;
Kategori

Teknologi

( 1193 )

KAMPANYE POLITIK DIGITAL CEO Tiktok: Kami Tak Mau Ambil Untung dari Siklus Pemilu

16 Jun 2023

Pengelola platform video pendek Tiktok menegaskan tidak akan menerima iklan pemilu dan iklan politik. Tiktok juga berjanji akan meningkatkan kemampuan mengidentifikasi ujaran kebencian serta misinformasi. Langkah itu diambil untuk menjaga integritas Tiktok sebagai tempat terjadinya diskusi yang sehat dan menjamin kebebasan berekspresi. ”Kami tidak mau mengambil untung dari siklus pemilu di negara-negara. Maka, kebijakan kami secara global tidak hanya menolak uang iklan pemilu, tetapi juga iklan politik secara umum,” kata Chief Executive Officer (CEO) Tiktok Shou Zi Chew dalam konferensi pers seusai acara utama Tiktok Southeast Asia Impact Forum 2023 yang digelar di Jakarta, Kamis (15/6).

Shou menuturkan, Tiktok sebagai perusahaan merasakan siklus pemilihan umum di sejumlah negara di Asia Tenggara. Hal ini diklaim memberi pelajaran, fitur apa yang diperlukan untuk menjaga integritas proses politik suatu negara. Di negara-negara yang akan menyelenggarakan pemilu, Tiktok memberi fitur dalam aplikasi yang akan menjadi pusat informasi otoritatif mengenai pemilu. Tiktok juga meningkatkan sumber daya yang berfokus menemukan dan menghapus ujaran kebencian serta misinformasi berbahaya dari platform tersebut. (Yoga)


Implementasi Layanan 5G di RI Tertinggal

16 Jun 2023

JAKARTA,ID-Implementasi layanan teknologi seluler terbaru 5G di Indonesia (RI) masih tertinggal dibanding sejumlah negara Asia Tenggara  dan Oseania (kawasan Samudera Pasifik). Riset dari Ericsson, perusahaan teknologi global yang berbasis di Swedia, menyebutkan, Indonesia baru pada tahap awal uji coba 5G dipuluhan kota. Thailand, Malaysia, Australia, dan Selandia Baru, layanan 5G sudah menjangkau 30-95% populasi. Menurut Ericsson, Indonesia masih pada tahap awal pembangunan 5G dan layanan terkemuka di Indonesia, yakni Telkomsel (anak usaha PT Telkom Indonesia (persero) Tbk), PT Indosat Tbk (Indosat Ooredoo Hutshison), dan PT XL Axiata Tbk, meluncurkan layanan 5G menggunakan spektrum yang juga untuk layanan 4G, yakni 1.800 MHz, 2.100 MHz, dan 2.300 MHz. Ericsson pun menyimpulkan, peluncuran jaringan 5G di Tanah Air lambat karena kurangnya spektrum midband. Pita spektrum 5G baru (700 MHz, 2,6 GHz, 3,5 GHz, dan 26 GHz) kemungkinan akan tersedia untuk penyedia layanan mulai tahun 2023. Sebelumnya, Kemenkominfo telah menyatakan akan melelang frekuensi tersebut.  Pengamat teknologi informasi dan komunikasi dari Institute Teknologi Bandung (ITB) pun mengiyakan riset Ericsson tersebut. "Kalau dibandingkan dengan negara lain memang Indonesia (dalam implementasi layanan 5G) sedikit tertinggal. Hambatannya memang frekuensi masih jadi kendala," ujar Ridwan kepada Investor Daily, Kamis (15/06/2023). (Yetede)

KECERDASAN BUATAN, Revolusi Teknologi Paling Berdampak

15 Jun 2023

Saat ribuan peneliti dan pentolan industri teknologi membuat surat terbuka pada akhir  Maret lalu, yang meminta moratorium pengembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) yang lebih canggih dari GPT-4, CEO OpenAI, yang mengembangkan Chat GPT, Sam Altman merasa ”tersanjung”. Potensi GPT-4, model kecerdasan buatan yang dikembangkan OpenAI dinilai memiliki kemampuan untuk mengubah dunia secara drastic hingga memicu kesadaran untuk meregulasi AI. Tidak lama setelah dilayangkannya surat terbuka itu, Altman pun merancang tur dunia untuk meyakinkan dunia akan potensi revolusi AI. Kongres AS, Komisi Uni Eropa, Presiden Perancis, PM India, Presiden Israel, hingga Presiden Korsel telah ditemuinya. Indonesia, pada Rabu (14/6) telah menjadi negara ke-21 yang ia datangi dalam sebulan terakhir. Acara tanya jawab dengan Altman berlangsung selama satu jam, dipandu Ketua Kolaborasi Riset dan Inovasi Industri Kecerdasan Artifisial (Korika) Prof Hammam Riza. Acara ini merupakan kerja sama Korika dan GDP Venture.

Dalam acara bertajuk ”Conversation with Sam Altman” yang digelar di Hotel Indonesia Kempinski Jakarta, Altman yang mengenakan kemeja batik memberikan berbagai pendapat tentang masa depan pendidikan, apa yang masih menjadi kelemahan GPT-4, dan upaya kolektif yang bisa dilakukan masyarakat dunia untuk menjaga pemanfaatan AI yang aman bagi peradaban manusia. Menurut Altman, pendidikan akan berubah secara dramatis dengan penggunaan AI, namun perubahan sebesar ini bukan cerita baru. Sepanjang sejarah, sudah beberapa kali masyarakat khawatir akan masa depan pendidikan setiap ada teknologi baru, seperti ketika kemunculan kalkulator atau mesin pencari. Saya yakin bahwa (AI) bisa akan menjadi revolusi teknologi paling berdampak yang pernah diciptakan oleh umat manusia. Saya percaya bahwa 25-50 tahun dari sekarang, dunia bisa menjadi tempat yang jauh lebih baik. Hampir tak terbayangkan, bagaimana bertambah baiknya kualitas hidup masyarakat dunia kelak. Saya berpendapat teknologi ini tidak bisa dihentikan, namun, kita perlu membimbing dan mengarahkannya dengan baik. (Yoga)


Pemerintah Harus Usut Tuntas Insiden Kebocoran Data

13 Jun 2023

DPR mendesak pemerintah untuk menindaklanjuti secara tuntas kasus dugaan kebocoran data pribadi sampai ke ranah hukum. Pasalnya, tidak ada kejelasan penanganan, apalagi penegakan hukum,terhadap peristiwa dugaan kebocoran data. Akibatnya, masyarakat tidak mengetahui sejauh mana pelindungan dan keamanan data pribadinya. ”Panja Kebocoran Data Pribadi Komisi I DPR mendesak Kemenkominfo dan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) untuk berkoordinasi guna tercipta sinergi dalam dua hal,” ujar Wakil Ketua Komisi I DPR Abdul Kharis Almasyhari saat membacakan kesimpulan rapat Panja Kebocoran Data Pribadi Komisi I DPR, Senin (12/6) di Jakarta.

Dua hal tersebut, lanjut Abdul Kharis, pertama, melakukan langkah-langkah strategis pengamanan data sesuai dengan tugas dan fungsi agar kedaulatan siber terjaga dengan baik. Kedua, menindaklanjuti secara tuntas kasus kebocoran data ke ranah hokum sehingga pihak berwenang mampu memberikan sanksi hukum yang tegas kepada pelaku. Anggota Komisi I DPR dari PDI-P, Junico BP Siahaan, menyampaikan, masyarakat sebenarnya ”gelap” ketika terjadi kasus dugaan kebocoran data pribadi, termasuk bentuk koordinasi penanganan antar kementerian dan lembaga. ”Masyarakat dan kami perlu mengetahui persis seperti apa tindak lanjut atas insiden keamanan siber dan kebocoran data pribadi. DPR sebagai mitra pemerintah, secara khusus, jangan dibiarkan ’gelap’,” katanya. (Yoga)


EKONOMI DIGITAL, Inovasi Kecerdasan Buatan Perlu Bertanggung Jawab

09 Jun 2023

Google berkomitmen mendukung lingkungan inovasi kecerdasan buatan yang bertanggung jawab. Dalam setiap pengembangan kecerdasan buatan, Google selalu mengikuti prinsip etika global. ”Kami terbuka bekerja sama dengan pemerintah, termasuk Pemerintah Indonesia, untuk membuat lanskap kecerdasan buatan lebih baik, lingkungan kecerdasan buatan yang sehat (bertanggung jawab),” ujar Direktur Regional Google Cloud untuk Indonesia dan Malaysia Megawaty Khie, di acara Google Cloud Jakarta Summit 2023, Kamis (8/6). Pada 2018, Google menjadi perusahaan pertama yang mengeluarkan batasan / prinsip tentang penggunaan kecerdasan buatan agar aman. Beberapa pekan lalu, Google telah merilis Agenda Bersama untuk Perkembangan Kecerdasan Buatan yang Bertanggung Jawab di blog resmi perusahaan.

Dalam laporan itu, selain mendorong tanggung jawab, Google menganjurkan pemerintah untuk fokus membuka peluang dengan memaksimalkan potensi ekonomi dan meningkatkan keamanan global sembari mencegah kejahatan siber yang mengeksploitasi teknologi kecerdasan buatan. Dalam laporan Agenda Bersama untuk Perkembangan Kecerdasan Buatan yang Bertanggung Jawab, Google menyatakan, kecerdasan buatan terlalu penting untuk tidak diregulasikan dengan baik. Dari sisi komputasi awan, Google diketahui terus-menerus membangun kemampuan produknya melalui perangkat keras, perangkatlunak, dan melatih kecerdasan buatan di jaringan pusat data. Google Cloud sekarang meluncurkan penambahan kemampuan kecerdasan buatan tipe generatif untuk produk Vertex AI.

Direktur Digital dan Teknologi Informasi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Arga Nugraha, yang hadir di acara yang sama, mengatakan, sejak beberapa tahun terakhir, BRI berusaha membawa banya proses bisnis ke ranah digital. Perusahaan juga sudah menetapkan tema composable, yang terdiri dari resiliensi, open banking, dan kecerdasan buatan/mesin pembelajaran. ”Kami juga mengeksplorasi kecerdasan buatan tipe generatif untuk memperbaiki kualitas chatbot. Selain bisa meningkatkan pengalaman nasabah, upaya ini diharapkan mampu menghemat peran agen customer service,” tuturnya. (Yoga)


Berkah Kenaikan Pemakaian Data

08 Jun 2023

Dering kinerja PT Indosaat Tbk (ISAT) berpotensi kian nyaring di tahun ini. Salah satu penyebabnya pertumbuhan penetrasi telepon seluler dan internet serta konsumsi data yang meningkat. Apalagi, menurut Analis BCA Sekuritas, Mohammad Fakhrul Arifin, ISAT masih memiliki ruang menaikkan tarif data. "Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) berpeluang mencatatkan rata-rata pendapatan per pengguna atawa average revenue per user (ARPU) yang jauh lebih tinggi pada 2024. ARPU ISAT diprediksi lebih dari Rp 40.000 pada 2024, dari Rp 32.900 di kuartal I-2023," kata dia, Rabu (7/6). Selama ini, tarif data ISAT sedikit tertinggal dari rekan-rekannya, yakni Rp 2,77 per megabyte (mb) pada kuartal I-2023. Sementara itu, tarif data XL Axiata tercatat sebesar Rp 3,13 per mb dan Telkomsel Rp 3,64 per mb. Untuk menguji kemungkinan ini, Fakhrul melakukan metodologi sensitivitas untuk mengukur dampak ARPU lebih tinggi terhadap margin EBITDA ISAT. Asumsi kenaikan trafik data 10% per tahun, maka kenaikan tarif data pada 2023 di 5%-10% dan sebesar 3%-7 pada 2024. Kemudian, kenaikan ini akan menghasilkan pertumbuhan pendapatan data 16%-21% pada tahun 2023 dan 13%-18% di tahun 2024. Efeknya, ARPU ISAT per bulan akan berkisar Rp 36.700-Rp 37.600 di tahun ini dan Rp 40.300-Rp 42.000 di tahun 2024. Analis Phillip Sekuritas Indonesia, Edo Ardiansyah dalam riset 24 Mei 2023 juga memperkirakan, basis pelanggan ISAT melonjak 30% pada tahun 2023 dan ARPU campuran naik 14,3% jadi Rp 38.700 dari Rp 33.900 pada 2022. Ia memproyeksi, pendapatan ISAT tumbuh sebesar 12% CAGR pada 2021-2025. "Ke depan, ISAT harus fokus pada peningkatan basis pelanggan dan menyediakan produk yang terjangkau, serta investasi dalam infrastruktur jaringan," ungkap Edo. Analis OCBC Sekuritas, Kevin Jonathan Panjaitan juga yakin, ISAT akan menuai hasil penyelesaian 100% integrasi jaringan dengan teknologi multioperator core network (MOCN) pada kuartal I.

Teknologi Cloud Ciptakan Efisiensi dan Peluang Bisnis Industri Media

06 Jun 2023

JAKARTA,ID-Teknologi cloud diyakini dapat menciptakan peluang bisnis, efisiensi, serta kualitas yang mumpuni bagi industri media dan hiburan di Tanah Air. Bagi industri media dan hiburan di Tanah Air industri cloud berperan  penting untuk mempertahankan efisiensi, kualitas, dan pengalaman pengguna dalam mengakses konten. Sedangkan bagi pengguna teknologi cloud memberikan peluang  untuk menikmati layanan konten yang lebih beragam dan variatif. Ketua Umum Indonesia Digital Association (IDA) Dian Gemiano mengatakan, konten-konten video kini telah menjadi  segmen terbesar di industri media dan hiburan di Tanah Air yang tengah bertransformasi. "Teknologi cloud memainkan peran penting untuk mempertahankan  efisiensi, kualitas dan pengalaman pengguna dalam mengakses konten. IDA akan berkolaborasi semakin erat dengan pelaku industri media & hiburan lokal guna mendorong inovasi di cloud dan menjeljahi lebih banyak peluang demi kebrhasilan bersama," kata Dian dalam keterangan persnya, dikutip Snein (5/6/2023). Ketua Umum Forum Pemimpin Redaksi Arifin Asydhad, sekaligus pemimpin redaksi Kumparan.com menambahkan, dengan mengadopsi teknologi cloud para editor dapat menghadirkan digitalisasi untuk menunjang produksi maupun distribusi konten. (Yetede)

Sekuritas dan MI Siap Adopsi AI

05 Jun 2023

JAKARTA, ID- Perusahan sekuritas dan Manager Investasi (MI) di Indonesia cepat atau lambat perlu mengadopsi teknologi berbasis Artificial intelligence (AI) atau kecerdasan buatan untuk layanan  keuangan dan investasi kepada nasabah. Selain sebagai keniscayaan, inovasi, layanan ini dapat memberikan nilai tambah dan referensi berharga bagi para nasabah karena memberikan analisa data keuangan yang lebih akurat. Apalagi trend dunia investasi portfolio global  sudah mengarah pada implementasi AI atau kecerdasan buatan, khususnya pemanfaatan ChatGPT (Generative Pre-trained Transformation/GPT) tersebut. Revolusi AI yang dikembangkan  oleh perusahaan OpenAI, perusahaan teknologi AI di Amerika Serikat, sudah diadopsi sejumlah Bank-bank pengelola nasabah super kaya dunia ini tengah melakukan riset dan mengembangkan platform untuk layanan investasi berbasis AI yang ditujukan kepada para klien. Digitalisasi perbankan sudah sangat berkembang, sebagai contoh, persentase aktivitas  transaksi melalui non-teller kini sudah sangat kecil. Bagaimana dengan perkembangan digitalisasi perbankan di BNI. BNI telah mengalami perkembangan yang signifikan dalam digitalisasi perbankan. Sekitar 90% dari aktivitas transaksi kami sudah dilakukan melalui kanal non-teller, seperti aplikasi perbankan  mobile dan internet banking. (Yetede)

Pemerintah Terbuka kepada Pelaku Bisnis Satelit Asing

31 May 2023

Pemerintah membuka kesempatan bagi pelaku bisnis satelit mancanegara untuk mengembangkan infrastruktur. Sebab, tidak dimungkiri jika pengembangan satelit masih bergantung pada teknologi asing. Demikian disampaikan Direktur Jenderal Sumber Daya Perangkat Pos dan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika Ismail saat memberikan sambutan dalam acara pembukaan Asia Pacific Satellite Communication System (Apsat) International Conference 2023, di Jakarta, Selasa (30/5/2023). (Yoga)

Kapan Berinvestasi di Kecerdasan Buatan?

30 May 2023

Sebuah tulisan di Business Insider berjudul ”RIP Metaverse”, metamesta ditinggalkan. Semua beralih ke kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) mulai akhir 2022. Meta dan Microsoft telah menyatakan menghentikan pengembangan teknologi metamesta. Beberapa perusahaan lain juga melakukan langkah yang sama. Kesalahan dari pengembangan teknologi ini adalah tidak ada definisi tunggal tentang metamesta. Masing-masing bisa menafsirkan tentang metamesta dan mengembangkannya sendiri. Mereka lantas beralih ke teknologi AI. Associate Professor of Science Technology and Society di Virginia Tech Lee Vinsel dalam MIT Sloan Management Review menulis, gelembung teknologi dapat menimbulkan kesulitan baru bagi pemimpin bisnis. Mereka merasakan tekanan untuk berinvestasi lebih awal dalam teknologi yang sedang berkembang. Cara ini digunakan untuk mendapatkan keuntungan atas pesaing, tetapi tidak ingin jatuh ke dalam kehebohan kosong. Para eksekutif berada di tengah situasi, satu sisi bergulat dengan pertanyaan tentang di mana mereka harus memangkas biaya dan di sisi lain di mana harus berinvestasi lebih banyak.

Vinsel melanjutkan, bidang AI dan pembelajaran mesin yang berkembang pesat menimbulkan tantangan khusus bagi para pembuat keputusan bisnis. Investasi dalam model prediktif yang telah terbukti semakin dipandang baik dan diharapkan akan mendorong peningkatan pengeluaran untuk investasi AI dari 33 miliar USD pada 2021 menjadi 64 miliar USD AS pada 2025. Namun, lebih jauh lagi, AI generatif memicu banyak kebisingan dan spekulasi. Vinsel seolah kembali mengingatkan kita tentang kasus metamesta yang lebih banyak bisingnya dibandingkan dengan realitas manfaat dan investasi teknologi. Di sinilah para CEO harus berpikir keras untuk membuat keputusan strategis di tengah kebisingan soal  pengembangan AI. Saat ini merupakan saat yang tepat mereka harus memutuskan di mana harus mendedikasikan waktu dan sumber daya yang berharga. Oleh karena itu, sangat penting untuk memastikan kerangka kerja yang tepat dan tersedia untuk memandu pembahasan dan strategi yang diambil. (Yoga)