direktur Client Lead Nielsen Indonesia Selly Cahyani mengatakan, populasi pemirsa televisi terestrial secara nasional diperkirakan mencapai 129,85 juta sebelum ASO atau tanggal 1 November 2022. Dari hasil pengukuran Nielsen Indonesia, per 31 Juli 2023, tingkat kepemirsaan siaran televisi digital mencapai 80 % dari total populasi, ujarnya saat menghadiri diskusi ”Kaleidoskop Digitalisasi Penyiaran: Tren Penyiaran Pasca Analog Switch Off”, Jumat (11/8) di Jakarta.
Ketua Umum Persatuan Perusahaan Periklanan Indonesia (P3I) Janoe Arijanto menyampaikan, televisi terestrial masih menguasai alokasi belanja iklan, 60 % total belanja iklan nasional diarahkan ke televisi terestrial. Dengan demikian, kebijakan pemerintah terkait ASO menjadi sangat strategis meskipun pada saat bersamaan penetrasi internet berada dalam fase pertumbuhan tinggi dan merata. Pada semester I-2023 terjadi penurunan belanja iklan ke televisi terestrial. Akan tetapi, Janoe meyakini, penyebabnya bukan hanya kebijakan ASO dari pemerintah. Tuntasnya migrasi penyiaran akan memancing pertumbuhan kanal-kanal siaran baru sehingga memberikan kesempatan munculnya segmen pemirsa baru. Jadi, pemasang iklan yang biasanya memasang iklan di televisi terestrial akan kembali. (Yoga)
Hoki Baru Korporasi Teknologi Dunia
Industri teknologi menjadi salah satu sektor yang mencetak kinerja paling baik di periode April-Juni 2023. Sebagian besar mencetak pertumbuhan pendapatan dan laba bersih dua digit.
Yang terbaru, Kamis (10/8), raksasa e-commerce China, Alibaba, mengumumkan pendapatan sebesar 234,16 miliar yuan, naik 13,91% secara tahunan. Ini merupakan pertumbuhan pendapatan tahunan terbesar sejak kuartal yang berakhir di September 2021.
Alibaba juga mencetak laba bersih 34,33 miliar yuan, naik 50,98% secara tahunan. "Rata-rata investor sudah memprediksi kinerja yang baik, tapi perusahaan ini mencetak kinerja lebih baik, terutama di laba yang melebihi ekspektasi," kata Alicia Yap, analis Citi Bank, seperti ditulis Reuters, Jumat (11/8).
Menurut CEO Amazon Andy Jassy, kinerja perusahaan ini naik antara lain karena belanja konsumen secara ritel meningkat.
Meta juga sukses mencetak pertumbuhan kinerja di atas ekspektasi. Perusahaan induk Facebook ini mencatatkan peningkatan laba sebesar 16,46% menjadi US$ 7,79 miliar. Laba per saham meningkat dari US$ 2,46 jadi US$ 2,98.
Amazon Web Services (AWS), bisnis cloud Amazon, mencetak pertumbuhan 12% di kuartal dua lalu. Pertumbuhan segmen ini merupakan yang tertinggi. " Pelanggan mulai beralih dari optimalisasi biaya ke penerapan beban kerja baru," kata Jassy dalam rilis resmi.
Microsoft yang terkenal sebagai produsen perangkat lunak merek Windows itu kini juga mengandalkan bisnis cloud. CEO Microsoft Satya Nadella menyebut, pendapatan dari segmen Cloud berkontribusi sebesar US$ 30,3 miliar, naik 21% secara tahunan.
KELEMBAGAAN OJK, Struktur Baru, Tantangan Keuangan Digital Menanti
Otoritas Jasa Keuangan atau OJK memperluas strukturnya dengan melantik dua anggota dewan komisioner baru oleh Ketua MA, M Syarifuddin, Rabu (9/8) di Gedung MA, Jakarta., yaitu Agusman dan Hasan Fawzi. Kehadiran mereka disambut positif berbagai pihak, tetapi pekerjaan rumah menanti guna menjaga iklim industri keuangan. Selain sebagai anggota, Agusman merangkap Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya. Hasan juga merangkap Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital dan Aset Kripto.
Menurut peneliti Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Nailul Huda, pengalaman Hasan dan Agusman menjadi modal kuat dalam menjalankan peran barunya. Hasan yang pernah berkecimpung di BEI bisa menjadi pembuka pendirian bursa kripto yang nantinya di bawah OJK. Ia berharap Hasan dapat mempercepat dan meregulasi aset kripto secara lebih baik. CEO Tokocrypto Yudhono Rawis menyambut baik penunjukan Hasan dan Agusman. Ia mengingatkan inovasi dan perkembangan teknologi pada sektor keuangan berjalan cepat. Alhasil, respons dan adaptasi regulasi perlu dilakukan cepat. ”Keseimbangan antara mendorong inovasi dan melindungi kepentingan publik menjadi tantangan yang perlu diatasi,” ucapnya. (Yoga)
Pengelolaan Dana BOS secara Digital
Pemanfaatan teknologi digital di sector pendidikan tidak hanya penting dalam pembelajaran, tetapi juga untuk mengelola anggaran. Aplikasi Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (ARKAS) versi 4 yang diluncurkan Kemendikbudristek diharapkan mendukung pengelolaan dana bantuan operasional sekolah (BOS) agar lebih transparan. Penggunaan ARKAS jadi bagian transformasi digital di satuan pendidikan atau sekolah Dengan aplikasi itu, rancangan, penganggaran, dan pelaporan pemakaian dana BOS dapat lebih efektif, efisien, dan terintegrasi.
Mendikbudristek Nadiem Makarim mengutarakan, Indonesia membutuhkan gerakan masif untuk mengakselerasi mutu pembelajaran dan manajemen satuan pendidikan. ”Pemanfaatan teknologi digital berperan penting mewujudkan pengelolaan dana BOS secara akuntabel dan transparan,” ujar Nadiem, dalam webinar ”Rilis Nasional ARKAS 4”, di Jakarta, Senin (7/8). ARKAS merupakan sistem informasi yang memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk memfasilitasi perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, dan pertanggungjawaban dana BOS di sekolah. Melalui aplikasi ini, satuan pendidikan terkoneksi dengan dinas pendidikan dalam merencanakan kegiatan sekolah, rekapitulasi data, serta mengelola anggaran. (Yoga)
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









