Teknologi
( 1206 )Peluang Garap Bisnis Digital Lebih Besar
PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) resmi berkolaborasi dengan penyedia layanan video on demand (VOD) Netflix. Vice President Corporate Communication TELKOM Arif Prabowo menyampaikan bahwa ini merupakan bentuk apresiasi Telkom atas Netflix yang berkomitmen untuk mengikuti sejumlah penyesuaian untuk pasar Indonesia. Penyesuaian yang dimaksud antara lain kode pengaturan mandiri untuk VOD dengan standar permintaan di ASEAN, mendukung konten lokal serta bersedia mematuhi peraturan perpajakan digital yang baru. Dengan kemitraan ini, TLKM dapat menambah daya tarik bagi calon pelanggan baik Telkomsel maupun IndiHome. Namun, Arif belum bersedia mengungkapkan lebih lanjut potensi kerjasama lanjutan setelah kolaborasi keduanya.
Etta Rusdiana Putra, analis Kresna Sekuritas menjelaskan, kerjasama tersebut akan berdampak positif bagi TLKM. Etta menambahkan dari segi tarif, Netflix menawarkan harga paling murah yakni Rp 49.000 untuk mobile. Termahal, tarifnya Rp 169.000 untuk layanan premium. Sedangkan tarif indihome rata-rata tarifnya Rp 320.000 per bulan. Dia menyimpulkan kerjasama keduanya akan membuat TLKM mampu mengakselerasi trafik data dan keunggulan kompetitifnya. Dia mempertahankan rekomendasi buy dengan target harga RP 4.950 per saham dan harga tersebut memiliki potensi kenaikan atau upside sekitar 58%. Kemarin harga saham TLKM naik 30 poin ke level Rp 3.150 per saham.
Ponsel Pintar Menggerus Penjualan Kamera Digital
Gempuran ponsel pintar atau smartphone yang menyediakan kamera dengan resolusi tinggi dan cenderung lebih murah menyebabkan pamor produk kamera semakin menyusut. Menanggapi ini, produsen kamera menyiasatinya dengan menghadirkan produk-produk yang lebih canggih.
PT Datascrip Indonesia, distributor tunggal kamera merek Canon di Indonesia, misalnya, mencatatkan penurunan permintaan di pasar kamera sebesar 50% selama kuartal pertama tahun ini. Sintra Wong, Assistent Director Marketing Division Canon Business Unit PT Datascrip mengemukakan, meskipun penjualan turun pihaknya optimistis pasar kamera digital masih menjanjikan karena masih ada kebutuhan khusus dalam fotografi yang belum bisa dipenuhi oleh kamera ponsel.
Tahun lalu, Datascrip mencatat semua kategori mengalami penurunan penjualan, termasuk kategori kamera mirrorless. Total pasar kamera digital tahun 2019 menurun sekitar 25% dibandingkan tahun 2018. Camera & imaging Products Association (CIPA) mencatat sejak tahun 2010 penjualan kamera digital terus menurun yang disebabkan banyaknya smartphone dengan kamera yang cukup canggih apalagi harga tak berbeda jauh.
Produsen kamera lainnya, yakni PT Fujifilm Indonesia juga merasakan pasar kamera low-end mereka tergerus produk kamera smartphone. Namun, Marketing Manager Electronic Imaging Division Fujifilm Indonesia, Anggiawan Pratama yakin penjualan dapat kemball terangkat dengan beralihnya pasar kamera digital ke kelas high-end. Terkait pandemi, Anggiawan menyatakan penjualan sejak Maret turun hingga 70% dibandingkan tahun lalu.
Pemblokiran Telepon Seluler Ilegal Berjalan Mulai Agustus
Direktur Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) Ismail mengatakan regulasi validasi identitas perangkat telekomunikasi seluler atau international mobile equipment identity (IMEI) sudah berlaku. Namun, kata dia, sistem validasi bernama central equipment identity register (CEIR) yang mendukung regulasi pemblokiran perangkat ilegal baru bisa bekerja optimal pada Agustus mendatang.
Adapun CEIR Cloud dan perangkat fisik memiliki fungsi yang sama persis serta bisa memblokir IMEI jika produk atau ponsel termasuk dalam kategori black market atau ilegal, atau tidak masuk dalam tanda pendaftaran produk (TPP).
Kepala Pusat Data dan Informasi Kementerian Perindustrian Janu Suryanto mengatakan perangkat CEIR akan menjadi acuan bagi operator seluler untuk memblokir perangkat seluler ilegal. Menurut dia, sinkronisasi CEIR dan equipment identity register (EIR) sedang berjalan. Melalui EIR, operator seluler mendeteksi nomor IMEI pada ponsel. Data ini akan divalidasi lewat CEIR oleh Kementerian Perindustrian. `
Terhambatnya pelaksanaan regulasi validasi IMEI, menurut Janu, salah satunya terjadi karena adanya perubahan sistem, yang berujung pada penetapan skema whitelist pada Februari lalu yang berkebalikan dengan skema blacklist.
Ketua Dewan Pengawas ATSI Danny Buldansyah mengatakan operator sudah mengaktifkan EIR sejak April lalu. Saat ini, kata dia, operator sedang dalam menyiapkan transfer sistem tersebut ke dalam basis data CEIR yang akan dikelola oleh Kementerian Perindustrian. Sistem komputasi awan penampung data CEIR yang beroperasi pada Juli nanti, menurut Danny, performanya tidak akan berbeda jauh dengan perangkat fisik.
Direktur Eksekutif Indonesia ICT Institute Heru Sutadi berharap pemerintah segera mengevaluasi kebijakan tersebut mengingat perangkat ilegal masih mendapatkan jaringan seluler. Selain itu, kata dia, harus ada aturan jelas untuk prosedur orang asing yang telepon selulernya tak terdata di Indonesia.
Alibaba bangun pusat data ketiga di Indonesia
Perusahaan platform komputasi awan Alibaba Cloud saat ini sedang membangun pusat data ketiganya di Indonesia. Hal ini merupakan bagian dari rencana ekspansi global Alibaba Cloud senilai 28 miliar dollar AS selama tiga tahun mendatang.
Presiden Alibaba Cloud Intelligence Jeff Zhang saat membuka Alibaba Cloud Summit 2020 yang digelar secara virtual pada kamis (2/7/2020) mengungkapkan.“Kami saat ini hadir di 21 kawasan dan melayani lebih dari 200 negara di dunia. Kami bisa membantu perusahaan kecil ataupun besar memanfaatkan inovasi digital melalui layanan Alibaba Cloud”.
Netflix Diklaim Bersedia Benahi Aturan Konten
Direktur Utama PT Telkomsel Setyanto Hantoro memastikan pelanggan Telkomsel bakal bisa segera menikmati tayangan konten film on demand yang disediakan Netflix. Pemblokiran yang sudah terjadi sejak 2016 akan segera berakhir dalam waktu dekat.
Dia mengatakan, dalam perkembangannya, Telkomsel melihat niatan positif ihwal konten yang disediakan Netflix. Kini, menurut dia, perusahaan yang berbasis di California, Amerika Serikat, tersebut telah memiliki kebijakan menurunkan konten atau take-down policy.
Setyanto mengatakan fitur pengawasan konten terhadap orang tua sudah kian maju. Selain itu, Netflix telah banyak melakukan kerja sama dengan produsen film lokal.
Dalam perkembangannya, Netflix memiliki basis pengguna yang cukup besar di Indonesia. Dalam pengumuman resmi entitas tersebut, tahun ini ditargetkan bakal ada 900 ribu lebih pengguna aktif di Tanah Air. Awal tahun ini, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sudah menjalin kerja sama dengan platformer yang memiliki rumah produksi konten film sendiri untuk memperbanyak konten yang bersahabat dengan pendidikan di Indonesia.
Sebelumnya, selain wacana membuka akses Netflix yang diprediksi bisa terjalin pada Juli mendatang, Setyanto mengatakan konsumen Telkomsel bakal terus dimanjakan oleh akses platform berbagai sektor, seperti platform Pendidikan.
Pengamat telekomunikasi Nonot Harsono mengatakan wajar jika operator jaringan seluler bakal memperbanyak bisnis akses platform ke depannya. Bisnis dari telepon dan layanan pesan pendek (SMS) sudah tak bisa diharapkan lagi.
Direktur Jenderal Pajak Suryo Utomo mengatakan pemerintah bakal memblokir layanan apabila penyedia layanan digital seperti Netflix tak mau bekerja sama untuk menjadi pelapor, pencatat, dan pemotong pajak pertambahan nilai. Seperti yang diketahui, pemerintah bakal menjalankan pemungutan pajak transaksi sebesar 10 persen per 1 Juli mendatang.
Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir mengatakan Telkom akan digiring untuk berkutat bermain di bisnis digital dan teknologi. Karena itu, dia akan menempatkan banyak sosok milenial di posisi strategis untuk bisa mengikuti perkembangan zaman.
Musim Semi Layanan Platform Video Berbayar
Direktur Jenderal Penyelenggara Pos dan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika Ahmad M. Ramli mengatakan pada era wabah seperti sekarang ini mengharuskan masyarakat untuk membatasi kegiatan sosialnya. Berbagai kegiatan, dari pekerjaan sampai hiburan, harus dilakukan dari rumah.
Menurut dia, jaringan di Indonesia saat ini sudah cukup bagus dan tidak mungkin bagi operator untuk terus-terusan bermain di bisnis jaringan saja. Direktur Utama Telkomsel Setyanto Harsono mengatakan bisnis aksesibilitas platform bakal menjadi inti bisnis perseroannya pada masa-masa mendatang. Ada beberapa sektor platform yang jadi fokus Telkomsel, antara lain adalah pendidikan, kesehatan, dan hiburan seperti konten film.
Dia tak menampik bahwa pembukaan kembali akses ke platform Netflix yang diblokir sejak 2016 itu menarik perhatian masyarakat. Melansir BBC, Netflix mencatatkan penambahan pengguna baru sebanyak 16 juta orang di kuartal I 2020. Wabah corona yang berujung pada karantina masyarakat dinilai sebagai pemicu peningkatan pengguna Netflix yang saat ini ada di kisaran 180 juta pelanggan dengan pendapatan US$ 5,7 miliar.
Tak hanya Netflix, platform serupa seperti Viu juga terus mencatatkan perkembangan positif. Hingga akhir 2019, pengguna Viu sudah menyentuh 41,4 juta orang dengan pertumbuhan 35 persen dibanding pada tahun sebelumnya.
Kepala Eksekutif Ideosource Entertainment Andi Boediman mengatakan ada potensi pasar di segmen tersebut dengan omzet hingga US$ 1 miliar di Indonesia dalam hitungan tiga tahun mendatang.
Andi sendiri baru saja meresmikan pendanaan ke platform video on-demand milik Gojek, GoPlay, pekan lalu. Pendanaan yang tak disebutkan jumlahnya itu bakal digunakan untuk meningkatkan pelayanan dan konten GoPlay agar bisa bersaing dari serbuan platform asing.
Lonjakan Streaming Saat Lockdown
Saat kebijakan lockdown diberlakukan, banyak orang menghabiskan waktu di rumah saja yang menyebabkan lonjakan penggunaan streaming game, terutama lewat platform Twitch. Peningkatan terjadi untuk semua industri streaming game, seperti Youtube Gaming, Facebook Gaming, dan Mixer.
Menurut TwitchTracker, jumlah pengguna aktif streaming naik dua kali lipat pada Februari – Mei 2020, yaitu dari 3,75 juta menjadi 7,40 juta pengguna.
Telkomsel Jajaki Pembukaan Akses Netflix
Direktur Utama PT Telekomunikasi Seluler (Telkomsel), Setyanto Hantoro, sedang menjajaki kerja sama dengan penyedia layanan video-on-demand, Netflix. Menurut dia, kedua belah pihak bakal segera mencapai kesepakatan dalam hitungan pekan. Menurut Setyanto, Telkomsel melihat perubahan yang signifikan dalam layanan yang disediakan Netflix. Kini, kata dia, perusahaan yang berbasis di California, Amerika Serikat, tersebut telah memiliki kebijakan untuk menurunkan konten atau take-down policy. Netflix juga telah banyak bekerja sama dengan produsen film lokal.
Netflix memiliki basis pengguna yang cukup besar di Indonesia. Pada awal tahun ini, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menjalin kerja sama dengan Netflix, yang memiliki rumah produksi serta penyedia konten film, untuk memperbanyak materi tayangan yang sejalan dengan misi pendidikan di Indonesia. Selain itu, kata Setyanto, ekstensifikasi layanan aksesibilitas platform digital dimaksudkan untuk meningkatkan pendapatan perseroan secara berkelanjutan. Menurut dia, meski penggunaan data seluler meningkat hingga 20 persen selama pandemi Covid-19, pendapatan operator tak serta-merta turut bertambah.
Direktur Jenderal Penyelenggara Pos dan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika, Ahmad M. Ramli, mengatakan pada dasarnya pemerintah mendukung jika operator seluler memperluas akses platform penyedia konten. Menurut dia, jaringan di Indonesia saat ini sudah cukup bagus dan tidak mungkin bagi operator untuk terus-terusan bermain di bisnis jaringan saja.
Pelaku Bisnis Internet Broadband Butuh Stimulus
Pemerintah perlu merelaksasi perizinan dan memberikan stimulus kepada para pelaku bisnis internet jaringan kabel (fixed broadband) agar mereka bisa tetap berinvestasi di tengah pandemi. Pemerintah perlu menggelar ‘karpet merah’ karena sebagian besar investor penyelenggara jaringan telekomunikasi menghentikan investasinya akibat pandemi Covid-19. Padahal, mandeknya investasi akan membuat penetrasi internet di Indonesia semakin jauh tertinggal dari negara-negara lain. Hal ini menjadi materi dalam Diskusi bertajuk Yang Berkilau di Tengah Covid itu menghadirkan empat pembicara, yaitu Ketua Umum Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) Jamalul Izza, Ketua Umum Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (Apjatel) Muhammad Arif Angga, President Director & Chief Executive Officer (CEO) PT Link Net Tbk Marlo Budiman, serta CEO MNC Play Ade Tjendra.
President Director & CEO PT Link Net Marlo Budiman, mengatakan Indonesia perlu menggenjot investasi, karena data Media Partners Asia (MPA) menyebutkan bahwa penetrasi internet dari para pelanggan fixed broadband atau internet broadband baru sekitar 12,8% dari total penduduk Indonesia. Ketua Umum APJII, Jamalul Izza mengungkapkan, bisnis internet broadband di tengah pandemi Covid-19 secara umum mengalami penurunan yang cukup siginifkan, meski secara trafik meningkat. Jamalul menawarkan konsep kepada para pelaku pemerintahan desa untuk besama-sama berinvestasi dan berbisnis internet, melalui Dana Desa Hasilnya nanti dikembalikan ke desa.
Menurut Ketua Umum Apjatel, Muhammad Arif Angga, saat ini penetrasi internet broadband di Indonesia masih di bawah 15%, sehingga Indonesia masih tertinggal dari negara-negara lain di Asean. Karena itu, Arief mengajak semua pemain bisnis telekomunikasi mendorong percepatan penetrasi broadband bersama pemerintah. Marlo Budiman juga mengharapkan hal sama. Marlo berharap pemerintah dapat memberikan support, terutama sinkronisasi perizinan antara pusat daerah. Selama ini, Link Net sering terkendala tumpang-tindih aturan ketika hendak menggelar jaringan ke kota-kota baru atau daerah-daerah baru. CEO MNC Play Ade Tjendra menekankan pentingnya peran pemerintah, terutama melalui badan usaha milik negara (BUMN) yang bergerak di bidang telekomunikasi, untuk bersama-sama membagun ekosistem digital yang mencakup network, service, dan konten.
Ade mengapresiasi kebijakan pemerintah selama pandemi Covid-19 yang telah meringankan beban pelaku industri telekomunikasi, antara lain melalui pembebasan pajak penghasilan (PPh) 21, PPh 22, dan PPh 25. Kecuali itu, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) telah memberikan keringanan berupa penundaan pembayaran pendapatan negara bukan pajak (PNBP) selama dua bulan atas Biaya Hak Penggunaan (BHP) frekuensi dan dana universal service obligation (USO).
Jamalul mengungkapkan, selama pandemi Covid-19 terjadi kenaikkan trafik sebesar 10-15%. Kenaikan itu terutama terjadi di sektor residensial yang berlanggaranan jaringan broadband, yaitu sekitar 20%. Menurut Marlo Budiman, selama pandemi Covid-19 terjadi kenaikan pelanggan Link Net sekitar 40%. Dari sisi pendapatan (revenue) juga naik. Dari sisi trafik, kata Marlo, terjadi kenaikan sebesar 47%. Trafik itu terutama terjadi pada layanan Netflix yang meningkat 140%, Youtube 33%, dan Google 30%. Marlo mengungkapkan pandemi Covid-19 merupakan game changer sekaligus behavior changer pada 2020.
XL Axiata Bermitra dengan Google Cloud
PT XL Axiata Tbk dan Google Cloud mengumumkan kemitraan strategis untuk melanjutkan transformasi digital. Hal ini dilakukan agar bisa melayani kebutuhan dari jutaan perusahaan yang menjadi bagian dari ekonomi Indonesia yang sedang beralih secara pesat ke era digital. Google Cloud Anthos memungkinkan perusahaan untuk membangun dan mengelola aplikasi berbasis Kubernetes, baik yang ada di pusat data lokal, Google Cloud, atau solusi cloud lainnya tanpa perlu dimodifikasi. Chief Information and Digital Officer XL Axiata Yessie D Yosetya mengatakan, XL Axiata berkomitmen untuk memodernisasi infrastruktur demi meningkatkan fleksibilitas bisnis dan mempercepat deployment aplikasi.
Peluncuran region GCP Google Cloud di Jakarta juga akan memampukan XL Axiata untuk menyimpan, memproses, serta menganalisis data secara real time dan lokal untuk melayani pelanggan lama dan yang baru di Indonesia dengan lebih baik. Pada saat yang sama, XL Axiata juga mengumumkan telah menjadi partner interkoneksi Google Cloud. Dengan kesepakatan ini, keduanya akan bisa menyajikan konektivitas berkecepatan tinggi, layanan cloud, dan peluang pertumbuhan digital terbaik bagi pelanggan di Indonesia.
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









