;
Kategori

Lingkungan Hidup

( 5820 )

Program Pengadaan Beras, Urgensi Impor Dipersoalkan

08 Mar 2021

Bisnis, Jakarta - Pemerintah diminta meninjau ulang rencana importasi beras setelah panen raya berakhir. Volume dan waktu impor sebaiknya ditentukan pada Juli atau Agustus ketika potensi produksi sepanjang 2021 dapat diketahui. Di sisi lain, hasil proyeksi yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) memperlihatkan bahwa produksi padi nasional untuk periode Januari - April 2021 bakal lebih tinggi dibandingkan dengan periode sebelumnya akibat kenaikan potensi luas panen. Importasi beras bisa dilakukan bila memang kebutuhan di dalam negeri tidak memadai.

Wacana impor menjelang masa panen raya ini menjadi pukulan tersendiri bagi petani di tengah harga gabah kering panen (GKP) yang terus turun sejak September 2021. Importasi dengan alasan untuk menjaga stok cadangan beras pemerintah tidak bisa diterima karena Perum Bulog sebagai pengemban tugas seharusnya menyerap beras petani lebih banyak tahun ini. Impor yang berlebihan dapat merusak harga beras di pasaran karena Bulog tidak tidak bisa menyimpan beras dalam jumlah besar terlalu lama . Di sisi lain, potensi produksi beras yang naik seharusnya diiringi dengan peningkatan serapan beras lokal oleh perusahaan pelat merah tersebut, bukan penugasan impor. 

Impor dilakukan untuk mengamankan iron stock atau cadangan yang harus ada dan tidak bergantung pada kondisi panen. Pemberian alokasi impor beras pada Perum Bulog tahun ini dilakukan sebagai antisipasi atas pandemi yang berkepanjangan. Importasi pun dilakukan untuk memastikan pemerintah bisa terus menyalurkan beras ketika ada gangguan pasokan dari dalam negeri. 

(Oleh - IDS)

Pemerintah Bakal Bentuk Bank Emas

05 Mar 2021

Pemerintah berencana akan membentuk bullion bank atau bank yang bisa menerima transaksi emas. Hal itu disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

Dia mengatakan ekspor emas di Indonesia cukup baik bahkan nilai ekspor emas dan emas granule naik menjadi US$ 5,28 juta.

“Komoditas emas mencatat peningkatan walaupun di lain pihak emas juga impornya tinggi dan menunjukkan bahwa ada sesuatu yang perlu didalami terkait ekspor impor emas,” ucapnya dalam Rapat Kerja Kementerian Perdagangan 2021, Kamis (4/3).

Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi menambahkan pembentukan bullion bank tujuannya agar kegiatan dan kemampuan Indonesia mengontrol pasar emas berjalan dengan baik.


Harga Ayam Turun Akibat Surplus Produksi

05 Mar 2021

Harga ayam hidup (livebird) di tingkat peternak bergerak fluktuatif akibat produksi yang surplus. Kondisi ini turut berpengaruh pada harga daging ayam di pasar.

Berdasarkan data Pinsar Indonesia, perkembangan harga ayam hidup di tingkat peternak dalam lima tahun terakhir cenderung bergerak fluktuatif. Rata-rata harga nasional sepanjang 2021 berkisar antara Rp 19.100-Rp 19.450 per kilogram.

Harga itu berada di batas bawah harga acuan Permendag Nomor 7 Tahun 2020 yaitu Rp 19.000 per kilogram. Sementara, rata-rata harga eceran daging ayam ras pada Februari 2021 sebesar Rp 33.300 per kilogram, turun 3,2 persen dibandingkan dengan Januari 2021.


Pemerintah Impor Beras 1 Juta Ton

05 Mar 2021

Pemerintah berencana mengimpor 1 juta ton beras melalui Perum Bulog untuk menjaga stok. Rencana ini dinilai memukul petani yang tengah memasuki panen raya musim tanam rendeng 2020/2021 dan kecenderungan harga gabah yang makin turun.

Dalam paparan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, pemerintah mengupayakan impor beras 500.000 ton untuk cadangan beras pemerintah (CBP) dan 500.000 ton untuk kebutuhan Bulog. Target penyerapan Bulog sepanjang Maret-Mei 2021 mencapai 900.000 ton dan Juni-September 2021 sebanyak 500.000 ton.

Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi menambahkan, impor tersebut telah disepakati dalam rapat koordinasi terbatas. Tujuannya menjaga stok cadangan Bulog. Kendati demikian, dia tidak menyampaikan waktu realisasi, asal negara impor, beserta harganya.

Di sisi lain, Badan Pusat Statistik (BPS) memperkirakan, produksi gabah kering giling (GKG) sepanjang Januari-April 2021 mencapai 25,37 juta ton atau 14,54 juta ton setara beras.

Selain potensi kenaikan produksi di periode Januari-April 2021, harga gabah di tingkat petani berpotensi makin turun. Hasil survei BPS menyebutkan, harga gabah di tingkat petani turun dari Rp 4.921 per kilogram (kg) kering panen (GKP) pada Januari 2021 menjadi Rp 4.758 per kg GKP pada Februari 2021.

Ketua Departemen Luar Negeri Dewan Pengurus Pusat Serikat Petani Indonesia Zainal Arifin Fuad berpendapat, langkah impor ini menunjukkan bahwa Undang-undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja tidak berpihak pada petani.


Holding BUMN Baterai akan Terbentuk Tahun Ini

05 Mar 2021

Ketua Tim Kerja Percepatan Pengembangan EV Battery BUMN sekaligus Komisaris Utama Mind Id, Agus Tjahajana menjelaskan, pembentukan holding tersebut bahkan bisa lebih cepat dari target Juni tahun ini.

Agus melanjutkan, Holding BUMN Baterai yang melibatkan empat Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yaitu PT Aneka Tambang Tbk (Antam), PT Pertamina (Persero), PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) serta PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) nantinya bakal bernama Industri Baterai Indonesia (IBI).

Demi memenuhi target tersebut, kebutuhan investasi diperkirakan mencapai USS 13 miliar dalam rentang waktu tahun 2026 hingga 2030 mendatang. Nilai investasi tersebut berpotensi meningkat seiring dengan peningkatan kapasitas.

 


Kopi Khas Karo Binaan Pertamina Diekspor Hingga Negeri Piramida

03 Mar 2021

PT Pertamina (Persero) melalui Program Kemitraan selalu berupaya menumbuhkan optimisme setiap UKM binaannya.  Hal itu ditegaskan, Taufikurahman Unit Manager Communication, Relation & CSR PT Pertamina (Persero) Marketing Operation (MOR) I, Selasa (2/3) di Medan.

Ditambahkan, seperti yang dirasakan pemilik UKM Fitri Coffee, Abdianto. Baru beberapa bulan menjadi mitra binaan, ia selangkah lebih dekat untuk dapat mengantongi beberapa sertifikat untuk usaha kopi khas Karo miliknya. “Saya mendapat kesempatan mengikuti Pertamina UMKM Academy dan setelahnya langsung dibantu mengurus BPOM, HaKi, dan Halal. Sangat bersyukur” ujarnya.

Dengan tercapainya beberapa indikator UKM naik kelas yang digapai Fitri Kopi, turut berimbas pada pemasaran yang lebih luas. Untuk di dalam negeri, produknya sudah dijual di hampir seluruh wilayah Sumatera, Jawa dan Kalimantan. Sedangkan di luar negeri, kopi aromatik ini sudah menjangkau negeri piramida Mesir.

Senior Vice President Corporate Communications & Investor Relations Pertamina, Agus Suprijanto menambahkan, Pertamina akan mendukung pengembangan produk-produk lokal seperti yang dilakukan Abdianto. Sehingga dapat mendukung kemajuan potensi ekonomi daerah hingga nasional bahkan luar negeri.


PGN Siapkan Infrastruktur Gas untuk Pembangkit Listrik Muara Tawar

03 Mar 2021

PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) sebagai subholding gas PT Pertamina Persero berkomitmen mendukung penyediaan infrastruktur dan gas bumi dalam operasional pembangkitan dan penyediaan listrik bagi masyarakat.

Komitmen ini diwujudkan dengan menyediakan pemanfaatan terminal LNG dan penyaluran gas hasil regasifikasi LNG di Lampung yang terkoneksi dengan pipa transmisi South Sumatera West Java (SSWJ) guna menjaga ketersediaan pasokan listrik Pembangkit Listrik Muara Tawar milik PT PLN (Persero).

Direktur Strategi dan Pengembangan Bisnis PGN, Syahrial Mukhtar dalam siaran pers Selasa (2/3) mengatakan, pembangkit Listrik Muara Tawar merupakan pembangkit listrik di Jawa Bagian Barat yang menjadi _anchor buyer_ PGN yang penyerapan gasnya bisa mencapai lebih dari 200 BBTUD.

Ia menjelaskan, layanan dari PGN kepada PLN yaitu menyediakan jasa kepada PLN meliputi penyandaran LNG Carrier, penerimaan LNG dari LNG carrier ke Titik Penerimaan LNG, penyimpanan sementara LNG milik PLN sebelum diregasifikasi.

Pembangkit Listrik Muara Tawar memiliki karakteristik pola operasi khusus yaitu sebagai _peaker_ yang dapat menyerap kebutuhan Gas pada saat beban puncak bisa mencapai lebih dari 200 BBTUH.


Harga Minyak Kelapa Sawit Naik, Tarif Bea Keluar Tetap

02 Mar 2021

Pada bulan Maret 2021 ini, harga referensi produk crude palm oil (CPO) atau minyak kelapa sawit naik 0,92% atau US$ 9,44, dari US$ 1.026,78 per metrik ton (MT) pada Februari, menjadi US$ 1.036,22/MT. Penyebab naiknya harga referensi CPO ialah terus menguatnya harga internasional.

Meski harga referensi produk CPO bulan ini naik, tarif bea keluar tetap sama dengan bulan sebelumnya, yakni US$ 93/MT.

Penetapan ini tercantum dalam Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 08 Tahun 2021 tentang Penetapan Harga Patokan Ekspor (HPE) atas Produk Pertanian dan Kehutanan yang Dikenakan Bea Keluar.

“Saat ini harga referensi CPO telah jauh melampaui threshold USD 750/MT. Untuk itu, Pemerintah mengenakan BK CPO sebesar USD 93/MT untuk periode Maret 2021,” kata Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag) Didi Sumedi dalam keterangan resmi Kemendag, Senin (1/3/2021).

Adapun tarif BK CPO untuk Maret 2021 merujuk pada Kolom 7 Lampiran II Huruf C Peraturan Menteri Keuangan No. 166/PMK.010/2020 sebesar US$ 93/MT.


Siap Datangkan Cabai Kering India

01 Mar 2021

Untuk menstabilkan harga cabai yang terus melambung tinggi, Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang akan mendatangkan cabai kering dari India.

Pelaksana Tugas (Pit) Kepala Diskopindag Kota Malang, Wahyu Setianto membenarkan hal tersebut. Ia menjelaskan pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Pemerintah Pusat, terkait pemasokan cabai kering dari India ke Kota Malang.

Diperkirakan harga cabai di Kota Malang akan terus melambung tinggi. Karena cuaca ekstrem, masih terjadi di wilayah Indonesia. Pantauan Surya di Pasar Besar pada Jumat lalu harga cabai telah tembus Rp 100,000/kg.


Komoditas Kopi, Karawang dan Purwakarta Jadi Sentra Baru

01 Mar 2021

Bisnis, Karawang - Provinsi Jabar berencana menjadikan Kabupaten Karawang menjadi sentra kopi, karena wilayah tersebut cukup potensial ditanami kopi. Dalam waktu dekat akan ada bimbingan teknis bersama asosiasi petani kopi di wilayah tersebut. Bimbingan teknis tersebut, selain untuk meningkatkan kebersamaan para petani kopi. Bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan wawasan petani tentang budidaya kopi. Apalagi, kopi merupakan salah satu komoditas strategis perkebunan di Jawa Barat. Oleh karena itu, pengembangan kualitas produksi kopi Karawang juga harus digalakkan. Supaya kopi Karawang bisa bersaing di tingkat nasional bahkan internasional. Adanya bimtek diharapkan dapat memberikan manfaat berupa bekal pengetahuan bagi petani. Khususnya petani pemula yang akan berbudidaya kopi. Adapun, bimtek ini akan diselenggarakan pada pekan kedua Maret mendatang.  

Kopi juga menjadi salah satu komoditas unggulan Kabupaten Purwakarta yang didorong untuk menembus pasar ekspor. Kabupaten Purwakarta diklaim sebagai salah satu daerah penghasil kopi terbaik. Perkebunan kopi di Kabupaten kecil tersebut, tersebar di empat kecamatan yang ada di wilayah Selatan. Tepatnya, di Kecamatan Wanayasa, Bojong, Darangdan dan Kiarapedes. Perkebunan kopi rakyat di wilayah Purwakarta cukup potensial untuk terus dikembangkan. Adapun jenis kopi yang ditanam adalah jenis robusta. Sejauh ini pemerintah daerah terus berupaya untuk membantu para petani kopi ini. Salah satunya dalam hal pengemasan dan pemasarannya.

(Oleh - IDS)