;
Tags

Teknologi Informasi

( 857 )

DAG-DIG-DUG DIGITALISASI

HR1 29 May 2023 Bisnis Indonesia (H)

Kasus peretasan yang sempat terjadi seakan ‘menampar’ wajah industri keuangan di Tanah Air yang belakangan gencar melakukan transformasi digital. Sejumlah kalangan pun menyerukan agar peningkatan keamanan data serta sistem pemulihan kala terjadi bencana segera diperkuat. Demikian pula dengan urgensi implementasi regulasi keamanan negara dan penyelenggaraan teknologi informasi oleh pelaku jasa keuangan. Hal itu harus dilakukan guna melindungi nasabah sekaligus menjaga kredibilitas sektor jasa keuangan. Apalagi, Indonesia juga merupakan salah satu negara yang getol membawa isu keuangan digital di berbagai forum internasional.

Menyelisik Keinginan Audiens Media

KT3 29 May 2023 Kompas (H)

Audiens media hari ini ber-revolusi sejak internet ditemukan, audiens memiliki lebih banyak pilihan. Pilihan media menjadi sedemikian banyak. Berita lebih cepat diakses dalam lingkaran 24/7 dan, yang paling penting, audiens hari ini juga bisa menjadi penyedia informasi bagi media. Akses terhadap informasi tidak lagi melulu dikuasai orang media, tetapi audiens tertentu juga bisa mengakses bacaan yang sama, yang dibaca oleh jurnalis hari ini. Saat ini audiens adalah publik yang merupakan bagian dari warga dari suatu negara, menjadi bagian dari masyarakat sipil. Namun, di sisi lain, audiens juga bisa dilihat sebagai pasar, bagian dari suatu ekosistem pemberitaan yang menjadi konsumen (sekaligus produsen) yang juga akan menjadi penopang kehidupan media.

Selera audiens pun berbeda-beda. Ada yang suka berita politik, ada yang suka hanya berita olahraga, ada yang senang membaca opini dari para pakar, ada yang gemar dengan sastra, dan lain-lain. Menangkap apa yang menjadi kemauan audiens hari ini menjadi lebih sulit karena terjadi perubahan selera, perubahan generasi, perubahan teknologi, dan perubahan ekosistem media hari ini. Syukurlah dalam kemajuan teknologi modern hari ini banyak pihak yang bisa membaca selera audiens dalam bentuk kuantitatif, seperti layanan yang diberikan Google Analytics, Chartbeat, dan perusahaan pengukur lainnya. Data hasil olahan mesin-mesin pengukur itu akan membantu pihak media membaca arah kemauan para audiens. Namun, apakah media harus selalu menyajikan apa yang disukai oleh  audiens? Bagaimana dengan hal-hal yang media anggap tetap penting diketahui audiens? Bukankah informasi semacam ini juga tetap harus disediakan oleh media?

Keseimbangan dua kutub Kompleksitas atas hal inilah yang menjadi pokok bahasan forum Ombudsman Kompas pada Jumat, 26 Mei 2023. Dalam ruang editorial, tarik-menarik antara editorial driven journalism dan audience driven journalism memang terjadi. Akan tetapi, dari diskusi pada forum tersebut akhirnya muncul kesepakatan bahwa perlu ada upaya menerapkan keseimbangan atas dua kutub tadi; karya jurnalisme yang didorong oleh redaksi media dan jurnalisme yang didorong oleh kesukaan audiens. Orientasi media dalam mengolah dan menyampaikan informasi tetap berkesesuaian dengan kepentingan publik bersifat idealistis dan pragmatis. Audiens mungkin cenderung suka hal yang ringan, santai, dan renyah dengan tampilan foto cantik, pemandangan indah, atau aspek-aspek ringan dari kehidupan kita. Di sisi lain, redaksi media tetap memiliki sejumlah agenda yang tetap disorongkan pada audiens karena redaksi menganggap topik tersebut penting diketahui. (Yoga)


TikTok Shop Mengancam E-Commerce Asia Tenggara

KT1 27 May 2023 Investor Daily

SINGAPURA, ID – TikTok Shop disebut-sebut sebagai platform yang mengancam para pemain e-commerce besar di kawasan Asia Tenggara, seperti Shopee dan Lazada. Klaim itu muncul ketika perusahaan induknya, ByteDance, mendorong aplikasi berbagi video pendek itu untuk menyasar pasar di luar Amerika Serikat (AS) dan India guna menciptakan arus pendapatan alternatif. pina, Vietnam, dan Thailand. TikTok Shop sendiri tercatat pada 2022 telah berekspansi  ke enam negara Asia Tenggara, yaitu Singapura, Malaysia, Indonesia, Filipina, Vietnam, dan Thailand. “TikTok terus berkembang pesat di negara-negara Asia Tenggara. Kami memperkirakan nilai barang dagangan kotor TikTok pada 2023 mencapai 20% dari Shopee, yang menurut kami mendorong Shopee untuk meningkatkan penjualan dan pemasaran secara defensif sejak April,” ujar Analis dari Blue Lotus Research Institute, Shawn Yang dalam laporan tentang Sea Group sebagai pemilik Shopee, yang dikutip  CNBC pada Jumat (26/05/2023). Sementara TikTok enggan
berkomentar atau mengungkap angka apa pun. Menurut data internal dari media teknologi The Information, nilai barang dagangan kotor (gross merchandise value/GMV) TikTok Shop, atau total nilai barang yang terjual, dilaporkan meroket lebih dari empat kali lipat menjadi US$ 4,4 miliar di Asia Tenggara pada 2022, TikTok Shop juga dikabarkan menargetkan pencapaian GMV sebesar US$ 12 miliar pada 2023. Dalam penjelasan lebih lanjut, GMV TikTok Shop saat ini hanya sebagian kecil dari Shopee dan Lazada. (Yetede)

Avaro Luncurkan Produk Android TV Terbaru

KT1 24 May 2023 Tempo

Sukses dengan beragam produk smart home, Avaro meluncurkan produk Smart TV 43 dan 32 inch dengan Sistem operasi Android 11. Produk Avaro Smart TV T43A dan T32A ini disisipkan teknologi Edgeless Picture ExtremeTM, yang menjadikan pengguna dapat menikmati berbagai hiburan menarik dengan mudah dan menyenangkan.

Kemajuan teknologi menjadikan kepemilikan Smart TV di rumah menjadi barang yang wajib dimiliki oleh semua keluarga di Indonesia. Direktur Avaro Smart Home Teddy Tjan, jika sebelumnya, konsumen hanya bisa menonton siaran terbatas di televisi biasa, saat ini menonton jauh lebih menyenangkan. "Konsumen bisa memilih hiburan yang tidak terbatas dari seluruh dunia di Avaro Android Smart TV," kata Teddy.

Selain menonton siaran lokal, ada ribuan tontonan yang bisa dinikmati di Avaro Smart TV T43A, seperti film-film yang ada di Netflix, Disney+, HBO, Prime Video, Apple TV, Vidio.com, VIU, Vision+, Youtube, Youtube Kids, dan lainnya. Avaro Smart TV T43A dan T32A juga dilengkapi dengan port HDMI, USB, dan Chrome Cast, menjadikan pengguna bisa menggunakan Smart TV untuk kebutuhan memproyeksikan materi presentasi, melihat foto, mendengar lagu, main games, dan lainnya. (Yetede)

DUGAAN KORUPSI BPKP Diberi Akses Awasi Proyek BTS 4G

KT3 24 May 2023 Kompas (H)

Menkopolhukam Mahfud MD meminta BPKP untuk masuk mengawasi proyek pembangunan menara  base transceiver station atau BTS 4G di Kemenkominfo. Selama ini pengawas eksternal, seperti BPKP, dilarang masuk ke Kemenkominfo. ”Satu hal yang menyebabkan (korupsi) ini terjadi karena di kantor (Kementerian) Kominfo ini BPKP tidak boleh masuk. Beberapa kementerian aman (dari kasus korupsi) karena sebelum memulai satu proyek minta BPKP audit dulu. Di sini, mau masuk tidak boleh,” ujar Mahfud saat konferensi pers bersama di Kemenkominfo, Jakarta, Selasa (23/5).

Dugaan korupsi pada proyek pembangunan menara BTS 4G dan infrastruktur pendukung 1-5 paket oleh Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (Bakti) Kemenkominfo pada 2020-2024 ini ditaksir merugikan negara Rp 8,032 triliun. Pada Selasa (23/5), Kejaksaan Agung kembali menetapkan seorang tersangka dalam kasus ini, yakni Windy Purnama. Sebelumnya, Kejagung telah menetapkan enam tersangka, salah satunya Menkominfo nonaktif Johnny G Plate. Lima tersangka lain adalah Komisaris PT Solitech Media Sinergy Irwan Hermawan, Dirut Bakti Kemenkominfo Anang Achmad Latief, Dirut PT Mora Telematika Indonesia Galumbang Menak, peneliti Human Development UI tahun 2020 Yohan Suryanto, dan Account Director of Integrated Account Department Huawei Tech Investment Mukti Ali. (Yoga)


Proyek Pembangunan BTS Perlu Dilanjutkan

KT3 23 May 2023 Kompas

Pemerintah menekankan, program pembangunan infrastruktur menara pemancar jaringan 4G untuk daerah tertinggal,terdepan, dan terluar atau 3T tetap diteruskan meskipun di saat bersamaan terjadi penegakan hukum dugaan korupsi proyek tersebut. Jika proyek tidak diteruskan, masyarakat di wilayah 3T dirugikan karena tidak mendapat akses internet yang optimal. ”Proyek pembangunan menara pemancar (base transceiver station/BTS) 4G untuk daerah 3T adalah bagian dari proyek strategis nasional di bidang teknologi informasi dan komunikasi. Proyek ini bersifat multiyear,” ujar Plt. Menkominfo Mahfud MD saat konferensi pers di Kantor Kemenkominfo, Jakarta, Senin (22/5).

Ketua Umum Masyarakat Telematika Indonesia (Mastel) Sarwoto Atmosutarno mengatakan, ”Baik program pembangunan menara BTS melalui dana USO maupun APBN harus dilihat sebagai upaya mempercepat akses internet secara inklusif. Kami dorong agar pelaksanaan program dituntaskan. Gangguan leadership system yang terjadi, seperti dugaan korupsi BTS 4G yang belakangan muncul, harus segera diselesaikan sesuai ranah hukum,” ucap Sarwoto. Mastel berharap pemerintah serius meneruskan program pembangunan menara BTS 4G untuk daerah 3T, tetapi dengan berbagai macam pembenahan. Partisipasi masyarakat harus dilibatkan supaya mereka ikut mengawasi. Kemudian, tata kelola proyek pembangunan infrastruktur menara pemancar sudah saatnya dikerjakan secara transparan. Pemerintah wajib menata ulang mekanisme proyek supaya akuntabilitasnya jelas. (Yoga)


Montana Melarang Warganya Main Tiktok

KT3 19 May 2023 Kompas (H)

Montana menjadi negara bagian pertama di AS yang melarang sepenuhnya penggunaan media sosial Tiktok. Gubernur Montana Greg Gianforte, Rabu (17/5) menandatangani aturan yang menghapus penggunaan Tiktok, aplikasi milik perusahaan teknologi China, Bytedance. ”Hari ini, Montana mengambil tindakan paling menentukan untuk melindungi data pribadi dan informasi personal sensitif milik warga agar tidak dipanen Partai Komunis China,” kata Gi anforte dalam pernyataannya. Aturan baru di Montana ini melarang pengunduhan Tiktok di seluruh negara bagian. Pihak mana pun yang menawarkan akses atau pengunduhan Tiktok akan didenda 10.000 USD (Rp 148 juta) per hari. Meski demikian, hukuman ini tidak diterapkan pada individu. Dengan demikian, Apple dan Google harus menghapus Tiktok dari toko aplikasi mereka. Jika tidak, perusahaan bisa dikenai denda harian. Langkah ini diperkirakan akan ditantang secara hokum dan menjadi ujian bagi AS yang ingin bebas Tiktok.

Juru bicara Tiktok, Brooke Oberwetter, menyebutkan aturan oleh Montana melanggar hak rakyat sesuai amendemen pertama. ”Kami ingin meyakinkan warga Montana bahwa mereka bisa terus menggunakan Tiktok untuk mengekspresikan diri, mencari penghasilan, dan menemukan komunitas karena kami terus bekerja untuk mempertahankan hak pengguna kami di dalam dan di luar Montana,” katanya. Tiktok menyatakan bakal melawan larangan di Montana, bersama pemilik usaha kecil yang menggunakan aplikasi itu untuk iklan dan membantu pertumbuhan bisnis dengan menjangkau lebih banyak pelanggan. Video-video lucu disertai kemudahan penggunaannya membuat Tiktok populer. NetChoice, asosiasi perdagangan yang meliputi Google dan Tiktok, menyebut larangan itu tidak konstitusional. ”Ini jelas pelanggaran konstitusi yang melarang pemerintah membatasi rakyat Amerika mengakses kebebasan berbicara secara daring lewat laman atau aplikasi,” ujar Carl Szabo, Wakil Presiden NetChoice, dalam pernyataan. (Yoga)


Menparekraf Tekankan Infrastruktur Digital Dukung Industri Kreatif

KT1 19 May 2023 Investor Daily

JAKARTA-ID -Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno menekankan peran penting infrastruktur digital dalam mendukung pengembangan industri kreatif nasional. Dalam Kick-off Forum Talenta 2023 yang digelar atas kolaborasi Amazon Web Services, USAID dan Elitery di Jakarta, Rabu (17/5), San diaga menyebut infrastruktur digital dengan cloudbase sangat diperlukan saat ini karena menjamin keamanan data dalam pengembangan usaha ekonomi kreatif seperti startup dan UKM. “UKM sangat memerlukan keamanan data sehingga kegiatan forum seperti ini sangat diperlukan, terutama dalam pengembangan SDM dan UKM di Indonesia, seperti yang dilakukan Elitery dalam melaksanakan program Talenta,” katanya dalam keterangan di Jakarta, Kamis. Program Talenta yang tengah berjalan selama tiga tahun ini mempunyai dua fokus inisiatif, pertama, di sektor pendidikan, pengembangan SDM dan implementasi teknologi komputer berbasis Cloud di universitas; dan kedua, sektor usaha, yaitu Cloud Landing Zone untuk startup dan usaha kecil dan menengah (UKM). Talenta Forum menjadi forum diskusi dari berbagai pihak baik pemerintah maupun swasta, industri dan pendidikan demi membangun talenta digital di Indonesia yang berdampak pada dunia pendidikan dan industri kreatif digital. (Yetede)

Bank Perkuat SDM Digital dan Kerjasama Siber

HR1 17 May 2023 Kontan

Dugaan serangan siber ke sistem PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) masih berlanjut. Kemarin, kelompok LockBit 3.0, yang mengklaim melakukan serangan siber ke BSI, membocorkan data yang diduga dicuri. Kendati begitu, BSI menegaskan data dan dana nasabah dalam kondisi aman. "Kami juga akan bekerjasama dengan otoritas terkait dengan isu kebocoran data," kata Gunawan A. Hartoyo, Sekretaris Perusahaan BSI dalam keterangan resmi, kemarin. Direktur Utama BSI Hery Gunardi, Selasa (16/5), juga melakukan pertemuan dengan Kepala Badan Sandi dan Siber Negara (BSSN) Hinsa Siburian. Pertemuan di kantor pusat BSI di The Tower, Jakarta itu, juga dihadiri Juru Bicara BSSN Ariandi Putra. BSI dan BSSN tidak mengungkap detail isi pertemuan. "BSSN telah melakukan komunikasi dan koordinasi kepada BSI terkait upaya pemulihan sistem berkenaan dengan gangguan yang dialami. Kami siap untuk terus berkolaborasi," kata Ariandi. Senior Vice President LPPI Trioksa Siahaan mengatakan, perbankan sangat membutuhkan talenta digital untuk mendukung operasional bisnis yang sudah didigitalisasikan. "Bank dapat mengembangkan talenta dengan membentuk management trainee di bidang TI dan digital," kata dia. Sejumlah bank memang meningkatkan investasi di bidang tenaga kerja digital ini. Joni Raini, Direktur Human Resources PT Bank CIMB Niaga Tbk, mengatakan, pengembangan talenta di bidang TI atau digital jadi salah satu prioritas mereka di saat ini.

Subsidi Chip oleh Negara Maju Hambat Industrialisasi di Asean

KT1 17 May 2023 Investor Daily (H)

JAKARTA, ID — Indonesia dan negara anggota Asean lainnya perlu mempertimbangkan serius dampak subsidi besar-besaran yang diberikan pemerintah Jepang, AS, dan Uni Eropa, khususnya Jerman terhadap industri chip di dalam negerinya. Subsidi yang diberikan negara maju terhadap industri chip akan menghasilkan produk yang lebih kompetitif. Kondisi ini akan menghambat kemajuan industri chip yang akan dikembangkan di lingkup Asean, termasuk Indonesia. Demikian dikemukakan Ketua Asean Business Advisory Council (Asean-BAC) Mohammad Arsjad  Rasjid Prabu Mangkuningrat menjawab pertanyaan Investor Daily, Senin (15/05/2023), tentang niat Asean untuk  mengembangkan chip. Asean menginginkan agar industri  dalam negeri diutamakan  meski pada sisi lain impor  produk chip dari AS, Jepang dan Eropa sebagai mitra dagang tetap diperlukan. "Indonesia harus memastikan bahwa subsidi dari mitra utama  Asean tersebut tidak  merugikan industri dalam negeri. Ini perlu dilakukan, karena indonesia dan Asean  juga sedang melakukan  hilirisasi dan industrialisasi," kata Arsjad. (Yetede)