Teknologi
( 1193 )Deklarasi Menolak Proyek Strategis Nasional Dari Merauke
Penolakan terhadap beberapa Proyek Strategis Nasional (PSN) muncul dari
Merauke, Papua Selatan. Perwakilan masyarakat adat dan masyarakat lokal sejumlah
daerah yang terdampak proyek warisan Presiden Jokowi mendeklarasikan
penghentian PSN yang dianggap mengorbankan rakyat. Koordinator Solidaritas Merauke,
Franky Samperante, Sabtu (15/3) mengatakan, deklarasi ini merupakan hasil pertemuan
Konsolidasi Solidaritas Merauke yang berlangsung pada 11-14 Maret 2025 di
Merauke. Selama empat hari, 250 warga masyarakat adat dan masyarakat lokal yang
terdampak PSN serta berbagai organisasi masyarakat sipil bertemu untuk membahas
berbagai persoalan yang dihadapi. Perwakilan yang hadir merupakan masyarakat
terdampak proyek food estate (lumbung pangan) Sumut, Kalteng, Keerom (Papua),
serta Merauke dan Mappi (Papua Selatan).
Selain itu, juga datang perwakilan korban proyek Rempang Eco City di Kepri,
proyek Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kaltim dan proyek geotermal atau panas bumi Poco
Leok di NTT. ”Kami menuntut penghentian total PSN serta proyek-proyek atas nama
kepentingan nasional lainnya yang mengorbankan rakyat,” demikian petikan deklarasi
yang disepakati. Pelaku kejahatan negara dan korporasi wajib mengembalikan
semua kekayaan rakyat yang dicuri dan segera memulihkan kesehatan dan ruang
hidup rakyat di seluruh wilayah yang dikorbankan atas nama kepentingan
nasional. Ketua Komnas HAM, Atnike Sigiro, yang hadir dalam deklarasi,
mengatakan, pada 2020-2023, lembaganya menerima 114 kasus aduan terkait PSN
yang diduga kuat melanggar HAM dalam berbagai bentuk. Komnas HAM juga telah
menyampaikan sejumlah rekomendasi kepada kementerian dan lembaga terkait. Franky
Samperante menyebutkan, deklarasi ini menjadi awal untuk melawan PSN yang
justru mengancam kehidupan dan ruang hidup masyarakat. (Yoga)
Solusi Digital Untuk UMKM dari Papper.id
Paper.id, penyedia solusi invoicing dan pembayaran business to business (B2B), mengahdirkan ragam solusi digital yang ditujukan untuk segmen UMKM, diantaranya, untuk mengotomatisasi proses bisnis UMKM, termasuk e-invoicing, pembayaran digital, serta pencatatan transaksi real time. "Kami ingin pelaku UMKM lebih sadar bahwa mengelola keuangan bisnis tidak harus rumit. Melalui kampanye #SolusiPebisnisCerdas hadir untuk mendorong UMKM beradaptasi dengan digitalisasi dan mengelola bisnis lebih cerdas,"kata Chief Business Officer Paper.id Anthony Huang, Kamis (13/3/2025). Anthony menjelaskan, salah satu langkah cerdas yang bisa diterapkan adalah dengan memanfaatkan invoice otomatis dan pembayaran digital fleksibel untuk memastikan arus kas tetap lancar.
"Dengan Paper.id, proses menerbitkan invoice bermaterai, menerima maupun melakukan pembayaran bisa lebih cepat, transparan dan dapat membantu mereka memiliki kesempatan akses pembiayaan bisnis untuk menjamin pertumbuhan bisnis," ungkap Anthony. Pencatatan transaksi ini, tidak hanya mampu meningkatkan efisiensi, tetapi juga membuka akses pernbiayaan lebih luas. Dengan solusi kartu kredit Paper.id, pelaku usaha juaga dapat memperpanjang tempo pembayaran hingga 60 hari, mengoptimalkan modal kerja, dan meningkatkan fleksibilitas keuangan. "Saat ini, lebih dari 600.000 pemilik usaha telah menggunakan Paper.id untuk meningkatkan efisiensi operasional, memperbesar peluang untuk mengembangkan usaha, dan siap menghadapi tantangan bisnis di era digital," jelas Anthony. (Yetede)
Anggaran Komnas HAM Dikembalikan ke Awal
Komisi XIII DPR, Rabu (12/3) memastikan
anggaran sejumlah kegiatan di Komisi Nasional Hak Asasi Manusia dikembalikan ke
awal saat anggaran belum dipangkas untuk kepentingan efisiensi. Salah satu
anggaran yang dijanjikan untuk dikembalikan ke semula adalah anggaran pemajuan
dan penegakan HAM. Dalam rangka efisiensi, anggaran untuk pemajuan dan penegakan
HAM itu dikurangi lebih dari Rp 1,2 miliar atau 67 % pada 2025. Dalam rapat
dengar pendapat di Komisi XIII DPR, Rabu, Ketua Komnas HAM, Atnike Nova Sigiro
memaparkan, anggaran semula untuk agenda pemajuan dan penegakan HAM di Komnas
HAM dan enam kantor sekretariat Komnas HAM yang tersebar di beberapa provinsi adalah
Rp 1,8 miliar. Setelah terkena efisiensi, anggaran yang tersedia Rp 582.823.000
atau 33 % dari pagu awal.
Dampaknya, kuantitas target
capaian pemajuan dan penegakan HAM berkurang. Ruang gerak penanganan kasus dugaan
pelanggaran HAM berat juga kian terbatas. ”Rata-rata anggaran tersedia untuk
penanganan kasus dan pemajuan hanya Rp 97,13 juta pada satu kantor provinsi,”
ujar Atnike. Jumlah kasus dugaan pelanggaran HAM yang masuk hingga Maret 2025
adalah enam laporan. Sementara perkara dugaan pelanggaran HAM yang masuk
mencapai 76 kasus dan penyebarluasan wawasan HAM menyasar 774 orang. Ketua Komisi
XIII DPR, Willy Aditya menyebut bahwa Komisi XIII sudah berkomunikasi dengan
pimpinan DPR untuk mengembalikan anggaran Komnas HAM untuk pemajuan dan penegakan
HAM ke pagu awal. Sebab, tugas pokok dan fungsi Komnas HAM merepresentasikan
kehadiran negara dalam memberikan perlindungan kepada korban-korban pelanggaran
HAM. (Yoga)
Sekolah Swasta Gratis di Jakarta dikebut Pansus
Nasib program sekolah swasta
gratis di Jakarta menemui titik terang dengan terbentuknya Panitia Khusus
Penyelenggaraan Pendidikan DPRD Jakarta. Dengan waktu kurang dari empat bulan
sebelum tahun ajaran 2025/2026, pembahasan dan pengesahannya dikebut agar uji
coba awal di 40 sekolah terwujud. Pansus Penyelenggaraan Pendidikan disahkan
dalam rapat paripurna di DPRD Jakarta, Rabu (12/3) siang. Pansus akan membahas
revisi Perda Provinsi Daerah Khusus Jakarta No 8 Tahun 2006 tentang Sistem Pendidikan
sebagai landasan sekolah gratis. Wakil Ketua DPRD Jakarta, Ima Mahdiah
memastikan program sekolah gratis diterapkan bertahap mulai 2025.
Penerapannya menyesuaikan kondisi
keuangan daerah dan distribusi program bantuan pendidikan. ”Gubernur (Jakarta)
sudah sepakat untuk uji coba tahun ini di 40 sekolah swasta. Sekolahnya di
wilayah yang memang kondisinya banyak siswa dari keluarga kurang mampu dan
kekurangan sekolah negeri,” kata Ima. Program sekolah swasta gratis masuk dalam
40 program hasil terbaik cepat (quick wins) 100 hari pertama Gubernur dan Wagub
Jakarta, Pramono Anung-Rano Karno. Ima menyebutkan, program sekolah swasta
gratis sudah dibahas dalam sejumlah rapat dengan Pemprov Jakarta ataupun Dinas
Pendidikan Jakarta. Tahap selanjutnya, dinas akan menentukan lokasi sekolah
gratis. (Yoga)
Skema Penyaluran Bansos BLT BBM 2025 dan Cara Mengeceknya
Bantuan langsung tunai BBM (BLT BBM) adalah bantuan sosial (bansos) yang bertujuan untuk melindungi daya beli masyarakat prasejahtera akibat tekanan berbagai kenaikan harga secara global. Program tersebut menjadi langkah pemerintah dalam mengalihkan subsidi BBM yang berbasis pada komoditas agar menjadi lebih terarah. Nominal BLT BBM 2025 sebesar Rp 300.000. Pencairannya akan dilakukan melalui bank-bank yang telah ditunjuk, seperti Bank Mandiri, BRI, BNI, dan BTN. Manfaat BLT BBM bisa juga diambil di kantor pos terdekat. Pemeriksaan status penerima bansos dapat dilakukan secara daring (online) melalui situs resmi dan aplikasi yang disediakan oleh Kementerian Sosial (Kemensos).
Langkah-langkah untuk memantau status penerima bansos BLT BBM: 1. Via Situs Cek Bansos. Kunjungi laman cekbansos.kemensos.go.id. Tentukan wilayah penerima manfaat yang terdiri dari provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan kelurahan/desa. Isi nama lengkap bansos sesuai dengan kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP). Masukkan kombinasi huruf dan angka acak yang muncul di layar. Klik tombol Cari Data. Setelah itu, basis data akan menampilkan nama penerima, usia, jenis bansos yang diterima, hingga periode pencairan. 2. Via Aplikasi Cek Bansos. Pasang aplikasi Cek Bansos yang hanya tersedia untuk ponsel bersistem operasi Android di Google Play Store.
Tekan Buat Akun Baru. Isi nomor kartu keluarga (KK), nomor induk kependudukan (NIK), nama lengkap dan alamat sesuai e-KTP, serta nomor ponsel dan alamat surel (email) aktif. Buat kata sandi. Unggah foto e-KTP dan swafoto (selfie) sambil memegang e-KTP. Ketuk Buat Akun Baru. Tunggu proses verifikasi dan validasi data. Pengguna akan menerima nama akun (username) yang dikirimkan ke alamat surel yang telah didaftarkan, agar bisa mengakses aplikasi Cek Bansos. Setelah itu, masukkan username dan kata sandi pada aplikasi Cek Bansos. Tekan opsi pencarian, lalu ketikkan data penerima manfaat. Kemudian, basis data akan menampilkan informasi terkait penerima, periode penyaluran, dan jenis bansos.
Skema Penyaluran BLT BBM 2025 akan menggunakan sistem government financial technology (GFT) guna memastikan bantuan sampai ke tangan penerima yang tepat. Sistem itu dibekali dengan fitur kode QR atau kode bar untuk memantau penggunaan dana. Dalam skema baru BLT BBM, setiap penerima bantuan diwajibkan mempunyai rekening bank aktif. Tujuannya adalah untuk memudahkan proses transfer dana dan mengurangi potensi penyalahgunaan. Selain itu, manfaat bansos hanya dapat digunakan untuk membeli kebutuhan pokok, seperti sembako sesuai dengan tujuan program. (Yetede)
Kehadiran AI
58 negara telah menandatangani komitmen untuk mengembangkan kecerdasan artifisial (AI) secara terbuka, inklusif, dan etis dalam AI Action Summit yang dihelat pada Februari 2025, ada perbedaan pendapat antara negara-negara besar seperti Amerika Serikat (AS) dan Inggris yang memilih kebijakan regulasi AI yang lebih fleksibel untuk mendorong inovasi dan pertumbuhan ekonomi. Sementara itu, negara-negara seperti Indonesia, China, Prancis, India, dan Uni Eropa menyerukan penguatan tata kelola global AI dengan regulasi ketat untuk menjamin aksesibilitas dan keamanan teknologi.
Di tengah kompleksitas geopolitik AI ini, Indonesia dihadapkan pada tantangan untuk memperkuat kebijakan sovereign AI yang tidak hanya melindungi keamanan dan kedaulatan data, tetapi juga mendukung daya saing ekonomi negara melalui pengembangan dan pemanfaatan teknologi AI yang relevan dengan konteks lokal. Inisiatif seperti kolaborasi Indosat dengan NVIDIA untuk mengembangkan platform model bahasa Indonesia dan bahasa lokal lainnya menunjukkan langkah nyata dalam mengembangkan AI lokal yang berpotensi untuk diekspor ke pasar internasional.
Keberhasilan inisiatif ini akan bergantung pada pengelolaan data yang tepat, dengan dukungan kebijakan yang memastikan infrastruktur AI beroperasi di dalam negeri, guna mendukung penguatan ekonomi dan daya saing Indonesia dalam percaturan global AI.
Industri Film Siap Panen di Musim Lebaran
Daerah Proaktif, Pusat Harus Adaptif
Sinkronisasi
kebijakan pemerintah antara pusat dan daerah hingga saat ini masih menjadi
tantangan besar dalam pelaksanaan pembangunan nasional. Pemerintah pusat sering
kali merancang kebijakan dengan pendekatan makro, sementara pemerintah daerah
dihadapkan pada kondisi riil yang lebih kompleks dan spesifik. Ketidaksinkronan
ini tidak hanya terlihat dalam perencanaan, tetapi juga dalam implementasi
kebijakan yang kerap terhambat oleh birokrasi, regulasi yang tumpeng tindih,
hingga kepentingan politik yang berbeda.
Terkait
perencanaan pembangunan, salah satu persoalan utama dalam sinkronisasi
kebijakan adalah masih kuatnya pendekatan dari atas ke bawah (top down). Persoalan
yang telah berlangsung hingga beberapa periode pemerintahan ini harus segera
dicarikan jalan penyelesaian karena berdampak cukup besar terhadap
perekonomian. Ketika kebijakan tidak selaras, efektivitas program-program
prioritas dan strategis menjadi terganggu, bahkan berpotensi menciptakan
masalah baru yang merugikan masyarakat. Untuk
itu pemda harus lebih proaktif memberikan usulan, sementara pemerintah pusat
harus lebih adaptif dalam menyikapinya. (Yetede)
Operator Seluler Bekerja Ekstra Hadapi Lonjakan Trafik Lebaran
Teknisi operator telekomunikasi di Indonesia, seperti PT XL Axiata Tbk. dan PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel), diperkirakan akan semakin sibuk menghadapi lonjakan lalu lintas data yang terjadi selama periode Ramadan dan Lebaran tahun ini. Di tengah prediksi peningkatan trafik data hingga 15%-20%, operator telekomunikasi melakukan berbagai upaya untuk menjaga kualitas jaringan, termasuk menambah kapasitas base transceiver station (BTS) dan memperluas jaringan 5G.
I Gede Darmayusa, Direktur & Chief Technology Officer XL Axiata, mengatakan bahwa lonjakan trafik ini merupakan tantangan sekaligus berkah, mengingat Ramadan dan Lebaran merupakan momentum penting bagi bisnis telekomunikasi. Sementara itu, Juanita Erawati dari Telkomsel menekankan pentingnya penggunaan teknologi berbasis AI dan pengembangan jaringan 5G untuk mengoptimalkan pengalaman pelanggan di titik-titik keramaian.
Zulfadly Syam dari Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) juga menyebutkan bahwa meskipun ada peningkatan penggunaan internet, terutama untuk sektor bisnis dan perumahan, masyarakat lebih memilih untuk beralih ke paket internet unlimited yang menawarkan fleksibilitas tanpa khawatir kuota terbatas.
2 Juta NIK KTP Tak Aktif Masih Terima Saldo Dana Bansos dari Pemerintah
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









