;
Kategori

Teknologi

( 1200 )

Tiktok Melarang Penggalangan Dana Kampanye lewat Aplikasi

03 Nov 2023

Platform media sosial Tiktok menekankan, iklan politik, termasuk iklan berbayar ataupun kreator, yang dibayar untuk membuat konten dengan elemen merek politik dilarang di platform tersebut. Penggalangan dana kampanye dalam platform juga dianggap sama seperti iklan politik sehingga dilarang. Semua kebijakan tersebut dilakukan karena Tiktok ingin menegakkan tujuan awal platform didirikan. Perusahaan menyatakan, tujuan menciptakan platform Tiktok sebagai tempat menyatukan semua orang. Selain kebijakan iklan politik, Tiktok juga akan menonaktifkan akses ke fitur iklan politik yang teridentifikasi sebagai akun milik pemerintah, politikus, atau partai politik

Public Policy and Government Relations TikTok Indonesia, Faris Mufid, dalam acara temu media di kantor TikTok di Singapura, Kamis (2/11) menyebutkan, setidaknya ada 13 kategori yang dianggap sebagai akun pemerintah, politikus, dan partai politik (GPPPA) itu. Misalnya, kategori juru bicara resmi, anggota staf senior, atau pimpinan eksekutif di sebuah partai politik. Lalu, kategori calon pejabat dan pejabat terpilih di tingkat negara bagian/provinsi dan lokal sebagaimana ditentukan kebijakan publik regional. Selanjutnya, kategori mantan pemimpin negara bagian/ketua pemerintahan. Ada pula kategori entitas yang dikelola pemerintah nasional/federal, seperti badan/kementerian/kantor.

”Kami juga melarang mereka melakukan promosi mandiri. Akun GPPPA juga tertutup untuk fitur gift,” ujar Faris. Terkait iklan kementerian, Faris menjelaskan bahwa Tiktok masih membolehkan ada di platform sepanjang itu bersifat layanan publik. Pada waktu pandemi Covid-19, Tiktok mendedikasikan informasi berhubungan dengan layanan public terkait penanganan pandemi. Apabila pemengaruh dan pendengung tertentu ingin pasang iklan politik, Tiktok juga akan melarangnya. Akan tetapi, jika pemengaruh dan pendengung tertentu membuat konten dengan tema politik, itu masih diperbolehkan sepanjang tidak melanggar Panduan Komunitas Tiktok. (Yoga) 

2030, Teknologi AI Berpotensi Sumbang US$ 366 Miliar

31 Oct 2023
JAKARTA,ID-Pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) pada berbagai sektor industri berpotensi memberikan kontribusi US$ 366 miliar atau sekitar 18% terhadap produk domestik bruto (PDB) Indonesia pada 2030.  Nilainya naik signifikan dibandingkan US% 243,5 miliar tahun 2022. Potensi tersebut perlu dioptimalisasikan dengan kolaborasi dan adopsi A1 yang sebaik-baiknya dan bertanggung jawab, kapabilitas talenta pun menjadi krusial, serta ditopang oleh kebijakan pengaturan yang yang mendukung pengembangan A1 untuk tujuan bangsa yang lebih baik. Hal tersebut merupakan sebagian dari kesimpulan laporan berjudul 'Dampak Ekonomi A1 Generatif: Masa Depan Pekerjaan di  Indonesia' yang diterbitkan oleh Access Partnership dalam kerja sama dengan ELSAM dan dengan dukungan Microsoft.  Laporan disampaikan pada acara  Microsoft Media Gathering 2023 yang berkolaborasi bersama Fortune Indonesia, dengan tema Unlocking the Economic Impact of Al Responsibly di Kantor di Kantor Microsoft Indonesia, Jakarta, Senin (30/10/2023). (Yetede)

Pendapatan Indosat Rp 37,4 Triliun

31 Oct 2023
PT Indosat Tbk (Indosat Ooredoo Hutchison) membukukan pendapatan Rp 37,4 triliun pada triwulan III-2023. Pencapaian ini, antara lain, disumbang oleh segmen seluler; multimedia, komunikasi data, dan internet; serta komunikasi tetap. ”Kami sedang memperluas jaringan infrastruktur kami hingga ke daerah,” ujar Presiden Direktur dan CEO Indosat, Vikram Sinha, Senin (30/10/2023), di Jakarta. (Yoga)

Saham GOTO Rontok, Telkom Pertahankan Investasi

27 Oct 2023
JAKARTA,ID-PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) menegaskan belum memiliki rencana untuk melepas investasi di PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), meski saham GOTO anjlok dalam hingga ke level Rp 57 atau jauh dari posisi saat penawaran  umum perdana (initial public offering/IPO) sebesar Rp338. Investasi Telkom di GoTo melalui PT Telekomunikasi Seluler (Telkomsel) justru di klaim telah menghasilkan  pertumbuhan sinergi sebesar 25%. Direktur Utama Telkom Indonesia Ririek Adriansyah menerangkan, investasi Telkom di GOTO adalah bentuk sinergi. Dan dia memastikan, naik turunnya saham GOTO secara accounting tidak berdampak pada operasional Telkom. "Jadi, sinergi Telkom dan GOTO terus bertumbuh karena yang diprioritaskan adalah sinerginya. Dari tahun lalu sampai tahun ini tumbuh sekitar 25%. Artinya, ada pendapatan yang diperoleh Telkom melalui Telkomsel dari kerja sama dengan GOTO," kata Ririek di kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Kamis (26/10/2023). (Yetede)

Komitmen Bakti Tuntaskan Proyek Digital di Wilayah 3T

27 Oct 2023
JAKARTA,ID-Badan Aksebilitas Telekomunikasi Indonesia (Bakti), badan layanan umum informatika (Kemenkominfo), berkomitmen untuk menuntaskan proyek infrastruktur digital strategis untuk konektivitas internet di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T). Proyek yang diprioritaskan untuk dituntaskan terdiri atas menara penguat sinyal seluler (base transciever station/BTS) 4G di wilayah 3T, Palapa Ring Integrasi, serta Satelit Multifungsi. Selain itu, Bakti sedang mengevaluasi dan mengkaji target penyelesaian  proyek-proyek tersebut. hal ini dilakukan karena adanya kepala dan buntut dari kasus korupsi BTS 4G di wilyah 3T yang sampai menerdakwakan para pejabat Kemenkominfo dan bakti sebelumnya, termasuk mantan Dirut Bakti Anang A Latif dan mantan Menkominfo Jhonny G Plate. "Kami juga melakukan evaluasi proses bisnis dan proyek-proyek yang sedang berjalan sekaligus melanjutkan proyek-proyek  strategis, mencakup penyediaan jasa akses internet, sinyal 4G, integrasi jaringan serat optik Palapa Ring, pengoperasian satelit Satria-1," ujar Direktur Utama Bakti Fadilah. (Yetede) 

Optimisme di Bisnis Fiber Optik

26 Oct 2023
Emiten penyedia infrastruktur telekomunikasi PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) diproyeksi masih memiliki prospek yang positif ke depan. Terutama menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. Head of Equity Research Kiwoom Sekuritas Indonesia, Sukarno Alatas mengatakan, momentum Pemilu berpotensi meningkatkan penggunaan data serta permintaan layanan 4G dan 5G. Untuk mengantisipasi kenaikan tersebut, operator telekomunikasi membutuhkan infrastruktur yang kuat, termasuk menara telekomunikasi untuk mendukung jaringan mereka. Hal tersebut berpotensi meningkatkan penyewaan menara serta penggunaan fiber optik yang pada akhirnya akan mengerek pendapatan TOWR sebagai salah satu emiten dengan aset terbesar di Indonesia. Analis Henan Putihrai Sekuritas, Steven Gunawan juga memprediksi, pendapatan TOWR tahun ini akan tumbuh satu digit sebesar 5,5% yoy menjadi Rp 11,65 triliun. Namun, laba bersih TOWR diperkirakan bakal turun 6,4% yoy menjadi Rp 3,22 triliun. Karena meningkatnya biaya bunga akibat kenaikan suku bunga. Meski begitu Steven menilai, TOWR mempunyai keunggulan di bisnis fiber to the tower (FTTT) dibanding pesaingnya, Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) dan Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL). Kedua kompetitor tersebut dinilai belum terlalu mengembangkan FTTT. Pada kuartal III-2023, Steven mengestimasi jumlah FTTT yang menghasilkan pendapatan berpotensi meningkat sebesar 20,5% secara kuartalan menjadi 207.946 km dari total panjang yang diluncurkan 228.784 km. "Hal ini didorong oleh langkah TOWR yang terus memperluas jaringan fiber optik, terutama di Pulau Jawa, Bali, dan Sumatera yang memiliki permintaan penggunaan data yang signifikan," tutur Steven. Dalam riset yang dirilis  pada 3 Oktober 2023, Analis Bahana Sekuritas, Jason Chandra dan Tarra Laurentia berpendapat, bisnis FTTT akan menjadi pendorong utama pertumbuhan TOWR. Investasi awal perusahaan yang tergolong besar untuk pengembangan fiber diyakini akan membuahkan hasil di tahun-tahun mendatang. Steven dan Jason merekomendasikan buy TOWR dengan target harga masing-masing Rp 1.300 dan Rp 1.200 per saham. Sementara Sukarno merekomendasikan buy on weakness di area support kuatnya. Support terdekat di Rp 820-Rp  850 per saham.

BUMN Berambisi Jadi Pemain Pusat Data di Asia Tenggara

17 Oct 2023

Indonesia melalui PT Telkom Data Ekosistem berambisi menjadi pemain utama penyedia pusat data di Asia Tenggara pada 2030. Pertumbuhan ekonomi digital dalam negeri yang dibarengi permintaan yang tinggi dinilai menjadi modal utama untuk mengembangkan pasar itu. ”Kami dari BUMN akan mendorong penuh dari regulasi yang mendukung supaya kita menjadi salah satu pemain global, terutama di ASEAN dalam bidang data center,” ujar Wakil Menteri BUMN, Rosan Perkasa Roeslani di kantor Hyperscale Data Center (HDC),Cikarang, Jabar, Senin (16/10).

PT Telkom Data Ekosistem, akan berkompetisi dengan pihak swasta ataupun asing. Namun, anak perusahaan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk itu terbuka untuk bekerja sama guna menarik klien-klien asing. Pertumbuhan ekonomi digital Indonesia menambah optimisme pemerintah untuk mendorong pengembangan pusat data. Perekonomian digital di Tanah Air diproyeksikan tumbuh delapan kali lipat, dari Rp 632 triliun pada 2020 menjadi Rp 4.531 triliun pada 2030. Kenaikan itu linier dengan kontribusinya terhadap PDB, dari 4 % menjadi 18 %. (Yoga)

Putar Otak Setelah Tiktok Shop Tutup

15 Oct 2023

Topik yang sedang ramai saat ini adalah penutupan Tiktok Shop, fitur belanja yang diperuntukkan bagi pengguna Tiktok untuk berbelanja langsung di aplikasi media sosial tersebut. Fitur ini menjadi populer di kalangan masyarakat lantaran banyak penjual yang menjajakan barang dengan harga murah. Karena Tiktok tidak memiliki izin berdagang sebagai platform e-dagang sesuai regulasi di Indonesia, Tiktok Shop tutup sejak 4 Oktober 2023. Berat bagi Aldo Permana Dewantara (20) untuk menerima kenyataan tersebut. Mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sanata Dharma Yogyakarta, asal Batu Ampar, Kepri, ini sudah nyaman menggunakan fitur Tiktok Shop. ”Kita berada di zaman teknologi. Pedagang-pedagang seharusnya lebih kreatif memanfaatkan teknnologi. Dengan penutupan ini sebenarnya saya tidak setuju,” kata Aldo dari Yogyakarta, Kamis (12/10).

Aldo sering memanfaatkan Tiktok Shop untuk memenuhi kebutuhan harian karena harganya pasti, ulasan dari pembeli ada, dan lokasi penjual tertera jelas. Terlebih lagi, pelanggan di Tiktok Shop mudah berinteraksi dengan penjual terkait produk dengan potongan harga menarik. Namun tak semua keberatan. Nathania Aline Inditha (20) tak masalah jika Tiktok Shop tutup. ”Menurut aku, Tiktok itu untuk media sosial hiburan, bukan jualan. Aku lihat penuh dengan orang bikin konten sekalian jualan, banyak iklan produk dalam konten yang mengganggu,” kata mahasiswa asal Jakarta di Fakultas Ilmu Budaya di Universitas Udayana ini. Aline sebetulnya biasa berbelanja di Tiktok Shop. Dia kerap membeli produk skincare dan bahan baku usaha yang ia rintis bersama teman-teman kontrakannya. Mereka menjual roti selai secara luring. Alasan Aline berbelanja daring sederhana. Dia malas keluar. (Yoga)

Iming-iming, Racunnya Judi

15 Oct 2023

Judi bukan fenomena baru. Mahabharata mengisahkan Yudhistira dan adik-adik Pandawanya dipancing berjudi oleh Kurawa sedemikian rupa sehingga setelah kehilangan harta pun bukannya tersadar, malah menjadikan permaisuri Drupadi sebagai taruhan. Mereka yakin di ronde berikutnya akan menang. Saat Pandawa kalah dan harus menyerahkan Drupadi, untung Dewa Kresna membuat lilitan kain Drupadi tak habis-habis diurai. Pesan moral tentang bahaya judi ada di cerita rakyat sedunia. Dosa judi dirumuskan di kitab-kitab suci. Tapi judi berevolusi seiring peradaban. Apabila dulu digelar di rumah-rumah judi yang bisa digerebek polisi atau dilabrak istri, sekarang berjalan amat privat karena teknologi. Beberapa bulan lalu Indonesia digegerkan wanita muda wakil rakyat yang tertangkap berjudi melalui iPad saat sidang parlemen. Sang wakil rakyat diberhentikan partainya, tapi kasus judi online makin menggelora. Video viral terbaru menunjukkan tukang parkir yang berjongkok terbius alur slot di ponselnya tak sadar direkam dari belakang.

Sebuah penelitian yang bisa diakses di National Library of Medicine, situs resmi milik Pemerintah AS, mempublikasikan argument Patrick Anselme dan Mike Robinson (2013) bahwa pelepasan dopamin, hormon yang menggenjot motivasi, lebih kuat terhubung dengan ketidakpastian hasil judi ketimbang hasil judinya itu sendiri. Dalam bahasa awam, reaksi kimiawi di kepala akan iming-iming menang lebih memabukkan ketimbang saat benar menang. Tragisnya, probabilitas kemenangan judi jauh lebih kecil karena bandar mengendalikan fasilitas dan memastikan menjadi pemenang terbesar pada akhirnya. Genting, Makau, Monako, Atlantic City, Las Vegas, dan pusat judi lain bisa bertahan karena pemasukan tak henti dari penjudi yang kalah. Restoran, spa, butik, dan pertunjukan cuma tambahan. Kasino bertahan apabila secara agregat neto menang dan berhasil menyedot uang dari penjudi yang datang. Iming-iming, Racunnya Judi tapi itu bak sebutir mutiara di antara jutaan pasir penjudi yang ditelan arus laut kasino setiap hari. Apalagi dengan judi online, yang tanpa kerepotan operasional kasino bisa bergantung pada teknologi untuk memastikan pemain tak pernah benar-benar mengalahkan bandar. (Yoga)

Pelaku Usaha Harus Adaptif pada Teknologi

14 Oct 2023

Wapres Ma’ruf Amin mengingatkan bahwa disrupsi dan kemajuan teknologi digital perlu segera disikapi dunia usaha. Pelaku UMKM serta ekonomi keuangan syariah harus mengikuti perkembangan dan menyesuaikan diri. Dalam pembukaan Ijtima Sanawi (Pertemuan Tahunan) Dewan Pengawas Syariah XIX 2023, di Jakarta, Jumat (13/10) Wapres Amin mengingatkan, pasar konvensional seperti Pasar Tanah Abang akhirnya tergerus oleh pasar digital. Padahal, hampir semua pelaku di pasar konvensional di Indonesia adalah pelaku UMKM.

”Oleh karenanya, mesti segera dilakukan langkah penyadaran kepada para pelaku usaha, khususnya UMKM, untuk menyiapkan diri dan terus adaptif dengan dinamika zaman, termasuk menghadapi tantangan disrupsi,” ujar Wapres. Dalam kesempatan itu, Wapres mengatakan, pelaku ekonomi dan keuangan syariah juga harus memitigasi tantangan disrupsi ini. Apalagi, perkembangan ini menuntut tersedianya ragam produk keuangan syariah sesuai kebutuhan masyarakat yang semakin familiar dengan dunia digital. Oleh karena itu, Wapres Amin meminta para regulator, pelaku industri, Dewan Syariah Nasional(DSN), MUI, dan Dewan Pengawas Syariah (DPS) untuk merespons perubahan ini. (Yoga)