5,43 Juta Ton Batu Bara Terserap di Dalam Negeri Sepanjang Januari
JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengungkapkan sebanyak 5,43 juta ton batu bara terserap untuk kebutuhan di dalam negeri sepanjang Januari. Realisasi tersebut 44,3% lebih rendah dibandingkan penyerapan Januari 2020 silam sebesar 10,68 juta ton.
Adapun alokasi kuota batu bara
dalam negeri tahun ini ditetapkan
sebesar 137,5 juta ton. Besaran
alokasi itu sesuai ketentuan domestic market obligation (DMO)
sebesar 25% dari produksi batu bara
2021 yang mencapai 550 juta ton.
Pada akhir Januari kemarin, Kementerian ESDM telah menyiapkan sejumlah langkah guna memastikan pasokan batu bara untuk pembangkit listrik di Pulau Jawa terpenuhi. Pasalnya di akhir bulan kemarin, ketersediaan batu bara di stokpile pembangkit mulai menipis. Pemerintah menegaskan tidak ada pemadaman bergilir alias kebutuhan energi bagi masyarakat tetap terpenuhi.
Berdasarkan data Kementerian
ESDM produksi batu bara di Januari 2021 telah mencapai 44,75 juta
ton. Realisasi produksi tersebut pun
lebih rendah dibandingkan produksi diperiode yang sama tahun lalu
sebesar 50,97 juta ton. Sedangkan
volume batu bara yang diekspor
sepanjang bulan lalu mencapai
38,03 juta ton. Volume tersebut
sedikit lebih tinggi dibandingkan
realisasi di Januari 2020 yang mencapai 32,01 juta ton.
Untuk tingkat harga batu bara di awal 2021 menunjukkan tren penguatan semenjak beberapa bulan terakhir jelang 2020. Di Januari kemarin harga batu bara acuan (HBA) menembus US$70/ton atau tepatnya sebesar US$75,84/ton. Kondisi tersebut lebih tinggi dibandingkan posisi harga di Desember 2020 yang berada di level US$59,65/ton.
Direktur Eksekutif Asosiasi Pertambangan Batu Bara Indonesia (APBI) Hendra Sinadia menegaskan kebutuhan dalam negeri khususnya bagi pembangkit listrik telah memiliki kontrak jangka panjang. Artiannya anggota APBI berkomitmen memenuhi kebutuhan DMO.
Hendra menerangkan permintaan batu bara meningkat
terutama di Tiongkok diakibatkan
musim dingin yang cukup ekstrim.
Kemudian juga pengaruh dari tingginya harga batu bara domestik
Tiongkok. Oleh karena itu Pemerintah Tiongkok meningkatkan
impor batu bara dalam beberapa
bulan terakhir ini.
(oleh - HR1)
Tags :
#Produsen Batu BaraPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023