Teknologi
( 1200 )Melacak Sosok di Balik Uang Rp 27 Miliar
Satu tim penyidik Kejaksaan Agung menggeledah kantor Maqdir Ismail & Partners di Jalan Latuharhary Nomor 6A, Menteng, Jakarta Pusat, kemarin siang. Penggeledahan itu hanya beberapa saat setelah Maqdir Ismail menyerahkan uang Rp 27 miliar kepada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus. Maqdir adalah kuasa hukum dari Komisaris PT Solitechmedia Sinergy, Irwan Hermawan, yang saat ini menjadi terdakwa korupsi penyediaan infrastruktur base transceiver station (BTS) 4G di Kementerian Komunikasi dan Informatika. Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Ketut Sumedana, mengatakan uang Rp 27 miliar itu diduga berkaitan dengan perkara rasuah proyek BTS 4G. Berdasarkan keterangan Maqdir, uang tersebut diserahkan oleh seseorang berinisial S dalam bentuk pecahan US$ 100 dengan nilai total US$ 1,87 juta. Karena itu, Kejaksaan perlu melakukan penggeledahan untuk menelusuri sosok berinisial S tersebut.
Ketut tidak menjelaskan secara rinci tentang hasil penggeledahan di kantor Maqdir. Namun disinyalir, orang berinisial S itu hanyalah utusan. Sedangkan uang yang diserahkan kepada Maqdir diduga berasal dari Irwan Hermawan. Koran Tempo edisi 24 Juni 2023 bertajuk “Jejak Duit Kasus BTS Menuju Senayan” menulis bahwa Irwan meminta uang urunan kepada perusahaan konsorsium dan subkontraktor proyek BTS 4G. Dia menugasi orang kepercayaannya, Windi Purnama, untuk mengumpulkan uang itu. Setelah terkumpul Rp 243 miliar, uang itu disimpan dalam filing cabinet di kantor PT Solitechmedia Synergy, Jalan Terusan Hanglekir III Nomor 53, Jakarta Selatan. (Yetede)
Izin Satu Pintu Diuji Coba
Uji coba sistem perizinan penyelenggaraan acara atau event satu pintu akan mulai dilakukan pemerintah pada akhir Juli 2023. Uji coba berlangsung di Jakarta, Surabaya, Bali, Medan, Bandung, dan Banyuwangi. Sistem perizinan ini akan memangkas panjangnya proses administrasi izin event. ”Kapitalisasi suatu penyelenggaraan event sangat besar. Jika ada konser, kamar hotel-hotel di ring pertama lokasi konser langsung penuh dipesan. Pelaku UMKM makanan juga mendapat kenaikan untung,” ujar Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan Kemenparekraf/Baparekraf Vinsensius Jemadu, yang ditemui seusai konferensi pers mingguan Kemenparekraf, Selasa (11/7) malam, di Jakarta. Wacana sistem perizinan penyelenggaraan event satu pintu telah berkembang dalam beberapa bulan terakhir.
Penggodokan sistem ini di bawah komando Kemenko Bidang Kemaritiman dan Investasi. Sistem perizinan penyelenggaraan event satu pintu sedang dikembangkan konsorsium Perum Peruri, Telkom, dan Bank Mandiri. Akhir Juli 2023 diharapkan bisa diuji coba. Menurut Vinsensius, wacana pemerintah mengembangkan sistem perizinan itu berangkat dari keluhan pelaku industri event tentang rumitnya pengurusan izin. Setidaknya mereka harus mengajukan 28 jenis dokumen administrasi di instansi berbeda. Dengan adanya sistem perizinan penyelenggaraan event satu pintu, pelaku industri cukup mengunggah dokumen administrasi secara daring di satu platform. Metode pembayaran akan dikemas secara nontunai yang terintegrasi dengan sistem penyelenggaraan perizinan berusaha berbasis risiko. ”Tahun ini akan ada 3.000 event, mulai skala kecil hingga megaevent. Perhitungan kapitalisasi event sebanyak itu bisa mencapai Rp 350 triliun. Jika sistem perizinan penyelenggaraan event satu pintu diimplementasikan, kami optimistis semakin banyak event terselenggara,” kata Vinsensius. (Yoga)
Pasar Software Keamanan RI Tembus Rp 411 Miliar
JAKARTA,ID-Lembaga riset International Data Corporation (IDC) memproyeksikan, nilai pasar perangkat lunak (software) sistem keamanan endpoint mencapai Rp144 miliar pada akhir 2023, tumbuh ekitar 11,7% dibandingkan tahun 2022 Rp 389 miliar. Pasar software keamanan di Tanah Air dalam tren trus meningkat seiring dengan masih besarnya ancaman kejahatan dunia maya/siber. Badan siber dan Sandi Negara (BSSN) mengungkapkan bahwa insiden serangan siber di Idonesia masih sangat besar pada 2022 walaupun turun 38,97%. Jumlah serangan kejahatan siber terdeteksi 976.429.996 tahun lalu dibandingkan tahun 2021 sebanyak 1,6 miliar serangan. Peningkatan pengawasan serta pemberian edukasi dan pedoman kepada lembaga, Kementerian, dan Koorporasi menjadi kunci utama menekan serangan siber. Associate Market Analyst IDC Indonesia Sandika Putra mengatakan, software keamanan endpoint merupakan produk yang dirancang guna melindungi pengguna akhir secara fisik maupun virtual. Hal tersebut diperlukan terutama untuk melindungi perangkat komputasi, seperti infrasturktur desktop virtual, server, beban kerja virtual, dan ponsel pintar (smartphone). (Yetede)
PERDAGANGAN DAN INVESTASI RI ”Memancing Ikan” di Negeri Seberang
Di tengah pelemahan permintaan dan penurunan investasi global, Indonesia berupaya ”memancing ikan” di negeri seberang. Dua upaya yang digulirkan adalah memperkuat fasilitas digital penopang ekspor-impor dan mendirikan perusahaan inkorporasi BUMN di luar negeri. Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) memperkirakan pertumbuhan volume perdagangan barang dunia melambat dari 2,7 % pada 2022 menjadi 1,7 % pada 2023. Tahun 2024, pertumbuhannya diproyeksikan meningkat menjadi 3,2 %. Namun, jika ketidakpastian global dan pembatasan ekspor menguat, volume perdagangan global bisa tumbuh minus 2,8 %. Surplus dagang RI juga menurun seiring tren penurunan harga komoditas dan perlambatan permintaan global. BPS mencatat, neraca perdagangan Mei 2023 masih surplus 436,5 juta USD. Namun, capaian itu terendah sepanjang 37 bulan surplus dagang beruntun yang dibukukan RI sejak Mei 2020.
Untuk menjaga kinerja perdagangan internasional, Kemendag menggulirkan sejumlah strategi berupa diversifikasi pasar dan komoditas ekspor, juga imbal dagang antar pebisnis. Terbaru, fasilitasi perdagangan berbasis teknologi digital diluncurkan di Australia pada 3 Juli 2023. Mendag Zulkifli Hasan meresmikan kantor cabang PrivyID, perusahaan RI penyedia layanan tanda tangan digital, di Sydney. Zulkifli berharap perusahaan dapat memperlancar kegiatan bisnis dan perdagangan. ”Melalui perusahaan itu, RI tidak hanya dikenal sebagai negara pengekspor komoditas, tetapi juga eksportir jasa berteknologi tinggi,” katanya melalui siaran pers. PrivyID merupakan bagian dari program Katalis pendukung implementasi Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif RI-Australia (IA-CEPA). Program Katalis merupakan program pengembangan perdagangan dan investasi unik yang didukung pemerintah untuk membuka potensi besar kemitraan ekonomi RI-Australia. (Yoga)
Dinilai Meniru, Twitter Ancam Gugat Threads
Hanya dalam beberapa jam sejak diluncurkan pada Rabu (5/7/2023) pukul 23.00 waktu setempat, 30 juta orang telah mengunduh Threads, aplikasi berbasis teks. Hanya dalam 7 jam pertama, 10 juta orang tertarik. Pada saat pengguna Threads melambung, Twitter mengancam akan menuntut Threads karena meniru. Threads sejauh ini menjadi penantang terberat Twitter. (Yoga)
Membongkar Kluster Pengamanan Proyek Menara
Kejaksaan Agung telah memeriksa lebih dari 500 orang dalam perkara korupsi base transceiver station (BTS) 4G di Kementerian Komunikasi dan Informatika. Delapan di antaranya sudah ditetapkan sebagai tersangka. "Kami serius melakukan penyidikan kasus ini," kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Ketut Sumedana, kemarin. Mereka yang telah ditetapkan sebagai tersangka adalah Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny Gerard Plate; Direktur Utama Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informatika (Bakti) Kementerian Komunikasi, Anang Achmad Latif; Direktur Utama PT Mora Telematika Indonesia, Galumbang Menak Simanjuntak; serta Komisaris PT Solitechmedia Synergi, Irwan Hermawan.
Tersangka berikutnya adalah tenaga ahli Human Development Universitas Indonesia tahun 2020, Yohan Suryanto; Account Director of Integrated Account Department PT Huawei Tech Investment, Mukti Ali; orang kepercayaan Irwan, Windi Purnama; serta Muhammad Yusrizki Muliawan. Dari seluruh tersangka itu, hanya Windi dan Yusrizki yang belum menjalani persidangan. Pengusutan tidak berhenti pada delapan tersangka itu. Dalam sepekan terakhir, penyidik berfokus mendalami kesaksian Irwan Hermawan, terutama tentang orang-orang yang diduga menerima uang "pengamanan" perkara. Uang tersebut dikelola oleh orang-orang tertentu dengan sasaran lembaga penegak hukum. Tujuannya agar dugaan kerugian negara dalam proyek senilai Rp 28,4 triliun itu tidak diusut. (Yetede)
TLKM Fokus Garap Segmen B2B & UKM
Usai melebur IndiHome ke dalam PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel), PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) kian fokus menggarap segmen
business to business
(B2B). Salah satunya dengan meluncurkan produk solusi digital, yakni Indibiz.
Nantinya, produk anyar ini menyasar segmen
small medium enterprise
(SME) alias UKM. Direktur
Enterprise & Business Service
Telkom, FM Venusiana menjelaskan, segmen UMKM bukan hal yang baru bagi TLKM. Tapi selama ini pihaknya belum fokus mengembangkan pasar ini.
TLKM akan memberikan solusi
platform
dan layanan digital ke UKM sambil berkolaborasi dengan
startup. TLKM juga bisa memberikan solusi pembiayaan ke UKM.
VP Corporate Communication
Telkom, Andri Herawan Sasoko menambahkan, dengan bergabungnya IndiHome ke Telkomsel, Telkom fokus B2B diharapkan pendapatan meningkat dan membuka peluang baru.
"Telkom fokus ke B2B, diharapkan bisa menciptakan peluang baru dan belanja modal diharapkan bisa ditekan. Target pendapatan akhir tahun masih dibahas di RKAB perubahan dan mudah-mudahan revisi naik," ujar Andri.
Sebelumnya,
VP Investor Relations
Telkom Edwin Sebayang mengatakan, dari sekitar 65 juta rumah tangga, ada potensi 20 juta30 juta berpotensi menggunakan produk FMC milik emiten pelat merah ini. "Ada peluang 8 juta pelanggan baru," ujar Edwin.
Brankas Duit Proyek di Praja Dalam
Bangunan di sudut persimpangan pertama Jalan Praja Dalam, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, itu lebih mirip kafe ketimbang perkantoran. Tak ada papan nama apa pun di sana kendati di dalamnya bercokol tiga perusahaan, di antaranya PT Indonesia Inisiatif Energi yang dipimpin Muhammad Adamsyah Wahab, kolega tersangka kasus dugaan korupsi BTS 4G, Muhammad Yusrizki Muliawan. Di lantai dua rumah itu, tahun lalu, tersangka kasus dugaan korupsi BTS 4G Windi Purnama ditengarai pernah datang menjemput bungkusan keresek berisi uang. Duit yang diduga berasal dari Yusrizki itu kelak disinyalir mengalir lagi ke banyak pihak yang belakangan disorot Kejaksaan Agung. Ketika Tempo mendatangi rumah itu, Kamis sore, 6 Juli lalu, seorang resepsionis PT Indonesia Inisiatif Energi menyebutkan Adamsyah Wahab tak ada di tempat.
Di luar kantor, Dody Barus, Project Manager PT Penta Software Indonesia yang kantornya masih satu atap dengan PT Indonesia Inisiatif Energi, mengatakan tim kejaksaan datang sekitar tiga atau empat hari lalu. Belasan penyidik merangsek ke lantai 2, menggeledah kantor Adamsyah. Tim kejaksaan pergi dengan membawa sejumlah berkas dokumen. Dody menegaskan perusahaannya tak terhubung dengan PT Indonesia Inisiatif Energi. "Hanya karena satu alamat, kami kena juga," kata Dody ketika ditemui di pelataran kantornya, kemarin. Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Ketut Sumedana, tidak membantah tim kejaksaan menggeledah kantor di Praja Dalam untuk mendalami berbagai informasi yang diperoleh dalam penyidikan. Kendati begitu, menurut dia, hingga saat ini tim Kejaksaan belum memanggil Adamsyah untuk dimintai keterangan. "Sesuai dengan kebutuhan penyidik," kata Ketut menjawab pertanyaan Tempo tentang rencana pemanggilan Adamsyah. (Yetede)
Telkom Fokus Garap Sektor B2B dan UKM
JAKARTA,ID-PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk akan lebih fokus menggarap segmen busines to business (B2B) pascapelepasan dan integrasi bisnis internet kabel IndiHome ke Telkomsel, Pada segmen ini, selain sektor perusahaan (enterprise) dan pemerintah (goverment), Telkom serius menggarap sektor usaha kecil dan menengah (UMKM). Karena itu, Telkom pun akan menyediakan ekosistem solusi dunia usaha dengan brand Indonesia Digital Business (Indibiz). Platform ini akan tersedia dalam bentuk aplikasi (appas) yang menyediakan ekosistem dan solusi yang mendukung bisnis, termasuk UKM. "Jadi, kami menyediakan ekosistem solusi dunia usaha Indonesia. kami mengangkat brand Indonesia Digital Business (IndiBiz), ini adalah ekosistem digital on top of connectivity. Kita tidak bicara connectivity lagi, tetapi solusi dan ekosistem untuk mendukung UMK atau pelaku usaha untuk naik kelas atau global," kata Direktur Interprise dan Business Service Telkom Ririek Ardiansyah menuturkan FM Venusiana R di jakarta, Kamis (6/7/2023). (Yetede)
Solusi Pendanaan Lanjutan
Pencanangan kumpulan modal ventura korporat milik BUMN, yaitu Merah Putih Fund, telah masuk tahap final. Pembentukannya diharapkan bisa mengisi kesenjangan putaran pendanaan tahap awal dan lanjutan bagi ekosistem usaha rintisan bidang teknologi di dalam negeri. Plt. Dirut Mandiri Capital Indonesia sekaligus Fund Manager Merah Putih Fund, Dennis Pratistha, saat ditemui di Jakarta, Selasa (4/7) mengatakan, ide pembentukan Merah Putih Fund lahir sejak dua tahun lalu. Dia optimistis Merah Putih Fund bisa diluncurkan dalam waktu dekat. Sejauh ini sudah terdapat lima modal ventura korporat (corporate venture capital/CVC) milik BUMN yang bergabung dalam Merah Putih Fund, yaitu MDI Ventures (Telkom), Telkomsel Mitra Inovasi (Telkomsel), BNI Ventures (BNI), BRI Ventures (BRI), dan Mandiri Capital Indonesia (Bank Mandiri).
Menurut dia, kelima CVC itu telah menyediakan dana 300 juta USD agar dapat berinvestasi ke putaran pendanaan tahap lanjutan (later-stage investment). Merah Putih Fund telah mendapat izin dari OJK pada 18 Juli 2022. ”Selama kurun waktu tahun 2008–2009 bisa dikatakan sebagai tahun-tahun awal perusahaan rintisan bidang teknologi muncul di Indonesia. Kemudian, masuk tahun 2014 dan sesudahnya, usaha rintisan bidang teknologi tumbuh sangat signifikan. Bisnis modelnya semakin matang dan masyarakat Indonesia sudah semakin terbiasa dengan teknologi digital,” ujar Dennis ketika ditanya mengapa Merah Putih Fund baru hadir saat ini. Menurut dia, perusahaan rintisan bidang teknologi dalam negeri yang semula cenderung banyak bermain di segmen konsumer kini mulai merambah ke segmen bisnis ke bisnis (B2B). Selain itu, meski sejumlah negara mengalami pelambatan pertumbuhan ekonomi, perusahaan-perusahaan justru terus berupaya bertransformasi ke arah digital. (Yoga)
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









