Lingkungan Hidup
( 5781 )Kopi Khas Karo Binaan Pertamina Diekspor Hingga Negeri Piramida
PT Pertamina (Persero) melalui Program Kemitraan selalu berupaya menumbuhkan optimisme setiap UKM binaannya. Hal itu ditegaskan, Taufikurahman Unit Manager Communication, Relation & CSR PT Pertamina (Persero) Marketing Operation (MOR) I, Selasa (2/3) di Medan.
Ditambahkan, seperti yang dirasakan pemilik UKM Fitri Coffee, Abdianto. Baru beberapa bulan menjadi mitra binaan, ia selangkah lebih dekat untuk dapat mengantongi beberapa sertifikat untuk usaha kopi khas Karo miliknya. “Saya mendapat kesempatan mengikuti Pertamina UMKM Academy dan setelahnya langsung dibantu mengurus BPOM, HaKi, dan Halal. Sangat bersyukur” ujarnya.
Dengan tercapainya beberapa indikator UKM naik kelas yang digapai Fitri Kopi, turut berimbas pada pemasaran yang lebih luas. Untuk di dalam negeri, produknya sudah dijual di hampir seluruh wilayah Sumatera, Jawa dan Kalimantan. Sedangkan di luar negeri, kopi aromatik ini sudah menjangkau negeri piramida Mesir.
Senior Vice President Corporate Communications & Investor Relations Pertamina, Agus Suprijanto menambahkan, Pertamina akan mendukung pengembangan produk-produk lokal seperti yang dilakukan Abdianto. Sehingga dapat mendukung kemajuan potensi ekonomi daerah hingga nasional bahkan luar negeri.
PGN Siapkan Infrastruktur Gas untuk Pembangkit Listrik Muara Tawar
PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) sebagai subholding gas PT Pertamina Persero berkomitmen mendukung penyediaan infrastruktur dan gas bumi dalam operasional pembangkitan dan penyediaan listrik bagi masyarakat.
Komitmen ini diwujudkan dengan menyediakan pemanfaatan terminal LNG dan penyaluran gas hasil regasifikasi LNG di Lampung yang terkoneksi dengan pipa transmisi South Sumatera West Java (SSWJ) guna menjaga ketersediaan pasokan listrik Pembangkit Listrik Muara Tawar milik PT PLN (Persero).
Direktur Strategi dan Pengembangan Bisnis PGN, Syahrial Mukhtar dalam siaran pers Selasa (2/3) mengatakan, pembangkit Listrik Muara Tawar merupakan pembangkit listrik di Jawa Bagian Barat yang menjadi _anchor buyer_ PGN yang penyerapan gasnya bisa mencapai lebih dari 200 BBTUD.
Ia menjelaskan, layanan dari PGN kepada PLN yaitu menyediakan jasa kepada PLN meliputi penyandaran LNG Carrier, penerimaan LNG dari LNG carrier ke Titik Penerimaan LNG, penyimpanan sementara LNG milik PLN sebelum diregasifikasi.
Pembangkit Listrik Muara Tawar memiliki karakteristik pola operasi khusus yaitu sebagai _peaker_ yang dapat menyerap kebutuhan Gas pada saat beban puncak bisa mencapai lebih dari 200 BBTUH.
Harga Minyak Kelapa Sawit Naik, Tarif Bea Keluar Tetap
Pada bulan Maret 2021 ini, harga referensi produk crude palm oil (CPO) atau minyak kelapa sawit naik 0,92% atau US$ 9,44, dari US$ 1.026,78 per metrik ton (MT) pada Februari, menjadi US$ 1.036,22/MT. Penyebab naiknya harga referensi CPO ialah terus menguatnya harga internasional.
Meski harga referensi produk CPO bulan ini naik, tarif bea keluar tetap sama dengan bulan sebelumnya, yakni US$ 93/MT.
Penetapan ini tercantum dalam Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 08 Tahun 2021 tentang Penetapan Harga Patokan Ekspor (HPE) atas Produk Pertanian dan Kehutanan yang Dikenakan Bea Keluar.
“Saat ini harga referensi CPO telah jauh melampaui threshold USD 750/MT. Untuk itu, Pemerintah mengenakan BK CPO sebesar USD 93/MT untuk periode Maret 2021,” kata Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag) Didi Sumedi dalam keterangan resmi Kemendag, Senin (1/3/2021).
Adapun tarif BK CPO untuk Maret 2021 merujuk pada Kolom 7 Lampiran II Huruf C Peraturan Menteri Keuangan No. 166/PMK.010/2020 sebesar US$ 93/MT.
Siap Datangkan Cabai Kering India
Untuk menstabilkan harga cabai yang terus melambung tinggi, Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang akan mendatangkan cabai kering dari India.
Pelaksana Tugas (Pit) Kepala Diskopindag Kota Malang, Wahyu Setianto membenarkan hal tersebut. Ia menjelaskan pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Pemerintah Pusat, terkait pemasokan cabai kering dari India ke Kota Malang.
Diperkirakan harga cabai di Kota Malang akan terus melambung tinggi. Karena cuaca ekstrem, masih terjadi di wilayah Indonesia. Pantauan Surya di Pasar Besar pada Jumat lalu harga cabai telah tembus Rp 100,000/kg.
Komoditas Kopi, Karawang dan Purwakarta Jadi Sentra Baru
Bisnis, Karawang - Provinsi Jabar berencana menjadikan Kabupaten Karawang menjadi sentra kopi, karena wilayah tersebut cukup potensial ditanami kopi. Dalam waktu dekat akan ada bimbingan teknis bersama asosiasi petani kopi di wilayah tersebut. Bimbingan teknis tersebut, selain untuk meningkatkan kebersamaan para petani kopi. Bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan wawasan petani tentang budidaya kopi. Apalagi, kopi merupakan salah satu komoditas strategis perkebunan di Jawa Barat. Oleh karena itu, pengembangan kualitas produksi kopi Karawang juga harus digalakkan. Supaya kopi Karawang bisa bersaing di tingkat nasional bahkan internasional. Adanya bimtek diharapkan dapat memberikan manfaat berupa bekal pengetahuan bagi petani. Khususnya petani pemula yang akan berbudidaya kopi. Adapun, bimtek ini akan diselenggarakan pada pekan kedua Maret mendatang.
Kopi juga menjadi salah satu komoditas unggulan Kabupaten Purwakarta yang didorong untuk menembus pasar ekspor. Kabupaten Purwakarta diklaim sebagai salah satu daerah penghasil kopi terbaik. Perkebunan kopi di Kabupaten kecil tersebut, tersebar di empat kecamatan yang ada di wilayah Selatan. Tepatnya, di Kecamatan Wanayasa, Bojong, Darangdan dan Kiarapedes. Perkebunan kopi rakyat di wilayah Purwakarta cukup potensial untuk terus dikembangkan. Adapun jenis kopi yang ditanam adalah jenis robusta. Sejauh ini pemerintah daerah terus berupaya untuk membantu para petani kopi ini. Salah satunya dalam hal pengemasan dan pemasarannya.
(Oleh - IDS)
Kenaikan Harga Minyak Pukulan Baru bagi Industri
Harga minyak mentah terus merangkak naik. Kondisi tersebut mengerek beban produksi di sejumlah sektor industri. Harga minyak WTI kontrak pengiriman April 2021 di Bursa New York, Kamis (25/2) pukul 21.45 WIB, di posisi USS 62,88 per barel. Angka itu sudah menanjak 48% dibandingkan rata-rata harga minyak WTI di sepanjang tahun 2020 senilai US$ 42,37 per barel.
Lembaga keuangan internasional, Goldman Sachs memproyeksikan, harga minyak berpotensi melonjak ke level USS 75 per barel pada kuartal III-2021.
Sejumlah sektor bisnis yang mengandalkan bahan baku minyak dan turunannya ikut tertekan. Sekretaris Jenderal Asosiasi Industri Aromatik, Olefin & Plastik Indonesia (Inaplas) Fajar Budiono menjelaskan, pada minggu ketiga Februari 2021 harga rata-rata bahan baku plastik sudah di kisaran US$ 30.000-USS 40.000 per ton, naik dari minggu sebelumnya yang seharga US$ 20.000 per ton.
Analis Binaartha Sekuritas Muhammad Nafan Aji Gusta menilai, harga minyak dunia masih berpeluang naik. Di atas kertas, kenaikan harga minyak menguntungkan perusahaan yang berhubungan langsung dengan produksi migas maupun jasa migas. Peluang peningkatan kinerja juga bisa dirasakan emiten yang terlibat dalam rantai distribusi migas.
Lagi, Cadangan Minyak Ditemukan di Madura
Petronas melalui perusahannya, PC North Madura II berhasil menemukan cadangan minyak melalui sumur Eksplorasi Hidayah-1 pada Wilayah Kerja North Madura II, yang terletak di lepas pantai Jawa Timur, Indonesia.
Penemuan tersebut merupakan dari pengeboran sumur Eksplorasi Hidayah-1 mulai dilakukan pada tanggal 7 Januari 2021 dan telah menkapal kedalaman 2.739 meter.
Vice President of Exploration, Upstream Petronas Emellana Rice-Oxley mengatakan, Sumur Hidayah-1 berhasil menemukan lapisan reservoir yang berisi minyak dengan kualitas yang baik pada Formasi Ngimbang Karbonat dan memiliki hasil uji alir sebesar 2.100 barrel minyak per-hari (BOPD) dengan kualitas yang juga baik.
Rencananya, hasil pengeboran sumur Eksplorasi Hidayah-1 akan dievaluasi lebih lanjut untuk mengetahui besarnya potensi cadangan tersebut.
Sementara itu, Deputi Perencanaan SKK Migas Jaffee A Suardin mengatakan, saat ini pihaknya tengah melakukan analisa akhir terkait penentuan jumlah sumber daya.
Kalsel Usulkan Jalur Logistik ke Ibu Kota Negara
Gubernur Kalsel, Safrizal ZA, menghadiri panen raya padi unggul seluas 250 hektare di Desa Beringin Jaya, Kecamatan Anjir Muara, Kabupaten Baritokuala (Batola), Rabu (24/2) siang. Dengan keberhasilan surplus di bidang pertanian padi ini Kalsel tak perlu lagi masuk beras impor.
Ia juga telah mengusulkan pembukaan jalan logistik kepada pemerintah pusat untuk mendukung Kalsel sebagai penyangga pangan ibukota negara (IKN) baru di Kaltim, diharapkan dapat berdampak pada kesejahteraan masyarakat.
Sementara Kadis TPH Kalsel Syamsir Rahman dalam sambutannya mengatakan panen di Beringin Jaya adalah panen perdana padi unggul di Batola. “Produksi beras di Batola sebanyak 400 ribu ton itu dapat mencukupi kebutuhan se-Kalsel,” kata Syamsir.
Total produksi beras Kalsel sebanyak 2,1 juta ton lebih pada 2020 sehingga terjadi surplus 1,7 juta ton.
Kilau Nikel Kian Memikat
Bisnis - Komoditas nikel yang tengah naik daun membuat sejumlah korporasi tergiur untuk melebarkan sayap bisnisnya ke sektor ini. Skema akuisisi dan ekspansi pun di tempuh demi mendulang cuan dari nikel. Tujuan transaksi tersebut untuk mengembangkan kegiatan usaha hilir penambangan nikel ke tahap pengolahan guna meningkatkan nilai tambah.
Saat ini sejumlah perusahaan tengah berlomba menguasai pasokan bahan baku untuk industri hilir. Pertambangan dan smelter nikel akan meningkat setidaknya dalam 2 tahun - 3 tahun ke depan. Indonesia merupakan negara dengan potensi kebutuhan baterai electric vehicle (EV) tinggi di masa depan sekaligus penghasil bahan bakunya. Adapun, upaya sejumlah emiten tambang untuk melakukan diversifikasi ke komoditas nikel diprediksi bakal memacu kinerja perseroan. Nikel juga sebagai bagian dari energi bersih masa depan. Emiten-emiten dari sektor nikel pun memiliki prospek bagus dalam jangka panjang.
(Oleh - IDS)
Ketahanan Pangan. Food Estate Sumba Tengah Atasi Kemiskinan
Bisnis, Jakarta - Pemerintah membangun kawasan lumbung pangan atau food estate di Kecamatan Katiku Tana, Kabupaten Sumba Tengah, Nusa Tennggara Timur (NTT) untuk mengentaskan kemiskinan serta memperkuat ketahanan pangan di daerah tersebut. 34% masyarakat di Sumba Tengah masuk dalam kategori miskin karena panen padi di wilayah tersebut selama ini hanya setahun sekali. Pemerintah menargetkan agar panen padi berlangsung dua kali setahun dan satu kali panen jagung atau panen kedelai dalam setahun. Namun, persoalan utama yakni ketersediaan air harus dibatasi.
Pemerintah telah membangun sejumlah sumur bor yang dapat digunakan untuk kebutuhan sawah pada 2015 - 2018. Selain itu, pembangunan embung besar juga telah dibangun tetapi langkah ini masih belum cukup. Kemungkinan pembangunan bendungan dan waduk di sekitar area food estate untuk memenuhi kebutuhan air. Persiapan sumur bor dan membantu kekurangan-kekurangan alat dan mesin pertanian. Adanya kawasan food estate di NTT menambah jumlah food estate di Indonesia. Sebelumnya pemerintah juga telah membangun food estate di Sumatera Utara dan Kalimantan Tengah.
(Oleh - IDS)
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









