Teknologi
( 1206 )JARINGAN INTERNET BAWAH LAUT : SKKL Echo Berperan Akhir 2023
PT XL Axiata Tbk. (EXCL) menargetkan pembangunan sistem komunikasi kabel bawah laut (SKKL) Echo selesai pada akhir tahun ini. Head of External Communication XL Axiata Henry Wijayanto mengatakan XL terus mempercepat penggelaran proyek infrastruktur jaringan tulang punggung telekomunikasi itu. “Pembangunan Echo masih on track sesuai target yang diharapkan akan selesai akhir tahun ini untuk seluruh wilayah Indonesia,” katanya kepada Bisnis, Rabu (20/9). Henry menjelaskan keberadaan SKKL Echo sangat mendukung bagi bisnis perusahaan, karena akan memberikan alternatif akses internet dan data dengan kapasitas besar ke luar negeri. Layanan SKKL Echo pada akhirnya dapat meningkatkan kualitas akses internet bagi seluruh pelanggan, termasuk kalangan korporasi dan pemerintahan. Dia menjelaskan bahwa XL Axiata melakukan kerja sama dengan semua anggota konsorsium untuk pemanfaatan kabel Echo ini untuk kebutuhan domestik dan internasional. SKKL Echo merupakan proyek yang dibangun secara bersama oleh Meta, Google, dan XL Axiata. Sekjen Asosiasi Sistem Komunikasi Kabel Laut Seluruh Indonesia (Askalsi) Resi Y Bramani mencatat terjadi peningkatan permintaan kapasitas SKKL hingga 30% pada kuartal III/2023 dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Pertumbuhan tersebut didorong oleh permintaan dari pemain seluler yang terus meningkat.
E-DAGANG, Pemerintah Sebaiknya Fokuspada Transparansi dan Perlindungan
Model bisnis perdagangan secara elektronik atau e-dagang akan terus berkembang sehingga pengaturan yang bersifat mengelompokkan model bisnis berisiko tidak tepat sasaran. Yang perlu dilakukan pemerintah adalah fokus memberikan perlindungan kepada produsen dalam negeri, terutama pelaku UMKM, dan konsumen. Peneliti Center of Digital Economy and Small Medium Enterprises di Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Nailul Huda, Senin (18/9) di Jakarta, berpendapat, saluran transaksi daring yang populer dimulai dari aplikasi pesan instan, berikutnya media sosial, lokapasar, dan terakhir adalah laman toko pribadi setiap penjual. Apabila ada satu saluran itu yang ditutup, seperti wacana pemerintah untuk melarang media sosial dipakai berdagang, hal itu akan menghilangkan tahapan transaksi. Dampak negatifnya akan dirasakan pembeli ataupun penjual. Lebih jauh, dia memandang, pesatnya teknologi pemasaran digital biasanya diikuti dengan pertukaran data lintas platform.
Salah satu keuntungan pemasaran digital yaitu membuat target barang/jasa yang dijual lebih relevan dengan kebutuhan konsumen. ”Jika negara (pemerintah) sampai mengatur algoritma platform, ini mungkin akan sulit diatur. Pemerintah mungkin cukup mendorong transparansi data yang dikumpulkan dan dikelola platform,” kata Nailul. Praktisi ekonomi digital Ignatius Untung, berpendapat, regulasi yang bersifat kategorisasi mo-del bisnis e-dagang kurang tepat. Alasannya, model bisnis e- dagang akan terus berkembang dan ada kemungkinan muncul model baru pada masa mendatang. Sebagai gantinya, pemerintah perlu fokus memberikan perlindungan kepada produsen dalam negeri, terutama pelaku UMKM, dan konsumen. Peme- rintah juga harus mengambil sikap ketika terjadi persaingan tidak sehat di pasar e-dagang. ”Alangkah bijak jika pemerintah menaruh perhatian pada manfaat yang bisa diperoleh oleh produsen dalam negeri ataupun konsumen dari aneka platform yang memfasilitasi e-dagang,” ujarnya. (Yoga)
Telkom Perkuat Bisnis Satelit Lewat Starlink
JAKARTA,ID-PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk, melalui anak usaha PT Telkom Satelit Indonesia (Telkomsel), optimistis kerja sama yang dijalin dengan Startlink, perusahaan satelit internet milik konglomerat Amerika Serikat (AS) Elon Musk, akan memperkuat portfolio bisnis satelitnya. Layanan internet dengan skema kerja sama B2B tersebut dijual kepada perusahaan operator/penyelenggara jasa internet untuk melayani masyarakat pengguna akhir tahun di wilayah 3T Tanah Air. Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) telah memberikan izin Hak Labuh Satelit Khusus Non Geostationer (NGSO) Starlink kepada Telkomsat di Indonesia sejak sekitar pertengahan 2022. Starlink merupakan satelit penyedia layanan telekomunikasi/internet bagi masyarakat di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia. Meski demikian, hak labuh satelit tersebut hanya berlaku untuk layanan untuk backhaul merupakan teknologi yang memfasilitasi perpindahan layanan data/internet dari satu infrastruktur telekomunikasi infrastruktur telekomunikasi lainnya. Artinya, Telkomsel hanya bisa menjual layanan Starlink kepada korporasi penyedia jasa internet 4G baru bisa memberikan layanannya kepada masyarakat penggguna akhir bisnis/ritel di area rural atau terdepan, terluar, dan tertinggi (3T) Tanah Air. (Yetede)
Mitratel Jajaki Akuisisi Aset Serat Optik Indosat
JAKARTA,ID-PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL) atau Mitratel mengaku tertarik pada peluang akuisisi serat optik (fiber optic) PT Indosat Tbk (AST), yang disebut-sebut senilai US$ 1 miliar atau sekitar Rp 15,35 triliun. Terlebih, anak usaha PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) tersebut masih memiliki sisa anggaran belanja modal (capital expenditure/capex) yang masih belum terpakai senilai Rp 7 triliun. "Kalau diizinkan, kami akan explore opportunity ini," kata Direktur Investasi Dayamitra Hendra Purnama kepada Investor Daily, Jumat (15/9/2023). Dia menjelaskan, izin dimaksudkan adalah diundang untuk berpartisipasi pada rencana penjualan aset Indosat tersebut. Kabar rencana penjualan serat optik tersebut, diungkapkan BRI Danareksa Sekuritas dalam riset terbarunya. "Dari situ kami bisa lihat finansial officernya-nya, dan kalau cocok dengan portfolio kami, kami akan tertarik untuk ikut berpartisipasi di prosesnya," kata Hendra. Emiten berkode saham MTEL tersebut juga melihat potensi saham pengendali paa PT Inti Bangun Sejahtera Tbk (IBST), yang hampir memiliki 16,642 km serat optik di FTTB/FTTH/FYY bersama dengan 3.383 menara telekomunikasi. (Yetede)
Menimbang Larangan Berdagang di Media Sosial
Andre Oktavianus, pemilik jenama Kiminori Kids, mengaku pendapatan terbesarnya disumbang dari penjualan lewat kanal Tiktok Shop. Padahal, pemakaian kanal digital itu baru dimulai pada September 2022. Usaha penjualan baju anak yang didirikan bersama saudaranya sejak 2007 tersebut baru melirik kanal penjualan daring di periode 2017. ”Tujuh bulan setelah punya akun di Tiktok Shop, ada 250-280 afiliator yang mempromosikan dan menjual barang Kiminori Kids. Sejauh ini, pendapatan terbesar disumbang Tiktok Shop dan saya menduga ini karena pengaruh afiliator,” ujarnya saat dijumpai di Jakarta, Kamis (14/9). Tiktok affiliate merupakan program yang dibuat oleh media sosial Tiktok untuk menghubungkan kreator dengan penjual. Penjual dalam konteks ini bisa berlatar belakang produsen yang sekaligus menjual barang atau hanya pedagang. Lalu, kreator yang ikut program itu biasa disebut afiliator. Pekerjaan mereka hanya sebatas mempromosikan barang milik penjual dan mendapat komisi. Hampir semua afiliator Kiminori Kids adalah ibu rumah tangga berusia 20-40 tahun yang berlatar belakang masyarakat menengah ke bawah di kota-kota kecil di Jawa ataupun luar Jawa.
Di antara afiliator tersebut, ada pula yang menjadi orangtua tunggal, tulang punggung keluarga, dan hanya mengandalkan pemasukan sebagai afiliator. ”Bagi mereka yang tinggal di pelosok, komisi (sebagai afiliator) Rp 3 juta sebulan itu besar sekali. Mereka minim (nyaris tak perlu keluar) modal karena contoh produk hingga pelatihan konten pun kami yang menyokong. Jika social commerce ditiadakan, dampak paling terasa mungkin ada di afiliator kami,” ucap Andre. Wenny Wijaya, warga Kendari, Sultra, yang setahun terakhir menjadi afiliator produk gawai di Tiktok Shop, juga mencemaskan social commerce jika benar-benar dilarang pemerintah. Wenny sehari-hari sebagai ibu rumah tangga. ”Pendapatan sebagai afiliator cukup membantu saya untuk memiliki tabungan darurat. Saya benar-benar akan mencairkan ketika ada kebutuhan sangat mendesak,” katanya. Sebelumnya, pada pekan lalu, Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengusulkan pelarangan Tiktok sebagai tempat berjualan. Dia beralasan, platform ini melakukan monopoli lewat konsep social commerce dengan kemampuannya memengaruhi pengguna untuk berbelanja daring hingga melakukan penjualan dan pembayaran di platform yang sama. (Yoga)
XL dan Indosat Buka Pintu bagi Starlink, Fren Selangkah Lebih Maju
JAKARTA,ID-PT XL Axiata (EXCL) dan PT Indosat Tbk (ISAT) membuka pintu untuk menjajaki potensi kerja sama dengan penyedia layanan internet berbasis satelit milik Elon Musk, Starlink, sambil tetap berpedoman pada regulasi. Dua emiten operator telekomunkasi nasional lainnya, PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) dan PT Smartfren Telecom Tbk (FREN) sudah lebih dulu menjalin kemitraan dengan Starlink. Head of External Communication XL Axiata Henri Wijanto mengungkapkan, EXCL selalu terbuka untuk setiap peluang kerja sama dengan semua pihak, sepanjang untuk memberikan layanan yang lebih bagi pelanggan dan masyarakat. "Menurut kami, kehadiran Starlink di Indonesia tentu bisa memberikan pilihan ketersediaan teknologi yang dapat mendukung operator untuk menyediakan layanan internet berkecepatan tinggi, khususnya diwilayah-wilayah pelosok untuk penyediaan backhaul," jelas Henri kepada Investor Daily, baru-baru ini. Namun Henri memberiikan catatan, bila kegiatan operasional Starlink untuk menyediakan internet secara langsung kepada pelanggan atau masyarakat bersaing dengan layanan yang ada dari operator, tentu diperlukan penerapan regulasi yang seimbang dari pemerintah. (Yetede)
Judi Daring Picu Pinjaman Bermasalah
Judi daring diduga menjadi pemicu pinjaman daring bermasalah. Tren ini muncul di tengah mendominasinya akses keuangan digital oleh kalangan usia muda yang dibayangi rendahnya literasi keuangan. Peneliti Ekonomi Digital Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Nailul Huda, Senin (11/9) berpendapat, judi daring bisa menjadi katalisator pinjaman daring yang macet dan bermasalah. Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan melaporkan, nominal transaksi mencurigakan atas dugaan judi daring pada 2022 sebesar Rp 69 triliun, meningkat daripada Rp 58 triliun tahun 2021. Tren ini bersamaan dengan peningkatan total outstanding atau utang pinjaman daring di platform peer to peer lending legal yang belum terlunasi pada Mei 2023 sekitar Rp 56 triliun secara nasional, menurut OJK.
Nilai itu meningkat dari Rp 40 triliun pada periode sama tahun 2022. Adapun kredit macet lebih dari 90 hari sampai Juli 2023 sebesar Rp 1,94 triliun atau naik 59,42 % secara tahunan dari Rp 1,22 triliun pada Juli 2022. ”Ini hati-hati. Bisa jadi judi online bisa jadi penyebab. Saya rasa banyak masyarakat kita yang kalah judi online, terus mereka pinjam di pinjaman online, dan uangnya untuk main lagi,” ujarnya dalam diskusi bertajuk ”Bahaya Pinjaman Online bagi Penduduk Usia Muda” secara virtual. Pernyataan ini didukung laporan Google Trends 2023 yang menemukan kesamaan kenaikan tren pencarian kata kunci yang merujuk pada situs judi daring zeus slot dengan kata kunci ”pinjaman online”. (Yoga)
Mengandalkan Tarif dan Trafik Data
Operator telekomunikasi PT XL Axiata Tbk (EXCL) punya prospek yang positif pada sisa tahun 2023. Analis BRI Danareksa Sekuritas, Niko Margaronis memprediksi, pendapatan EXCL potensial tumbuh dua digit pada tahun ini.
Menurut Niko, EXCL secara konsisten membukukan peningkatan trafik data setiap kuartal dengan rata-rata 78,5 petabyte pada kuartal ketiga, dan rata-rata 90,0 terabyte pada kuartal keempat dalam lima tahun terakhir. Ia mengasumsikan pertumbuhan rata-rata sebesar 3,4% secara kuartalan dalam enam kuartal ke depan.
Oleh karena itu, BRI Danareksa Sekuritas memperkirakan pendapatan EXCL pada 2023 akan tumbuh sekitar 10% yoy menjadi Rp 32,08 triliun, lebih tinggi dari panduan EXCL yang sebesar satu digit.
Berdasarkan riset tanggal 4 September 2023, Analis BCA Sekuritas Mohammad Fakhrul Arifin mengatakan, upaya migrasi BTS 3G EXCL akan memberikan pencapaian operasional yang lebih baik pada semester 2 2023. Sisa aset BTS 3G EXCL hanya sekitar 0,8% pada kuartal II-2023, dari 2,8% pada kuartal II-2022.
Pengamatan kualitatif BCA Sekuritas, pengguna EXCL secara acak, khususnya Gen Z dan millennial di kota-kota tier 1 menunjukkan hasil yang positif. Sebagian besar responden mampu melewati kenaikan harga sebesar 10%-20% demi kualitas jaringan yang lebih baik.
Dalam riset yang dirilis 5 September 2023, Analis Samuel Sekuritas Jonathan Guyadi mengatakan, operator-operator Indonesia akan terus berupaya meningkatkan average revenue per user (ARPU) basis pelanggannya untuk meningkatkan kinerja.
Sinarmas Sekuritas dalam riset 2 Agustus 2023 mencatat, masih ada potensi EXCL menaikkan harga di semester II 2023 karena tren trafik dan pelanggan yang positif. Oleh karena itu, Sinarmas memperkirakan ARPU akan tetap berada di kisaran Rp 42.000-Rp 43.000 di kuartal III 2023.
BSSN Siapkan Rp 110 Miliar Amankan Pemilu
Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) mengalokasikan Rp 110 miliar untuk pengamanan Pemilihan Umum 2024, terutama sistem elektronik lembaga negara, khususnya Komisi Pemilihan Umum. Dalam Rapat Kerja Komisi I DPR dengan BSSN dan Badan Keamanan Laut, di Jakarta, Selasa (5/9/2023), Kepala BSSN Hinsa Siburian mengatakan, anggaran Rp 110 miliar tersebut akan dipakai untuk pembelian perangkat dan operasionalisasi anggota BSSN yang bertugas. (Yoga)
Indosat Dorong Inklusi Digital Indonesia Timur
JAKARTA,ID-Indosat Ooredoo Hutchinson (PT Indosat Tbk) mendorong inklusi digital di Indonesia Timur melalui peningkatan pengalaman pelanggan di wilayah Nusa Tenggara. Peningkatan terus menerus ini dilakukan untuk memberdayakan dan memaksimalkan potensi masyarakat lokal. Jaringan Indosat kini pun telah menjangkau lebih dari 80% populasi di wilayah Nusa Tenggara, dengan penambahan pemancar jaringan (sites) BTS dan kapasitas internet yang meningkat hingga dua kali lipat dibandingkan tahun lalu. Khusus di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), jaringan Indosat, bahkan, sudah menjangkau 100% populasi untuk mendukung kemudahan akses informasi dan membuka peluang lebih banyak. Kami yakin pemanfaatan teknologi digital, memaksimalkan potensi yang ada, dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, ujar Danny, dalam pernyataan di Jakarta, dikutip Minggu (3/9/2023). Menurut dia, hal tersebut menjadi awal untuk mewujudkan tujuan Indosat yang lebih besar dalam menghubungkan dan memberdayakan masyarakat Indonesia dengan mempercepat transformasi digital bangsa. (Yetede)
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









