Pasar Software Keamanan RI Tembus Rp 411 Miliar
JAKARTA,ID-Lembaga riset International Data Corporation (IDC) memproyeksikan, nilai pasar perangkat lunak (software) sistem keamanan endpoint mencapai Rp144 miliar pada akhir 2023, tumbuh ekitar 11,7% dibandingkan tahun 2022 Rp 389 miliar. Pasar software keamanan di Tanah Air dalam tren trus meningkat seiring dengan masih besarnya ancaman kejahatan dunia maya/siber. Badan siber dan Sandi Negara (BSSN) mengungkapkan bahwa insiden serangan siber di Idonesia masih sangat besar pada 2022 walaupun turun 38,97%. Jumlah serangan kejahatan siber terdeteksi 976.429.996 tahun lalu dibandingkan tahun 2021 sebanyak 1,6 miliar serangan. Peningkatan pengawasan serta pemberian edukasi dan pedoman kepada lembaga, Kementerian, dan Koorporasi menjadi kunci utama menekan serangan siber. Associate Market Analyst IDC Indonesia Sandika Putra mengatakan, software keamanan endpoint merupakan produk yang dirancang guna melindungi pengguna akhir secara fisik maupun virtual. Hal tersebut diperlukan terutama untuk melindungi perangkat komputasi, seperti infrasturktur desktop virtual, server, beban kerja virtual, dan ponsel pintar (smartphone). (Yetede)
Tags :
#Teknologi InformasiPostingan Terkait
Regulasi Perumahan perlu direformasi
Arus Modal Asing Bersiap Masuk
Perjuangan Jakarta untuk Tumbuh 6% di 2026
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023